NovelToon NovelToon
Batal Jadi Antagonis: Malah Dapat Anak Tiri Lucu Dan Suami Hot

Batal Jadi Antagonis: Malah Dapat Anak Tiri Lucu Dan Suami Hot

Status: sedang berlangsung
Genre:Ibu Tiri / Transmigrasi / Mengubah Takdir
Popularitas:9.4k
Nilai: 5
Nama Author: riri-can

PERINGATAN!! HANYA UNTUK DEWASA.

Mina terbangun dari tidurnya dan mendapati dirinya berbaring di atas ranjang empuk dan lembut, perlahan Mina pun menyadari jika dirinya telah menjalani transmigrasi seutuhnya pada tubuh seorang wanita yang menjadi ibu tiri jahat.

Mina yang memiliki hati selembut Hello Kitty mana berani melakukan kekerasan pada anak kecil, apalagi pada anak lucu yang menjadi anak tirinya, Mina pun mengambil keputusan jika dirinya akan menjadi ibu tiri yang baik untuk mengambil hati anak tirinya, nyatanya bukan hanya anak tirinya yang terpikat. Bahkan suami dari pemilik tubuh ini malah terpikat padanya, Mina yang maniak pria tampan jadi bingung dengan posisinya saat ini.

Apa yang harus Mina lakukan? Tanpa sadar suaminya telah terpikat pada Mina, padahal tujuan Mina hanyalah mengambil hati anak tirinya bukan suaminya itu? Ikuti kisah selanjutnya, selamat membaca.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon riri-can, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Keluarga Harmonis

Setelah pelayan restoran mengantarkan mereka ke sebuah meja bundar di sudut ruangan yang cukup privat, keempatnya langsung mengambil tempat duduk. Suasana restoran keluarga yang hangat dan dipenuhi aroma panggangan daging yang menggugah selera itu seketika terasa hidup. Lucas dan Gino langsung duduk bersebelahan, tampak begitu riang. Sesekali terdengar celoteh Lucas yang ceriwis, menceritakan mainan robotnya di rumah, dan Gino terlihat sangat menyukai teman barunya itu.

​Mina menopang dagu dengan kedua tangannya, memandangi Gino dengan binar mata haru. Baru kali ini dia melihat secara langsung bagaimana semangatnya bocah menggemaskan itu saat berbicara dengan seseorang. Senyumnya lebar, tangannya bergerak aktif memperagakan sesuatu, dan bicaranya sudah sangat lancar. Sepertinya keputusan Mina membawanya keluar hari ini sangat tepat, Gino memang sangat membutuhkan kehadiran teman sebayanya untuk memulihkan dunia kecilnya yang sempat mendung.

​Namun, momen hangat itu mendadak terusik oleh sebuah kesalahpahaman kecil. Seorang pelayan wanita mendekat dengan senyum ramah, menyodorkan dua buku menu besar ke hadapan Mina dan Kendrick.

​"Silakan menunya, Ibu, Bapak. Mau pesan menu paket keluarga atau satuan?" tanya pelayan itu dengan nada sangat sopan. Belum sempat Mina menjawab, pandangan pelayan itu beralih ke arah kedua bocah di sebelah mereka.

​Kebetulan, saat itu kursi yang diduduki Gino agak terlalu tinggi untuk Gino naiki. Dengan gaya sok dewasa dan perhatian, Lucas yang bertubuh lebih besar dengan sigap memegangi lengan Gino lalu membantunya bergeser ke atas agar posisi duduknya lebih nyaman.

"Sini, Gino! Pegangan aku, biar duduknya tinggi kayak aku!" seru Lucas bersemangat.

​Melihat hal itu, pelayan wanita tersebut langsung tersenyum sangat manis dengan mata berbinar-binar.

"Aduh, manisnya... Kakaknya pintar sekali ya menjaga adiknya. Benar-benar keluarga yang sangat harmonis. Beruntung sekali ya Ibu, punya anak-anak yang saling menyayangi dan suami yang kelihatan sangat perhatian begini," puji pelayan itu tulus, menatap Kendrick seolah-olah pria itu adalah sosok suami idaman sejuta umat.

​Mendengar kalimat itu, senyum Mina seketika membeku. Dia tersenyum canggung luar biasa, melirik Kendrick yang juga tampak sedikit salah tingkah namun tetap berusaha santai. Perasaan resah di dalam dada Mina mendadak berdisko ria.

“Aduh, Mbak Pelayan... jangan bikin gosip miring dong! Kalau si kulkas berjalan alias suami sah gue tahu gue dikira istri orang lain di sini, bisa-bisa jari gue yang kemarin diamputasi beneran sama dia!” jerit Mina histeris di dalam benaknya.

​"Ah... Mbak, sebenarnya kami—"

​"Kami pesan paket daging panggang keluarga saja, Mbak. Sama jus jeruknya empat ya," potong Kendrick dengan cepat sambil tersenyum santai ke arah pelayan, memilih untuk menyelamatkan suasana agar tidak semakin canggung dan berbelit-belit jika harus menjelaskan status mereka yang sebenarnya.

​"Baik, ditunggu ya, Bapak, Ibu," ucap pelayan itu sebelum membungkuk hormat dan melangkah pergi dengan wajah berseri-seri.

​Mina menghembuskan napas pendek, menatap Kendrick dengan tatapan tidak percaya.

"Mas Kendrick, kok gak dilurusin sih? Nanti dikira kita beneran suami istri loh," bisik Mina santai namun penuh tuntutan.

​Kendrick tertawa kecil, bersandar pada kursi dengan santai.

"Kalau dijelaskan di depan restoran yang seramai ini, nanti malah makin panjang urusannya, Mina. Anggap saja angin lalu. Lagipula, tidak ada ruginya juga dibilang punya keluarga harmonis, kan?" goda Kendrick hangat, membuat wajah Mina mendadak terasa sedikit hangat.

​Sebelum Mina sempat membalas, perhatian mereka berdua teralihkan oleh Lucas. Bocah aktif itu tiba-tiba menatap Mina tanpa berkedip, mengabaikan es teh manis di depannya.

​"Kakak Mina... Kakak Mina kok cantik banget sih?" tanya Lucas tiba-tiba dengan kepolosan khas anak kecil.

"Rambutnya bagus, matanya juga besar kayak putri di film kartun Lucas!"

​Mina yang dasarnya memang narsis dan asyik langsung terbahak-bahak mendengar pujian jujur tersebut. Dia mencolek hidung Lucas gemas.

"Wah, makasih ya Lucas ganteng! Lucas pinter banget kalau masalah menilai kecantikan orang, calon cowok sukses nih!"

​Lucas mengangguk bangga, lalu menjulurkan dadanya dengan percaya diri.

"Tentu dong! Makanya, Kakak Mina jangan pulang ya. Nanti kalau Lucas udah besar, udah tinggi kayak Om Kendrick dan punya banyak uang, Lucas mau nikahin Kakak Mina aja!" seru bocah lima tahun itu dengan lantang dan cerewet.

​Uhuk!

​Mina dan Kendrick yang sedang mendengarkan langsung tertawa kecil secara bersamaan. Anak kecil memang selalu memiliki pemikiran dan ucapan yang benar-benar di luar dugaan.

​"Heleh, Lucas... masih kecil udah mikirin nikah aja. Belajar membaca yang bener dulu sana," timpal Kendrick sambil menggelengkan kepala, mengacak rambut keponakannya dengan gemas.

​"Biarin! Yang penting Kakak Mina mau kan tunggu Lucas besar?" desak Lucas lagi, membuat Gino yang duduk di sampingnya ikut mengangguk-angguk setuju tanpa tahu apa arti kata menikah yang sebenarnya.

"Iya, Kakak Mina... tunggu Lucas ya!" sahut Gino ikut-ikutan dengan ceria, membuat suasana meja makan mereka semakin dipenuhi tawa geli.

"Kalau si kulkas denger mampus dah." batin Mina melihat resah anak tirinya yang ikut-ikutan.

​Selesai menghabiskan makan malam yang menyenangkan dan penuh tawa itu, mereka berempat akhirnya berjalan keluar menuju area parkir restoran. Angin malam yang sejuk menyambut mereka, menandakan bahwa waktu kebersamaan sore ini telah benar-benar usai.

​Mina menggandeng tangan Gino, lalu berbalik menatap Kendrick dan Lucas.

"Mas Kendrick, makasih banyak ya buat makan malamnya. Gino seneng banget hari ini bisa punya temen baru kayak Lucas."

​"Aku juga seneng banget, Gino! Nanti main bola lagi ya!" sahut Lucas dengan mata berbinar, melambaikan tangan mungilnya ke arah Gino.

​Sebelum Mina benar-benar berbalik melangkah menuju mobil hitam tempat Pak Heru sudah menunggu, Kendrick tiba-tiba menahan langkahnya. Pria tampan itu meraba saku celananya, mengeluarkan ponselnya lalu menatap Mina dengan senyuman hangat yang tulus.

​"Mina, tunggu sebentar," panggil Kendrick santai.

​Mina menoleh, menaikkan kedua alisnya. "Kenapa, Mas?"

​"Boleh saya meminta nomor ponselmu?" tanya Kendrick blak-blakan, nadanya terdengar sangat santai namun sarat akan harapan. Melihat Mina yang sempat terdiam, Kendrick dengan cepat menambahkan alasannya agar wanita itu tidak merasa risih.

"Maksud saya, agar suatu saat nanti kalau ada waktu senggang, kita bisa bertemu lagi untuk mengajak Gino dan Lucas bermain bersama. Dan... siapa tahu kita bisa membuat janji untuk jalan-jalan atau eksplorasi ke alam bebas bersama, seperti yang kita obrolkan di taman tadi?"

​Mina mengerjapkan matanya sejenak. Ada sedikit keraguan di dalam benaknya mengingat status rumitnya dengan Arsenio, namun jiwa sembrono dan asyiknya kembali mendominasi.

“Ah, lagian kan cuma tukaran nomor buat temenan dan bahas hobi alam. Mas Kendrick juga orangnya asyik dan sopan. Gak ada salahnya menambah relasi, siapa tahu nanti setelah cerai dia bisa bantu karier gue jadi selebgram alam,” pikir Mina praktis.

​Mina tersenyum ceria, lalu menyebutkan deretan angka nomor ponselnya yang langsung diketik dengan cepat oleh Kendrick di layarnya.

"Nih, Mas. Jangan lupa di-chat ya kalau mau agendakan jalan-jalan ke hutan raya lagi."

​"Tentu, pasti akan saya hubungi secepatnya. Terima kasih ya, Mina. Hati-hati di jalan," ucap Kendrick dengan binar mata puas, menyimpan nomor baru tersebut dengan perasaan yang mendadak terasa sangat ringan.

​"Yuk, Gino... kita pulang. Dah Mas Kendrick, dah Lucas!" pamit Mina riang, menuntun Gino masuk ke dalam mobil mewah mereka.

​Saat pintu mobil tertutup dan kendaraan mulai bergerak meninggalkan restoran, Mina menyandarkan punggungnya di kursi empuk dengan perasaan lega, sama sekali tidak menyadari bahwa bertukar nomor dengan pria lain di saat suaminya sedang berada di luar negeri akan memicu badai kecemburuan yang jauh lebih besar di kemudian hari.

Bersambung....

1
Nadira ST
tinggal kabur ngilang ngapain bertengkar nguras tenaga emosi,dengar bertengkar tidak bisa mencari solusi kalau keadaanya memanas
Dewiendahsetiowati
Mina bikin ngakak
Dewiendahsetiowati
hadir thor
It's me Ri🥕: Terimakasih sih sudah mampir dan semoga suka yaa😍
total 1 replies
Dewiendahsetiowati
hadir thor
Nadira ST
lanjut thor💪💪💪💪💪💪💪☕☕☕☕☕☕
Nadira ST
lanjut thor💪💪💪💪💪
Nadira ST
ntar Arsen cemburu Lo min
Potatoes 🥔
Semangat ya kak, suka banget 😍
Potatoes 🥔
Bagus kan
Nadira ST
bertahanlah mina punya suami kaya plus tampan🤣🤣🤣🤣
Nadira ST
udah bagus thor ceritanya gak bertele2💪💪💪💪💪🥰🥰🥰🥰🥰🥰
Mila
ceritanya bagus,seru
semngat update lagi ya kak
It's me Ri🥕: Aaaa..... Makasih sudah mampir yaa... Senang banget di komen begini
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!