NovelToon NovelToon
KISAH CINTA ALDARA DAN ARIES

KISAH CINTA ALDARA DAN ARIES

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Dunia Masa Depan / Romantis
Popularitas:1.3k
Nilai: 5
Nama Author: Chinta Maulana

Aldara, wanita yang hatinya baru saja remuk redam ditinggalkan kekasih demi wanita lain, berusaha menyembunyikan kesedihannya di balik senyum tenang agar tidak dikasihani orang lain. Ketika dipanggil oleh kenalannya, Siska, untuk bertemu di kafe langganan, ia tidak menyangka bahwa kunjungannya kali ini akan menjadi titik balik hidupnya. Di sana ia diperkenalkan kepada Aries—seorang pemuda pendiam namun memiliki pesona tersendiri. Pertemuan yang awalnya terasa biasa saja perlahan membuka jalan bagi sebuah kisah baru yang akan menyembuhkan luka lama dan mengajarkan Aldara arti cinta yang sesungguhnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Chinta Maulana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 028: Penyesalan dan Luka Lama yang Terbuka

Setelah jalan-jalan seharian, Aries mengantar Aldara pulang karena jam sudah menunjukkan pukul 9 malam.

"Jangan begadang ya sayang." Ucap Aries lembut.

"Iya sayang, Aku masuk dulu ya." Jawab Aldara.

Setelah Aldara masuk kedalam rumah. Aries melajukan motornya, namun dia terhenti disebuah kedai warung kopi. Dia masuk kedalam kedai kopi itu tanpa dia tahu kursinya dan Randy berdekatan dan dia bisa mendengar perkataan Randy.

"Kenapa dia harus kembali, sebelum aku mendapatkan hatinya." Ucap Randy membuat Aries mengerutkan alisnya bingung.

"Bukankah dia pacaran sama Siska." Batin Aries, Namun tetap fokus mendengar perkataan Randy.

"Dar, kenapa kamu selalu menolakku. Pada hal aku lebih baik dari cowok kamu itu, aku bisa ada buat kamu dan akan menemanimu setiap waktu." Ucap Randy sambil meminum Kopinya. "Bahkan cewek diluar sana banyak yang mau jadi pacar aku, tapi kenapa kamu tidak."

"Jadi yang dia suka Aldara, cewek aku." Batin Aries mengepalkan tangannya. Karena perasaannya sudah kesal, dia lebih memilih meninggalkan kedai kopi tanpa menyentuh kopi yang sudah dipesannya namun dia tetap membayarnya.

Aries mengendarai motornya menuju kerumah Aldara, dia harus minta penjelasan dan kenapa Aldara tidak ngomong soal Randy yang menyukainya.

Tok....Tok...Tok...

Aries mengetuk pintu dengan keras membuat Aldara mengerutkan alisnya bingung. Siapa yang bertamu malam-malam.

Ceklek

Setelah pintu terbuka, Aries langsung masuk kedalam rumah tanpa permisi dan menarik tangan Aldara dengan kasar.

"Lepas ris, kamu menyakitiku. Kamu kenapa? Datang marah-marah?" Tanya Aldara heran.

Aries menatap tajam kearah Aldara. "Sekarang jawab yang jujur, Apa kamu punya hubungan dengan Randy?" Tanya Aries.

"Maksud kamu apa? Dan hubungan Apa? Aku tak ngerti?" Tanya Aldara bingung.

Aries menghela nafas untuk mengontrol emosinya. "Randy suka sama kamu kan?" Tanya Aries.

Aldara terdiam terpaku. "Bagaimana dia bisa tahu?" Batin Aldara.

"Jawab Dar, jangan diam saja." Bentak Aries membuat Aldara meneteskan air matanya. Tiba-tiba traumanya muncul dan bayangan dimana Hanzo mantan kekasihnya yang sering membentak dirinya hanya kesalah pahaman.

Aries yang melihat kekasihnya menangis, wanita yang dia cintai seketika merasa bersalah. "Sayang maafkan aku, aku....aku... Aku tidak..."

Perkataan Aries terpotong saat Aldara mengangkat tangannya agar Aries diam. Aldara menatap Aries sambil meneteskan air mata. "Dia memang suka sama aku bahkan dia sering datang kerumah hanya membawakan bunga mawar dan sekotak makanan. Dia juga sering mengatakan cinta padaku. Bukan cuma itu, dia juga menjelekanmu." Aldara terdiam sejenak menatap Aries datar. "Tapi apa kamu tahu, sekuat apapun dia mengejarku atau menjelekanmu aku tak pernah kemakan omongannya. Karena apa... Karena aku tahu dia seperti apa. Walaupun dia mau menemaniku tiap hari bahkan 24 jam seperti katanya aku tetap menolaknya. Karena aku butuh laki-laki yang suka bergonta ganti wanita."

Aries terdiam dan merasa bersalah, karena rasa cemburu dan takut kehilangan membuatnya hilang kendali sampai membentak wanita yang dicintainya.

"Kamu tahu, apa yang paling aku tak suka?" Tanya Aldara yang dijawab gelengan Aries.

"Aku paling tak suka dibentak, aku benci... Aku benci... Hiks.... Hiks... Hiks..." Aldara jatuh terduduk dilantai sambil meneteskan air matanya.

Aries berjongkok dan berusaha untuk memeluk Aldara, namun Aldara menolaknya. "Maafkan aku sayang, maafkan aku."

"Pulanglah, biarkan aku sendiri." Ucap Aldara tanpa melihat Aries.

"Tapi.... "

"Aku mohon...." Ucap Aldara dengan memohon.

Dengan terpaksa Aries meninggalkan rumah Aldara.

1
Sribundanya Gifran
lanjut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!