NovelToon NovelToon
Nikah Kontrak

Nikah Kontrak

Status: tamat
Genre:Romantis / Nikahkontrak / Konflik Rumah Tangga-Konflik Etika / Tamat
Popularitas:241.1k
Nilai: 5
Nama Author: Ika Santika

Karena penghianatan sang kekasih bersama adiknya, Nadia pergi dari rumah. Pernikahan yang ia impikan hancur seketika. Ia begitu kecewa pada penghianatan kedua orang yang dikasihinya.

Akankah Nadia menemukan kebahagiaan nya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ika Santika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 29 Nadia melahirkan

Satu bulan kemudian.

"Ahh, Al. Perutku sakit sekali" ucap ucap Nadia seketika bangun dari tidurnya.

Al pun terbangun karena ringisan Nadia.

"Ada apa, honey? apa sudah waktunya melahirkan?" ucap Al khawatir.

"Sepertinya begitu, emhh" ucap Nadia.

"Baiklah, bertahanlah. Ayo kita ke rumah sakit sekarang" ucap Al.

"Hemm" ucap Nadia.

Al pun menghubungi supirnya untuk menyiapkan mobil.

"Danu, tolong siapkan mobilku. Kita akan ke rumah sakit" ucap Al.

"Baik, tuan" ucap Danu.

"Ayo, honey" ucap Al menggendong Nadia dan menaruhnya di kursi roda.

Ia pun mendorong kursi roda istrinya perlahan.

Supir pun membukakan pintu mobil dan menutupnya. Mereka pun melaju dengan kecepatan penuh menuju ruang sakit. Untung saja saat larut malam seperti ini, jalanan sedikit lengang.

"Al, emh, ahh, aku tidak tahan lagi" ucap Nadia, ia merasakan ketuban nya telah pecah.

"Bersabarlah, honey. Sebentar lagi sampai. Atur nafasmu" ucap Al berusaha tenang dengan muka pucatnya.

"Danu, cepatlah. Istriku akan melahirkan" ucap Al memerintah.

Danu tidak menjawab. Ia hanya melakukan tugasnya dengan mempercepat laju mobilnya.

Tak lama kemudian mereka sampai di rumah sakit. Satpam rumah sakit pun membukakan pintu.

"Tolong siapkan kursi roda, dan panggil perawat dan dokter. Istriku akan melahirkan" ucap Al cepat.

"Baik, tuan" ucap satpam.

Satpam, pun dengan cepat berlari dan membawa kursi roda dengan beberapa perawat.

Mereka pun langsung turun dan beberapa suster mendorong kursi roda nya dan membawa ke ruangan bersalin.

Dokter langsung memeriksa pembukaan Nadia.

"Pembukaan nya hampir lengkap sus, persiapkan semuanya" ucap dokter.

"Baik, dok" ucap perawat.

Mereka pun langsung bersiap siap dengan mempersiapkan alat-alat dan pakaian khusus.

"Silahkan pakai baju khusus terlebih dahulu tuan" ucap perawat, menyerahkan baju khusus.

Al pun menurut, setelah berpakaian ia pun mendekati Nadia dan menggenggam tangannya.

"Honey, bertahanlah. Kamu pasti bisa" ucap Al.

"Hemm" ucap Nadia mengangguk.

"cup" Al mengecup kening Nadia.

"Baik, Bu. Pembukaan nya telah lengkap. Ikuti instruksi saya ya,Bu" ucap Dokter.

"Hemm" ucap Nadia.

"Tarik nafas dan keluarkan. Tarik nafas dan Mengedan, Bu" ucap dokter.

"eeee" ucap Nadia.

"Sekali lagi,Bu" ucap ada dokter.

"Eeeeeeee. oek oek oek" Nadia Mengedan dan lahirlah bayi pertama mereka.

"Selamat Bu, bayi pertama laki laki" ucap Dokter dan menyerahkan nya pada suster.

"Ah, dok. Sepertinya satu lagi ingin keluar" ucap Nadia.

"Baik Bu. Tarik nafas dan keluarkan. Mengedan, Bu" ucap Dokter.

"Huh huh. eeee" ucap Nadia.

"Sekali lagi, Bu" ucap dokter.

"Huh huh.. eeeeeeee" ucap Nadia.

"Oek oek oek" tangisan bayi kedua.

"Alhamdulillah. Kau berhasil, honey" ucap Al mencium kening Nadia.

"Terima kasih, honey" ucap Al lagi dengan meneteskan air mata bahagia.

"Huh huh huh" Nadia hanya mengatur nafas nya yang terengah-engah. Ia pun juga meneteskan air matanya penuh haru.

"Selamat, Bu. Bayi kedua anda Perempuan" ucap dokter tersenyum dan menyerahkan nya pada suster untuk dibersihkan.

Lahirlah 2 bayi laki-laki dan perempuan mungil. Kedua bayinya di bersihkan suster. Dan membersihkan ibu bersalin dari persalinan nya.

Nadia di bawa ke ruang perawatan setelah di bersihkan. Sedangkan para bayi di bawa ke kamar bayi terlebih dahulu.

"Mari pa. Ikut kami untuk meng'adzanin kedua bayi" ucap suster.

"Baik sus. Sebentar saya pamit dulu" ucap Al.

"Honey, beristirahat lah. Kau pasti lelah. Aku pergi ke kamar bayi kita" ucap Al lembut.

"Hemm" ucap Nadia yang masih lemah.

Al pun mengikuti sister ke kamar bayi. Sedangkan Nadia pun beristirahat dengan tidur.

Setelah meng'adzanin kedua bayinya. Al langsung menghubungi Samuel, untuk memberitahukan kabar bahwa istrinya telah melahirkan dengan selamat. Ia diminta memberi tahu seluruh keluarga besar Barayev dan Wijaya.

🌸🌸🌸

Selamat membaca readers 💙

Jangan lupa like, komen n vote ya 💙

Jadikan novel ini favorit kamu 💙

Please Like 👍

1
reza indrayana
ceritanya mengecewakn bagian yg ini...🤦🏼🤦🏼‍♂️😘
reza indrayana
kenapa TDK lanjut Thor....
reza indrayana
Haru banGeetTt...😥😥😥💙💙💛💙💙😘😘😘😘
reza indrayana
😘😘💙💙💛💙💙😘😘😘
reza indrayana
TerharuUu...😥😥😘😘😘
reza indrayana
bikin ngirii qjee....😍😍😍
Tuti Hayuningtyas
lanjuuuut terus thooooorrr
Tina Martina
Lanjut thor
Tuti Hayuningtyas: lanjuuuuuuuut terus thooooorrrr
total 1 replies
Sall Miee
Ceritanya menarik,ada sisi cemas,sedih n kkeliruan...first time baca lagi saya trtarik dgn jalan ceritanya...harap setelah ini akn smakin menarik...❤️
Syahilla Naazifa
Luar biasa
@sulha faqih aysha💞
mampir Thor 🙏
Yoen Sing
hamil
reza indrayana
SemanGat Thor...👍👍👍🧡💚🧡😘😘😘
reza indrayana
Mampir nich..kya'nya seruUu...
Holipah
lanjut kak
TMEvo_ Venzy
klo bukan bapak kandung tdk bisa jadi wali nikah
Ika Santika
alur cerita menarik, dan berbeda dari cerita yang lain. Silahkan baca sampai selesai.
Dumiati
😭😭😭😭
Dumiati
jd pengen tau asalusul nadia sm katty..pasti seru👍
mommy raline
sweet bgt sih
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!