NovelToon NovelToon
Akulah Pewaris Sesungguhnya

Akulah Pewaris Sesungguhnya

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Fantasi / CEO
Popularitas:6.8k
Nilai: 5
Nama Author: Moena Elsa

Kesempatan hidup kedua yang kudapatkan, akan aku manfaatkan dengan baik.
Aku berpikir siuman dari pingsan, tapi pada kenyataannya aku kembali ke waktu satu tahun sebelumnya.
Akan aku balas mereka yang telah menyakiti ku selama ini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Moena Elsa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Penyelewengan Itu Ada Lagi

"Dan kamu Marina, sebaiknya saham kepunyaan kamu serahkan saja kepadaku buat aku kelola.Toh selama ini kamu hanyalah ibu rumah tangga. Paham apa kamu tentang ini semua? Kamu tinggal terima beres saja, mendapatkan deviden sesuai hak kamu tiap tahun," lanjut tuan Abimanyu berjanji.

Saham mama Sean didapat karena turunan dari kepemilikan orang tua nya.

"Apalagi saham mu di sana tak banyak," pertegas tuan Abimanyu.

"Tunggu!" beberapa pria masuk ke ruangan besar di kediaman utama itu.

"Selamat siang tuan Abimanyu, tuan muda Sean dan nyonya Marina. Saya Anton, pengacara tuan Rahardjo," sapa salah satu nya.

Sean menatap pria, yang sepertinya juga menjadi asisten tuan Dirga itu.

'Ada apa ini sebenarnya?' tanya Sean dalam batin.

"Apa maksud kedatangan anda tuan Anton?" tanya tuan Abimanyu penuh selidik.

"Boleh saya dan tim duduk?" tanya tuan Anton.

"Silahkan," sahut Sean.

"Baik," tuan Anton dan dua pria di sampingnya mengambil posisi di kursi yang kosong.

Yola datang ikut nimbrung di sana.

"Maaf, bagi yang tidak berkepentingan sebaiknya bergeser dulu," pinta tuan Anton spontan.

"Siapa yang anda maksud tuan? Apakah menjadi istri tuan Abimanyu dianggap orang asing? Sementara dia saja diperbolehkan di sini," tatap Yola ke arah Marina.

Kevin ikut menyusul dan duduk santai di samping Yola.

"Saya putra tuan Abimanyu, seperti hal nya Sean Rahardjo," kata Kevin.

Marina dan Sean tak terkejut akan hal itu.

"Maaf jika saya kurang sopan, saya menginginkan nyonya Marina tetap berada di sini dengan kapasitas sebagai pemegang saham perusahaan bukan sebagai istri sah tuan Abimanyu. Dan yang saya ketahui sampai saat ini, hanya tuan muda Sean lah putra sah dan penerus keturunan keluarga Rahardjo," bahas tuan Anton.

"Dan alangkah baiknya, nyonya Yola dan tuan Kevin menyingkir terlebih dahulu," suruh tuan Anton.

"Dia pemegang saham?" tunjuk Yola ke arah Marina.

"Pergilah! Nanti akan aku kasih tahu setelah ini," suruh tuan Abimanyu menyuruh Yola dan Kevin pergi. Tuan Abimanyu juga penasaran sebenarnya dengan status kepemilikan saham Marina.

Yola dan Kevin pergi ke ruangan lain dengan hati dongkol.

Sean pun baru beberapa waktu lalu jika sang mama punya saham, yaitu saat mama nya kekeh mengganti uang jual beli vila. Mama nya baru mengakui semua. Saham Marina dan saham punya tuan Rahardjo digabung maka menjadi saham mayoritas perusahaan.

.

Perusahaan keluarga Rahardjo berjalan seperti biasanya, setelah diumumkan pembagian saham sesuai amanat tuan Rahardjo.

Saham milik Marina dialihkan atas nama Sean Rahardjo, demikian juga hak tuan Rahardjo menjadi milik Sean.

Dari seorang manager biasa, Sean diangkat menjadi wakil tuan Abimanyu. Banyak keputusan representatif perusahaan musti melibatkan Sean.

Seperti siang ini, Sean memanggil manager keuangan untuk menghadap.

Seperti kejadian waktu Opa Rahardjo masih ada, banyak sekali kebocoran di bagian vital itu.

"Selamat siang tuan," Sean mendongak dan menyuruhnya duduk.

Sean duduk menyandarkan kepala di kursi kebesaran.

"Apa papa masih seenaknya seperti dulu?" tatap serius Sean ke manager itu.

"Betul tuan muda," manager itu mengiyakan.

Sean menghela nafas panjang.

Kalau begini terus, perusahaan ini bisa gulung tikar. Batin Sean bermonolog.

"Mana lihat laporan bulan lalu," pinta Sean.

Manager keuangan menyerahkan yang diminta oleh Sean dan langsung keluar saat diminta oleh sang bos.

Sean membetulkan letak kacamata dan melihat serius laporan itu lembar demi lembar.

"Sebaiknya aku ke ruangan papa dan konfirmasi langsung saja ke papa," Sean beranjak menuju ruangan tuan Abimanyu.

Kevin datang menghadang.

"Sean, tunggu," kata Kevin.

"Sean, proyek dengan tuan Dirga biar aku yang pegang gimana? Tak mungkin pimpinan seperti kamu pegang langsung bukan?" lanjut Kevin.

Sean tak menjawab dan hendak menjauh, tapi tangan Kevin mencekal pundak Sean.

"Lepas!" tandas Sean.

"Sean, sama saudara sendiri juga," keluh Kevin.

Dengan tidak adanya Opa Rahardjo, mereka berdua semakin merajalela. Yola menunjukkan taring seolah dialah istri sah papa Sean satu-satu nya. Kevin pun demikian, seakan mempertegas dirinya sebagai salah satu putra Abimanyu selain Sean. Sean menyayangkan sikap mama nya yang tak tegas menyikapi kenakalan Abimanyu yang saat ini semakin menjadi.

"Sean, dengar nggak sih?" teriak Kevin kesal karena tak dipedulikan oleh Sean. Kevin mengejar langkah Sean.

"Sean," Kevin berhenti di depan untuk menghentikan langkah Sean yang hendak ke ruangan Abimanyu.

"Kalau kamu ingin proyek itu, maju sendiri ke tuan Dirga," suruh Sean.

"Kamu bisa kan kasih rekomendasi nya. Apa sulitnya sih? Aku bisa kok seperti kamu," kata Kevin.

"Kalau bisa buktikan. Tidak harus dengan Dirgantara bukan?" bahas Sean.

"Sean, perlu kamu ingat. Aku ini juga putra Abimanyu loh. Kita punya hak yang sama," ulas Kevin.

Sean tersenyum sinis.

"Memang kamu putra papa ku, tapi dari gundik nya," olok Sean.

Sebuah pukulan hendak mendarat di bahu Sean, tapi berhasil dihadang tangan Sean yang lebih kuat hingga membuat Kevin meringis menahan nyeri karena terpelintir.

"Jangan harap sesuatu yang bukan hak kamu," Sean menatap tajam, sementara Kevin berusaha melepas cengkeraman Sean.

"Papa Abimanyu akan menikah sah dengan mama ku, dan pasti akan menceraikan mama kamu Sean. Saat itu tiba, aku pun punya hak atas semua yang kamu punya," seru Kevin.

Sean tertawa sarkas.

"Akan aku tunggu momen itu," Sean menjauhi Kevin dan berjalan ke ruangan Abimanyu.

Sean langsung masuk dan lupa mengetuk pintu.

Sungguh pemandangan tak layak didapati oleh Sean.

"Gila!!!!" umpat Sean.

Sementara Abimanyu sibuk berbenah, dan Astrid keluar ruangan dengan wajah menunduk.

"Kamu apa-apaan sih Sean, ketuk pintu dulu," sarkas tuan Abimanyu untuk menutupi rasa malu kepergok sang anak.

"Dasar tak tahu tempat. Sewa hotel sana, jangan kotori tempat peninggalan Opa," balas Sean kesal.

"Kamu setuju, papa sama cewek tadi?" Abimanyu mendekati Sean dengan antusias.

"Cih....," jijik sekali mendengar ucapan tuan Abimanyu.

"Yang jelas dia lebih muda Sean, lebih memuaskan papa tentunya," Abimanyu senyum-senyum.

'Otak mesum,' Sean terus mengumpat ke tuan Abimanyu.

"Kayaknya papa perlu periksa kejiwaan deh," balas Sean.

"Ha.... Ha... Kamu sudah dewasa Sean. Kamu pun bisa melakukan seperti yang papa lakukan," tuan Abimanyu terbahak. Sean geleng kepala, heran dengan kegilaan sang papa yang tak bisa diterima oleh akal sehat nya.

"Terserah papa. Sean kesini hanya mengingatkan papa. Kalau ingin bersenang-senang jangan pakai uang perusahaan," Sean melempar laporan keuangan ke meja tuan Abimanyu.

"Kalau papa merasa tak punya uang, jual saja saham milik papa yang tak seberapa itu. Sean siap menampung nya," bahas Sean.

"Kurang ajar," tuan Abimanyu melempar apapun yang ada di meja ke arah Sean Rahardjo.

"Aku bukan Opa yang akan mengampuni kesalahan papa. Ingat Pah, aku adalah pemegang saham terbesar di sini,"

"Meski papa sekarang CEO di sini.Aku bisa merebutnya setiap saat jika aku mau," Sean keluar meninggalkan tuan Abimanyu yang meradang karena marah.

🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹

To be continued

Happy reading

1
lin sya
smgt mama sean nikmatin hdup, buat apa pnya hrta klo gk digunain buat kesenangan diri, klo prlu cari berondong atau hot daddy sm geng mak2😄
lin sya
aku harap mamanya sean bneran cerai, jgn smpai krn abimanyu menyesal krn kebongkar kejahatan yola, papanya sean kan doyan cwek, dan gk ada cinta kemama nya sean utk apa dipertahankan, kira2 kpn papanya sean sadar ya/Smile/
Titien Prawiro
Kevin Yola dipenjara yg lama thor, Yola keluar penjara rambut putih siapa yg mau sama pelakor tua.
Titien Prawiro
Cellin beli berlian kenapa Yola iri, dia gk tahu Celline orang kaya. kepanasan hatinya. dasar pelKor kamu Yola,
Titien Prawiro
Good job Sean, buang Kevin dan ibunya, jangan simpan sampah.
lin sya
kira2 trbongkar gk ya, krn golongan darah kevin dan abimanyu berbeda, klo abimanyu gk peka kevin bkn anaknya brrti otaknya oding🤭, smga aj kbngkar kejahatan marco dan yola biar satu jeruji, pngen liat wajah penyesalan abimanyu yg udh sia2kan sean dan mamanya
lin sya
trnyata kevin bkn darah daging abimanyu, klo swtu saat posisi sean trdesak tes dna aj. klo trbkti bkn saudara seayah jd kevin gk pnya kuasa atas hrta sean dan bikin abimanyu menyesal bntr lgi jd duda tp hobby selingkuh🤭
lin sya
tnpa hrta dan kekuasaan yola dan anaknya bagaikan semut, tp sombongnya minta ampun, hrsnya sean jgn trrlu ringan menghukum gundik papanya, sean kan udh jdi pewaris bikin aj papanya gk pnya materi biar ngerasain dri bwh🤭
Tania Luvia
lanjut 👍
Tania Luvia
lanjut Thor, biarkan Yola menyingkirkan saja 😄
Tania Luvia
keren thor
Tania Luvia
sukses selalu thor, semangat
Tania Luvia
sepi thor💪
Tania Luvia
ngopi sambil mencari inspirasi bagus juga Thor 🤭
Tania Luvia
lanjut👍
Tania Luvia
lanjut thor🤭
Lee Mba Young
Anak laki kl gk punya kuasa gk bisa ngapa ngapa in kl bpk nya selingkuh. lihat Sean gk bisa misahin yola dng bpk nya.
atau pling gk nendang bpk nya biar miskin kl miskin yola pasti gk mau kn. 🤣.
Lee Mba Young
Berarti Sean gk punya kuasa 😄. lihat papa nya bawa gundik saja dia gk bisa misahin kok.
pdhl Dr segi umur Sean sdh dewasa.
Tania Luvia
Celline ternyata putri CEO yang tersembunyi🤣
Tania Luvia
gundik gilaaaa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!