*Peringatan,Ambil sisi baiknya aja dari nih novel,Anggap semua momen romantis disini sebagai khayalan saja,Karna kalo asli takut dosa:)*
Selamat membaca ini adalah cerita lanjutan dari novel- aku sang badgirl.
Menceritakan seorang pria tampan bernama davin adnan safir yang mempunyai julukan badboy, bersama dengan kedua temannya yang juga seorang badboy, yaitu anan candra galen dan raka ali saputra,mereka sangat terkenal dengan kenakalannya.
Ia juga mempunyai adik bernama alexa adnan safir,Adiknya memiliki sifat dingin yang menuruni papahnya , tetapi juga penuh perhatian dan sangat berbakat.
Bagaimana kelanjutan ceritanya?, dan apakah ada yang bisa merubah sifat mereka berdua?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Najmu Laila, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
season 2 - kesedihan marvil
PULANG SEKOLAH.
saat diparkiran alexa mendatangi abangnya ,yaitu davin yang kebetulan ingin memgendarai motornya.
"bang...lu kemana tadi pagi?".tanya alexa datar.
"oh...tadi pagi,biasa lah jalan jalan". ucap davin mengeles.
" oh...".ucap alexa, ia pun memasuki mobilnya dengan cepat.tetapi sebelum pergi ia membuka kaca mobilnya.
"bang...gw minjem hp". ucap alexa,tanpa ragu davin pun menyerahkan hanphonenya.alexa pun berkutat pada hp davin ,setelah itu ia pun memberikan hanphone abangnya itu,dan langsung melajukan mobilnya keluar sekolah.
"untung alexa gk tau,tapi kok gw kaya orang ketahuan selingkuh ya". ucap davin terkekeh menjalankan motornya menuju sekolah sma rakunza, ia takut marvil tak ada yang mengantar pulang.
SMA RAKUNZA.
" marvil lu pulang sama siapa?". tanya salah satu teman marvil bernama arin.
" oh...nanti gw mesen ojek". ucap marvil tersenyum.
"mau bareng gw gk?". tanya fina, teman marvil juga, marvil memang mempunyai 2 teman dekat perempuan.
" gk usah deh gw...".belum selesai marvil berbicara,sebuah motor dengan kencang melaju didepannya dan langsung berhenti dengan gaya keren,kedua teman marvil pun terbelalak.
" itu siapa keren banget".ucap arin.
"iya anak baru kali".ucap fina.
davin pun membuka helmnya ,kedua teman marvil pun histeris melihat wajah tampan davin.
" baru pulang...ayo gw anter". ucap davin mengedipkan matanya pada marvil.
" iya..".jawab marvil datar.
" ayo gw anter ,nih". ucap davin menyerahkan satu buah helm, yang tadi pagi dipakai oleh marvil saat berangkat.
"marvil pun mengambil helm itu dengn ragu.
"uda pake lama amat".ucap davin memakaikan helm itu, kedua teman marvil yang jomblo pun menjerit iri.
"yaampun marvil...lu kok gk bilang kita sih kalo punya pacar ganteng".teriak arin lebay.
"iya parah banget".sambung fina.
"apaan sih dia bukan pacar gw".kesal marvil pada kedua temannya itu.
"loh terus kenapa kalian keliatan akrab banget". ucap fina.
"kita itu ttm ".ucap davin menyengir ganteng.
"apaan sih loh".kesal marvil memukul pundak davin yang berada didepannya.
"yauda kita pergi dulu ya".ucap davin melajukan motornya meninggalkan sekolah sma rakunza, tanpa ia sadari , ada dua orang yang sedang memperhatikannya berbeda tempat sedang memperhatikan mereka dari tadi.
"bang...ternyata lu uda dewasa" gumam orang itu, yang tak lain adalah alexa, ia memasang GPS pada honphone davin sebelum pergi dari sekolah.setelah itu alexa pun meninggalkan sekolah itu.
dan dilain sisi,ada seorang pria yang juga menatap kejadian itu dengan pandangan berbeda.
"jadi kak davin selingkuh, kesihan batu es, pantes aja dia mau mau aja dideketin sama gw". ucap pria itu yang tak lain adalah sandi.
" pokoknya gw harus bantuin batu es, eh...tapi kan ini bukan urusan gw ngapain gw peduli".ucap sandi kesal.
ia pun memutuskan untuk pulang menuju rumahnya, karna hari memang sudah sangat sore.
\\\
malam harinya.
"mah...pah, aku pamit yah, mau keluar sebentar".ucap davin mencium tangan kedua orang tuanya.
" mau kemana?".tanya aubrey pada putranya itu.
" mau main sama teman".ucap davin menyengir.
"teman apa teman".ledek arion yang sedang menonton tv.
" temen lah, bener kok".ucap davin serius.
" yauda sana jangan malam malam pulangnya" ucap aubrey.
" siap mah".teriak davin.
ia pun pergi keluar menuju mobilnya yang berada digarasi, ia langsung mengambilnya dan mengendarainya kearah rumah marvil.seperti biasa ia membeli beberapa makanan, dan kali ini ia membeli sate ayam.
Saat sampai,tanpa membuang waktu ia mengendap endap memanjat pohon didepan rumah marvil, dan mulai memanjat rumah marvil.
" tok....tok....".
davin mengetuk pintu itu, tetapi ia tak mendengar sahutan orang dalam, yang ia dengar hanyalah isakan tangis seseorang.
" vil...lu didalam".tanya davin dibalik pintu balkon.
hiks...hiks...
davin mendengar suara tangis itu, ia sudah tau siapa yang menangis dalam kamar itu.
" vil ini gw, loh ada masalah, cerita sama gw, sekarang kita temen".ucap davin dibalik pintu.namun tak ada sahutan dari sang empu.
"vil...".ucap davin melembut,pintu pun terbuka, terlihat wajah marvil yang menangis serta pipi kanannya yang memerah.marvil langsung memeluk davin , davin merasakan bajunya yang basah karna tangisan marvil.
" kenapa papah lebih percaya mereka, apa gw uda gk penting lagi dihidup papah, hiks...gw...gw mau kaya dulu lagi, papah sayang lagi sama gw".ucap marvil dipelukan davin, davin bisa merasakan sakit hati yang dirasakan oleh marvil.
"kenapa mamah ninggalin gw, gw selalu berpura pura kuat, tapi...hiks...rasanya sakit banget".ucap marvil mencengkram dada bidang davin, davin hanya mendengarkan sambil mengusap pundak marvil lembut.
" papah nampar gw, hanya untuk bela kedua wanita ular itu, dia sama sekali gk perduli sama gw, dunia ini gk adil untuk gw".teriak marvil dipelukan davin.
" ust...uda tenang yah, didepan gw lu gk perlu berpura pura kuat, jangan pendem masalah itu sendiri, karna mulai sekarang ada gw yang akan dengerin semua kesedihan lu, walaupun didunia ini, semua membenci loh, gw akan tetap ada disamping loh".ucap davin dengan lembut, marvil pun mengusap air matanya, ia sudah merasa lebih lega, ternyata masih ada orang yang peduli dengannya, memberikan pelukan hangat untuknya dikala ia sedih, ia sangat bersyukur.
jangan lupa like dan komen yah kalo suka sama ceritanya.
tim solace