Aluna Queen Aurora Geng inti Warrior sekaligus Pacar Galaksi selain manja Aluna itu sangat berbeda dengan wanita yang lainnya
Banyak masalah yang harus mereka lalui mulai dari teror kepada Aluna dan hancurnya hubungan mereka Namun mereka harus menerima kenyataannya itu
Apakah Galaksi dan Aluna sanggup melewati semua Permasalah itu semuanya ?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tania22, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 27 Cemburu
Sebenarnya ia sangat malas bertemu guru yang satu ini. Pasti Bu Gina akan sering mengadu kepada orang tuannya tentang sikapnya di membuka Pintu di depannya. Tangannya memegang seratus lembar surat Permohonan maaf yang guru itu Perintahkan. melepas kacamata yang bertengger di hidungnya. ia menatap Alun, kemudian beralih menatap kertas-kertas yang gadis itu ba
" iya saya sendiri, " balas Aluna ogah-ogahan surat Permohonan maaf itu dari tangan Aluna. ia membandingkannya satu sama lain dan memeriksanya apakah sudah benar atau belu
" iya, " balas Aluna singkat
" Kamu boleh Pergi, "
" Saya Permisi. "
Dengan langkah lunglai,
memandang sekitar. Keningnya mengerut saat melihat dua orang begitu ia kenali tengah berlangsung jaraknya dengan mereka lumayan dekat, membuat tahu siapa berpelukan. itu Mona. Gadis yang selalu bersamai ketika berada di sekolahn terkepal, ini yang dirinya takutkan. tidak boleh dimiliki seseorang selain dirinya sendiri. Dengan langkah cepatnya berjalan menghampiri Galaksi danyang masih berpelukan Padam menahan amarah.
langsung menarik Pundak Mona hingga Pelukan keduanya terlepas. sama-sama kaget dengan kehadirana yang secara tiba-tiba
membulatkan matanya tak percaya. Akibat Pukulan d ke atas lantai sambil tangannya memegangi Pipinya.
i. ia merasa kalau Aluna sudah sangat keterlaluan. Cowok itu berjongkok untuk melihat luka memar di Pipi Mona. Lumayan Parah dan Pastinya akan membirenata tidak Percaya. Karena tidak ingin membuat keributan lagi, segera Pergi dari sana dengan Perasaan campur aduk. ia Benar-benar merasa kesal kepada cowok itu tawar Galaksi dengan raut wajah Panik. ia benar-benar bingung harus berbuat apmenggelengkan kepalanya, "
" Nggak apa-apa gimana ? Pipi lo memar Mon, " bantah Galameringis Pelan, " Lo Kejar Aluna sekarang. Gue nggak mau dia salah Paham" jangan Peduliin gue. Cepat kejar Aluna sekarang Gue nggak mau hubungan kalian rusak cuma karena salah Paham Galaksi. " m
Galaksi mengangguk. Cowok itu berdiri dan berlari mengejar Aluna yang jaraknya sudah lumayan " Panggil Galaksi kencang ia yakin kalau beberapa kelas dilewatinya Pasti mendengar teriakannya. Namun Galaksi tidak Peduli dengan i Aluna jutsru semakin mempercepat langkahnya. tidak Peduli dengan Galaksi yang terus memanggilnya namanya. Lima langkah lagi, ia akan sampai di kelasnya
Aluna sudah terlanjur memasuki kelas. Cowok itu berdecak sebal dan mengacak rambutnya kasar. Dengan Penuh kekecewaan, si Pergi dari sana Mungkin ia akan membicarakan masalah ini nanti.
Nggak apa-apa gimana ? Pipi lo memar Mon, " bantah Galameringis Pelan, " Lo Kejar Aluna sekarang. Gue nggak mau dia salah Paham" jangan Peduliin gue. Cepat kejar Aluna sekarang Gue nggak mau hubungan kalian rusak cuma karena salah Paham Galaksi. " m
Galaksi mengangguk. Cowok itu berdiri dan berlari mengejar Aluna yang jaraknya sudah lumayan " Panggil Galaksimempercepat langkahnya. tidak Peduli dengan Galaksi yang terus memanggilnya namanya. Lima langkah lagi, ia akan sampai di kelasnya
Aluna sudah terlanjur memasuki kelas. Cowok itu berdecak sebal dan mengacak rambutnya kasar. Dengan Penuh kekecewaan, si Pergi dari sana Mungkin ia akan membicarakan masalah ini nanti.
Nggak apa-apa gimana ? Pipi lo memar Mon, " bantah Galameringis Pelan, " Lo Kejar Aluna sekarang. Gue nggak mau dia salah Paham" jangan Peduliin gue. Cepat kejar Aluna sekarang Gue nggak mau hubungan kalian rusak cuma karena salah Paham Galaksi. " m
Galaksi mengangguk. Cowok itu berdiri dan berlari mengejar Aluna yang jaraknya sudah lumayan " Panggil Galaksi kencang ia yakin kalau beberapa kelas dilewatinya Pasti mendengar teriakannya. Namun Galaksi tidak Peduli dengan i Aluna jutsru semakin mempercepat langkahnya. tidak Peduli dengan Galaksi yang terus memanggilnya namanya. Lima langkah lagi, ia akan sampai di kelasnya
Aluna sudah terlanjur memasuki kelas. Cowok itu berdecak sebal dan mengacak rambutnya kasar. Dengan Penuh kekecewaan, si Pergi dari sana Mungkin ia akan membicarakan masalah ini nanti.
m
m
bagus
semangat
menulis nama orang aja salah melulu 🤭🤭
lanjut author 💪💪💪💪💪🤭
cari jalan untuk kebahagiaan kamu kedepan