NovelToon NovelToon
Aku Menyerah!

Aku Menyerah!

Status: tamat
Genre:Pelakor jahat / CEO / Selingkuh / Tamat
Popularitas:1.6M
Nilai: 5
Nama Author: Brilliante Brillia

Ayra menjalani pernikahan yang tidak pernah benar-benar ia inginkan. Menikah karena perjodohan, ia berusaha menjalani perannya sebagai istri dengan sebaik mungkin. Dan kehamilan yang datang kemudian, justru membuatnya berusaha lebih kuat, meski pernikahan itu perlahan menunjukkan sisi gelapnya.

Saat mengetahui Rayyan mendua, Ayra tidak mendapat pembelaan apa pun. Suaminya justru lebih memilih wanita itu dibandingkan dirinya yang sedang mengandung. Tekanan batin yang berat membuat Ayra mengalami keguguran. Kehilangan anaknya menjadi pukulan terbesar dalam hidupnya.

Dikhianati, disudutkan, dan tidak lagi dihargai, Ayra akhirnya sampai pada titik lelah. Ia menyerah, bukan karena kalah, tetapi karena tak ingin menyia-nyiakan hidupnya untuk bertahan dalam hubungan toxic.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Brilliante Brillia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Terkuras

Kontras dengan kebahagiaan Ayra, Rayyan kini memendam amarah atas kebodohannya hingga ia harus kehilangan banyak harta untuk dibagi dua dengan Ayra. Kalau tidak punya rasa malu, ingin sekali dia menjerit dan berteriak memaki-maki Ayra. Apalagi nanti ia harus menghadapi pertanyaan-pertanyaan dari ibunya dan juga Liztha.

"Sialan kamu Ayra! Aku tidak menyangka, orang selugu kamu bisa gila harta juga," umpat hati Rayyan geram, sambil terus melangkah menuju mobilnya di parkiran.

Setelah sampai, ia membuka pintu mobilnya dengan kasar, lalu masuk dan langsung tancap gas. Hal itu mengakibatkan suara berdecit dan debu yang beterbangan di udara.

Tiba di rumahnya, tanpa diduga, Elly tengah menunggunya dengan wajah tegang. Wanita itu memang memiliki kunci cadangan rumah putranya. Jadi jika Rayyan tidak ada pun, dia tetap bisa masuk.

"Bagaimana hasilnya, Ray?" tanyanya begitu Rayyan masuk ke dalam rumah. Bahkan tanpa memberi kesempatan untuk duduk, apalagi memberinya minum.

Rayyan tak langsung menjawab. Ia melirik kesal pada ibunya, lalu duduk lesu di atas sofa.

"Aku belum minum, Bu," ujarnya sedikit sengit. Elly berdecak, lalu pergi ke dapur untuk membawakan segelas air mineral dingin dari dispenser. Setelah itu ia kembali dan menyerahkannya pada Rayyan.

Laki-laki itu langsung meneguknya hingga tandas, untuk mendinginkan otaknya yang panas. Sementara Elly duduk di seberangnya sambil menunggu Rayyan bicara dengan tidak sabar.

"Pengadilan sudah memutuskan, Ayra mendapat setengah dari hartaku yang dihasilkan dalam pernikahan kami. Padahal aku membeli semua harta itu tepat pada saat setelah menikah dengannya, Bu," Rayyan merengek sambil mengacak rambutnya frustrasi. Sama sekali ia tidak rela!

"Lagian kamu, kenapa beli rumah, mobil, dan yang lainnya pas nikah sama si benalu itu. Coba dari dulu kamu ganti mobil bututmu sebelum menikah dengannya."

Bukannya menenangkan hati sang putra, Elly malah terus ngomel-ngomel dan menyalahkannya.

"Bu! Coba kasih aku jalan keluar, bukan cuma bisanya menyalahkan!" suara Rayyan naik satu oktav saking kesalnya. Elly yang biasanya selalu tak terima jika dibentak, kali ini dia diam. Dia takut emosi Rayyan semakin memuncak.

"Terussi Liztha, Liztha itu gimana? Apa dia masih mau terima kamu setelah hartamu terkuras? Ibu jadi ingat kata Bapakmu, kalau dia itu bukan perempuan yang baik untukmu." Tanya Elly tiba-tiba terlintas wanita itu dalam ingatannya. Dia tak ingin salah lagi dalam mendapatkan menantu.

"Halah, itu akal-akalan Bapak saja supaya waktu itu bisa jodohin aku sama si Ayra." Rayan sewot, tak terima kekasihnya dijelek-jelekkan.

"Sudahlah, Ibu tidak mau berdebat lama-lama. Ibu harus segera pulang sekarang, urusan di sini cuma bikin kepala Ibu seperti mau pecah," kata Elly sambil beranjak dari duduknya dan merapikan pakaiannya.

Rayyan hanya mendongak sekilas tanpa niat mencegah.

"Cepat sekali, Bu? Baru juga sebentar di sini."

"Ibu ke sini cuma mau memastikan hasil pengadilan itu, Ray. Dan ternyata hasilnya malah jauh dari harapan. Kalau Ibu lama-lama di sini, yang ada Ibu makin darah tinggi melihat wajah lesumu itu," ketus Elly lalu menenteng tasnya.

Ia berjalan menuju pintu, namun langkahnya terhenti sejenak. Ia menoleh kembali ke arah Rayyan yang masih duduk meringkuk di sofa dengan tatapan kosong.

"Ibu pergi dulu. Ingat pesan Ibu, segera temui Liztha. Kalau dia memang perempuan baik seperti yang kamu bangga-banggakan, minta dia bantu kamu kembali tenang. Jangan sampai Ibu dengar kamu luntang-lantung sendirian sementara Ayra tertawa di atas penderitaanmu."

"Iya, Bu. Hati-hati di jalan," jawab Rayyan singkat.

Setelah ibunya pergi, suasana rumah kembali sunyi. Rayyan menyandarkan kepalanya ke bantalan sofa yang terasa dingin. Ia meraih ponselnya, mencari nama Liztha di daftar kontak, namun ada keraguan yang tiba-tiba menyergap hatinya. Takut Liztha menanyakan seperti yang ditanyakan ibunya barusan. Akhirnya Rayyan mengurungkan niatnya, daripada ia tambah stress nantinya.

"Awas kamu Ayra, ini belum selesai," gumamnya dengan nada mengancam yang tertahan di tenggorokan.

***

Suasana di dalam ruangan itu terasa begitu dingin. Rayyan duduk didampingi pengacaranya, berhadapan langsung dengan Ayra dan tim hukumnya. Di atas meja, tumpukan berkas aset yang mereka kumpulkan selama pernikahan sudah terperinci rapi.

"Karena Pak Rayyan tetap menginginkan rumah dan mobil secara utuh, maka Pak Rayyan harus memberikan uang tunai setengah dari harga rumah dan mobil tersebut pada Bu Ayra." Kata Melissa setelah meneliti seluruh isi berkas asset.

"Dan nilai totalnya lebih dari 2 Milyar. Sesuai putusan, Anda wajib membayar setengah dari nilai tersebut secara tunai kepada Ibu Ayra. Ini pun di luar pembagian saldo tabungan, serta asset lainnya" ujar pengacara itu dengan kalimat yang tegas dan cerdas.

"Klien kami merasa nilai taksiran rumah ini terlalu tinggi," ujar pengacara Rayyan sambil mengetuk dokumen tersebut.

"Kondisi pasar sedang tidak stabil, seharusnya nilai kompensasi yang dibayarkan Pak Rayyan kepada Ibu Ayra bisa ditekan sedikit."

Melissa tersenyum tipis sambil menggeleng tegas.

"Itu sudah sesuai harga pasar terendah, Pak. Klien kami sudah cukup kooperatif dengan tidak meminta rumah ini dijual di lelang umum. Jika Pak Rayyan ingin tetap memiliki rumah dan mobilnya, maka kompensasinya harus tunai dan sesuai nilai."

Rayyan yang sedari tadi hanya diam dengan wajah merah padam, akhirnya bersuara.

"Ini menguras seluruh isi tabunganku! Kalian mau memeras aku sampai kering?"

"Ini bukan pemerasan, Mas. Ini pembagian hak," sahut Ayra tenang, membuat Rayyan ngedumel dalam hati dengan memperlihatkan wajah murka.

"Apa tidak bisa dicicil?"

Nyaris saja Ayra dan Melissa meledakkan tawa. Mereka menahannya sembari saling menatap.

"Maaf, Pak Rayyan. Putusannya adalah TU-NAI agar urusan ini segera selesai. Jika Bapak tidak sanggup, aset-aset ini harus dijual dan hasilnya baru dibagi dua," sahut pengacara wanita itu dengan menekan kata 'tunai'.

Rayyan melirik Ayra, berharap ada sedikit belas kasihan.

"Ay, kamu benar-benar tega melakukan ini? Kamu tahu sendiri bagaimana aku menghabiskan seluruh tabunganku untuk membeli rumah dan mobil itu. Adai saja waktu itu aku melakukan pemisahan harta sebrlum menikahimu." Ucapnya geram dengan tangan terkepal kuat menahan amarah.

Ayra mendongak, menatap Rayyan dengan pandangan datar yang belum pernah ia tunjukkan sebelumnya.

"Itu salahmu! Yang pasti, aku tidak meminta lebih dari yang menjadi hakku, Mas. Itu adalah harta yang dibeli setelah kita menikah, kan?"

Pengacara Rayyan berbisik pelan ke telinga kliennya,

"Pak Rayyan, secara hukum posisi kita sulit karena aset ini memang dibeli setelah menikah. Jika kita menunda, pihak mereka bisa mengajukan eksekusi lelang. Lebih baik kita selesaikan sekarang agar aset tetap di tangan Bapak."

Rayyan menggeram pelan, lalu menghembuskan napas kasar. Dengan tangan yang terasa begitu berat, ia menandatangani berkas transfer dan serah terima tersebut. Ia baru saja mengirimkan nominal yang sangat fantastis ke rekening Ayra. Dana yang membuat saldo tabungannya langsung ludes tak bersisa, hanya tinggal recehan saja. Ini semua hanya demi mempertahankan gengsinya agar tetap memiliki rumah dan mobil mewah tersebut.

"Sudah selesai," ucap Rayyan dengan nada geram.

"Sekarang kamu sudah kaya, Ay. Puas?"

Ayra tidak menjawab. Ia hanya mengedikkan bahu tak acuh.

"Baiklah, semua sudah ditandatangani dan dikonfirmasi," ujar Melissa sambil melirik pada Ayra dengan senyum lega.

"Terimakasih atas kerjasamanya."

Melissa mengulurkan tangannya untuk berjabat tangan. Tapi Rayyan bangkit berdiri tanpa membalasnya.

"Ayo pergi," ajaknya pada pengacaranya sendiri. Ia bahkan tidak sudi menoleh ke arah Ayra. Ia merasa sudah dirampok secara legal oleh wanita yang dulu ia remehkan itu.

Hanya pengacara Rayyan yang saling berjabat tangan dengan kedua wanita cantik itu. Lalu berpamitan menyusul Rayyan yang sudah lebih dulu keluar ruangan.

1
antha mom
keren 👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍
Nurlisa
cerita nya bagus Thor, sempet ke hapus aplikasi ini jadi baca dr awal🤭
antha mom
judul novel "aku menyerah" tapi yang dibaca serasa film action yang pemeran utama nya Marissa 🤣🤣
Brilliante Brillia: itu berarti anda tidak memahami isinya. 🤣🤣
total 1 replies
Suhadi
thor, jangan bikin nama sama thor, kirain Marissa si pengacara sama orangnya sama adik ipar zavian..
Suhadi
nggak apa lah jdi janda muda, toh udah dapat duit..buat cari laki baru, kamu yg bodoh Rayyan...😄😄😄🤭🤭
Suhadi
suka perempuan pintar kayak gini, drpd yg meninggalkan rumah tanpa bawa apa2, cuma bawa daster rombeng karna harga diri, bravo ayra...💪💪
Lendra
ceritanya bagus, tapi tidak semua tokoh ahirnya diceritakan. seperti rayyan dan anindya ahirnya seperti apa, ibu, ayah serta adik2nya rayyan, tapi keseluruhannya aku suka
Inooy
ini cerita bagus banget klo menurut aq, kenapa?? karena ini novel perdana bagi ka othor tp udh bagus bangeeett...👍👍
kebanyakan nya novel perdana yg pernah aq baca, hampir 75% amburadul, selain alur nya loncat2 banyak bertebaran typo yg bikin kepala puyeng..d tambah terkadang cerita nya suka kluar jalur....
tp yg iniiii,,bintang 5 rasa nya kurang utk sekelas novel perdana..cerita nya bagus, alur nya jelas minim typo lg pokok nya totalitas bgt cerita nya,,dn yg bikin aq suka bangeeett..cerita generasi selanjut nya d bikin satu novel, g kaya novel2 lain yg suka bikin cerita tersendiri..yg terkadang bikin aq males baca nya....😁
dengan cerita sebagus ini, aq curiga nih kaka othor nya lulusan bahasa ato penulis prof...🤭

makasih banyak2 kaka udh bikin karya sebagus ini, aq benar2 terhibur walaupun d bikin tegang dengan kesadisan nya 😁
sukses teroos y kaa dn semangat teroos bikin cerita2 indah nya 💪🙏❤️❤️❤️❤️❤️
Inooy
akhir nya tamat jg!!!
aq suka banget cerita nya, d awal aq pernah mengatakan klo nih cerita baru aq temuin karena tokoh utama nya seorang praktisi hukum..ternyata ini novel kedua


aq yg cerita nya beda dengan novel kebanyakan, yg pertama aq baca yg punya nya ka Icha..maaf y ka Ichaaa 🙏🤭
Brilliante Brillia: kl itu gak tau
total 3 replies
Inooy
koq aq ngebayangin Kenzie itu bocil imut yg jatuh hati ama mama Ayra 🤭..aq selalu gagal fokus d saat Kenzie panas2an ama Alara 😁

sumpah ka othor..otak aq g bisa d ajak kerjasama niih klo urusan nya ama Kenzie yg skarang 😂
Inooy
baru kemarin Kenzie manggil Ayra tante cantik,,skarang udh sah jd suami wanita cantik....
hidup g ada yg tau, kemarin Kenzie masih manja2an ama mama Ayra..masih suka ngintilin mama Ayra, skarang udh harus bertanggung jawab akan hidup seorang wanita cantik yg berpredikat istri.....
sebelum predikat mu berubah jd seorang suami,,tingkah mu terkadang nyeleneh..skarang jadilah seorang suami yg penuh tanggung jawab, contohlah papa Zavian,,skalipun banyak wanita cantik yg menggoda..tp hati papa Zavian hanya utk mama Ayra....

seneng nya aq, akhir nya Kenzie mendapatkan wanita selevel mama Ayra 🥰
Inooy
devinisi wanita g bersyukur kamu mah Sheer, hidup harus selalu d atas, kerjaan nongkrong d kafe dn shooping, tiap hari foya2 g mo ngebantu kerjaan suami...🤦‍♀️
sejelek jelek nya celengan semaaar, uups!!! dia itu suami mu Sher..kamu bisa hidup enak jg karena Gagah walaupun d jadiin istri yg k-3,,tp setidak nya kamu g terlunta lunta d jalanan..apalagi kamu jg udh d pecat ama Kenzie, lagian biarpun celengan semar dia g perhitungan lhoo,,yg penting kamu jd istri penurut!!

emg y klo dasar nya sombong dn suka ngerendahin orang, d kasih celengan semar jg g bersyukur,,padahal dia bisa memenuhi smua kebutuhan mu Sher..apalagi klo kamu nya penurut, kamu bisa jd kesayangan nya celengan semar lhoo 🤭
Inooy
gitu dong Aal,,jangan pernah menolak pria yg benar2 tulus terhadap qta..apalagi kluarga nya menyambut qta dengan tangan terbuka tanpa meliat dr mana qta berasal...dengan kamu menerima Kenzie, k depan nya kamu bakalan bahagia 🥺

inilah buah dr kesabaran mu Al,,Kenzie yg jatuh cinta ama kamu tanpa syarat..kluarga nya pun mo menerima kamu tanpa melihat status kamu...bonus nyaaa, Kenzie bukan pria sembarangan!!!
Ds Phone
akhir nya dapat jumpa ibu nya
Ds Phone
muking betul itu anak nya
Ds Phone
berlagak lagi dalam hidup
Yunita Sophi
klo dulu jujur apa kamu masih mau manerima Ayra...
Ds Phone
kena lah terima
Ds Phone
semua nya jadi tongan terbalik
Ds Phone
dia betul betul buat apa yang di acakap
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!