NovelToon NovelToon
Cinta Terlarang Dengan Kakak Ipar

Cinta Terlarang Dengan Kakak Ipar

Status: tamat
Genre:Konflik etika / Cinta Terlarang / Saling selingkuh / Tamat
Popularitas:3M
Nilai: 4.9
Nama Author: Red_Purple

Liora tak pernah menyangka jika pertemuannya dengan Marvin akan membawanya pada sesuatu yang menggila. Marvin, pria itu begitu menginginkannya meskipun tahu jika Liora adalah adik iparnya.

‎Tidak adanya cinta dari suaminya membuat Liora bisa dengan mudah menerima perlakuan hangat dari kakak iparnya. Bukan hanya cinta yang Marvin berikan, tapi juga kepuasan diatas ranjang.

"Adikku tidak mencintaimu, jadi biar aku saja yang mencintaimu, Liora." ~ Marvin Leonardo.


📍Membaca novel ini mampu meningkatkan imun dan menggoyahkan iman 😁 bukan area bocil, bijak-bijaklah dalam membaca 🫣


Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Red_Purple, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 28 ~ CTDKI

Kediaman Nyonya Eliza Grace.

Para pelayan berdiri berjejer menyambut kedatangan tuan mudanya bersamaan dengan keluarnya Marvin dari dalam mobil. Beberapa pelayan yang ada disana adalah para pelayan yang bekerja di rumah yang ada di Australia, ini membuktikan jika ibunya memang berniat untuk menetap lama di negara ini.

"Selamat datang, Tuan muda." sambut pria berumur yang merupakan kepala pelayan disana dengan wajah menunduk hormat.

"Nyonya besar sudah menunggu Anda didalam. Silahkan." imbuhnya mempersilahkan dengan tangan kanan yang terangkat menunjuk ke arah pintu yang terbuka lebar.

Langkah lebarnya membawanya masuk ke dalam rumah, Nyonya Eliza yang sedang duduk-duduk santai di ruang tengah pun segera berdiri untuk menyambut kedatangan putranya. Sejak memutuskan pergi beberapa tahun yang lalu, Nyonya Eliza memang tidak mau tinggal serumah dengan madunya, yaitu Nyonya Maria. Ketika wanita itu kembali untuk mengunjungi Marvin dulu, Nyonya Eliza memilih untuk tinggal di rumah orang tuanya, namun sekarang rumah itu sudah ditempati oleh adiknya sejak orang tuanya meninggal.

"Akhirnya kamu datang juga, Sayang." sambut Nyonya Eliza dengan senyuman mengembang diwajahnya.

"Katakan. Apa yang Ibu inginkan sebenarnya?" tanya Marvin tanpa ingin berbasa-basi.

"Duduklah dulu, kamu pasti lelah setelah menempuh perjalanan kemari," Nyonya Eliza membalikkan badannya.

"Tidak perlu." tolak Marvin yang membuat langkah Ibunya terhenti. Seringai tipis terbentuk di bibir wanita itu sebelum membalikkan badannya kembali demi menatap sang putra.

"Ibu pasti sudah tahu bukan tentang hubunganku dengan Liora, itulah sebabnya kenapa ibu kembali." ucap Marvin, membalas tatapan sang Ibu. "Seperti yang Ibu ketahui, aku mencintainya dan ingin hidup dengannya. Aku akan menikahi Lio---"

Plakkk....

Nyonya Eliza memberikan tamparan keras diwajah sang putra, sesuatu hal yang belum pernah dia lakukan selama hidupnya. Tapi kali ini, putranya benar-benar sudah melewati batasnya. Tangannya bergetar, Nyonya Eliza menurunkan tangan dan pandangannya, napasnya mulai terasa berat akibat emosi yang tertahan.

"Ibu tidak akan pernah lupa bagaimana wanita rubah itu masuk kedalam hubungan rumah tangga Ibu dan ayahmu dulu. Membuat kita terpisah selama bertahun-tahun dan kamu harus besar tanpa kasih sayang utuh dari Ibu dan ayahmu." suaranya rendah, sarat akan kecewaan. Mata beningnya mulai berkaca-kaca, namun dia tetap menunjukkan wajah yang tegar.

"Sekarang kamu hadir menjadi orang ketiga dalam rumah tangga adikmu sendiri. Apa didunia ini tidak ada wanita lain, Marvin! Sampai kamu harus jatuh cinta pada adik iparmu sendiri!" imbuhnya dengan suara meninggi.

"Haikal tidak pernah mencintai Liora." Marvin berusaha memberikan alasan.

"Tapi itu bukan alasan bagi kamu untuk masuk kedalam rumah tangga adikmu!" potong Nyonya Eliza masih dengan suara meninggi. "Mereka saling mencintai atau tidak itu harusnya bukan urusan kamu. Ibu tidak akan membenarkan apa yang sudah kamu lakukan, kamu sudah terlalu jauh, Marvin." tekannya.

"Aku tidak peduli," suara Marvin pelan, namun penuh ketegasan. "Aku mencintai Liora dan hanya ingin menikah dengannya." kekehnya.

Nyonya Eliza menghela napas panjang, berdebat dengan putranya yang sedang dimabuk cinta juga percuma. Saat ini putranya sedang dibutakan oleh cinta yang tak seharusnya, jadi sebaiknya dia mengalah dulu.

"Baiklah." ucap Nyonya Eliza akhirnya, wajahnya sudah mulai terlihat sedikit tenang. "Kamu tinggallah disini bersama dengan Ibu. Besok malam Haikal dan Liora akan datang kemari untuk makan malam bersama kita. Ibu ingin mengenal lebih dalam wanita yang dicintai oleh putra Ibu."

Marvin menatap ibunya guna mencari kejanggalan tentang ibunya yang tiba-tiba ingin mengundang Liora untuk makan malam dirumah, namun wajah ibunya yang tersenyum tanpa beban seakan menepis semua pikiran buruknya.

"Jangan khawatir, Ibu tidak akan melakukan sesuatu yang buruk pada wanita itu." ucapnya seraya mengusap lembut lengan sang putra. "Ibu hanya ingin mengenal Liora lebih dekat, itu saja."

"Tapi untuk menjaga hubungan kamu dan Haikal, sebaiknya untuk sementara waktu ini kamu tinggallah bersama dengan Ibu disini. Lagipula jika Liora akan bercerai dengan Haikal, bukankah dia juga tidak akan tinggal di rumah itu lagi nantinya." lanjutnya membujuk.

❄️

❄️

❄️

Pagi ini, suasana dimeja makan terasa begitu canggung tanpa kehadiran Marvin disana. Liora bahkan belum mendapatkan kabar karena Marvin belum menghubunginya sama sekali setelah berpamitan pergi kerumah ibunya.

Nyonya Maria yang mulutnya sudah sangat gatal ingin menegur dan memarahi Liora terpaksa harus bungkam karena suaminya sudah memperingatkan untuk tidak mengatakan atau bicara apapun tentang kejadian semalam.

Para pelayan yang sempat berbisik tentang kejadian semalam pun langsung diam dan melanjutkan pekerjaannya kembali setelah mendapatkan teguran dari Tuan Arthur. Begitupun dengan Audrey yang merasa sangat berbeda pagi ini dan masih penasaran dengan ucapan kakaknya semalam.

"Haikal, Liora." panggil Tuan Arthur disela-sela sarapan pagi mereka. "Semalam Ibu Eliza mengundang kalian untuk makan malam, kan? Nanti malam kalian akan datang kesana dengan diantar oleh supir."

Tidak ada yang menjawab, baik Haikal maupun Liora sama-sama diam dengan wajah sedikit tertunduk. Setelah apa yang terjadi semalam, haruskah dia berpura-pura tidak terjadi apa-apa? Padahal niatnya hari ini Liora ingin pamit pergi dari rumah itu dan akan segera mengurus perceraiannya dengan Haikal.

"Liora," panggil Tuan Arthur lembut, seketika wajah Liora pun terangkat dan menatap wajah ayah mertuanya. "Ibu Eliza baru kembali, Ayah mohon tolong berikan sambutan yang hangat untuk beliau ya? Lupakan dulu tentang masalah yang terjadi diantara kalian berdua dan datanglah dengan Haikal nanti malam."

Liora menatap ayah mertuanya lama, sorot mata pria paruh baya itu memancarkan sebuah harapan padanya. Mungkin tidak ada salahnya dia mengikuti permintaan ayah mertuanya untuk yang terakhir kalinya sebelum dia pergi meninggalkan rumah itu.

"Baiklah. Tapi setelah malam ini aku tetap pada keputusanku untuk bercerai dengan Mas Haikal." tegas Liora.

Haikal menoleh cepat ke arah Liora yang duduk di sampingnya, jelas dia tidak setuju dan masih ingin memperbaiki rumah tangga mereka. Nyonya Maria pun tak kalah terkejutnya dengan ucapan menantunya, dia hendak buka suara namun jawaban tegas suaminya kembali membungkam mulutnya.

"Ya, Ayah setuju."

Jawaban Tuan Arthur membuat semua yang ada disana tercengang mendengarnya, kecuali Liora yang seolah tidak terkejut sama sekali dengan jawaban ayah mertuanya yang tiba-tiba langsung menyetujui rencana perceraian dirinya dengan Haikal. Bagi Liora sekarang, dia hanya ingin terbebas dari hubungan rumah tangga yang sejak awal memang tidak pernah harmonis, tanpa berniat untuk memberitahu keluarga suaminya jika Haikal sudah mengkhianatinya lebih dulu.

❄️

❄️

❄️

Bersambung....

1
Eti Alifa
Marvin reingkarnasi rendra🤭
Eti Alifa
plek ketiplek rendra ini mah main sosor bkn miliknya🤭
Eti Alifa
kok marvin kaya rendra sihh😡
Rika Okta Dafrianti
cerita yg bagus thor ,semangat yaa
Khairul Azam
menurutku ini novel gila
Made Darsini
kok malah di panggil sih, knp gak di ikutin
SariRani
Kereeen banget thoor!!!
🔥Violetta🔥: Wah , terimakasih banyak kakak 🙏😁
total 1 replies
Emily
banyak benalu di sekitar Liora dan marvin
Emily
astaga aku ketawa thour .,.Marvin sengaja menjebak ibunya di hadapan wartawan..dan ibu Eliza tidak bisa mengelak demi menjaga image nya
🔥Violetta🔥: Marvin emang suka usil 😁😁
total 1 replies
SariRani
Thooor!! Kamu kereen
Emily
liora tekdung
SariRani
Mantaaaap teruskaana
Jeon Kookie
mulai bermain ni emaknya Marvin 🤣
sitti suharni hermanses
keren ceritanya
🔥Violetta🔥: Wah, terimakasih banyak kakak 😁🙏
total 1 replies
Khoerun Nisa
baru kali ini bc novel pelakor langgeng pernikahan nya pdhl Maria brsalah
🔥Violetta🔥: 😂😂😂😂😂
total 1 replies
Jong Nyuk Tjen
terimakasih bnyk thor , ceritanya menginspirasi bnget , sesuatu yg tulus n ikhlas akan berbalas dgn hal yg sama , semuany akan indah pd waktuny asal hati kita bersih n mw menerima keadaan dgn sabar.
🔥Violetta🔥: Wah, terimakasih kembali kakak sudah berkenan mampir di karya sederhana saya 🙏😁
total 1 replies
Jong Nyuk Tjen
ibuny marvin hrsny d tampar mulutnya, mulut iblis
Jong Nyuk Tjen
gmna hatiny liora ga berubah kl selalu d perlakukan sedemikian rupa oleh kakak iparny sendiri?
Pascal Lea
Pada gamon semua 😂
Serli oktavia
kenapa harus dipanggil sih, aturannya kan diikuti secara diam diam biar ketahuan kelakuan si Haikal 😡😡
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!