NovelToon NovelToon
Celine And Her Arrogant Husband

Celine And Her Arrogant Husband

Status: tamat
Genre:Romantis / CEO / Nikahmuda / Berbaikan / Dijodohkan Orang Tua / Tamat
Popularitas:310.7k
Nilai: 5
Nama Author: Vhy'dHeavy Putri

"Apa?! Menikah? Dengan cowok tua yang usianya sudah hampir kepala empat? Yang benar saja, Ayah!"

Suara Celine langsung menggema, sesaat setelah ia mendengar permintaan ayahnya. Bukan tanpa sebab, pasalnya permintaan itu berkaitan dengan pernikahan dadakan. Celine hendak dijodohkan dengan Reksa Wirya Pandega, seorang CEO dan pemilik perusahaan kosmetik, yang usianya jauh lebih tua darinya! Kalau saja tidak ada alasan yang membuat hati terenyuh, mungkin Celine sudah menolak secara mentah-mentah perjodohan tersebut.

Namun Celine bukanlah wanita bodoh yang bisa langsung putus-asa, meskipun pernikahannya dengan Reksa tetap terlaksana. Pernikahan itu Celine anggap sebagai ajang petualangan. Celine juga ingin membuat Reksa yang sombong menjadi kapok. Di sisi lain, Reksa yang super dingin sangat membenci kehidupan pernikahan semacam itu dan berencana menceraikan Celine suatu saat nanti.

Lantas, bagaimana Celine akan melewati pernikahan tersebut? Dan, apakah rencana Reksa untuk menceraikan Celine akan menjadi kenyataan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vhy'dHeavy Putri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 29-Baru Sadar

Sudah satu jam, Celine dan Sanny terlibat perbincangan hangat, sementara Reksa dan Wirya masih sibuk membahas tentang perusahaan. Di ruang tamu mewah dari rumah tersebut, Celine membicarakan banyak hal tentang kota Moskow pada Sanny. Bukan hal yang sulit baginya untuk langsung mengakrabkan diri dengan sang ibu mertua. Bahkan, kegugupan yang sempat melanda kini sudah benar-benar tiada, saking asyiknya Celine menceritakan setiap detail tempat wisata yang ia kunjungi bersama Reksa.

“Ibu Mertua,” ucap Celine untuk mengakhiri kisah panjangnya dengan sebutan yang berangsur bisa ia ucapkan. “Terima kasih, karena Ibu sudah memberikan hadiah luar biasa yang membuat saya bisa mendatangi sebuah negara keren!”

Sanny tersenyum, lalu menyelipkan rambut Celine ke belakang telinga menantunya itu sendiri. “Ibu sudah dengar kalau kamu memang tergila-gila dengan perjalanan dan petualangan. Ya, siapa pun pasti tahu kalau anak seenergik kamu akan berada di barisan paling terdepan kalau masalah jalan-jalan.”

Celine tersenyum malu-malu. “Saya sendiri enggak tahu kapan pastinya, hobi semacam itu tiba-tiba saja ada di kepala dan hati saya.”

“Celine, Ibu senang kalau kamu menikmati bulan madu itu bersama Reksa.” Perlahan, Sanny meraih jemari Celine dan memberikan genggaman penuh makna. “Terima kasih kamu sudah bersedia menikah dengan Reksa. Ibu tahu kamu pasti sangat kesulitan. Perjalanan itu sebenarnya bukan hanya sekadar hadiah untuk kalian, tapi juga cara untuk membuat kalian saling kenal. Memang benar, ketika kecil kalian sudah pernah bertemu, tapi karena kesibukan keluarga kita, membuat kamu dan Reksa enggak bisa berjumpa.”

“Jujur saja, saya pun lupa kapan bertemu dengan Reksa. Saya sama sekali tidak ingat, Ibu. Maafkan saya ....”

Sanny tersenyum. “Buat apa meminta maaf? Lagian, waktu itu kamu masih sangat kecil, empat atau lima tahun usia kamu, sementara Reksa sudah memasuki usia remaja, mau masuk SMP. Jauh sekali ya rentang jarak usia kalian? Hmm ... Ibu dan Ayah memang memutuskan untuk menikah muda. Kami berdua juga dijodohkan. Lalu, saat Mas Wirya hendak membangun sebuah perusahaan, di saat itulah tragedi naas menimpa ayah kamu tepat di depan mata Mas Wirya.”

Hati Celine terenyak ketika Sanny mulai membahas tentang masa lalu. Kenyataan yang membuat Rodian sangat merasa bersalah selama ini. Celine mendengar ayahnya sering menceritakan betapa baiknya seorang Wirya Utama dan ibunya yang kerap mengisahkan tragedi naas pada saat itu. Awalnya, Celine tidak terlalu menanggapi ucapan mereka, sebab ia menganggap hal yang sudah lama biarlah berlalu saja, selama keluarganya tak lagi mengganggu ketentraman keluarga Wirya Utama.

Kini, kisah itu justru membuat Celine turut merasa bersalah. Pasalnya, Wirya Utama nyaris kehilangan kesempatan untuk membangun perusahaan hanya demi membiayai semua pengobatan Rodian. Ternyata seperti itulah rasanya punya hutang besar, yang membuat Rodian tidak mampu menolak perjodohan yang Wirya tawarkan.

“Tapi, yang namanya kebaikan pasti akan memberikan kebaikan juga. Meski agak terlambat, ayah mertua kamu tetap mampu membangun perusahaannya. Dan lambat laun, brand yang beliau kenalkan ke masyarakat luas berhasil menjadi brand booming yang dicari-cari. Kami berdua kembali mencari ayah kamu dan meminta beliau bekerja sebagai salah satu staf di perusahaan kami,” ungkap Sanny.

“Be-benarkah? Saya sama sekali tidak tahu, Ibu,” ucap Celine.

Sanny tersenyum. “Kamu masih SD kelas berapa, Ibu lupa, yang pasti belum cukup mengerti tentang pembicaraan kami. Pada saat itu, ayah dan ibu kamu menolak penawaran kami, bahkan mereka meminta kami untuk enggak datang lagi ke rumah maupun ke kedai.”

“Kenapa Ayah melakukan hal itu?”

“Karena ... ayah kamu enggak mau merepotkan Mas Wirya lagi. Beliau enggak mau masuk ke perusahaan dengan jalur koneksi, sementara di luaran sana masih banyak pengangguran. Selain itu, ayah kamu pasti tahu berapa banyak uang dan pengorbanan lain yang akan Mas Wirya berikan. Dan demi menjaga nama baik Wirya Utama sebagai pengusaha baru yang terkenal, ayah kamu berusaha mengurangi perjumpaan. Menganggap kalau orang kaya enggak boleh bergaul sama orang biasa, padahal enggak harus seperti itu.”

“Oh ... begitu.” Celine manggut-manggut. “Ayah saya memang agak kuno dan lugu, Ibu.”

“Benar, Celine, ayah kamu serba takut dan khawatir. Beda sekali dengan kamu. Tapi, meskipun sudah dilarang, Wirya Utama masih tetap keras kepala untuk datang ke kedai untuk makan. Lucu sekali persahabatan mereka. Sudah seperti amplop dan perangko yang enggak bisa dipisahkan, karena kesibukan Wirya yang kian banyak, akhirnya membuat mereka jadi jarang berjumpa lagi.”

“Tapi, Ibu,” kata Celine. “Ada yang mengganggu hati saya. Soal perjodohan kami, kenapa harus sama saya? Sementara Reksa kan orang besar, pastinya banyak yang mengincar untuk menjadi istrinya. Lagi pula, perjodohan ini seperti melanggar keinginan ayah saya untuk terus menjaga nama baik Wirya Utama, ‘kan?”

Sanny tak langsung menjawab. Ia tahu Celine akan mempertanyakan hal ini. Sebenarnya sudah ada jawaban yang telah lama ia susun. Namun, sejenak ia ragu, khawatir jika Celine tersinggung. Apalagi mengenai rumor tak sedap mengenai Reksa yang sudah tidak terbantahkan. Mungkin, Celine pun sudah mengira dan menganggap jika perjodohan itu hanyalah demi melindungi Reksa dari gosip-gosip tidak benar.

Benar, Sanny tidak dapat menyangkal. Akan tetapi, masih ada alasan lain yang membuatnya dan Wirya memutuskan untuk menjodohkan putra mereka dengan anak gadis dari keluarga biasa. Terlebih lagi, Sanny sudah mengamati Celine sejak lama. Dan meski terlihat bodoh serta kurang anggun layaknya anak-anak gadis para pesohor, Sanny tetap menyukai Celine. Ada hal yang membuatnya tertarik pada menantunya itu.

“Kamu pasti berpikir kalau perjodohan ini hanya untuk melindungi Reksa, ‘kan?” tebak Sanny.

Celine tertunduk, lalu menghela napas. “Iya. Semua orang pasti akan mengira seperti itu, apalagi saya hanya dari kalangan biasa,” jawabnya yang tidak bisa kebohongan.

“Inilah salah satu sifat kamu yang Ibu sukai, kamu sangat jujur dan dermawan. Selain itu, kamu begitu energik serta mampu memberikan keceriaan terhadap orang lain. Oleh sebab itu, Ibu berharap kamu juga dapat membuat Reksa selalu diliputi kebahagiaan, Celine.” Sanny menghela napas, kemudian berangsur menatap tempat lain. “Reksa itu ... memang memiliki karakter buruk, semua orang sangat membencinya. Setiap kali datang ke kantor untuk mengantarkan makan siang Reksa, pasti selalu ada karyawan yang membicarakannya. Tapi, sebenarnya Reksa itu sangat manja dan kesepian. Dia enggak pernah pandai bergaul sejak masih kecil, yang menemaninya hanyalah buku-buku serta Ibu. Sampai saat di mana dia bertemu dengan kamu, untuk pertama kalinya dia bersedia tersenyum karena kamu.”

“Sa-saya?” Oh, sungguh, Celine tidak menyangka bahwa Reksa pernah memiliki masa kecil dengannya.

Sanny mengangguk, kemudian ia melanjutkan ceritanya tentang kehidupan pribadi Reksa sejak masih remaja. Betapa Reksa sangat pemilih serta kerap berkata menohok pada orang lain, dan lantas membuat orang-orang selalu menjauh darinya. Namun, meski begitu, Reksa tidak pernah sekalipun bersikap kurang ajar pada ibunya, bahkan menurutnya, Sanny adalah satu-satunya orang tua sekaligus teman yang sangat berharga.

Sampai suatu saat gejolak asmara seorang remaja muncul, saat di mana Reksa mulai menyukai gadis seusianya. Kala itu, ia masih duduk di bangku kelas dua SMA. Dengan gagah berani, ia mengajak gadis itu berkenalan dan bertemu secara pribadi. Sebut saja namanya Mawar, anak baru dari kelas lain. Mereka akhirnya berpacaran selama sepuluh bulan. Namun, ... Reksa harus menghadapi sebuah kenyataan yang membuatnya benar-benar kecewa.

“Apa yang dilakukan gadis itu memangnya, Bu?” selidik Celine mulai penasaran setelah mendengar kisah masa remaja milik Reksa yang baru saja Sanny ungkapkan.

“Dia gadis biasa. Mungkin cinta pertama Reksa di masa remaja. Pada saat itu, Reksa yang baru pulang sekolah tampak muram, membuat Ibu sangat bingung dan penasaran. Selama tiga hari, dia bungkam, hingga akhirnya dia mengatakan bahwa si Mawar hanya memanfaatkannya saja. Mawar menganggap Reksa sebagai dompet berjalan yang bisa dikuras uangnya, lagi pula sekalipun sangat tampan, karakter Reksa yang buruk benar-benar membuat Mawar enggak tahan,” jelas Sanny.

“Waaah ... gila. Ada ya orang kayak begitu, pantas saja Reksa selalu ... ah, haha.” Celine menggaruk-garuk tengkuknya dan langsung salah tingkah, ketika nyaris keceplosan.

Sanny tersenyum. “Pantas saja Reksa kenapa, Cel?”

“Enggak apa-apa, Bu.”

“Ibu tahu meskipun kamu enggak bicara, Cel. Ibu masih lebih tahu soal Reksa daripada kamu, sebab Ibu adalah cinta pertamanya.”

Celine tersenyum kecut. “I-iya sih.”

“Kamu ingin menyembunyikan semua perbuatan kasar Reksa padamu? Ternyata kamu lebih baik dari yang Ibu duga, ya?” Sanny mengusap rambut Celine dengan lembut. “Tapi, meski begitu Ibu berharap kamu bisa mengatasi semuanya, Celine. Meski kejadian si Mawar ini sudah sangat lama, tapi tetap saja kejadian itu menorehkan luka mendalam bagi Reksa, hingga membuatnya semakin pilih-pilih dalam berteman maupun mencari pasangan. Sampai rumor itu akhirnya beredar, sudah dua tahun ini berkembang. Dan semakin panas tahun ini. Sementara, Reksa masih saja enggan untuk mencari calon istri. Maafkan Ibu, Celine, karena sudah melibatkanmu. Tapi, jujur, sejak lama Ibu menyukaimu dan maaf, Ibu memang sudah lama mengamati kamu.”

“Enggak apa-apa, Ibu, biar sekalian Celine berasa seperti berlian hehehe.”

Sanny tersenyum lega. “Celine, kamu bisa, ‘kan, belajar menerima dan mencintai Reksa?”

“Men-cintai?”

Cinta? Celine tersadar berkat pertanyaan dari ibu mertuanya. Tersadar dari ambisinya sendiri. Sejak awal, ia hanya ingin menaklukkan hati Reksa dan menjadikan pernikahan itu sebagai ajang petualangan saja. Ia begitu menikmatinya, tetapi tak pernah sekalipun memikirkan tentang cinta. Sementara belakangan ini ia benar-benar dibuat bingung pada perasaan Reksa yang cenderung ambigu, kesal pada Reksa yang tak juga menyatakan cinta padanya.

Namun, pernahkah Celine memikirkan perasaannya sendiri? Apakah ada sekelebat perasaan cinta yang ia berikan pada Reksa? Entah, Celine belum bisa memastikan, karena pikirannya justru mendadak kosong saat pertanyaan-pertanyaan itu terlintas dan tertuju pada dirinya sendiri.

***

1
Asiah Erap
Thor aku baru mampir, bagus ceritanya😍
nobita
aku suka sikapnya Celine yg tengil dan ceplas-ceplos
VhyDheavy: FL yg ku bikin beda, Kak. Dan sejumlah novel saya, karakter ceweknya memang cenderung kuat. Silakan mampir di novel2 saya yg lain. Terima kasih bnyak 😊
total 1 replies
nobita
aku mampir thor.. yg pastinya like dan favourite
VhyDheavy: Terima kasih banyak kakak 😊
total 1 replies
runma
🥰🥰
VhyDheavy: Terima kasih sudah mampir 😊
total 1 replies
Lia Puspita Sari
romantis
Ratnasari Hariyanto 🥰😘
gk suka sma sikaonya celine pecicilan , bener kata reksa
VhyDheavy: Dia masih terbilang kayak anak kecil, Kak. Suaminya yang sudah sangat dewasa. Maafin Celine 🙏😁
total 1 replies
Krystal Zu
bintang 5 buat author
VhyDheavy: Terima kasih Kakak 😊
total 1 replies
Krystal Zu
🌼🦋
🍁 Fidh 🍁☘☘☘☘☘
ttp semangat berkarya y thor ... bagus bgt novelnya ....

selamat wat couple reksa celine yg mo jd ortu ..
dan selamat wat couple keyra kenny ... moga lancar segalanya ....

truz danur ga dikasih jodoh thor ???????
VhyDheavy: Terima kasih kakak. 😊 Terima kasih sudah mengikuti Celine dan Reksa sampai akhir 🥰
total 1 replies
🍁 Fidh 🍁☘☘☘☘☘
wah selamat y reksa celine .... akhirnya apa yg x an nantikan terkabul jg .... selamatttt
🍁 Fidh 🍁☘☘☘☘☘
waaahhhh smoga bneran hamil y .... bahagia bgt
🍁 Fidh 🍁☘☘☘☘☘
kasihan danu .. kasih jodoh thor .. org baik ganteng pula ..
🍁 Fidh 🍁☘☘☘☘☘
sama2 beruntung ., reksa celine
🍁 Fidh 🍁☘☘☘☘☘
untung nya ada reksa
🍁 Fidh 🍁☘☘☘☘☘
apa mngkin ktmu calon ipar ?????
🍁 Fidh 🍁☘☘☘☘☘
horeee
🍁 Fidh 🍁☘☘☘☘☘
secinta ini loh q sama kamu ......
bner2 bucin yg nyadar ... haqiqi tpi kesenangan ....
keira aji mumpung tau .... rezeki tak terduga .... yg membahagiakan pastinya ...
🍁 Fidh 🍁☘☘☘☘☘
ajak jalan se x an ...
🍁 Fidh 🍁☘☘☘☘☘
cieee calon adik ipar celine ....
🍁 Fidh 🍁☘☘☘☘☘
ayo semangat ...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!