Novel ini mengisahkan tentang seorang wanita Cantik, populer dan sangat lugu bernama Clarisa yang mencintai seorang laki-laki arogan bernama Jackson yang terkenal sangat playboy di Kampus X.
Bagaimana kah kisah cinta mereka? apakah cinta Clarisa terbalaskan? Apakah keluguan nya juga dapat memikat hati Jackson? yuk simak saja ceritanya
Happy reading😊
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Person S, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Vera
"Kamu mau ajak aku kemana je?" Tanya Clarisa
"Nanti juga kamu tahu sayang" Kata Jackson sambil mengelus rambut Clarisa
"Hmmm, baiklah" Kata Clarisa
setelah beberapa menit perjalanan mereka sampai disebuah pemakaman umum. Clarisa mengeryit heran.
"Je, kenapa kesini?" Tanya Clarisa
"Aku ingin mempertemukanmu dengan perempuan yang ada di foto itu, Ayo" Kata Jackson menarik Tangan Clarisa dan membimbingnya menuju sebuah gundukan makan, di batu nisan itu bertuliskan "Vera Adiwijaya".
"Je, Ini serius?" Tanya Clarisa
"Iya, Ayo duduk, kita berdoa dulu" Kata Jackson kemudian mengangkat tangannya dan berdoa bersama.
"Aamiin" kata mereka berbarengan kemudian mengusap pipi masing-masing.
"Ra, Kenalin ini Clarisa. Sahabat masa kecilku dulu yang sering aku ceritakan ke kamu. Sekarang aku udah menemukan dia. Dia sangat cantik bukan? Aku sangat mencintainya, dan aku akan segera menikahinya. Jadi kamu harus tenang disana. Karena aku disini sudah benar-benar mengikhlaskanmu." Kata Jackson sambil memegang batu nisan didepannya.
"Ca, Ayo sapa Vera" Kata Jackson
"Hallo ver, Aku belum pernah bertemu sebelumnya denganmu. Aku hanya melihatmu di foto. aku yakin kamu orang baik sampai Jackson bisa begitu menyayangimu. Kamu tenang saja, Jackson akan aku jaga dengan baik. Jadi kamu baik-baik ya disana" Kata Vera mengusap air matanya.
"Kenapa Kamu menangis ca? Aku saja yang mengenal Vera lama tidak menangis" Kata Jackson yang menyembunyikan kesedihannya.
"Kamu kan nggk punya hati, Makanya nggk sedih" Kata Clarisa.
"Hehe, iya udah iya, pulang yu, udah mau magrib ni" kata Jackson
"Ayo" kata Clarisa
"Ra, kami pulang dulu ya, kapan-kapan kami akan berkunjung lagi, Assalammualaikum" kata Jackson kemudian menggandeng tangan Clarisa untuk pulang.
-di Mobil-
"je" kata Clarisa
"iya, kamu pasti ingin menanyakan hubunganku dengan Vera" kata Jackson yang dibalas anggukan oleh Clarisa.
Jackson hanya tersenyum kemudian menghela nafas panjang.
"Hmmm, Aku dan Vera dulu adalah sahabat. Kami bersahabat sejak SMA kelas 1. kami kenal saat MOS, dia satu group denganku. Kami sering dipasang-pasangkan. Hingga kami menjadi sangat dekat. Tapi kedekatan kami hanya sebatas sahabat. Dia juga mempunyai seseorang yang dia kagumi. dan menjadi pacarnya saat kelas 2 SMA. saat masuk kuliah, pacarnya memilih melanjutkan kuliah ke luar negeri. Sedangkan dia memilih kuliah disini. sejak saat itu hubungan mereka semakin renggang. Bahkan pacarnya tidak pernah bisa dihubungi. Hingga pada suatu malam. Vera melihat pacarnya sedang berdua di mobil. Dia pun mengikuti mobil itu. Namun, Takdir berkata lain. Dia mengalami kecelakaan. Dan ya, Kamu bisa mengetahui kelanjutannya" Kata Jackson sambil menyapu air matanya yang mulai menetes.
"Innalillahhiwainnailaihirajiun" Kata Clarisa sambil memegang dadanya Shock dengan Cerita Jackson
Hening beberapa lama. Tidak ada yang memulai pembicaraan duluan. Hingga Clarisa memberanikan bertanya lagi
"Aapakah kamu pernah mencintai Vera?"Tanya Clarisa
"Iya, Bahkan Aku pernah menyatakan cinta padanya Tapi dia menolakku" Kata Jackson
"Apakah kamu masih mencintainya?" Tanya Clarisa dengan mata yang mulai berkaca-kaca
"Tentu tidak. Karena sekarang aku hanya mencintaimu. dan Kamu tahu, Awalnya aku pikir Vera cinta pertamaku. Tetapi ternyata aku salah. Cinta pertamaku kamu ca. Aku mencintaimu ca" Kata Jackson lalu mencium kening Clarisa yang langsung membuat pemiliknya Diam seketika.
"hmm, Pu-pulang yuk Je" Kata Clarisa gugup karen situasinya sudah mulai tak terkendali
"Ayo" Kata Jackson dan Tersenyum
diperjalanan Jackson kembali lagi seperti Jackson yang sebelumnya. Dia terus menggoda Clarisa karena melihat pipi Clarisa yang merona merah.
"Ca, kamu belum bilang I love you too. Kamu tidak mencintaiku?" Tanya Jackson usil memancing Clarisa
"Je, astaga. fokus menyetir" kata Clarisa
"Haha, Iya sayang" Kata Jackson kemudian menggenggam tangan Clarisa kemudian menciumnya.
"Astaga Je" Kata Clarisa yang langsung menarik tangannya Dan dan salah tingkah. Pipinya sudah sangat merona merah. Jackson pun tiba-tiba menepikan mobilnya.
"Ca" Kata Jackson menatap Clarisa dalam
"Hmm" Kata Clarisa yang menghadap lain untuk menyembunyikan rona wajahnya
"Liat aku ca" Kata Jackson dan membuat Clarisa membalikkan pandaangannya untuk menatap Jackson
"Aku mencintaimu ca, Apa tidak bisa kita menikah sebelum lulus kuliah, Aku sudah bekerja dan mempunyai kantor sendiri, Aku bisa membiayai rumah tangga kita, Aku hanya tidak ingin kehilanganmu ca, Aku ingin segera mengikat hubungan kita dalam jenjang pernikahan" Kata Jackson dengan tatapan serius
"ehhh, Aku mau banget je, Tapi aku sungguh takut, saat aku sudah berumah tangga nanti, aku tidak bisa menyelesaikan kuliahku" Kata Clarisa
"Kamu bisa ca, Aku yakin itu. dan nanti untuk keperluan rumah tangga kita biar pembantu yang mengurusnya dan kamu bisa fokus mengurus aku dan kuliahmu" Kata Jackson sambil menggenggam tangan Clarisa berharap Clarisa menyetujui permintaannya.
hening
hening
hening
yang terdengar hanya suara mobil yang berlalu lalang, karena jalanan saat itu cukup ramai. Tapi suara obrolan mereka msih terdengar jelas oleh telinga masing-masing.
Jackson terus menatap Clarisa dengan tatapan berharap. Hingga Clarisa mulai bersuara.
"Hmm...." Kata Clarisa
-Bersambung-
Jadi Inget lagu yang Hmmm Hmmm Hmmm.
Hehe
Jangan Lupa dukung karya author ya supaya terus dapat update an terbaru cerita ini.
Yang penasaran langsung komen ja, Kira-kira Clarisa Terima atau nggk ya?
Jangan Lupa Baca Novel Terjebak Cinta Fake Boy juga ya.
Happy reading