Della Puspita gadis cantik 18 Tahun,harus kehilangan kesuciannya karna direnggut paksa oleh seseorang yang sudah dianggapnya sebagai saudara sendiri.
Masa depan dan cita-citanya hancur.
Menikah di usia dini terpaksa harus dia jalani.
(jangan lupa terus dukung author ya....!!)
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon melisa d'angel, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
hari kelulusa 28
Dua minggu kemudian tibalah hari kelulusan.
Saat itu siswa di sekolah Della lulus 100%.
Ingin rasanya Della hadir kesekolah untuk ikut merayakan hari kelulusan bersama teman-temannya.
Tapi apalah daya selain Della yang sudah tidak di izinkan untuk datang kesekolah , Della juga merasa sangat malu untuk berhadapan dengan teman-teman dan guru disekolahnya itu.
Della hanya bisa menangis sambil memeluk surat keterangan lulus yang dikirim oleh pihak sekolah ke alamat rumah Bu Ningsih.
Tidak lama kemudian terdengar bel rumah berbunyi. Bi Sumi segera membukakan pintu.
Saat pintu di buka, ternyata ke 4 sahabat Della yaitu Karin, Lala,Sindy dan Intan datang kerumah Bu Ningsih untuk menemui Della. Mereka tahu alamat rumah itu dari Ronald.
"Permisi Bi, Dellanya ada..? tanya Intan pada Bi Sumi.
"Ada dikamar Non, sebentar Bibi panggilkan.
"Makasi Bi.. " jawab teman-teman Della serentak.
Bi Sumi segera menuju kamar Della dan mengetuk pintu dari luar.
"Non ada tamu diluar nungguin Non Della.. "
Della yang sedang menangis, segera menghapus air mata nya.
"Iya Bi.. "jawab Della dari dalam.
Dia jadi penasaran siapa tamu yang datang mencarinya.
Dia segera keluar untuk menemui tamu itu.
Saat sampai di depan pintu Della terharu melihat ke empat sahabatnya datang menggunakan seragam sekolah yang masih terlihat bersih tanpa coretan.
'Ttaraaaaa.. ."Karin menunjukkan 1 botol cat semprot dan 1 buah spidol di tangannya pada Della.
Seakan memberitahu bahwa mereka akan merayakan hari kelulusan bersama Della disana.
Seketika tangis haru Della pecah.
Dia tidak menyangka ke empat sahabatnya itu masih mengingatnya.
Melihat Della menangis, teman-temannya menghampiri dan langsung memeluknya.
"Duuh chayang, jangan nangis dong..!" ucap Intan sambil menghapus air mata Della.
"Aku gak nyangka kalian semua masih ingat sama aku.. "
"Ya ampun Della,nggak mungkin lah kita ngelupain loe.
Kita tahu kok loe pasti pengen banget ngerayain hari kelulusan bareng kita semua,iya kan.?
Maafin kita juga ya gak nemenin loe disaat hari terakhir loe disekolah waktu itu.
Jujur kita syok banget dengar berita tentang loe Dell. .." Karin menjelaskan.
"Nggak apa-apa kok, kalian datang sekarang aja aku udah senang banget.
"Ya udah sekarang ganti seragam sekolah lu Dell..!
Kita coret-coretan diluar saja.. "ajak Intan.
Della mengangguk dan segera menuju kamarnya untuk mengganti baju.
Tidak lama kemudian dia kembali dengan memakai seragam sekolah.
Setelah itu mereka menuju pekarangan rumah Bu Ningsih dan melakukan coret-coretan disana dengan suka cita.
Seketika tawa bahagia Della pecah saat teman-temannya menjahilinya.
Bu Ningsih ikut tersenyum memperhatikan Della dari dalam rumah.
Sudah 4 bulan lamanya kecerian diwajah Della tidak lagi ada.
Ditengah asiknya coret-coretan,tiba-tiba sebuah Motor Ninja memasuki pekarangan rumah Bu Ningsih.
Ternyata yang datang adalah Ronald.
Semua yang ada disana heran, ada perlu apa juga Ronald kesana.
Padahal dari awal dia tidak di ajak.
Setelah memarkirkan motornya, Ronald turun kemudian menghampiri Della dengan membawa sebuah buket bunga di tangannya.
"Selamat ya Dell atas kelulusanmu.
Aku cuma bisa kasih ini buat kamu, terimalah..!" ucap Ronald sambil menyerahkan buket bunga yang dibawanya tadi.
"Terima kasih,tapi aku rasa ini tidak perlu.. " jawab Della.
"Terimalah Dell, ini juga sebagai permintaan maafku padamu atas ucapan kasarku waktu itu.
Della hanya diam, tidak menjawab permintaan maaf dari Ronald dan juga tidak menerima bunga yang diberikannya.
"Aku minta maaf atas semua ucapanku waktu itu yang telah menyakiti hatimu.
Aku menyesal,seharusnya aku lebih mempercayai mu waktu itu.
"Sudah lah Ron, dengan mempercaiku pun tidak akan merubah apapun padamu.."
Sekarang pergi lah, wanita rendahan ini tidak pantas untuk bertemu dengan mu.. "
Della kemudian memalingkan wajahnya.
Ronald sadar, waktu itu dia tidak bisa mengontrol emosinya. Sampai dia tega mengatakan Della wanita rendahan.
Dia sangat menyesali semua ucapan yang dilontarkannya pada Della waktu itu.
*****
Gimana Monica dibenci sama orang yang Kamu sukai,itu Obsesi bukan Cinta Monica🙄🙄