NovelToon NovelToon
Kau Rebut Kekasihku, Ku Nikahi Ayahmu

Kau Rebut Kekasihku, Ku Nikahi Ayahmu

Status: tamat
Genre:Anak Genius / Pengantin Pengganti / Ibu Tiri / Tamat
Popularitas:4M
Nilai: 5
Nama Author: kenz....567

"Nikahi aku Om!"

Di hari yang seharusnya menjadi gerbang kebebasannya, Auryn Athaya Wiguna justru ditinggalkan di pelaminan. Calon suaminya kabur bersama seorang gadis remaja, meninggalkan noda malu yang tak terhapuskan bagi keluarga Wiguna. Namun, saat dunia seolah runtuh, Auryn melihat sebuah peluang di tengah kerumunan tamu, Keandra Mahessa, ayah dari gadis yang menghancurkan pernikahannya.

"Putrimu membawa kabur calon suamiku. Jadi, Om harus bertanggung jawab!"

Tanpa bantahan, pria matang berusia 38 tahun itu mengiyakan. Dengan mahar seadanya dan tatapan yang sulit dibaca, Keandra menarik Auryn ke dalam ikatan suci yang tak terduga. Bagi Auryn, pernikahan ini adalah senjata. Jika Leandra Mahessa merebut kekasihnya, maka ia akan merebut posisi tertinggi di hidup Lea, menjadi ibu tirinya.

"Kamu merebut kekasihku, maka akan kubuat hidupmu seperti neraka, Lea." Namun, Auryn tak menyadari bahwa menikahi Keandra berarti masuk ke dalam sangkar emas milik pria yang jauh lebih berbahaya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon kenz....567, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hampir

Tubuh Auryn seketika meremang. Tiupan udara hangat itu membuat jiwanya merasa aneh, seolah ada aliran listrik yang merambat di sarafnya. Tubuhnya mendadak diam membeku. Terpaan hangat napas Keandra membuat seluruh pertahanan Auryn seolah runtuh. Ia pun perlahan menoleh, tepat saat Keandra mengangkat wajahnya hingga jarak wajah mereka menjadi sangat dekat. Suasana yang sunyi dan remang itu seolah mendukung segalanya, membuat keduanya seolah menuntut sesuatu yang lebih. Auryn memberanikan diri mendekatkan wajahnya, dan Keandra pun hanya diam terpaku kala gadis itu mulai menyerang bibirnya dengan penuh perasaan.

Namun, tiba-tiba akal sehat Keandra kembali. Ia mendorong bahu Auryn dengan lembut namun tegas, lalu beranjak berdiri dengan cepat. Auryn menatapnya dengan tatapan bingung dan sedikit kecewa.

"Kenapa?" tanya Auryn lirih.

"Tidurlah dulu," ucap Keandra dengan suara parau. Ia buru-buru melangkah masuk ke dalam kamar mandi untuk mendinginkan kepalanya, meninggalkan Auryn yang kebingungan melihat tingkah laku pria itu.

"Kenapa dia," gumam Auryn heran. Namun, mengingat kejadian tadi, ia menyentuh bibirnya sendiri dan tersenyum simpul. "Selangkah maju, setelah ini ... kamu akan benar-benar jatuh," gumam Auryn dengan senyuman penuh kepuasan yang tersembunyi.

.

.

.

.

Keesokan paginya, suasana rumah masih terasa canggung. Namun, seperti yang telah Keandra dan Auryn sepakati sebelumnya, keduanya akan berangkat ke kampus bersama hari ini. Auryn sudah siap dengan penampilannya, menjinjing tasnya dengan anggun. Sebelum berangkat, ia menghampiri Jeandra yang tengah berada di gendongan Anjani. Anak kecil itu tampak anteng melahap potongan buah yang diberikan Auryn.

"Andra ingat pesan Mommy?" tanya Auryn lembut.

"Heum, makan naci kalau mau tidul cama Mommy," ucap Jeandra, membuat Auryn tersenyum puas.

"Pintar!" ucap Auryn sembari mengusap kepala Jeandra, lalu melangkah menuju mobil yang sudah terparkir di halaman.

Ia berniat membuka pintu mobil depan, tapi tiba-tiba sebuah dorongan kasar mengenai bahunya. Lea datang dan menyenggolnya dengan sengaja. Auryn terbelalak lebar, menatap Lea yang kini memandangnya dengan mata penuh emosi dan kemarahan yang belum padam.

"Naik di belakang! Di depan itu adalah tempat Mommy-ku! Dia memang sudah tidak ada, tapi tempat ini adalah milik dia secara abadi! Kamu hanyalah wanita baru, tidak usah sok menganggap dirimu sebagai ratu di rumah ini!" ucap Lea dengan nada yang sangat tajam dan menghunus.

Keandra yang sebenarnya telah naik ke dalam mobil pun akhirnya keluar kembali. Ia menghampiri kedua wanita berbeda usia itu dengan wajah yang terlihat sangat lelah. "Lea, Daddy sudah terlambat, jangan cari keributan lagi pagi-pagi begini," tegur Keandra yang justru membuat Lea memandangnya dengan tatapan tak percaya yang menyakitkan.

"Daddy selalu mengantar Mommy ke rumah sakit memakai mobil ini! Mobil ini adalah kendaraan terakhir yang Mommy gunakan sebelum meninggal! Sebelum dia meninggal demi melahirkan Jeandra! Apa Daddy sudah melupakan semua itu?!" teriak Lea begitu emosional, suaranya sampai bergema di halaman rumah.

Keandra terdiam seribu bahasa. Ia tidak akan mungkin bisa melupakan bagaimana panik dan mencekamnya hari itu, hari di mana ia kehilangan belahan jiwanya.

"Dengan seenaknya wanita ini mau menduduki kursi Mommy? Ini bukan hanya soal mobil, Dad! Kamar sudah dia kuasai, mobil juga mau dia kuasai, lalu ... apalagi yang mau dia kuasai dari hidup kita? Wanita ini jauh lebih licik daripada ular berbisa!" ucap Lea menatap tajam ke arah Auryn yang justru terlihat sangat santai menanggapi serangan itu.

"Ular? Aah ... ternyata anak ini sudah menganggapku ular yang sangat berbahaya, bukankah itu terdengar sangat keren?" batin Auryn dalam hati, merasa puas melihat Lea merasa tidak tenang sepanjang hari.

Keandra menghela napas kasar, menyadari bahwa perdebatan ini tidak akan pernah berakhir di depan mobil itu. Ia pun berjalan menuju garasi rumah. Tak lama kemudian, pria itu keluar dengan mengendarai motor besar kesayangannya dan berhenti tepat di sisi Auryn.

"Naik," titah Keandra singkat sembari menyodorkan helm pada istrinya.

"Eh?" Auryn terlihat kaget dan terperangah karena Keandra ternyata lebih memilih menggunakan motor sport miliknya daripada harus berdebat soal kursi mobil.

"Dad!" pekik Lea dengan tatapan tak percaya, merasa rencananya untuk mempermalukan Auryn justru berbalik arah. "Terus, aku berangkat dengan siapa?!" teriak Lea dengan suara melengking saat melihat ayahnya bersiap memacu motor.

"Dia," tunjuk Keandra singkat dengan dagunya ke arah sebuah mobil yang baru saja tiba dan berhenti di depan pagar rumah mereka.

Auryn menatap pintu mobil yang perlahan terbuka. Ia melihat sepasang sepatu sneakers turun menyentuh aspal, dan tak lama kemudian terlihatlah wajah seorang pria yang sangat ia kenali. Wajah itu membuat waktu di sekitar Auryn seolah berhenti berputar seketika, membawa kembali memori-memori pahit yang seharusnya sudah ia kubur dalam-dalam.

"Digta ...," gumam Auryn dengan suara yang nyaris hilang ditelan angin, menatap nanar ke arah mantan calon suaminya yang kini berdiri di sana untuk menjemput Lea. Ya Lea, bukan dirinya.

___________________

Xavier libur kemarin, biasa matahari bulanan datang bikin hilang mood🫠

Makasih kawan sudah setia menunggu😍

1
+62
🌚🌚🌚🌚🌚🌚🌚🌚🌚🌚🌚
Shankara Senja
yah..mana auryn yg dulu..yg petantang petenteng ..baru mau dikembalikan ke ortu udah mengkeret....
anonim: mampir kk hehe ke chat story aku dong jadi pembacaku juga /Frown/
total 1 replies
Marina Tarigan
lanjut
Marina Tarigan
balasan pdmu Lea karena marahmu sm om mu dan ayrun kakimu nganga sm Digta hamil deh gadis dibawah umur tp bisa buat anak mknya jgm kegatelam dpt kado deh luar biasa
Nhaty
keandra kualat, seenaknya menghancurkan hidup orang yg tdk tau salah apa ,mlh berbalik ke anaknya sendiri , hukum tabur tuai
Marina Tarigan
hanis gelap yerbitlah terang dan sukavita
Nhaty
mendidik anak dgn tegas boleh saja asal jgn pernah membandingkan anak satu dgn anak yg lainnya, karena kemampuan setiap anak itu berbeda-beda
Marina Tarigan
lanjut yulisannya yg terbaik
Marina Tarigan
semua keluarga yg terlibat sdg sakit malaria perlu pol kina mengobati suhi tunihnya
Marina Tarigan
lamjut ceritanya bagus tdk perlu dicontoh
Marina Tarigan
lanjut tjour
tudehun
/Ok/
Warnilah Ummu faliha
b
Nani Te'ne
suka
Marina Tarigan
berarti bukan anak kandung tapi anak saudara kenspa kea begitu kasar pd sìryn odhal anak luar nya
anonim: mampir kk hehe ke chat story aku dong jadi pembacaku setiaku juga , aku udah gak ada pembaca lagi /Frown/
total 1 replies
Marina Tarigan
semoga Kaendra meninggal supaya semua manudoa disekitst zKaenrfra merasa puas terutama zAurym
Marina Tarigan
lemparkan saja auryn itu kelaut sama dia sdh menginjal harha dirimu ksenfra
Marina Tarigan
sean kamu mahasidwa kedotersm sblm kamu ketemu dgn zauurin mereka sdh memikah juga kamu nehur suyrin di kampir ayurin sfh idtri orang kamu itu cari penyakit
Marina Tarigan
thoir walaipun ono verita biltif nuat lah pernikahan Airyn fan Kaendra petnokahan manudia bukan pernikahan hewan gimamapun awslmua sbgai manusia beradap jgnlah pernikahan itu jd leluvon dam Aufum yh keras kepala melawan pemnamgkang tolomglah earaskan sediliy larsktetmua dm lek kelustganya tfk pimya adsp fia uh memaksa kaendra swal
Anre1201
Bagus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!