NovelToon NovelToon
Ipar Laknat

Ipar Laknat

Status: tamat
Genre:Romantis / Horor / Badboy / Konflik Rumah Tangga-Konflik Etika / Tamat
Popularitas:926k
Nilai: 4.9
Nama Author: Danie A

Rinjani harus menelan pil pahit setelah lima tahun pernikahannya dengan Damar.
Suka cita berubah menjadi petaka kala ia menyodorkan testpack dengan dua garis merah.
"Kamu nggak mungkin hamil Rin. Karena aku vasektomi."

Jadi, anak siapa dalam rahim Rinjani?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Danie A, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

CH 28 • IPAR LAKNAT - Kepergian Rinjani •

Setelah kembali dari Malang, Rinjani mengemasi barang-barang nya di rumah utama. Suasana di rumah itu tak lagi sama. Apa lagi, mereka tau, Damar vasektomi, sudah tentu pak Budi dan mama Ratna pun meragukan bayi milik siapa di dalam kandungan Rinjani. Walau tak mengatakan apapun, tapi sikap pak Budi yang sedikit mengacuhkan Rinjani, walau tak sepenuhnya. Tetap membuat Rinjani tak nyaman.

Setelah berkemas. Rinjani membawa barang-barang nya keluar dari kamar. Box berisi testpack miliknya itu sengaja ia tinggal didalam lemari. Berikut barang-barang pemberian Damar.

Rinjani berdiri didepan ruang kerja pak Budi. Ia berdiam disana cukup lama. Walau sikap pak Budi sedikit berubah, namun pria tua itu tetaplah pernah sangat menyayangi nya dan ia hormati.

Tok tok tok.

Akhirnya, Rinjani memberanikan diri mengetuk pintu. Tak lama pintu itu terbuka, dan Zeo yang membukanya. Pria itu berdiri tepat di hadapan Rinjani.

"Siapa O?"

"Rinjani." Balas Zeo menatap lekat pada kakak iparnya yang sedikit mengalihkan pandangan matanya ketika kedua netra mereka bertemu."Masuklah."

"Ada apa Rin?" Tanya pak Budi begitu melihat Rinjani memasuki ruang kerjanya dirumah.

"Aku... Mau pamit pa."

"Pamit?" Pak Budi menautkan alisnya menatap Rinjani.

"Malam ini aku mau pindah ke Pacitan."

"Pindah? Kenapa?"pak Budi mendekat dan menuntun Rinjani untuk duduk di sofa.

Rinjani tak menjawab, ia memilih segera menyampaikan maksudnya saja, dari pada sibuk berbasa-basi.

"Aku kemari untuk pamit pa, lain kali Rinjani katakan jika keadaan sudah tenang. Saat ini Rinjani ingin menyendiri dulu untuk sementara."

"Ini.. Bukan karena Damar kan? Dia tak pulang hal yang biasa, biarkan saja."

Rinjani menggeleng dan menyalami tangan pak Budi. Lalu mencium punggung tangan papa mertuanya.

"Rinjani akan mengunjungi papa jika menghadiri sidang perceraian nanti pa."

"Rin...."

Rinjani pamit ya."

Seusai berpamitan dengan pak Budi, ia pun berpamitan dengan mama Ratna. Wanita tua itu pun hanya biasa saja saat Rinjani pamit. Mau bagaimana lagi, baginya Rinjani sudah menghianati Damar dengan hamil disaat suaminya sedang vasektomi. Walau Ratna sendiri pun sangat kecewa dengan Damar. Karena sudah membohongi keluarga nya yang sangat mengharapkan seorang cucu.

###

Sepeninggalan Rinjani dari ruangan kerja pak Budi. Zeo memandang papanya yang masih terduduk di sofa dengan tangan yang memijit ruang diantara kedua mata.

"Apa papa masih berfikir itu bukan anak Damar?"

Pak Budi mendongak menatap anak bungsu yang kini berdiri di hadapannya.

"Zeo, hari itu papa sudah menemui Damar. Dan ia benar-benar sudah vasektomi."terang pak Budi lemas. "Aku tau bagaimana Rinjani, tapi aku juga hapal bagaimana sifat Damar. Aku tak bisa menyalahkan Damar. Ia memang vasektomi, dan sekarang Rinjani hamil. Wajar jika Damar sampai semarah itu."

"Jadi karena itu papa tak mencegahnya pergi?"

"Apa yang kamu harapkan O?" Pak Budi beranjak dari duduknya."Aku juga sangat kecewa pada Damar. Dia sudah membohongi kami, yang terus mengharapkan cucu."

Pak Budi menghirup udara dan mengganti oksigen di paru-parunya.

"Selama ini aku tak pernah berfikir bagaimana hubungan percintaanmu. Siapa wanita yang kau kencani."

Pak Budi berdiri didepan laptop nya,ia mengotak-atik dan membuka beberapa file disana. Lalu menekan sebuah Vidio.

"Apa kau punya hubungan dengan kehamilan Rinjani?" Tanyanya sembari menggeser dan menunjukkan Vidio di laptopnya.

Vidio CCTV yang terpasang di lorong depan kamar Zeo dan Damar. Zeo tertawa getir,

"Aku memang tertarik padanya, namun sayang nya dia lebih suka menendang bokongku dari pada bercinta dengan ku." Terang Zeo menatap layar laptop yang menunjukkan saat Dia mencium paksa Rinjani dan wanita itu menendang bagian pusatnya hingga ia tak bisa bergerak.

"Sayangnya, dia lebih memilih setia pada Damar dan menolakku. Cobalah papa sekali-kali lihat isi kamarnya. Lihat apa yang ada di dalam lemari bajunya. Lihat seberapa banyak luka yang sudah Damar torehkan... Dan ingat kembali bagaimana ia sangat bahagia mengetahui ia hamil. Pantaskan dia mendapatkan perlakuan seperti ini? Jika sudah tau jawabannya, hubungi aku." Zeo melangkah pergi meninggalkan ruangan pak Budi.

Sementara pak Budi memijit pelipisnya yang mendadak serasa pusing. Ia menyesal karena sudah menikahkan Rinjani pada Damar. Hingga keadaan menjadi serumit ini.

"Andai saja kamu datang lebih cepat Zeo, akan aku nikahkan kamu dengan Rinjani." sesal pak Budi bergumam.

###

Rinjani menatap rumah besar yang sudah ia tinggali selama lima tahun itu. Matanya berkaca-kaca mengingat semua kenangan selama ia tinggal disana. Dan dengan berat hati ia harus melangkah keluar dari sana dengan kesan yang tak begitu baik. Rinjani menggeret kopernya menuju mobil yang ia parkir dihalaman rumah besar itu.

"Kau mau kemana?" Zeo menahan tangan Rinjani, wanita yang sedang hamil muda itu menoleh. Ia tersenyum kecut.

'apa yang ku harapkan? Papa dan mama akan mencegahku? Siapa aku? Hanya orang asing yang tiba-tiba masuk di keluarga ini, apa kamu mengharapkan papa dan mama ada disini sekarang? Kenapa justru pria ini?' pikir Rinjani.

"Kau mau kemana? Apa kau lupa dengan pekerjaanmu?"

"Aku sudah mengundurkan diri."

"Apa? Kenapa kau mengundurkan diri tanpa memberi tahu ku? Aku ini bos mu. Seharusnya kau bicara dulu padaku."

"Kamu sedang sibuk di Rubian grup Ze."

"Itu bukan alasan." Potong Zeo dengan wajah kesal. "Kau akan kemana? Biar ku antar."

Rinjani tersenyum kecil, ia menarik tangannya dari genggaman Zeo.

"Aku baik-baik saja. Nggak akan nangis lagi. Aku hanya butuh ruang untuk menyendiri Zeo. Terima kasih sudah sangat mengkhawatirkan ku. Dan menjagaku selama ini." Tutur Rinjani dengan senyum yang tak sampai ke matanya."Ze, biarkan aku pergi sendiri. Aku akan menghubungimu jika sudah merasa lebih baik."

Zeo masih menatap wajah Rinjani dengan cemas dan Khawatir.

"Aku baik-baik saja. Sungguh. Biarkan aku pergi sendiri kali ini. Aku janji akan segera menghubungimu. Heemm?"

Karena melihat Rinjani yang begitu bersikeras, Zeo akhirnya menyerah. Ia tak akan membujuk lagi.

"Baiklah. Tepati janjimu."

Rinjani mengangguk lalu memasuki mobilnya setelah Zeo membantunya meletakkan koper di jog belakang. Ia melambaikan tangan nya. Sebelum mobilnya hilang dari pandangan Zeo. Pria bule itu masih berdiri disana, ia merogoh kantong celananya dan mengeluarkan hp nya.

"Jiechi!"

("Saya mengerti tuan.")

"Kemanapun kau pergi, aku tak akan membiarkanmu pergi sendiri Rinjani." Gumam Zeo menutup sambungan telponnya.

_______

Bersambung...

$$$$

My Readers kasih Othor ini dukungan dong, biar up terus setiap hari.

Like

Komen

Terima kasih.

Salam hangat.

☺️ ...

1
Juna Dong
luar biasa
JandaQueen
itu kantornya zeo baru kah? zeo jg kan mantan boss nya, ga ada yg kenal kah🤔
JandaQueen
oalaahhh.... bingung mbae... ☺
JandaQueen
anjrittt enggan darimananyaa.. bahkan tetap kamu kekepin tu si nadia😡
JandaQueen
hayuh kaliaan padahal situasinya udah manis tadi...ambyar dehh.😆
JandaQueen
oowh zeo se sweet ituu... ☺
Dany Wahjudy
ALU CERITA JADI KESAN MURAHAN.....HAYALAN SEX LIAR AUTHOR
kak miez
lanjut thor..
kak miez
bodo baget..anak kan bawak rezeki..
Ani Mak NitaAdelia
bikin wasallam saja,,biar si damar SM si Ratna belangsak nya B2 saja😀
Ani Mak NitaAdelia
tadinya saya pikir si Nathan anak zeo😆😆😆😆maaf Yach 🙏udah berburuk sangka
Ani Mak NitaAdelia
kalau beneran kamu hanya memanfaatkan zeo, berati kamu wanita Ter goblok Rinjani 😔
Ani Mak NitaAdelia
meski dulu rasa cinta itu ada dengan sikap dan tutur kata mu ,serta seiring berjalannya waktu yang di lewati dengan luka,,,cinta itu sudah menjadi abu yang tertiup angin kencang ambyar🫠🫠
Ani Mak NitaAdelia
najis
Ani Mak NitaAdelia
padahal tinggalkan aja langsung dak udah kasih sempatan orang macam dia mah tar ngelunjak🥴
Ani Mak NitaAdelia
bunuh diri aja,,sekarang bilang anak ku,,woi sadar kagak pria laknut bilang anak ku😡lama lama gw pites juga leher loe dedek gw
Ani Mak NitaAdelia
terima donk,, daripada balik ke sidamar laknat 😡
Ani Mak NitaAdelia
kalau sampai Rinjani Nerima Danar,,, langsung sunting😡
Ani Mak NitaAdelia
aahhhhh,,,kalau Nathan anak zeo,,gimna nasib Rinjani yang sebenarnya sudah mulai mencintai xeo author 🥹🥹
Ani Mak NitaAdelia
dasar damar,,cinta boleh bego jangan😡kalau waktu Rinjani kamu langsung talak,,pas Nadia kamu berpikir positif 😤🫣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!