NovelToon NovelToon
PORTER: System Override

PORTER: System Override

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Kebangkitan pecundang / Balas Dendam / Fantasi
Popularitas:665
Nilai: 5
Nama Author: VANDEMIC

Apa jadinya jika pahlawan elit Rank-A meregang nyawa di dasar Dungeon hanya karena menenggak sebotol air garam?

Di dunia yang memuja sihir tempur, Arka hanyalah kuli Porter F-Rank. Nyawanya dihargai lebih murah dari selembar poster promosi Vanguard Guild. Tapi para elit arogan itu melupakan satu hukum mutlak: Jangan pernah merendahkan orang yang memegang kunci gudang obatmu.

Berbekal Skill [Logistics Grid], Arka meretas sistem dari dalam. Dia memanipulasi data manifes, menukar ramuan bernilai miliaran rupiah dengan air garam, dan memutus rantai pasokan tepat saat pasukan elit itu terjebak di hadapan bos monster mematikan.

Tanpa perlu mengangkat pedang, Arka membalikkan hierarki dunia Hunter. Saat Mana mengering dan taring monster mengincar leher, para pahlawan palsu itu dipaksa menangis, berlutut, dan menjual seluruh jiwa mereka hanya demi setetes ramuan dari tangan sang Porter.

Sistem telah diretas. Monopoli Grey Underground baru saja dimulai!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon VANDEMIC, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 25: Wadah yang Bernapas

Suara gemuruh ledakan gardu listrik dan teriakan panik para penjaga seketika teredam begitu Arka menutup pintu baja bunker dari dalam.

Ruangan itu kedap suara, berpendingin ruangan maksimal, dan berbau tajam seperti perpaduan kertas tua, tinta, dan tembakau mahal. Di tengah ruangan yang disinari lampu pijar kekuningan itu, terdapat sebuah meja kayu jati panjang. Di atasnya, tergeletak sebuah buku besar bersampul kulit hitam. Ledger analog Sitorus.

Arka menyandarkan punggungnya ke pintu baja, merosot perlahan hingga terduduk di lantai beton. Ia menarik lepas masker respirator dari wajahnya. Darah kental yang sedari tadi menggenang di dalam masker itu tumpah, menetes mengotori kerah seragam coverall kanvasnya.

Setiap tarikan napasnya terasa seperti menelan pecahan kaca. Sisa-sisa kulit di dadanya yang menempel pada perban kasar dan kain bajunya berdenyut liar, meronta meminta pertolongan medis yang tidak akan pernah ia dapatkan.

"Bangun, Bos," siluet Bram muncul dari sudut gelap bunker, duduk di atas brankas besi sambil menatap Arka dengan wajah pucat pasi. "Waktumu tidak banyak. Penjaga-penjaga di luar sana akan segera sadar bahwa tabrakan truk itu bukan kebetulan."

Arka memejamkan mata, membiarkan rasa sakit mencambuk kewarasannya. Ia tidak boleh pingsan sekarang. Mengertakkan gigi yang gemeretak hebat akibat kombinasi syok dan sisa hipotermia, ia memaksa tubuh kurusnya berdiri. Pincang dan terhuyung, ia menyeret langkahnya mendekati meja jati tersebut.

Tangannya yang lecet dan dipenuhi sayatan teritip membuka sampul kulit buku besar itu.

Arka mencoba memindai halaman pertama dengan cepat, kebiasaan lamanya sebagai penganalisis data, mencari pola algoritma...

BZZZZT!

Sengatan Neural Feedback langsung menghantam belakang matanya. Arka mengerang, mencengkeram tepi meja hingga buku-buku jarinya memutih. Keringat dingin bercucuran dari dahinya, menetes membasahi halaman kertas di bawahnya.

Baca satu per satu. Perlahan. Secara manual, perintah Arka pada otaknya yang mulai berasap.

Ia mulai membaca kolom-kolom yang digaris rapi dengan tinta pena. Pada awalnya, itu terlihat seperti catatan logistik biasa. Ada kolom Tanggal, Kode Kargo, Destinasi, dan Berat (kg). Sitorus menyelundupkan Mana Ore ilegal menggunakan sistem fisik ini agar terhindar dari pemindai kuantum Asosiasi.

Namun, saat jari Arka menelusuri halaman pengiriman khusus berlabel "Proyek Genesis - Living Mana", alisnya berkerut. Matanya terpaku pada satuan berat dan spesifikasi kargo.

Kode Kargo: Wadah Biologis Kelas-F. Spesifikasi: 65 kg, 72 kg, 58 kg. Golongan Darah O, A, AB. Waktu Stabilitas Degradasi: 14 Hari. Destinasi Akhir: Dewi Andalas - Sumatera.

Jantung Arka seakan berhenti berdetak. Keringat dinginnya seketika terasa membekukan aliran darahnya.

Ini bukan spesifikasi untuk kotak baja atau silinder timah. 60 hingga 70 kilogram dengan golongan darah... ini adalah spesifikasi manusia.

Otak Arka merangkai kepingan-kepingan informasi itu dengan ngeri. Living Mana—massa organik yang memancarkan radiasi energi murni—tidak bisa diselundupkan menggunakan wadah logam biasa karena radiasinya akan langsung terdeteksi oleh Thermal Scanner pelabuhan atau menghancurkan wadah sintetis dalam hitungan hari.

Satu-satunya cara menyembunyikan radiasi biologis adalah menyuntikkannya ke dalam inang biologis lain.

Sitorus tidak menggunakan kotak untuk menyelundupkan barang paling berharga di dunia ini. Ia menggunakan kuli-kuli Sektor 4. Ia menyuntikkan Living Mana langsung ke dalam tubuh manusia yang dibelinya secara ilegal, lalu mengirim manusia-manusia itu ke Sumatera. Selama 14 hari perjalanan, energi Living Mana akan memakan organ dalam para inang itu perlahan-lahan. Ketika mereka tiba di tujuan, inang-inang itu pasti sudah hancur menjadi bubur organik, menyisakan kristal murni untuk dipanen.

Bagas. Porter muda yang mati di awal cerita. Ia tidak mati karena digigit monster. Ia mati karena tubuhnya mulai menolak eksperimen Living Mana tahap awal.

"Ternyata kita bukan sampah, Bos," suara halusinasi Bram terdengar serak, bergetar menahan kengerian yang sama dengan yang dirasakan Arka. "Bagi Sitorus... kita ini cuma kemasan botol plastik."

Mual yang luar biasa menghantam perut Arka. Ia muntah di samping meja. Campuran cairan lambung kuning dan darah berceceran di lantai marmer.

Di tengah rasa sakit fisik yang merobek dadanya, rasa sakit yang lebih besar kini menghantam jiwanya. Perusahaan logistik, Asosiasi, Sitorus... mereka semua membangun peradaban megah ini di atas tulang dan darah orang-orang yang bahkan tidak dianggap sebagai manusia.

Tiba-tiba, suara statis radio terdengar dari interkom di sudut ruangan, memecah kesunyian bunker.

"Tim Alpha, laporan! Asap di gardu listrik mulai menipis. Teknisi mengonfirmasi jalur pita magnetik sengaja dipotong! Ini sabotase! Segera periksa pintu bunker!"

Waktu habis.

Arka menatap buku besar di hadapannya. Ia tidak bisa menghancurkannya sekarang, tapi ia bisa mengambil kuncinya. Dengan tangan gemetar, ia merobek tiga halaman terakhir dari buku besar itu—halaman yang memuat jadwal pengiriman "Wadah Biologis" terdekat, melipatnya kasar, lalu menjejalkannya ke dalam saku coverall-nya yang basah oleh darah.

Langkah sepatu bot baja mulai terdengar berderap cepat di luar pintu baja. Mereka datang untuk menjemput nyawanya. Arka berbalik, menatap satu-satunya lubang ventilasi kecil di langit-langit bunker, sementara suara letupan senapan mulai menghantam kunci pintu di belakangnya.

***

[AUTHOR NOTE] PLOT TWIST TERGELAP! Rahasia logistik Sitorus akhirnya terbongkar! "Living Mana" tidak diselundupkan di dalam kotak besi, melainkan ditanam di dalam tubuh kuli Sektor 4 yang dijadikan wadah hidup (inkubator)! Pantas saja Sitorus butuh jadwal analog manual agar orang-orang miskin ini tidak tercatat di sistem digital Asosiasi! Arka sekarang memegang bukti jadwal pengirimannya, tapi masalahnya... para penjaga sudah mendobrak pintu bunker! Bisakah Arka lolos melalui ventilasi dengan dada melepuh parah?! Tulis teori pelarian kalian di kolom komentar!

1
Hunter S
keren bangetttt aku bakal baca terus
Hunter S
Berat sekali untuk arka, mungkin banyak kejutan setelah nya
Hunter S
Sebagai penyuka genre system dan MC pintar, ini novel sangat keren di plot dan karakter yang lokal, please mangatoon jadikan ini karya ekslusif, karena di platform yang genre boys tab sangat sedikit
VANDEMIC: Dukung terus novel ini dengan membaca dan masukan kedalam rak buku
total 1 replies
Hunter S
aku pengen skuad elit ngerasain akibat nya❌
Hunter S
lanjut 😍
Roses
sumpah ini cerita nya bikin deg degan banget, keren.
Roses
kejam banget sih ini 😭
VANDEMIC: 😈
Terimakasih atas dukungannya nanti kan setiap perjalanan arka yang lebih berdarah-darah.

vandemic-
total 1 replies
Roses
Arka😭
Roses
kalau aku jadi arka aku bakalan hopeless banget😭
Roses
kasian arka 🙂‍↕️
Roses
Ditunggu lanjutannya abangku
Roses
Paraah kece
Roses
Lanjutkan thoorr kereen💪
Roses
Ketika scroll tidak sengaja lihat cover yang mengintimidasi 😱 langsung aja gasskeen karena jarang banget novel yang dari segi plot cerita nya bagus gini jadi makin penasaran.
kalian harus pada baca kawan kawan yang suka manga atau manhwa, please kepada editor mangatoon/noveltoon angkat ini jadi karya di platform ini karena di platform ini banyaknya cerita percintaan perempuan saja
Semangat thoorr😼
VANDEMIC: Terimakasih atas dukungannya kak, pastikan masuk rak buku dan jadi novel favoritmu!
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!