NovelToon NovelToon
The Heiress'S Scents

The Heiress'S Scents

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Identitas Tersembunyi / Cintapertama
Popularitas:7.6k
Nilai: 5
Nama Author: Daeena

Di balik kemegahan High School Los Angeles, Issabelle Reichenbach menyembunyikan identitasnya sebagai pewaris tunggal klan mafia legendaris.

Demi bertahan hidup, ia menyamar sebagai murid beasiswa miskin yang patuh, sembari menahan penderitaan tinggal bersama ibu kandungnya yang lemah dan ayah tiri yang kasar.

Namun, penyamaran sempurna Issabelle terancam hancur saat ia berhadapan dengan Navarro Von-Riccardo, penguasa sekolah sekaligus pewaris tunggal terkuat di Pantai Barat.

Navarro menyimpan rahasia kelam klan Von-Riccardo: sebuah genetika yang membuatnya kehilangan indra penciuman sejak lahir.

Secara mengejutkan, aroma tubuh dingin menyerupai mawar es milik Issabelle menjadi satu-satunya wewangian yang bisa dicium oleh Navarro setelah 16 tahun hidupnya.

Terpikat oleh takdir yang tak terelakkan, Navarro mulai terobsesi untuk menguak topeng misterius gadis beasiswa tersebut, memicu perang insting yang mematikan di antara dua predator puncak.


Happy reading 🌷

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daeena, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#3

Halaman parkir Oakridge High School di pagi hari lebih mirip seperti pameran mobil mewah internasional ketimbang area institusi pendidikan.

Deretan mobil sport bermesin silinder besar dengan kilap cat yang sempurna berjejer rapi di bawah sinar matahari Los Angeles yang mulai menyengat.

Porsche, Lamborghini, hingga Aston Martin dengan plat nomor khusus memenuhi kap-kap parkir eksklusif.

Issabelle melangkah turun dari bus sekolah kuning, menjadi kontras yang sangat nyata di antara kemewahan yang memekakkan mata itu.

Langkah kakinya konstan, kepalanya bergerak sedikit, memindai sekeliling dengan akurasi yang dingin.

Sebagai seorang Reichenbach yang terbiasa melihat koleksi mobil super di garasi bawah tanah milik ayahnya di Jerman, ia tahu persis nilai dari kendaraan-kendaraan ini.

Beberapa di antaranya bahkan memiliki harga yang sangat fantastis, tipe kendaraan terbatas yang hanya bisa didapatkan melalui daftar tunggu bertahun-tahun.

Namun, ada satu hal yang membuat alisnya sedikit terangkat. Ia tidak mengira sistem pendidikan di Amerika, atau setidaknya sekolah ini, mengizinkan siswa-siswinya yang masih di bawah umur membawa kendaraan dengan spesifikasi balap ke area high school.

Ini bukan lagi sekadar fasilitas sekolah, melainkan ajang pamer kekuasaan yang dilegalkan.

"Hei, minggir! Jangan halangi jalanku, anak baru!"

Suara Chloe melengking di belakangnya, disusul kibasan rambutnya yang menor saat gadis itu setengah berlari mendekati kerumunan siswi populer di dekat air mancur.

Issabelle tidak memedulikannya. Perhatiannya justru teralih pada sebuah area parkir yang agak lengang di sudut barat, di mana sebuah mobil hypercar hitam pekat terparkir dengan angkuh.

Di sana, atmosfer terasa berbeda. Keheningan yang tidak biasa mendadak tercipta di radius beberapa meter di sekitar mobil tersebut.

"Lakukan dengan benar."

Sebuah suara bariton memecah udara pagi. Suara itu pelan, dingin, namun memiliki getaran otoritas yang mutlak.

Karena tidak ada orang lain di sekitar tempat itu yang berani bersuara, Issabelle bisa mendengarnya dengan sangat jelas dari jarak sepuluh meter.

Gadis itu menoleh dan mendapati seorang pemuda sedang duduk santai di atas kap mobil mewah tersebut.

Satu kakinya diangkat, bertumpu pada bemper depan. Dan di bawahnya, seorang siswa lain berlutut di atas aspal kasar, menggunakan lengan seragam sekolahnya sendiri untuk menggosok ujung sepatu bot kulit milik pemuda di atas kap mobil hingga mengilap.

Siswa yang berlutut itu gemetar, wajahnya pucat pasi ketakutan, sementara seragam putihnya kini kotor oleh noda hitam semir sepatu.

Issabelle merasakan kilatan amarah yang dingin di dalam dadanya. Ia sangat membenci perlakuan seperti itu.

Di dalam klan von Reichenbach, kekuasaan ditunjukkan melalui dominasi taktik dan eksekusi bersih, bukan dengan penghinaan publik yang murahan dan arogan seperti yang sedang dipertontonkan pemuda itu.

Baginya, penindasan verbal dan fisik yang dangkal seperti ini hanyalah tanda dari mentalitas lemah yang membutuhkan pengakuan.

Issabelle menghentikan langkahnya, matanya terkunci pada pemuda arogan itu, mengukur seberapa besar ancaman yang bisa ditimbulkan oleh distorsi sosial di sekolah ini.

"Jangan ikut campur."

Sebuah suara datar terdengar tepat di samping telinga Issabelle. Ia menoleh sedikit dan mendapati Claire, saudari tirinya yang sejak tadi bersikap biasa saja, kini berdiri di sebelahnya dengan pandangan lurus ke depan.

"Dia orang yang harus paling kau hindari saat berada di high school ini," lanjut Claire, suaranya hampir tak terdengar, bibirnya nyaris tidak bergerak seolah ia takut bahkan angin pagi pun bisa membocorkan kata-katanya.

Issabelle menatap Claire sejenak, lalu sedikit mengulas senyum tipis yang tak sampai ke mata. "Kukira kau bisu," ucapnya dingin, padat, namun berhasil membuat Claire sedikit tersentak. "Siapa pria itu?"

Claire menelan ludah, matanya melirik sekilas ke arah pemuda di kap mobil sebelum buru-buru mengalihkan pandangannya kembali ke arah gedung sekolah.

"Yang sedang duduk di kap mobil itu... namanya George Clooney. Tapi dia bukan masalah utamanya. Dia hanyalah kaki tangan. Dia bertingkah seperti itu karena dia berada di bawah perlindungan Navarro Von-Riccardo."

Mendengar nama belakang itu, radar internal Issabelle langsung menangkap sesuatu.

Navarro Von-Riccardo. Nama keluarga yang memiliki gaung yang cukup familiar dalam jaringan informasi bawah tanah global, sebuah nama yang memiliki keterikatan kuat dengan kartel dan sindikat perdagangan di pesisir barat Amerika.

"Navarro Von-Riccardo," ucap Issabelle mengulang nama itu dengan pelafalan yang sempurna, membiarkan setiap suku katanya mengendap di dalam ingatannya.

"Ya," bisik Claire lagi, kali ini dengan nada yang lebih mendesak.

"Jangan pernah menatap matanya, jangan pernah berada di koridor yang sama dengannya, dan jika kau melihatnya berjalan ke arahmu, berbaliklah. Pria itu yang harus kau hindari agar bisa bersekolah dengan tenang di sini. Jalur beasiswamu tidak akan bisa menyelamatkanmu jika kau berurusan dengannya."

Issabelle tidak menjawab. Ia kembali menatap ke arah kerumunan di dekat mobil hitam itu, tepat ketika siswa yang membersihkan sepatu selesai dengan tugasnya dan berlari pergi sambil menahan tangis.

George Clooney di atas kap mobil tampak tertawa puas, sementara beberapa orang di sekelilingnya ikut bersorak rendah.

Navarro, batin Issabelle sambil membalikkan tubuhnya, melanjutkan langkah menuju pintu masuk utama gedung sekolah.

Nasihat dari Claire sebenarnya sangat masuk akal bagi seorang gadis biasa yang masuk lewat jalur beasiswa.

Menghindari predator puncak adalah cara terbaik untuk bertahan hidup di ekosistem yang korup ini.

Namun bagi Issabelle, informasi ini memiliki arti lain.

Navarro bukan sekadar berandalan sekolah; dia adalah variabel berbahaya yang bisa mengacaukan misinya untuk tetap berada di bawah radar selama dua tahun ke depan.

"Terima kasih atas peringatannya, Claire," ucap Issabelle pelan saat mereka mulai memasuki koridor sekolah yang riuh.

Ia akan mengikuti aturan mainnya untuk saat ini. Menjadi tidak terlihat, menjadi murid beasiswa yang patuh, dan memastikan bahwa namanya tidak akan pernah bersinggungan dengan lingkaran Von-Riccardo.

Dua tahun ini adalah tentang pengendalian diri, dan Issabelle bertekad untuk tidak membiarkan satu pun singa lokal di Amerika ini mengusik ketenangannya.

1
Mia Camelia
aduh isabel kok keras kepala banget sih mpe membenci navaro😔😔😔
gak adil nih klo navaro dan isabel trz salah paham mulu😔
ayolah thor bikin mereka baikan lagi😂😂😂
Game Semut
kaciaaan bngt navvaro
Ros 🌷🦋: huhuhu🥲
total 1 replies
Mia Camelia
semoga isabel cepet muncul lgi thor, kasian navaro jadi patung es bgtu🤣
Ros 🌷🦋: dicairin sama kak reader 🤭🤣🤣
total 1 replies
Mia Camelia
yah kasiah issa ternyata di jebak doang suruh pulang ke jerman😂😂😂😂😂
Ros 🌷🦋: huhuhu😅🤭
total 1 replies
BONBON
aku tunggu kak, 22nya setara dan gk jomplang. bukan kisah Cinderella, mafia x gadis yg dijual oleh keluarganya blabla. 🤣🤣🤭
Ros 🌷🦋: hihi ma'aciww kak atas dukungannya 🫶🥰
total 1 replies
Angela Ghunu
karya kakak bagus skli, semoga semakin maju dan karya " kk makin bnyk🥰🥰
Ros 🌷🦋: Ma'aciww banyak kak🫶🥰
total 1 replies
Mita Paramita
navaro mati rasa sama perempuan 🤨 nunggu Isabella kembali.
Ros 🌷🦋: iyaaa kek nya 😅🤭
total 1 replies
Shusy Bharel
lanjut tho😍😍
Ros 🌷🦋: siap kak🥰
total 1 replies
Mita Paramita
see you again navaro 😘😘😘
Ros 🌷🦋: see you kak reader 🥰
total 1 replies
Mita Paramita
Isabella pecah perawan nya sama navaro 🤣🤣🤣
Ros 🌷🦋: aku malah ngakak loh kak reader 🤭🤣
total 1 replies
Mia Camelia
akhir nya 🥰🥰🥰
Ros 🌷🦋: wkwkw🤭
total 1 replies
Mia Camelia
yah masa baru bucin udah perpisahan aja thor🤣😂😂😂
Ros 🌷🦋: Berpisah dulu biar tau artinya rindu 🤭🤣🤣
total 1 replies
Mia Camelia
yaaah ketauan deh 🤣🤣🤣
Ros 🌷🦋: kwkwk😅
total 1 replies
Mita Paramita
sekarang Isabella punya tempat bersandar walaupun sih navaro plu mines 🤣🤣🤣
Ros 🌷🦋: kesayangan reader 🤣
total 1 replies
Mita Paramita
lanjut Thor 💪💪💪
Ros 🌷🦋: siap kak🫶
total 1 replies
Mita Paramita
navaro diem diem nyelidikin asal usul Isabella 🤣🤣🤣 saking penasarannya
Ros 🌷🦋: kwkwk🤣
total 1 replies
Debu Nakal
lagi.. lagi... lagi... lagi...
Ros 🌷🦋: padahal sudah didraf sampai bab 20 kak😅
total 1 replies
Mia Camelia
wah gak sangka kalo claire pacar nya skylar?? thor ceritaiin dong mereka juga🤔😄
Ros 🌷🦋: author selipin dikit2 nanti mereka 😅
total 1 replies
Mia Camelia
visual nya sempurna banget 🥰🥰👍
Ros 🌷🦋: huhu ma'aciww kak 🥰
total 1 replies
Mita Paramita
bucin akut nih navaro 🤣🤣🤣
Ros 🌷🦋: wkwkw 🤭
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!