NovelToon NovelToon
Dicampakkan Suami, Aku Jadi Pengusaha Sukses

Dicampakkan Suami, Aku Jadi Pengusaha Sukses

Status: tamat
Genre:Selingkuh / Penyesalan Suami / Orang Disabilitas / Tamat
Popularitas:22.2k
Nilai: 5
Nama Author: Senja

Kania mengira pernikahannya dengan Firman adalah takdir bahagia. Selama dua tahun, Firman menjadi suami sempurna sekaligus pahlawan yang menyelamatkan ekonomi keluarganya.

Meski hidup dengan disabilitas pada kaki kirinya akibat sebuah kecelakaan, Kania tak pernah menyerah menjalani hidup. Ia percaya, selama Firman tetap berada di sisinya, semua kekurangan itu bukanlah penghalang untuk meraih kebahagiaan.

Namun, saat perusahaan Firman bangkrut, badai besar menghantam rumah tangga mereka.

Pria yang pernah berjanji akan terus menggenggam tangannya mendadak berubah dingin. Lalu, seorang wanita dari masa lalu Firman datang menawarkan suntikan dana untuk menyelamatkan perusahaan dengan satu syarat, Firman harus membuang Kania dari hidupnya.

Demi mengembalikan kejayaan dan mempertahankan ambisinya, Firman tak ragu mengkhianati janji suci pernikahan mereka.

Terluka hebat, Kania memutuskan pergi meraih kebahagiaannnya sendiri.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Senja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab. 34 Memberikan Separuh Aset

"Besok mama ingin bertemu denganmu," ucap Abimanyu di seberang telepon.

"Bu Dahlia mau bicara apa ya, Pak, sama saya?" tanya Kania penasaran.

"Ya mana kutahu! Datang saja besok!" balas Abimanyu dingin sebelum sambungan ponselnya terputus sepihak.

"Ih dasar bos galak!" umpat Kania.

*

*

Kania duduk dengan meremas jemarinya yang mendadak terasa sedingin es. Di hadapannya, nyonya Dahlia menatapnya dengan sepasang mata yang sudah sembap oleh air mata.

Sementara itu, Mawar duduk bersandar dengan wajah ditekuk, menatap Kania dengan kilat kebencian yang tak disembunyikan.

Nyonya Dahlia menarik napas panjang yang terdengar bergetar. Ia mencondongkan tubuhnya, meraih kedua tangan Kania, dan menggenggamnya erat-erat.

"Kania, sudah bertahun-tahun Ibu mencari keberadaanmu dan ibumu," ucap Dahlia dengan suara parau. Air mata kembali menetes membasahi riasan wajahnya yang elegan. "Setelah kejadian hari itu... hari di mana bapakmu, Maheswara, mendorong Ibu dari hantaman truk rem blong, hidup Ibu hancur oleh rasa bersalah."

Kania menelan ludah. Hatinya ikut perih mendengar nama mendiang ayahnya disebut dengan penuh penyesalan.

"Ibu saya sudah menceritakan semuanya semalam, Nyonya. Nyonya tidak perlu merasa bersalah lagi. Bapak melakukan itu karena kebaikan hatinya."

"Tidak semudah itu, Nak! Bapakmu mengorbankan nyawanya, meninggalkan istrinya yang masih muda dan putrinya yang masih kecil demi ibu dari anak-anak yang bahkan tidak dia kenal! Dulu, saat ibumu menolak ganti rugi dan pergi entah ke mana, Ibu sudah bersumpah di atas makam bapakmu."

Dahlia melepaskan genggaman tangannya. Ia merogoh tas tangannya, lalu mengeluarkan sebuah map tebal berwarna cokelat berlambang kantor notaris terkenal. Map itu didorongnya perlahan melintasi meja kaca hingga berhenti tepat di depan Kania.

"Sumpah itu harus Ibu tepati. Di dalam map ini ada surat kuasa dan sertifikat pemindahan hak milik," jelas Dahlia menatap lekat ke dalam mata Kania. "Ibu menyerahkan separuh dari seluruh aset pribadi Ibu untukmu dan ibumu, Kania."

Deg! Kania tersentak. Matanya membulat sempurna menatap map cokelat itu seolah benda itu adalah bom waktu. Tubuhnya refleks mundur hingga bersandar kaku di sofa.

"Apa? Nyonya, ini... ini nggak mungkin. Saya nggak bisa menerimanya!" tolak Kania panik, mendorong map itu kembali ke arah Dahlia. "Ibu saya tidak pernah mengharapkan uang sepeser pun. Bapak menyelamatkan Nyonya bukan untuk menukar nyawanya dengan harta!"

"Tolong, Kania, Ibu mohon..." isak Dahlia, menangkupkan kedua tangannya memohon di depan dada. "Terima ini. Jika tidak, sampai mati pun Ibu tidak akan pernah bisa tidur tenang. Ini bukan soal menukar nyawa, ini bentuk rasa terima kasih Ibu! Anggap saja ini hak bapakmu yang harus Ibu kembalikan pada darah dagingnya. Tolong, jangan tolak pemberian ini."

Kania menggeleng kuat-kuat. Kepalanya pusing bukan main. Separuh aset pribadi keluarga Adiningrat? Jumlah itu pasti mencapai ratusan miliar, atau bahkan triliunan rupiah! Ia hanya seorang sekretaris biasa, ia tidak siap menerima tanggung jawab sebesar ini.

Namun Dahlia terus mendesak, menatap Kania dengan tatapan memelas yang begitu menyayat hati. "Hanya dengan kamu menerima ini, Ibu bisa merasa dimaafkan, Nak. Ibu memaksa. Kamu harus menerimanya."

Melihat keputusasaan di mata wanita paruh baya itu, pertahanan Kania perlahan runtuh. Dengan tangan gemetar ragu, Kania menyentuh ujung map tersebut.

Brak!

Suara hantaman keras di atas meja membuat Kania dan Dahlia tersentak. Mawar, yang sejak tadi diam dengan wajah memerah menahan amarah, akhirnya meledak. Ia berdiri dari kursinya, menatap ibunya dengan raut wajah tak percaya dan penuh emosi.

"Mama gila, ya?!" jerit Mawar histeris, suaranya menggema di ruangan kedap suara itu. "Separuh aset Mama mau diberikan begitu saja pada perempuan ini?! Dia ini cuma mantan istri mas Firman, Ma! Perempuan miskin yang diceraikan karena tidak bisa apa-apa! Kenapa Mama mau memberikan kekayaan keluarga kita untuk orang asing sepertinya?!"

Mawar menunjuk wajah Kania dengan jari telunjuknya yang berhias kuku manicure mahal, kilat matanya penuh dengan rasa jijik dan terancam.

"Dia pasti cuma pura-pura menolak, Ma! Jangan-jangan selama ini dia yang sengaja mendekati kak Abi dan merencanakan semua ini biar bisa merampok harta keluarga kita!" tuduh Mawar tanpa ampun.

Mendengar penghinaan itu, Kania meremas roknya kuat-kuat. Wajahnya pias, namun sebelum ia sempat membela diri, Dahlia sudah lebih dulu bangkit dari kursinya.

Plak! Bukan tamparan di wajah, melainkan tamparan keras di atas meja dari tangan Dahlia, sukses membuat Mawar terbungkam kaget.

"Jaga mulutmu, Mawar!" bentak Dahlia, urat di lehernya menegang. Wajah keibuannya yang lembut kini berubah menjadi penuh amarah yang menakutkan. Matanya menatap tajam pada putri bungsunya itu.

"Kania bukan orang asing! Mendiang ayahnya, Maheswara, adalah sahabat Mama! Dia laki-laki hebat yang menukar nyawanya sendiri supaya Mama bisa pulang dan membesarkan kalian!" napas Dahlia memburu hebat, air matanya menetes deras akibat emosi. "Kalau bukan karena ayah Kania, Abi sudah jadi anak yatim sejak kecil! Kamu tidak akan bisa hidup mewah, pakai barang mahal dan bersikap sombong seperti sekarang!"

Mawar terdiam kaku. Wajahnya pucat pasi mendengar bentakan ibunya yang tak pernah sekalipun semarah ini padanya.

"Aset yang Mama berikan itu adalah uang hasil keringat Mama sendiri, bukan uang suami Mama atau kakakmu!" tegas Dahlia tak terbantahkan. Ia menoleh kembali menatap Kania, sorot matanya kembali melunak namun penuh penekanan.

"Tanda tangani berkasnya, Kania. Dan Mawar, jika kamu berani menghina Kania lagi, Mama pastikan kamu tidak akan mendapatkan sepeser pun dari sisa aset yang papa mu miliki. Mengerti?!"

Ruangan itu mendadak hening. Mawar hanya bisa menggigit bibir bawahnya menahan malu dan amarah yang tak bisa ia luapkan, sementara Kania menatap map di depannya dengan perasaan campur aduk yang luar biasa.

Takdirnya malam ini benar-benar diputarbalikkan secara brutal.

1
tinie
ternyata ditamatkan🤔🤔
Senja: Iya kak zonk ga dapat apa2
total 1 replies
Kukun Sabarno
hanya masalah waktu yang menunjukkan kebenaran💪
Kukun Sabarno
selama ada orang ketiga sekalipun itu mertua atau ipar rumah tangga gak akan aman
Kukun Sabarno
uang dari suami untuk isteri wajib diberikan langsung 👍
MamDeyh
Kakkkk yg ini kapan lagi up nyaaa
MamDeyh
Blm up lagi nih kak
Senja: Blm mak gagal semua2 nya🤭
total 1 replies
tinie
gimana rasanya
baru seminggu jadi loo mantu
gimana rasanya s tahun
tinie
karma dibayar kontan🤣🤣
Nice1808
karma dibayar tunai tuti😂🤣🤣🤣
Nice1808
makan tuh karma tuti🤭🤣🤣
Dede Maesaroh
makan tut🤣
MamDeyh
Mau nyukurin takut dosa/Grin/
Senja: waktu dan tempat dipersilahkan mak wkwk
total 1 replies
tinie
wah waah
gimana kalau mawar tau dia hanya anak pelakor
hasil hubungan gelap gulita🤣🤣
tinie
jangan jangan kecelakaan itu sengaja di buat ibunya mawar
agar Dahlia meninggal
namun sayangnya malah bpknya Kania yg kena
truk blong itu
tinie
oh oh
jadi mawar hasil hubungan gelap tooh
dan sekarang hasilnya sama
dia merebut suami orang

hadeeuuh
jadi adik kandung beda ibu
hemm
Fia Ayu
Kenapa gk ngomong, klo si mawar berduri itu anak selengkihan bpk moyangnya, pengen liat komuknya klo dia dengar begitu
Itin
Belum lagi kalau Mawar tau kenyataan bahwa dia hanyalah anak hasil perselingkuhan.... malu gak tuh??
Nice1808
hahhaha mawar ciut klo gk dikasih harta jd mingkemkan🤣
Nice1808
wah pantas abimanyu mulai suka dgn kania🤣🤣trnyata ada unsur balas budi juga 🤭
MamDeyh
Wowwww
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!