Ifdha Apriliani wanita berumur 26 tahun yang di anggap mandul oleh Ibu mertuanya karena sudah lebih dari tiga tahun menikah dia tak kunjung juga hamil.
Sampai akhirnya saat suaminya meninggal Riyan Askara lalu memutuskan menikah dengan Rival Anggara karena sebuah wasiat dari mendiang suami. tiba-tiba dirinya dinyatakan hamil 18 minggu.
SEASON DUA. bercerita tentang Ezra dan Ajma. anak dari Ifdha dan temanya Ella, tidak kalah seru loh.
Bisa di lanjut baca AZRANA, cek di profil author.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aovvie viie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
025
.
.
.
Wanita paruh baya itu kembali menutup pintu.
Tidak menghiraukan sama sekali panggilan dari Ifdha di luar.
Rival yang sedari tadi melihat kejadian itu begitu terkejut atas perlakuan wanita tua itu kepada Ifdha.
Ternyata benar dugaanya, sang mertua memang tidak pernah menyukai Ifdha sebagai menantunya. seperti yang dia lihat saat masih berada di rumah sakit, begitu teganya mertuanya menampar Ifdha dan memaki bahkan menyalahkan atas apa yang terjadi pada Riyan.
Dengan masih terisak Ifdha mengambil koper dan memasukan barang-barangnya ke dalam koper di bantu dengan Pria di sampingya.
Berjalan gontai membawa koper masuk ke dalam mobil.
Di dalam mobil pun wanita itu masih tetap menangis pandangan matanya kosong.
Pikiranya kalut, bingung, entah harus bagai-- mana lagi dia sekarang.
Rumah yang dia miliki bersama sang suami, telah di ambil oleh mertuanya.
Mobil berjalan cepat menuju sebuah gedung Apartemen.
Rival sengaja membawa Ifdha ke Apartemenya.
"Nona ayo masuklah!" ajak Rival membawanya masuk ke dalam Apartemen miliknya.
"Tuan kenapa anda membawaku ke sini?" dengan raut wajah bingung.
"Nona, ini Apartemenku. mulai sekarang kau tinggalah di sini"
"Tidak tuan, lebih baik aku mencari rumah kontrakan saja, aku sudah terlalu banyak merepotkanmu!"
"Tolong jangan menolak!! ini demi kebaikanmu. bukankah aku sudah berjanji kepada mendiang suamimu? untuk menjaga dan melindungimu. mungkin saat ini hanya hal ini yang bisa aku lakukan"
"Tapi tuan? ini terlalu berlebihan. aku masih punya tabungan untuk menyewa sebuah kontrakan untuk saat ini" kekeh Ifdha.
"Nona, tolong jangan mempersulit!! kau tinggal saja di sini, ini bentuk tanggung jawabku atas janji yang sudah aku berikan kepada mendiang Tuan Riyan."
Pria itu berjalan masuk ke sebuah kamar, entah apa yang dia lakukan.
Dan Ifdha masih berdiri menatap sekeliling ruang Apartemen ini. Apartemen yang begitu luas dan dengan hiasan lukisan dinding yang bisa di bilang mewah dan pastinya dengan harga fantasis. belum lagi ada sebuah lemari kaca yang berisi banyak pernak pernik yang terbuat dari berbagai macam batu, bahkan sepertinya dari krystal juga.
Saat sedang mengamati isi ruangan tersebut.
Tiba-tiba sebuah suara mengagetkanya.
"Mulai sekarang kau tinggal di sini, dan itu kamarnya. maaf mungkin kamar itu masih ada barang-barangku yang berada di dalamnya. besok aku akan menyuruh seseorang untuk memindahkan barangku agar kau bisa menempati kamarnya dengan nyaman." Rival tersenyum tulus.
"Kau tidak perlu memindahkan barang-barangmu tuan, bagaimana pun aku di sini yang menumpang."
"Kau tidak menumpang nona, mulai sekarang kau tanggung jawabku. sudah sepantasnya aku memberikan tempat yang nyaman untuk kau tinggali. aku harus kembali ke kantor karena masih ada pekerjaan yang harus aku selesaikan, jika kau lapar di dapur ada bahan-bahan makanan dan kalau butuh sesuatu hubungi saja aku jangan sungkan." pria itu kemudian melangkah keluar pergi setelah berpamitan dengan Ifdha.
Rival turun ke bawah menggunakan lift dan masuk ke dalam mobilnya. mulai berkendara dengan pelan menuju kembali ke perusahaanya
Sedangkan wanita bernama Ifdha memilih masuk ke dalam kamar dan mulai membereskan pakaian yang berada di dalam koper, sebelum dirinya memutuskan membersihkan tubuhnya.
.
.
.
.
.
.
Mohon maaf kalau lama Updatenya.
di karenakan sedang banyak urusan
Terima kasih sudah membaca, jangan lupa Vote,Like n Coment yahh.. biar Author jadi semangat Updatenya.
Salam dari Author😘😊🤗