NovelToon NovelToon
Galang With Lestari

Galang With Lestari

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Romansa Fantasi / Idola sekolah
Popularitas:435
Nilai: 5
Nama Author: yourclvl

Lestari, adalah murid jurusan sastra tingkat pertama yang pendiam dan tertutup, ia menjalani hari-harinya tanpa pernah berniat menjadi pusat perhatian. Bersama dua sahabatnya, Indah dan Puspa, ia lebih nyaman menghabiskan waktu dengan aktifitas sama yang berulang dan terkesan monoton. walau demikian di jurusan sastra, lestari terkenal sebagai murid yang selalu ikut lomba sastra.

Berbeda dengannya, Galang merupakan murid IPS tingkat pertama yang ceria, aktif, dan terkenal hampir seluruh murid di SMA BlueSky. Galang juga aktif ikut lomba seputar jurusan, menggambar dan matematika

Pertemuan pertama bagi galang adalah ketika ia menyaksikan lestari diatas panggung, di pesta pengenalan murid baru.

walau awalnya lestari terkesan sulit didekati, namun perlahan hubungan mereka mulai menjadi dekat. Saat galang datang ke smp tempat dulu di bersekolah, atas permintaan gurunya dulu

galang malah kecelakaan dan hilang ingatan sementara. seperti apa hubungan cinta di antara mereka setelahnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon yourclvl, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Galang Udah Siuman

sepulang sekolah, aga dan top langsung bergegas ke parkiran untuk menuju rumah sakit. mereka sudah membawa baju ganti saat berangkat tadi pagi.

Saat akan masuk kedalam mobil, aga dan top di datangi lestari dan kedua temannya. Mereka meminta untuk ikut menjenguk galang.

Lalu mereka berlima pun menuju rumah sakit tempat galang di rawat.

sebelum masuk ruang rawat galang, mereka berlima berganti baju dulu di toilet umum di rumah sakit itu

"siang om dan tante, ini aga, top, lestari dan teman- temannya. Kami mau datang menjenguk.."

"hai aga dan top" sapa galang, yang ternyata sudah siuman

"tante, om, galang udah siuman dari kapan" tanya aga dijarak yang berjauhan

"tadi pagi sekitar jam 8 an pas om mah berangkat ke kantor, kemari lah kalian, kata dokter dan suster galang sudah bisa di dekati orang ramai kok" jawab retno, ayah galang

"em galang, gimana keadaan kamu?" tanya lestari pelan

"maaf kamu siapa ya? Mah dia siapa? Temen sma galang?" tanya galang kebingungan

"tante galangnya kenapa?" tanya aga khawatir

Setaunya galang tidak mungkin lupa pada lestari, apalagi pura- pura lupa untul menjahilinya. Galang bukan jenis orang yang seperti itu, pikir aga

"kata dokter karena benturan yang dialami pada kecelakaannya, galang dinyatakan mengidap amnesia sementara. Dimana dia tidak bisa mengingat kejadian yang baru dialami dalam beberapa bulan terakhir. Ingatannya berhenti saat dia akan lulus SMP" jelas ratna

"hai galang, kenalan lagi yuk? Aku lestari, teman baik kamu" ujar lestari sambil tersenyum ramah, dan ia pun mengulurkan tangannya untuk berjabat tangan dengan galang

"bales, galang" ujar ratna

Siapa gadis ini? bahkan mamah sepertinya kenal dengan dia. Setauku aku jarang mengenalkan teman pada mamah. apakah itu artinya, gadis ini benar- benar teman baikku?- celoteh galang dalam batinnya

"galang, kasihan itu tangannya nak lestari pegal" tegur ratna, karna galang tak kunjung menggapai uluran tangannya

Galang pun menyambut uluran tangan lestari

"hai lestari, salam kenal"

Galang terdiam cukup lama sambil tangannya masih menggenggam tangan lestari.

Aneh. Aku tidak ingat padanya, tapi entah mengapa tatapan dan perasaanku seperti saling menyapa. Seperti ada sesuatu dalam jiwaku yang mengakui bahwa kami memang sudah mengenal lama - ucap galang dalam hati

saat tersadar, galang pun melepaskan genggamannya pada tangan lestari.

"oh iya galang, mungkin kamu enggak inget. Tapi minggu lalu kamu ada lomba menggambar peta. Tadi pak surya guru di SMA kita memberi tahu bahwa kamu juara 1 dan lanjut ke tingkatan provinsi. Cuman tadi pagi kan aku taunya kamu masih belum siuman, jadi aku bilang jujur aja. Katanya nanti aku diminta mengabarinya kalau kamu sudah siuman atau sudah bisa kembali ke sekolah" ujar aga, menjelaskan terkait ucapan pak surya padanya saat di sekolah tadi

"nanti untuk piala dan sertifikatnya bisa kamu ambil setelah kamu masuk sekolah, itu amanah dari pak surya" sambung aga kemudian

"oke aku mengerti, terimakasih ya. Oh ya dua perempuan disana temanku juga?" tanya galang pada aga

"mereka puspa dan indah, mereka sebenarnya teman sekelasnya lestari. Tapi karena kamu dekat dan berteman dengannya, jadi mereka juga berteman denganmu" kali ini top yang menjawab pertanyaan galang

"hai galang" ujar puspa dan indah berbarengan.

Galang pun berjabat dengan mereka berdua, bergantian

"oh iya ada hal lain yang perlu aku tau enggak ya? Misal ada tugas lain, atau apa gitu.. Karena jujur aja aku tidak ingat apapun" tanya galang pada mereka semua

"kita akan ada penampilan duo menyanyi dan menari di akhir tahun, terus juga kalau enggak salah kamu ada lomba debat. Untuk lomba lainnya mungkin kamu bisa tanyakan lebih lanjut pada pak surya, beliau lebih tau lomba apa yang diberikan padamu" jawab lestari

"hah? Aku? Aku menyanyi? Kamu jangan bercanda lestari.. Aku mana bisa menyanyi" sangkal galang kemudian

Ia benar- benar tidak percaya dengan apa yang barusan ia dengar. Bagaimana mungkin ia menyanyi dan menari pula.

Lestari tidak langsung menjawab kebingungan galang. Namun, ia menunjukkan video rekaman saat mereka latihan sebelumnya. Disana galang melihat dirinya benar- benar menyanyi dan menari dengan baik.

Aku terkejut dengan fakta yang baru ku ketahui. Tapi dilihat dari video ini, aku benae- benar bekerja keras ya... Dan lagi aku terlihat sangat bahagia.. Aku kira setelah insiden di khianati oleh laras. aku tidak akan bisa tersenyum lagi seperti itu - ucap galang dalam hati, sambil ia memandang lestari sekilas

"sepertinya kita cukup dekat ya sebelumnya, lestari"

"hah? Kamu ingat sesuatu galang?" tanya lestari penasaran

"Tidak. Aku tidak ingat apapun tentang kamu. Tapi dari video latihan itu, aku bisa tau, bahwa saat itu aku benar- benar bahagia melakukannya. Walau hilang ingatan, tapi senyuman itu, aku tidak mungkin salah mengartikannya" ucap galang sambil memandang lestari intens

Lestari gelagapan dibuatnya. Ia gugup dan berdebar.

"ternyata kamu sangat mencintai nak lestari ya, anakku sayang" ucap ratna

"sepertinya begitu mah, bahkan dari video tadi, walau aku tidak mengingatnya saat ini. Aku bisa tau, seperti apa aku sebelum hilang ingatan.. Lestari bisa kah kamu membantuku mengingat dirimu dan kenangan kita kembali?" pinta galang sambil tersenyum hangat

"tidak mau" ujar lestari malu- malu

Dia malu? Pipinya yang memerah itu, terlihat sangat menggemaskan... - batin galang

"hahh kasihan banget ya aku ini.."

"kenapa lang?" tanya top, ia tau galang sedang mendramatisir keadaan.

Justru ia penasaran, galang akan melakukan apa, saat tidak ingat apapun seperti sekarang.

"aku tiba- tiba merasa dekat dengan perempuan bernama lestari ini, tapi ia bahkan tidak mau membantuku mengingat sesuatu.. Coba kamu bayangkan top, hidupku menyedihkan sekali ya... Hidup dengan tidak mengingat apapun, saat ingin meminta tolong, orang itu malah menolakku mentah- mentah" ujar galang, pura- pura terlihat menyedihkan, bahkan ia sampai memeluk aga dengan tatapan sedih

"ternyata kamu betulan galang ya, aku kira jika kamu hilang ingatan, kamu akan menjadi orang yang berbeda, dari yang kami kenal" ucap puspa jengah

"oh? Memangnya sebelumnya aku menunjukkan sifat ini pada kalian?" tanya galang pada ketiga perempuan itu, dan mereka serentak mengangguk bersama

Lalu galang menoleh kearah aga dan top, seakan menanyakan apakah benar begitu. top dan aga pun mengangguk, tanda hal itu adalah benar adanya.

Sebenernya selama ini apa saja yang sudah kamu lakukan sih... - frustasi galang dalam batinnya, sambil tersenyum getir

"oh iya tante, apakah sudah ada kepastian terkait kapan galang diizinkan pulang?" tanya lestari, kemudian

"eh lestari kok gitu sih nanya" ujar top memasang wajah pura- pura kaget

"hah? Emang kenapa top?" tanya galang penasaran

"mau galang buru- buru bisa pulang, biar bisa diajak pacaran dan diapelin kah? Aduh aduh" godanya

Galang dan Lestari spontan memelototinya.

aku tau kamu kurang ajar top. Tapi di rem sebentar dong omongannya?? - batin galang frustasi

"hehe tante top cuman bercanda.. lestari juga biasa aja liatin akunya hehe" ucap top kemudian

"bisa biasa aja enggak sih top" ujar galang sebal

"enggak apa- apa top, tante faham kok kamu mau menghibur galang. karena dia baru siuman tadi pagi, jadi untuk sementara belum diizinkan pulang. Tadi dokter yang memeriksa nya bilang bahwa akan diawasi dulu dalam beberapa hari ini. Kalau sudah benar- benar membaik tanpa efek samping apapun, dia baru diizinkan pulang" jelas tante ratna

"om minta tolong buat sampaikan perihal galang izin sakit ini ke sekolah ya top dan aga, nanti kalau dari sekolah perlu surat dokter bilang saja, biar om yang mintakan ke dokter yang merawatnya" ujar om retno menambahkan

"sip tenang aja om, oh iya tapi mobilnya tetap boleh kita bawa kan ya? Hehe" ujar top

"boleh pakai aja, itung- itung ada yang merawatnya selama galang sakit" jawab om retno

"iya pake aja top, aga, bantu aku jaga si benny yah" tambah galang kemudian

(benny\= nama kesayangan buat mobilnya galang)

tak terasa waktu sudah berjalan 40 menit semenjak top, aga, lestari, indah dan puspa datang. tiga perempuan itu pun izin ke pada galang dan kedua orang tuanya untuk pamit pulang.

"kalian enggak pulang dulu ganti baju?" tanya om retno selepas ketiga perempuan tadi pulang.

"sudah bawa nih om" ucap aga sambil menunjuk tas mereka

"emang udah niat nginep mereka pah" jawab galang

keduanya pun hanya nyengir kuda

"om sama tante pulang aja dulu, biar kami yang gantian jaga disini"

"ya sudah kebetulan om dan tante juga mau ada urusan setelah ini, titip galang ya. Oh ya kalian disini sampe kapan? Biar nanti om kirim orang buat berjaga kalau kalian sudah mau pulang"

"enggak perlu om, kita disini sampe besok berangkat sekolah kok" jawab aga kemudian

"oke kalau gitu kirimin no rekening kamu ke kontak om ya, nanti buat makan kalian biar om transfer. Anggap aja uang jajan karena kalian sudah mau bantu jaga galang, selama om dan tante di luar" ucap om retno

"hehe makasih loh om" bukan aga yang menjawab, melainkan top

"haha kalian ini, ya sudah tante dan om pergi dulu ya. Baik- baik kalian disini. Di depan ruangan ada bodyguard yang berjaga, kalau ada apa- apa kalian tinggal bilang aja ke mereka" ucap tante ratna

"siap tante" jawab aga dan top berbarengan

CLING! (bunyi tf masuk)

"coba aga di cek sudah masuk belum" ucap om retno

Begitu melihat notifikasi, mata aga langsung membulat sempurna. Tertera ada tf an masuk sebanyak 20jt.

"om.. Ini..."

"kalau enggak cukup bilang aja nanti om tambah"

"bukan gitu om, ini uang jajan apa yang 20jt"

"hah??!! 20jt?? Salah itung enggak itu" kaget top

"beneran kok, tuh nol nya ada tujuh"

"mana coba sini lihat"

Setelah melihat dengan mata kepalanya sendiri. Top mematung. Ternyata benar 20jt

"haha enggak apa- apa kalau kurang bilang aja yah"

"lebih om ini enggak kurang kok" jawab top sambil dirinya masih lemas melihat jumlah uang yang di kirim papanya galang pada aga

"mama sama papa pulang dulu ya nak, kamu hati- hati disini. Kalau ada apa- apa langsung kabari kami" ucap ratna pada galang

"iya mama sama papa juga hati- hati"

Lalu ratna dan retno pun memeluk galang dan mengusap kepalanya sebelum meninggalkannya

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!