Seorang Pria tua yang di sebut sebagai Manusia Terkuat di dunia Kultivasi, Kekuatan Pria tua itu tidak perlu di tanyakan lagi, Musuh - musuhnya takut hanya mendengar namanya saja. Hal tersebutlah yang membuat dia tidak memiliki satu seorang teman ataupun keluarga.
Hanya kehampaan yang Pria tua rasakannya sekarang, Kerena hal itu Pria tua tersebut meminta kepada Dewa untuk memberikan sebuah dunia menarik untuknya, Dewa mengabulkan dan Mereinkarnasi Pria tua tersebut ke sebuah dunia Baru.
Apakah Pria tua tersebut dapat berdirii puncak dunia di dunia yang baru?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon EON, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Ch. 24 - Tubuh Naga Tingkat Satu.
“Tidak Aku sangka ruangan ini sangar besar, Sekarang aku mengerti alasan mengapa harganya lumayan mahal.” Arthur melihat-lihat Ruangan Meditasi miliknya sangat luas dan juga kaya dengan energi.
Arthur mulai membuat sebuah lingkaran dengan mengunakan Pasir Emas, Setelah selesai membuat lingkaran menggunakan Pasir emas, Arthur duduk di tengah lingkaran tersebut.
Arthur mulai menutup mata dan menghilangkan Indra Pendengar untuk meningkatkan Konsentrasi.
Arthur mengeluarkan Tenaga Dalam dari tubuhnya, Tubuh Arthur di penuhi dengan sebuah aura bewarna kuning.
Aura kuning itu mulai menyatu dengan Pasir Emas.
Arthur hanya menyatukan setengah lingkaran Pasir Emas saja, Ia berfikir akan lebih baik melakukannya secara bertahap.
Aura yang sudah tercampur dengan pasir emas tersebut mulai kembali ke ke dalam tubuh Arthur secara perlahan.
“HAAA!”
Arthur menjerit karena merasakan kesakitan yang sangat hebat ketika aura yang berisi pasir emas mulai masuk ke dalam tubuhnya.
“Sial.” Arthur menggigit bibirnya karena Arthur hampir kehilangan kesadaran.
Arthur merasakan sakit yang luar biasa seperti di tusuk dengan seratus ribu jarum secara bersamaan.
Mulai mengalir sebuah darah dari lobang kuping dan hidung Arthur.
Setelah 2 jam menahan rasa sakit yang hebat, Arthur berhasil memurnikan setengah lingkaran Pasir emas yang masuk ke dalam tubuhnya.
“Hah Hah Hah.” Arthur mengatur nafas.
Arthur mulai bermeditasi untuk memulihkan dirinya yang sudah sangat kelelahan dan akibat proses pemurnian pasir emas.
Beberapa menit kemudian tubuh Arthur kembali prima. “Pemulihanku menjadi lebih cepat.”
Arthur merasakan bahwa kecepatan pemulihannya meningkat pesat setelah memurnikan setengah Pasir Emas tersebut.
Arthur menelan ludah ketika melihat setengah lingkaran Pasir Emas yang tersisa. “Apa yang kamu takutkan Pak tua, Sakit seperti ini sudah pernah kamu alami.”
Setelah menarik nafas Arthur mulai menutup mata dan mulai proses untuk memurnikan sisa setengah lingkaran Pasir emas.
“Ugh.” Arthur kembali merasakan merasakan sakit, Walaupun tidak sesakit sebelumnya, Namun Arthur masih belum bisa menahannya.
Arthur mengepalkan tangan dengan kuat, dan terus berusaha memurnikan Pasir Emas sedikit demi sedikit.
Proses pemurnian Pasir Emas lebih cepat dari proses sebelumnya, Setelah 1 jam Arthur berhasil memurnikan semua pasir emas tersebut.
Arthur langsung dapat merasa bahwa tubuhnya memiliki sebuah energi yang sangar besar, Dalam proses pemurnian pasir emas Arthur juga mendapat tambahan 10 titik tenaga dalam.
Sekarang Arthur memiliki 114 Titik Tenaga dalam, Bukan hanya tenaga dalam saja yang Arthur dapatkan, Tulang dan otot Arthur juga ikut menguat, Arthur juga mencoba kekuatannya dengan menggunakan Ilmu Pukulan cepat miliknya.
“Kekuatan bertambah, kecepatan juga.” Arthur mendapatkan peningkatan kekuatan Fisik.
“Aku tidak sabar dengan kekuatan yang aku dapat setelah mendapat Tubuh Emas tingkat 2.” Batin Arthur.
Arthur juga memeriksa setiap inci tubuhnya, Arthur takut proses Tubuh Naga akan merubah bentuk tubuhnya.
“Mari kita coba Ilmu Pukulan Naga.” Arthur mulai melakukan kuda-kuda untuk mengunakan jurus pertama dari Pukulan Naga.
Di kepalan tangan Arthur keluar aura berwarna putih.
“Jurus Pertama Pukulan Naga Putih.”
Pukulan Arthur mengeluarkan aura yang berbentuk Sebuah Naga berwarna Putih.
“DUAR!!”
“Sial.” Arthur melihat bahwa pukulannya membuat sebuah lubang yang sangat besar di ruangannya sekarang.
“Apa yang terjadi.” Seorang pria dan seorang perempuan yang Arthur kenal masuk ke dalam ruangannya.
Pria tersebut terkejut melihat sebuah lubang yang sangat besar di hadapan dirinya.
“Siapa pemuda ini, Bagaimana dia bisa membuat lubang seperti ini.” Pria tersebut memandang Arthur dari atas sampai bawah.
Pria tersebut merupakan seorang Pendekar Ahli, Namun dapat di pastikan bahwa Pria tersebut tidak bisa membuat sebuah lubang yang sangat besar dengan pukulan miliknya.
Bahan - bahan yang di gunakan untuk membuat dinding Ruangan Meditasi berasal dari sebuah batu yang sangat keras yang berasal dari gunung berapi.
“Seberapa besar kekuatan yang di miliki anak itu sampai - sampai membuat lubang sebesar ini.” Batin Pria tersebut sambil terus memandangi lubang.
Arthur hanya bisa tersenyum canggung, Ketika Pria tersebut memandang dirinya. “Maafkan aku paman, Aku tidak bisa mengontrol kekuatanku.”
“Tidak apa-apa ini merupakan tanggung jawab kami.” Pria membalas.
“Ketua kena...” Pelayan tersebut langsung berhenti berbicara setelah Ketuanya melihatnya dengan tajam.
Arthur dapat mengetahui maksud dari tingkah pria tersebut. “Aih, Apa boleh buat.” Batin Arthur.
Ketika Arthur ingin melangkah untuk mendekati pria tersebut, tiba-tiba pandangan Artur menjadi gelap.
Pria itu yang melihat tubuh Arthur jatuh langsung berlari dan menangkapnya.
“Dimana aku.” Arthur membuka mata.
“Ah tuan muda, Anda sudah sadar, Tunggu sebentar Tuan muda Aku akan memanggil Ketua.” Pelayan tersebut berjalan meninggalkan ruangan Arthur.
“Jadi aku benar-benar pingsan.” Arthur melihat dia berbaring di sebuah tempat tidur.
“Tidak aku sangka aku benar-benar kelelahan hanya mengeluarkan satu jurus saja.” Arthur mengetahui alasan dia pingsang karena dia menggunakan salah satu Jurus dari Pukulan Naga.
Setelah beberapa menit Arthur melihat seorang pria yang dia kenal menghampiri dirinya.
“Paman sudah berapa lama aku pingsan.” Arthur bergerak untuk duduk.
“Hanya 1 jam.” Balas Pria tersebut.
“Syukurlah hanya 1 jam.” Batin Arthur.
Pria tersebut tersenyum melihat untuk mulai bermeditasi untuk memulihkan kekuatannya.
Pria tersebut kembali terkejut melihat Arthur dapat memulihkan kondisi hanya dengan waktu 10 menit saja.
Arthur berjalan mendekati Pria itu. “Terima kasih atas bantuannya paman, Aku pasti akan membalasnya, Tapi sekarang aku harus pulang.” Arthur harus pulang karena setengah jam lagi merupakan jam makan siang.
Arthur terkejut melihat pria tersebut tidak menyulitkannya dengan pertanyaan dan membiarkan dia pergi tanpa ada gangguan.
“Aku hampir lupa, Ini paman.” Arthur memberikan 10 Koin Emas kepada Pria tersebut.
“Aku akan mampir lain kali.” Arthur berjalan meninggalkan ruangan.
“Ketua kenapa anda tidak meminta dia untuk ganti rugi.” Pelayan tersebut heran karena sifat ketuanya tidak seperti biasanya.
“Adena kamu harus menghormati anak muda itu jika bertemu dengannya lagi, Aura yang di milikinya sama seperti milik seseorang.” Ucap Pria tersebut yang merupakan Ketua dari Toko Pelatihan.
“Beliau? Siapa ketua?” Tanya Adena yang sangat penasaran.
“Ketika Aku berhadapan dengan Baginda Raja Cahaya.”
Tubuh Adena bergetar hebat mendengar hal tersebut, Bagaimana tidak, Perkataan ketuanya seperti menyamakan Arthur dengan seorang Raja.
BERI LIKE DAN COMMENT