NovelToon NovelToon
Meraih Cinta CEO Dingin

Meraih Cinta CEO Dingin

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Pengganti / CEO Amnesia
Popularitas:37.6k
Nilai: 5
Nama Author: Triple.1

Cinta seperti angin. Datang tiba-tiba tanpa permisi. Cinta bagaikan penyihir yang memiliki kekuatan dahsyat. Menarik dua hati yang berbeda menjadi satu.

Ellery Anka (Anka), seorang gadis remaja yang baru mengenal cinta. Beruntungnya, cinta yang ingin dia raih menyambut cintanya dengan ramah. Harvin Nolan (Harvin), seorang CEO yang terkenal dingin dengan siapa pun. Kehangatannya hanya untuk Anka.

Namun, kebahagiaan Anka tidak berlangsung lama. Tanpa disengaja, Anka mengetahui rahasia kekasihnya yang membuat perasaan Anka perih dan hancur.

Disaat Anka dirundung kesedihan, masa lalu Harvin hadir. Menyusup dan meretakkan kehidupan asmara mereka.


Mengapa dulu Harvin melabuhkan cintanya pada Anka yang merupakan gadis biasa saja?
Apakah Harvin akan kembali pada masa lalunya?
Berhasilkah Anka meraih kembali cinta CEO dingin?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Triple.1, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 25. Pagi yang Heboh.

Pria di atas kasur itu bergeming. Anka berpikir bahwa Harvin telah tidur karena kelelahan. Meski tampan dan berbadan tegap, tentu saja Harvin juga merasa lelah, kecuali jika dia adalah sebuah robot. Eh, tapi robot kan juga bisa rusak kalo udah kebanyakan diberi perintah! Anka bermonolog di dalam hati. Dia terkekeh sendiri tanpa bersuara.

Anka menatap ke sekeliling kamar. Tidak ada sofa atau apa pun itu sebagai alas untuk tidur. Yang ada hanya kasur berukuran sedang. Lantai kamar juga tidak ada karpetnya. "Perasaan tadi siang, pas gue istirahat ada karpet deh! Ke mana larinya tuh karpet?" Anka berbicara pada dirinya sendiri.

"Ah, sudahlah! Tak ada rotan ilalang pun jadi. Eh, perasaan bukan gitu deh pepatahnya. Ah, bodoh amat dah!" Anka berjalan menuju pintu yang disinyalir sebagai pintu kamar mandi. Gadis itu berniat untuk mengambil handuk sebagai alas tidur. Namun sayang, rencana tinggallah rencana. Pintu kamar mandi terkunci.

Harvin yang dari tadi berpura-pura tidur hampir gagal. Pria itu berusaha setengah mati menahan tawa mendengar keluh kesah istri tercintanya. Jendela kamar yang sengaja tidak Harvin tutup perlahan terbuka. Seseorang dengan penutup kain putih memasuki kamar melewati jendela secara perlahan.

Anka yang dari tadi mengoceh tidak menyadari ada seseorang yang menyelinap ke dalam kamar. Sosok itu langsung mengambil tempat di sudut dekat tempat tidur. Dia diam mematung. Mungkin bernapas saja dia tahan agar tidak kentara gerakan tubuhnya.

"Aah!" Anka berteriak kesal. "Apes banget sih," gerutu Anka. Gadis itu kembali ke posisi semulanya. Berdiri dekat pintu utama kamar. Namun, tenggorokan Anka terasa kering akibat berteriak beberapa kali. Sebotol air terletak di atas nakas. Anka berjalan menuju nakas dan mengambil botol minum itu.

Anka membuka botol dan meminumnya hingga tenggorokannya tidak kering lagi. Puas sudah membasahi tenggorokannya, Anka melepas botol itu dan menutupnya. Bunyinya bersamaan dengan padamnya lampu di kamar. "Ya ampun, pakek acara mati lampu segala!" Anka berkata kesal.

Anka tidak takut dengan suasana gelap seperti ini. Apalagi masih ada cahaya dari langit. Setidaknya membantu penglihatan Anka. Namun, pandangan Anka terhenti di sudut kamar dekat tempat tidur. Sosok putih yang tadi dia lihat di ruang tamu kini berada di dalam kamar. Sontak saja Anka berteriak ketakutan. Gadis itu refleks melempar botol minum ke arah sosok putih yang disangka hantu oleh Anka.

Sedangkan dia sendiri langsung masuk ke balik selimut di atas tempat tidur. Anka langsung meringkuk ketakutan di balik selimut. Gadis itu langsung menutup rapat kedua matanya.

Harvin menenggelamkan diri dengan bantal. Dia berusaha menahan tawa agar tubuhnya tidak berguncang. Jika sampai tubuhnya berguncang, Anka pasti tahu jika pria itu tidak tidur. Beda lagi sosok yang menjadi hantu. Lemparan botol minum Anka tepat mengenai kening sosok itu.

Jika saja sosok itu tidak berada di tempat yang salah, dia pasti sudah berteriak kesakitan. Sosok itu akhirnya keluar dari kamar melalui jendela yang tadi dia lalui.

Beberapa saat kemudian, dengkuran halus dari Anka terdengar di telinga Harvin. Pria itu membalikkan tubuhnya yang dari tadi sudah pegal. Harvin menyibak selimut yang menutupi kepala Anka. Wajah istrinya sedikit berkeringat.

Harvin tersenyum saat menatap wajah Anka. Tersirat rasa puas, lega, dan bahagia di hatinya. "Akhirnya, kau menjadi milikku selamanya," ucap Harvin lembut. Dia mengecup pelan puncak kepala Anka.

Statusnya sudah resmi dan halal. Jadi, tidak masalah jika dia melakukan hal-hal yang sensitif. "Tidurlah yang nyenyak!" bisik Harvin.

Sinar mentari pagi terasa begitu hangat. Hangatnya sinar mentari berhasil menggelitik wajah Anka. Merasa hangatnya sinar mentari di kulit wajahnya, membuat Anka terbangun. Anka membuka matanya dengan perlahan. Setelah menyesuaikan pandangannya, Anka berniat untuk bangun. Namun, sesuatu yang berat mengungkung tubuh mungilnya.

Tangan kekar seorang laki-laki memeluk pinggang Anka. Gadis itu perlahan membalikkan tubuhnya dan tanpa disengaja wajah Anka dan wajah pria yang sedang tertidur saling bersentuhan.

"Aaa!" Anka berteriak sekencang-kencangnya.

"Ada apa? Kenapa?" Harvin langsung terduduk dan gelagapan saat mendengar teriakan istrinya tepat di wajahnya.

Bukannya berhenti, Anka justru semakin berteriak histeris. Harvin yang awalnya bingung dengan keadaan Anka, mulai paham maksud dari teriakan Anka.

"Sayang, berhentilah berteriak, please!" bujuk Harvin.

Bagai sebuah mantra, Anka langsung berhenti berteriak.

"Good girl (gadis baik). Sekarang ceritakan padaku! Mengapa kau berteriak sekencang itu?" tanya Harvin dengan nada lembut.

Anka menarik napas dalam-dalam dan mengeluarkannya perlahan. "Bagaimana bisa aku berada di atas tempat tidur?" tanya Anka.

"Bukannya tempat tidur untuk tidur?" Harvin justru berbalik bertanya pada Anka.

"Kalau itu aku tahu. Tapi, bagaimana aku bisa ada di tempat tidur?" ketus Anka.

"Memangnya kau seharusnya berada di mana sayang?" Harvin bertanya dengan polos. Berpura tidak tahu tentang kejadian tadi malam yang dia sendirilah sutradaranya.

"Aku ..." ucapan Anka terhenti. Gadis itu berusaha mengingat kejadian tadi malam yang membuatnya mendarat di satu kasur yang sama dengan Harvin.

Harvin menatap Anka sambil berbaring menghadap ke samping. Pria itu dengan sabar menanti jawaban dari istrinya. Harvin penasaran dengan ekspresi Anka jika mengetahui ternyata dia sendiri yang naik ke atas tempat tidur.

"Astaga, ternyata aku..."

"Ya, aku kenapa?" desak Harvin.

Anka menatap Harvin. Dia tahu jika suaminya itu sedang menggodanya. "Tau ah!" seru Anka sambil menyibak selimut.

"Mau ke mana?" tanya Harvin langsung bangun dari tempat tidur.

"Mancing," jawab Anka asal.

Harvin tersenyum mendengar jawaban asal Anka. Istrinya itu terlihat lebih ketus semenjak hilang ingatan. Namun, Harvin lebih menyukainya.

Sarapan pagi ini sangat luar biasa. Berbagai macam menu tersedia di atas meja. Dari makanan ringan hingga makanan berat. Lontaran godaan demi godaan yang dilontarkan Liza pada pasangan pengantin baru itu menambah heboh suasana sarapan pagi. Bahkan Liza tak segan-segan bernyanyi dengan suara falsnya.

*S*elamat penganten baru

Selamat berbahagia

Selamat ke anak cucu

Selamat sejahtera

Semoga berpanjangan

Semoga berkekalan

Semoga satu tujuan

Semoga aman.

Hidup ...

Belum selesai Liza bersenandung, sebuah serbet mendarat di wajahnya. "Apaan sih, Ka!" Liza tidak terima mendapat lemparan serbet dari Anka.

"Kalo mau nyanyi tuh kemaren pas acara," Anka tak kalah ketus.

"Yee, gue pengen nyanyinya sekarang. Week!" Liza tak kalah ketus. Gadis itu menjulurkan lidah di sudut bibirnya.

"Permisi tuan," sapa Noah yang baru saja tiba dari arah rumah tamu.

"Ya," jawab Harvin singkat.

"Sekretaris Suzie baru saja tiba. Dia ada di ruang tamu."

"Aku akan ke sana setelah istriku menyelesaikan sarapannya."

Perang mulut antara Anka dan Liza terhenti saat Anka mendengar kalimat Harvin. Dia langsung menoleh ke arah Harvin yang sedang menikmati susu panasnya. Pria itu terlihat tanpa beban. Namun, pandangan mata Anka beralih pada Noah.

Terdapat noda merah kebiruan di kening kiri pria itu. "Keningmu kenapa Noah?" tanya Anka perhatian.

"Oh, ini!" Tangan Noah refleks memegang keningnya yang sedikit benjol karena lemparan botol minum tadi malam. Tidak mungkin dia menjawab seperti itu. Yang ada dia langsung dipecat oleh bos dinginnya.

"Aiya, apa sakit?" Liza menimpali.

"Menjawab nona Liza. Aku tidak tahu kadar sakit yang nona maksud itu seperti apa. Bagaimana jika nona mencobanya?" Noah berkata sambil tersenyum lebar.

Remahan roti beterbangan dari mulut Anka saat gadis itu menahan tawa mendengar penuturan Noah. Ternyata, asisten Harvin tidak sedingin tuannya. Justru sebaliknya.

1
Fitri
Assalamualaikum... mbak akhirny up jg uda lama jg ngak nonggol., sekalian promo cerita yg baru.... insya Allah ikut nyimak ceritamu yg baru, Anka yg kocak uda baikan m harvin, m suami jgn lama2 marahnya... belajar jd istri sholeha... 👍👍🌹🌹🌹
Fitri
Assalamualaikum... kapan up lg mbak, kangenn nie kisah anka lanjutin dong.... 😌😌😌🙏🙏🙏
Fitri
Assalamualaikum... alhmdulilah anka si pembuat lucu sudah sadar, dan mengingat harvin... senang lihat mereka bersatu🌹🌹🌹👫👫
Ellery
up thor... makin seru n penasaran
Fitri
Assalamualaikum.. mudah2an cepat pulih y mbak author ingatan anka... kasihan kan suaminy harvin.... buat hubungan mereka hangat lg thor... 🙏🙏🙏🙏
Fitri
Assalamualaikum iiisss mbak cepetan dong pulihkan ingatan anka, gemez y lihat anka tambah isengny godain liza... up lg y thor... cepetan ketemu m damar... mana tahu ingatann anka pulih... 🤔🤔🤔
As Cempreng tikttok @adeas50
Met ulang tahun author .. moga karyanya makin banyak🥰🥰🥰😍😍😍😍
Triple.1: Amin yarabbal alamin... makasih kakak...😘😘... kakak juga semangat nulisnya 🥰🥰🥰
total 1 replies
Fitri
Assalamualaikum... sehat mbak, wk.. wkkk ada2 aja y anka thor... bikin sakit perut lihat kekonyolanny... lanjut thor yg bnyk upny y....!!! 😄😄😄
As Cempreng tikttok @adeas50
semangat thor ceritanya nagih😍😍
Triple.1: Makasih kakak...😘😘😘
total 1 replies
Fitri
Assalamualaikum., semoga tambah bnyak pengermany cerita ini bagus koq, karena anka tokoh utamany selalu menghidupkan) cerita ini... yg rada2 bar2 lucu mengemaskn... lanjut y thor d tunggu kelanjutannya !!!!
Triple.1: waalaikumsalam kak... amin yarabbal alamin... makasih banyak kak atas Dao dan dukungannya ...🥰🥰🥰
total 1 replies
Triple.1
waalaikumsalam kak... terimakasih selalu mendukung karya Thor...
Lulu
Bikin emosi trun naik ceritanya. seru Thor...
Fitri
Assalamualaikum, iiis sadis...

banget nie evan, tapi seru si ceritany lanjut terus thour....!!!
richmaid
Ceritanya penuh lika-liku percintaan. Ditambah kekonyolan persahabatan.Semakin penasaran dengan kelanjutannya.
Fitri
Assalamualaikum... y ampun anka, mu menghindar mala d kerjain m Noah... baik baik m Noah thor hanya untuk kebahagian seorang harvin rela de... kepalanya benjol, 😁😁😁😁😁😁
Fitri
Assalamualaikum... wk.. wk.. wk.. pasti ulah harvin y thor, tambah asyik aja bacanya... up lg y... d tunggu kelucuanny dan bar2ny anka, oke👍👍👍👍
Fitri
Assalamualaikum, bagus koq ceritany apalagi anka lucu dan kocak, semoga k depannya lebih bagus lg ceritany dan semakin kocak aja ceritany😄😄😄😄😄😄
Triple.1: waalaikumsalam...sampe lupa balas salam...🤭
total 2 replies
EYN
Oke. Next...
Semangat ✊
Ocean Na Vinli
kak ku kirim sekuntum bunga buat kakak 😘
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!