NovelToon NovelToon
You Are My Sunshine

You Are My Sunshine

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Cinta Terlarang
Popularitas:123.3k
Nilai: 5
Nama Author: 1PM

Menjadi seorang anak yatim piatu yang ditinggalkan kedua orang tuanya karena kecelakaan, kini Ayuna Kinanti Pradipta diasuh dan dibesarkan oleh om nya, Davian Robert adik dari Ibu Ayuna.

Biasa tinggal bersama Davian, membuat perasaan Ayuna perlahan berubah, jantung Ayuna bahkan berdebar kencang saat berada di dekat Davian.

Tak bisa lagi menahan perasaannya, Ayuna pun akhirnya mengungkapkannya kepada Davian.

Lantas bagaimana tanggapan Davian saat keponakannya sendiri mengungkapkan cinta padanya?

Akankah Davian menolak perasaan Ayuna atau justru menerimanya?

Ikuti ceritanya yuk di novel berjudul You Are My Sunshine, hanya di Noveltoon!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon 1PM, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 25

Ayuna begitu terkejut saat arah pandangnya tertuju pada seorang pria tampan yang membuat hati dan pikirannya kacau ada di depan ruang kelasnya sudah seperti aktor yang dikerubungi para fansnya.

"Hai!" Davian melambaikan tangan pada Ayuna dengan senyumannya yang manis dan hal itu membuat para siswi menatap Davian penuh minat.

Ayuna kesal melihat itu. Dia melepaskan tangan Winda dan berjalan menerobos kerumunan, kemudian menarik Davian dan pergi dari sana.

"Apa yang sedang om lakukan? Om mau tebar pesona disini ha?" Teriak Ayuna menghempaskan begitu saja tangan Davian yang dari tadi di pegangnya, lalu melampiaskan kekesalannya kepada pria itu setelah mereka kini sudah ada di tempat yang sepi.

Dan melihat pria itu yang hanya tersenyum saja, membuat Ayuna semakin kesal.

"Om!"

"Iya, iya maaf, Om tidak bermaksud untuk tebar pesona Yuna sayang, itu semua juga bukan salah Om, mereka semua seperti itu karena melihat wajah om yang sangat tampan, om juga tidak berbuat apa-apa," jawab Davian dengan tingkat kepercayaan dirinya yang tinggi, tapi hal itu berlaku jika dia bersama dengan Ayuna.

Ayuna hanya memutar bola matanya malas, mendengar jawaban pria itu. Iya memang Daviannya memang sangat tampan, Ayuna juga mengakui itu, jika tidak mana mungkin Ayuna akan jatuh cinta padanya, tapi Yuna tidak rela jika berbagi ketampanan om nya itu kepada gadis lain, Davian hanya miliknya dan Ayuna akan berusaha untuk mendapatkan hati pria itu. Walaupun Ayuna tahu jelas bahwa apa yang dilakukannya salah, tapi tidak salahkan jika dia akan memperjuangkan cintanya. Ya mulai sekarang Yuna bertekad lebih keras lagi untuk mendapatkan Davian.

"Kenapa Om kesini?" Tanya Ayuna setelah terdiam cukup lama.

"Om ingin mengajakmu makan, kamu belum makan kan?"

"Om tapi ini belum waktunya pulang."

"Om sudah izin sama gurumu, ayo!" Davian kemudian merangkul Ayuna dan pergi dari sana menuju mobilnya. 

Kali ini tidak ada lagi yang menatap mereka karena jam istirahat sudah habis.

Ayuna tersenyum sepanjang jalan mendengar itu, akhirnya kini dia bisa berduaan lagi dengan om nya. 

"Tapi tas Yuna?" Kata Ayuna menghentikan langkahnya ketika mengingat itu.

"Aku sudah meminta Reza untuk mengambilnya."

Dan Ayuna yang tadi di terbangkan ke langit, kini terasa dihempaskan ke dasar jurang. Bagaimana tidak, Davian mengajak Ayuna makan bersama, yang dikira Yuna akan menghabiskan waktu berduaan dengan Davian, kini harus kecewa saat Davian menyebut nama Reza.

"Ayo kenapa masih diam saja?" Kata Davian yang melihat Yuna justru melamun.

"Ah iya," jawab Yuna yang kini tidak bersemangat lagi.

Davian tersenyum menatap Yuna dan keduanya kini kembali melanjutkan langkahnya.

Tak lama, kini mereka sudah sampai di depan gerbang tempat Davian memarkirkan mobilnya.

Davian memutari mobil, dan masuk ke dalam mobil. Davian membuka kaca saat melihat Ayuna tidak segera masuk.

"Ayo masuk! Kamu menunggu siapa?"

"Hah?" Ayuna menatap Davian yang sudah tiba-tiba saja sudah berada di dalam mobil, dan Ayuna tidak melihat kapan pria itu masuk.

"Yuna!"

"Ah iya," jawab Yuna yang langsung membuka pintu mobil dan masuk, duduk di samping Davian.

"Kenapa?" Tanya Davian saat melihat Yuna mengedarkan pandangannya, seperti mencari sesuatu.

"Mana Om Reza?" Tanya Ayuna karena tidak melihat asisten om nya itu.

"Reza?" 

Ditanya seperti itu oleh Yuna, Davian malah mengerutkan dahi tidak mengerti.

"Iya, Om Reza."

"Reza dia sedang di luar ketemu klien, kenapa kamu menanyakannya?" Kata Davian tidak suka, dia kemudian melajukan mobilnya menahan kesal di hatinya.

"Om hentikan! Om Reza belum masuk ke mobil, apa om akan meninggalkannya?" 

"Berhenti membahas orang yang tidak ada di sini Yuna."

"Tapi tadi Om bilang jika Om Reza yang akan mengambilkan tas ku."

Davian menoleh kemudian tersenyum, "Oh itu, Reza sedang bertemu klien di luar dan nanti pulangnya akan melewati sekolahmu, jadi aku menyuruhnya mampir untuk mengambil tas mu," jawab Davian kemudian.

"Apa jadi Om Reza tidak disini? Om tahu seperti itu, tadi Ayuna akan masuk ke kelas dulu untuk mengambil tas, kalau begini kan kasihan Om Reza," Ayuna benar-benar tidak mengerti apa yang Davian pikirkan saat ini, jelas-jelas mereka yang ada di sekolah, tapi justru malah menyuruh orang lain ke sekolah.

"Biarkan saja, lagian Reza digaji untuk melakukan apa yang aku perintahkan," kata Davian cuek.

Dan Ayuna menghela panjang nafasnya, jika Davian sudah mengatakan kalimat itu. Tapi tiba-tiba senyum Ayuna terukir saat mengingat jika saat ini berarti mereka hanya berdua.

"Kenapa senyum-senyum sendiri seperti itu?"

"Hah? Oh tidak apa-apa, oh ya Om kita mau makan dimana?" Yuna mencoba mengalihkan pembicaraan agar Davian tidak bertanya-tanya lagi.

"Hmm bagaimana kalau ke restoran favorit kita?"

"Ya, aku setuju," kata Yuna tersenyum, dan kini Davian fokus mengemudi agar segera sampai ke tempat tujuan mereka.

*

*

"Reza!"

Reza menoleh saat mendengar seseorang memanggilnya. Pria itu kemudian tersenyum saat tahu siapa orang yang memanggilnya. 

"Hai apa kabar?" Tanya Reza terakhir mereka bertemu seminggu yang lalu saat di bar, tapi pertemuan mereka justru membahas tentang Davian.

"Aku baik, oh ya makasih ya infonya, semalam aku benar-benar ketemu Davian lagi, setelah terakhir aku bertemu dengannya di rumah sakit," ujar wanita itu.

"Kau di rumah sakit Jess? Sedang apa?" 

"Hmm menemani bos ku."

Reza mengangguk mengerti, mereka kemudian berjalan berdampingan menuju mobil mereka.

"Oh ya bukannya ini masih jam kerja kenapa kamu ada disini? Kamu tidak takut bosmu akan memarahimu?" Tanya Jessica, ya wanita yang memanggil Reza tak lain adalah Jessica.

"Haha, ini aku juga sedang melakukan pekerjaan, tadi habis bertemu klien."

"Oh, bersama Davian? Tadi pagi aku buru-buru makanya aku tidak sempat berpamitan dengannya sebelum pergi," jawab Jessica menyesal.

"Tidak, Davian sedang ada urusan, oh ya kamu bilang tadi pagi, apa maksudmu?"

"Oh itu, semalam aku menginap di rumah Davian, dan paginya aku buru-buru pergi sebelum berpamitan dengannya. Hmm oh ya Re, apa kau tahu siapa gadis yang tinggal disana?"

"Gadis? Oh itu pasti yang kamu maksud adalah Ayuna keponakannya," jawab Reza.

"Keponakan? Tapi sangat berbeda, tidak ada mirip-miripnya," gumam Jessica.

"Kenapa Jess kamu mengatakan sesuatu?"

"Hmm tidak, Oh ya Re bagaimana kalau kita makan siang bersama, jarang juga kan kita bertemu," ucap Jessica.

Reza tampak memikirkan tawaran Jessica, dan akhirnya pria itu pun mengangguk setuju.

"Baiklah, tapi sepertinya aku harus pergi ke sekolah Ayuna dulu.

"Tidak masalah," jawab Jessica kemudian keduanya berjalan menuju ke mobil mereka masing.

Mereka berhenti sebentar di sekolah Yuna, untungnya kata Davian, teman Yuna sudah menunggu Reza di luar, hingga pria itu tidak perlu repot-repot masuk terlebih dulu. Setelah berterima kasih, Reza pun kembali  masuk ke mobil dan memberi isyarat pada Jessica yang mobilnya ada di belakangnya untuk segera mengikuti dirinya saat ini.

***

"Kamu mau tambah lagi?" Tanya Davian yang melihat Ayuna begitu lahap memakan pesannya.

"Boleh?"

"Tentu saja," jawab Davian yang kemudian memanggil seorang pelayan.

Dan Ayuna begitu senang mendengarnya.

"Yuna maafkan Om," kata Davian yang langsung menghentikan Ayuna yang sedang mengunyah makanannya.

"Maksud Om?"

"Maaf karena waktu itu sudah menciummu, Om tidak ada maksud apapun, karena selain untuk mengajak kamu makan, Om juga bermaksud untuk meminta maaf soal itu, Om harap kamu memaafkan Om dan melupakan semua yang saat itu Om lakukan," ucap Davian panjang lebar yang tanpa sadar begitu melukai perasaan Ayuna.

1
visi Sembiring
kelamaan revan hrs buat liza hancur dan jg davian hrs membls ke keluarga liza mrk hrs di buat hancur gr2 perbuatan anaknya
Teddy Aktadi
Luar biasa
Amira Kanaya Putri
Kecewa
Otlarr
numpang promote ya min
Apakah cinta baru akan mampu bertahan saat cinta pertama memiliki kenangan dan ruang tersendiri? Cari jawabannya di MY OWN KOREAN DRAMA
Chris McKenzie akan membawa kalian mengarungi indahnya cinta pertama dan bagaimana akhirnya dia dipertemukan dengan cinta baru. Siapa yang akhirnya dapat memenangkan aktris Korea Selatan Christina MacKenzie? Mantan bosnya atau member boyband GuBoy? Well.... kalian harus mengikuti kisahnya agar mengerti.
Saya selalu suka cerita yang kayak gini. manis, romantis dan ringan ♥️
ᵉˡ̳༆yuli@_sm 💜💜💜💜
jgn sampai salah paham lagi.....
𝓜𝓲𝓼𝓼 𝓙 ❥➻📴🌼
waduh kasian bara dong patah hati 🤧
Siti Nurhayani
benar² nackal kmu ayuna😂
Rierudi Laras
Next bab thor
яσяσ мєη∂υт
ayuna pergi aja yg jauh udh tau sakit hati tp msh betah distu aja 🙄sakitmu itu tak berdarah 🚶🏻‍♀️
яσяσ мєη∂υт
wah itu pasti aunty ana 🤔omegod kepergok aunty ana yuna lg menggoda om davian 🙈
Widya Handayani
mana dong kelanjutannya thor...
Widya Handayani
ceritanya sangat menarik... lanjut thor..
Indra Nur Laraswati
Di tunggu upnya lagi thorr💪💪💪
Indra Nur Laraswati
aq mampir thor
baru nyimak💪💪💪
𝓜𝓲𝓼𝓼 𝓙 ❥➻📴🌼
duh ayuna kamu bandel bgt sih 🙈🙈
Nurmaya
paling juga si om
Kenzi Kenzi
nah lhoh....siapa kira2.....oom davian tuh...... mosok guru bp,ga mungkin kan
Kenzi Kenzi
apa yg kamu rasakan bang...heheheb😉😉😉😉ser ser.an sama ponakan....
Rierudi Laras
Baru baca thor dari bab 1 hingga sekarang rasanya omnya ayuna sudah jatuh hati sama keponakannya sendiri 😄😄😄😄 next bab thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!