NovelToon NovelToon
Jarak Antara Dua Hati

Jarak Antara Dua Hati

Status: tamat
Genre:Teen Angst / Persahabatan / Romansa / Tamat
Popularitas:89k
Nilai: 5
Nama Author: AnnaYoung

"Kamu tahu, terkadang waktu yang singkat memiliki kenangan yang hebat."

Gadis cantik dengan bulu mata lentik itu tersenyum kecut tanpa menatap lawan bicaranya. Ia sudah lelah menggantungkan harapan pada pria yang selalu mengumbar kata sayang, namun sikap dan usahanya tak menunjukkan hal demikian.

"Maafkan aku, kutahu ini sakit bagimu. Tapi ini juga sulit untukku," lirih Joe sungguh-sungguh.

Bagaimana bisa pria itu menahan seseorang, ketika ia masih mengharapkan cinta dari yang lainnya. Dia tak ingin melepas salah satunya. Dan Shena tau itu. Tapi bodohnya, Shena tak kuasa untuk mundur sebab rasa cintanya sudah terlanjur dalam.

"Bersamamu aku sakit, tapi jika tidak denganmu aku hancur."

Ini kisah Shena Morghia yang jatuh cinta pada sahabatnya sendiri, Joe Mafarulls. Seorang pria dewasa dengan kisah hidupnya yang rumit. Trauma akibat ditinggalkan kekasihnya di masa lalu, membuat Joe kesusahan membuka diri pada orang baru.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon AnnaYoung, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 03 - Memaafkan Tanpa Syarat

Shena tersentak dari tidurnya. Ia terkejut dengan alarm yang berbunyi nyaring memenuhi seisi penjuru kamarnya. Shena menyentuh dadanya yang berdebar keras karena kaget.

Ia mengusap wajahnya berkali-kali, sedetik kemudian ia tersadar, terbangun di atas ranjangnya. Siapa yang memindahkannya? Seingat Shena, tadi malam ia tertidur di atas meja kerjanya. Apa ini ulah Zoe?

Tadi malam, Shena bekerja hingga larut. Ia menerjemahkan salah satu novel korea yang sedang digarapnya, sebab pekerjaannya sudah di ujung deadline.

Zoe memaksa menginap, dengan alasan yang didramatisir. Yakni tak ingin menyetir tengah malam dalam keadaan mengantuk. Itu cukup masuk akal, dan Shena tak lagi bisa melarang. Terlebih, selama ini Zoe memang sudah terbiasa keluar masuk apartemennya tanpa mengenal waktu.

Shena mengubah posisinya menjadi duduk di atas ranjang. Ia mengerutkan alis, melihat sekeliling kamarnya namun tak menemukan keberadaan Zoe. Tak ada yang bisa menebak kapan pria itu akan datang dan pergi, mungkin itu adalah tekhnik terbaiknya sebagai seorang playboy.

"Aaarrhh. Siaal!" umpat Shena mengacak-acak rambutnya.

Ingatan Shena kembali pada percakapannya dengan Zoe tadi malam. Ia tak ubahnya manusia yang baru tersadar dari mabuk berat karena alkohol.

"Zoe, ramah sama mainin itu beda. Mau berapa puluh perempuan lagi kamu jadikan mangsa, ha?" tanya Shena dengan nada seriusnya.

Zoe berhenti memainkan ponselnya, dan beralih menatap Shena dengan tatapan berbahayanya. Seketika Shena membasahi bibir, ia mendadak gugup tanpa alasan.

"Tapi perempuannya mau tuh," sahut Zoe seraya kembali menundukkan wajahnya ke layar ponsel.

"Ah. Shittt!" umpat Shena.

Ya, Shena akui apa yang dikatakan Zoe ada benarnya juga. Perempuan yang sudah tahu menyukai pria brengsek namun tetap melanjutkan hingga berharap bisa bersama kemudian si pria bisa menjadi insyaf, berarti ia sudah siap untuk disakiti.

Siapakah perempuan itu? Shena adalah salah satunya. Siaal! Ingin rasanya Shena pura-pura lupa atau amnesia saja sekalian.

"Arhh! Brengsekkk!" pekik Shena mengacak-acak tempat tidurnya.

...*...

...*...

Suasana hati Shena cukup baik hari ini, walaupun ia masih sedikit kesal pada si badjingan Zoe, tetapi ia akan memaafkan pria itu. Sebab pagi tadi lagi-lagi Zoe sudah baik mau menjemput dan mengantarkannya berangakat ke kantor.

Bodoh, bukan? Mau semarah apapun dirimu pada orang yang disuka, kamu akan tetap memaafkannya tanpa syarat.

"Gak kerasa ya, ternyata udah jam 8 malam aja," keluh seorang perempuan berambut blonde yang berada di samping meja Shena. Erika Manoe. Seorang editor buku yang diterjemahkan oleh Shena.

Semua orang mulai membereskan kertas-kertas dan mematikan layar infocus pada monitor yang masih menyala. Sedang Shena merogoh ponselnya dari dalam tas, sebab sejak siang tadi ia belum mengecheck apakah ada pesan masuk atau tidak.

Zoe : "Kamu di mana? Masih lama keluarnya?"

Zoe : "Woyy!! Balas dong. Lama-lama lumutan aku nih!"

Zoe : "Aku dari tadi nunggu di depan lobi kantormu, kata pak satpam hari ini penerjemah dan editor pada lembur ya. Buruan, aku tungguin!"

Zoe : "Shenaaaaaa balas doooooong!"

Shena tersenyum samar membaca pesan Zoe, kemudian ia mengetikkan sesuatu.

Shena : "Aku udah selesai, tunggu di sana. Bentar lagi aku turun."

Dengan segera ia membereskan meja kerjanya, membuat semua orang terheran melihat Shena yang nampak terburu-buru.

"Malam Mbak Shena, mau langsung pulang ya? Gak mau ikut kami makan malam dulu?" tanya seseorang menghampiri meja Shena.

Ia adalah Nessa Pratiwi. Tubuhnya tinggi kurus, dengan rambut yang dicat biru tua. Sang primadona kantor yang sering dibicarakan banyak kaum karyawan.

"Malam, Ness." Sahut Shena memberikan senyum yang tak sampai ke mata. Ia mematikan komputer, lalu menarik diska lepasnya dan dimasukkan ke dalam tas kecil miliknya.

"Sorry, kayaknya kali ini aku gak bisa deh. Udah ditungguin teman soalnya. Lain waktu aja ya," kata Shena lagi.

Nessa masih berdiri di samping kursi Shena, ia mengukir senyum tipis di wajah menawannya. Nessa sudah lama bekerja di sana sebagai editor senior romansa-remaja, dan memang seringkali bergabung, juga menghampiri meja penerjemah yang belum memiliki ruangan pribadi.

"Teman? Maksud Mbak ... sahabat Mbak yang ganteng itu ya? Bang Zoe?" tanya Nessa memastikan rasa ingin tahunya, sekaligus memulai pembicaraan.

"Bang Zoe siapa?" tanya Erika pada Nessa.

"Itu lho, yang ganteng itu. Yang suka antar jemput Mbak Shena," jawab Nessa antusias.

Seketika Shena mengerutkan dahinya. "Huh, si ganteng?" dengus Shena pelan. "Biasa aja tuh," imbuhnya seraya menarik sudut bibir, namun nampak acuh tak acuh.

"Kok, Mbak bilang kayak gitu? Bang Zoe tuh ganteng banget tahu," balas Nessa menggebu-gebu.

"By the way, Bang Zoe lagi cari pacar baru enggak ya?" tanya Nessa lagi sembari tersenyum malu-malu.

Shena menghentikan pergerakan tangannya, kemudian mengangkat bahunya acuh. "Kamu mau jadi salah satu pacarnya? Bisa aja sih, tapi entah yang ke berapa," jawab Shena terlihat tak peduli.

"Masa Bang Zoe begitu sih, Mbak. Yang aku lihat dia pria yang baik, sopan, dan juga lucu, plus ganteng banget. Bikin gak nahan buat natap lebih dari 5 detik," ucap Nessa tersipu.

"Pria baik?" dengus Shena tidak percaya mendengar pujian yang dilantunkan Nessa untuk si badjingan Zoe.

"Gak ada pria baik yang menghancurkan banyak hati perempuan, Ness. Aku udah kenal dia dari lama, dan dia gak pernah betah hanya dengan satu wanita. Maklum lah, otaknya udah pindah ke tengkuk!" lanjut Shena sinis.

"Jangan ngomong begitu, Mbak. Biarpun kalian udah sahabatan lama aku yakin banyak hal yang gak Mbak Shena ketahui tentang Bang Zoe," balas Nessa dengan senyuman manisnya yang penuh makna.

Shena mengepalkan tangannya kuat-kuat, ia tersinggung dengan perkataan Nessa. Apa maksudnya? Perempuan itu berbicara seolah sudah mengenal Zoe lebih dari dirinya. Seakan setengah hidup Nessa sudah dihabiskan dengan pria brengsek itu.

Shena berdeham tertahan, "Apalagi yang harus dicari tahu. Zoe memang sebrengsek itu kok," jawab Shena seraya mengeraskan rahangnya.

"Entahlah yaaa, tapi aku rasa Bang Zoe gak kayak gitu tuh." Nessa mengangkat bahu dan menipiskan bibirnya. Ia begitu percaya serta yakin dengan penilaiannya.

Shena membasahi bibirnya, ia menarik napas dan membuangnya sedikit kasar. Gadis itu bahkan sampai lupa akan janjinya yang akan segera turun menemui manusia kardus yang sejak tadi menunggunya di depan kantor. Mungkin saja saat ini Zoe sudah berubah jadi lumut betulan?

"Rata-rata pria brengsek itu emang pada ganteng sih, Mbak Nessa. Tapi kalau pria brengseknya modelan Bang Zoe sahabat Mbak Shena sih bisa lah dibicarakan baik-baik," timpal Erika dengan sisa kekehannya.

"Iya, kamu benar, Erika," kata Nessa dengan riang.

Shena tak lagi menanggapi obrolan absurd keduanya. Ia segera pergi dari sana dengan suasana hatinya yang berubah jadi buruk. Padahal sebelumnya ia baik-baik saja. Entahlah, semua yang bersangkutan dengan si badjingan Zoe selalu mampu memporak-porandakan hatinya.

1
Marsiana Loket Clalu
bingung Thor mau klik di mna buat baca Anantara (tanpa jarak)
Marsiana Loket Clalu
klik beranda nya di mana thor???
Marsiana Loket Clalu
klik beranda nya di mana thor???
awesome moment
hati jg punya batas. mgk shena sdh smp batas utk berhenti. krn berjuang sndiri tu melelahkan dan berat
🐜⃝❥AnnaYoung: terima kasih sudah mampir, kak 🙏
total 1 replies
Lutfi Handayani
gak ada laki.laki.lain ta thor biar sama seena
ㅤㅤ
belum bisa move on ya shena😳
saking dalamnya dia menoreh kan luka di hatimu /Grievance/
𝐂𝐈𝐌𝐔𝐓🌠 ✾ ⍣⃝కꫝ 🎸: kalau udah unfoll lagi tak apa
total 2 replies
ㅤㅤ
cari cowok yg lebih keren dan ter ter sagalanya /Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
ㅤㅤ
mainstream ini/Facepalm//Facepalm//Facepalm/
makanya jangan nyepelein wanita klo lagi cemburu 🤣🤣🤣🤣
ㅤㅤ
waaah/Facepalm//Facepalm//Facepalm/
keren nih cowok kere 🤣🤣🤣
weh orang mah bawa ke hotel ini di mobil 🤣🤣🤣🤣
ㅤㅤ
knp mukul kaca mobil /Left Bah!/
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻᵉˡˡˢ🏘⃝Aⁿᵘ
kan bener kata aku juga,,kamu terlalu kepedean Zoe dgn bilang Shena bakal nrima kamu.
kamu lupa klo shena yg skrg bukan Shena yg dlu lagi yg bisa kamu permainkan, ya wlopun perasaan kamu ke Shena skrg emg sungguhan.tapi buat Shena susah buat percaya lagi sama kamu zoe.dan kita liat sejauh mana perjuangan kamu buat dapetin lagi hati Shena.
hadeuh ko tamat sih teh 🙄
lanjut ke part 2 ya🙄🤔
kuy lah mrapat ke part 2 nya 🤣🏃🏃🏃
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻᵉˡˡˢ🏘⃝Aⁿᵘ
duh duh duh ko aku jadi deg"an ya..Shena kita" mo ngomong apa ya 🙄🤔
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻᵉˡˡˢ🏘⃝Aⁿᵘ
dekorasi ala apa mantenan gang sempit nu kumaha teh anna 🙄🤔🤔🤔
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻᵉˡˡˢ🏘⃝Aⁿᵘ
Jan seneng dlu kau Zoe..spa taw besok sat ketemuan di jam makan siang Shena malah ngabarin kamu sesuatu yg mengejutkan.contoh nya Shena nerima lamaran harry gtu 🙄🤭 kejer" kau Zoe 🤣🤣🤣
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻᵉˡˡˢ🏘⃝Aⁿᵘ
heleh dasar cwo egois..dlu di sia"in..dan skrg giliran Shena ada yg menyayangi nya dgn tulus ga rela kamu.karna baru sadar sama prasaan kamu.
it's too late Zoe!!
eh bner teu sih bhsa inggris na🙄 sieun salahan ke gagal keren atuh 🤭🤣🤣🤣🤣
maklum sarapan na sampeu teh Anna lain roti lapis kotak"..🤣🤣🤣
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻᵉˡˡˢ🏘⃝Aⁿᵘ
iya na kasian taw si Harry klo toh ujung" nya hati kamu milih si Zoe..ga kbayang sakit nya tar jadi Harry na 😭😭😭😭
Harry klo Shena ga maw sama kamu ,yuk maen sini yuk ke krawang aku ikhlas ry jadi tempat mu bersandar apalagi jdi tmen bobo kamu ry,ikhlas bgt aku 😳😳😳🤭🤭🤣🤣🤣🤣🏃🏃🏃
paksu ga baca novel ini kan 👀👀
🤣🤣🤣🏃🏃🏃
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻᵉˡˡˢ🏘⃝Aⁿᵘ
ko aku mewek ya🤧 prasaan tadi ngekek,knapa skrg jadi mellow bgini😭😭😭
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻᵉˡˡˢ🏘⃝Aⁿᵘ
kan kan kan kata" ente balik lagi nyerang ente skrg zoe.hajarr trs na Jan smpe smudah itu si Zoe dapetin kmu,buat dia berdarah" dlu ngesot" ngejar kmu,sperti yg dia lakuin dia dlu ke kamu
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻᵉˡˡˢ🏘⃝Aⁿᵘ
astgfrllah ngekek di jam janari ini teh Anna baca bebek keremian..🤭🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣hastaga perut ku mules saking ngakak nya 😆😆😆
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻᵉˡˡˢ🏘⃝Aⁿᵘ
kesempatan di balik kesempitan kali Zoe 🤭🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!