NovelToon NovelToon
Perjalanan Menjadi Seorang Legenda

Perjalanan Menjadi Seorang Legenda

Status: sedang berlangsung
Genre:Keluarga & Kasih Sayang / Persahabatan / Slice of Life / Karir
Popularitas:4.9k
Nilai: 5
Nama Author: MR. IRA

Ivan hanyalah seorang remaja dari desa kecil yang jauh dari hiruk-pikuk stadion besar dan sorotan kamera. Namun, impiannya menjulang tinggi—ia ingin bermain di Eropa dan dikenal sebagai legenda sepak bola dunia.

Sayangnya, jalan itu tidak mulus. Ibunya, satu-satunya keluarga yang ia miliki, menentang keras keinginannya. Bagi sang ibu, sepak bola hanyalah mimpi kosong yang tak bisa menjamin masa depan.

Namun Ivan tak menyerah.

Diam-diam ia berlatih siang dan malam, di lapangan berdebu, di bawah hujan deras, bahkan saat dunia terlelap. Hanya rumput, bola, dan keyakinan yang menemaninya.

Sampai akhirnya, takdir mulai berpihak. Sebuah klub kecil datang menawarkan kesempatan, dan ibunya pun perlahan luluh melihat kegigihan sang anak. Dari sinilah, langkah pertama Ivan menuju mimpi besarnya dimulai...

Namun, bisakah Ivan bertahan di dunia sepak bola yang kejam, penuh tekanan dan kompetisi? Akankah mimpinya tetap menyala ketika badai cobaan datang silih berganti?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon MR. IRA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 19: Latihan yang Sulit

"Pelajaran hari ini telah selesai, sampai jumpa esok hari!!" suara dari speaker sekolah.

Saat mendengar suara itu, aku langsung bergegas mengemasi seluruh buku pelajaranku. Setelah selesai mengemas, aku lalu pergi keluar kelas untuk pulang ke rumah.

"Van, mau pulang bereng sama aku nggak?!" tanya Nadia dengan ekspresi yang lucu.

Aku menatapnya sebentar, lalu menjawab pertanyaannya dengan lembut "Emm... Nggak usah ya," jawabku pelan.

Nadia langsung cemberut, lalu dia berdiri. Dengan spontan, dia menghentak meja dengan tangannya yang lembut dengan sekuat tenaga.

"Plak!!" suara meja.

Aku kaget, tapi tiba-tiba Nadia kembali duduk. Memegangi tangannya, lalu dia menangis karena terlalu kencang saat menghentakkan meja.

Nadia menangis dengan kencang. Tanpa pikir panjang, aku lalu mendekati Nadia, memegangi tangannya yang terluka.

"Maaf yaa, karena aku kamu jadi kesakitan!!" seruku pelan, walaupun aku tidak membuat kesalahan apapun.

"I-iyaa," jawab Nadia sambil menangis.

"Yaudah, Nad. Aku pulang dulu, kamu jangan nangis di sini!" seruku sebelum pergi meninggalkan Nadia.

"Emm... Kenapa?!" tanya Nadia dengan polos.

"Malu," jawab singkatku.

Nadia langsung menghapus air matanya. Sementara itu, aku langsung pergi ke luar untuk pulang.

Aku berjalan pulang sendirian, sepi, hening, dan damai. Matahari masih berada di udara, awan masih bergerak, dan aku berjalan sambil memikirkan sesuatu "Huh" menghela napas.

"Tadi, Nadia. Dia, lucu banget... Imut, cantik, konyol, dan polos. Semoga aja dia berjodoh denganku," khayalku.

Aku terus berjalan, setibanya di rumah "Ibu, aku pulang!!" seruku sebelum masuk ke dalam rumah.

"Iya," sahut ibu dari dalam rumah.

Aku lalu masuk, mengganti baju, lalu bergegas pergi untuk latihan pertamaku sebelum ke semi-final.

"Ibu, aku keluar dulu!!" seruku sebelum pergi.

"Iya," sahut ibu.

Aku berangkat menuju lapangan, sepertinya mereka semua sudah berada di sana. Sembari berjalan, aku memikirkan tentang laga amal yang direncanakan oleh Pak Wahyu di akhir bulan ini melawan Persebaya Surabaya B alias Persebaya Surabaya Junior "Laga amal, laga yang akan menguji seberapa hebatnya diriku. Dan juga, semi-final turnamen... Jika, kami lolos ke final lalu menang... Kami akan langsung masuk ke akademi Persebaya Surabaya," gumamku sembari berjalan.

Aki terus berjalan di bawah matahari, panas. Setibanya di lapangan, aku langsung dipanggil Pak Slamet.

"Van, kesini dulu!!" ucap Pak Slamet.

"Siap, Pak!!" seruku.

Aku lalu mendekat ke Pak Slamet. Di lapangan, ada teman-temanku yang sudah mulai latihan.

"Ada apa, Pak?!" tanyaku.

"Woi, oper!!" teriak Kak Reno.

"Jadi, kamu hari ini akan dilatih oleh Pak Slamet. Untuk membuat tendanganmu semakin akurat, keras, dan juga terarah. Karena bapak lihat di laga kemarin, tendanganmu itu cukup bagus, tapi masih perlu di tingkatkan. Apa kamu siap, Van?! penjelasan Pak Slamet.

"Pasti siap, Pak!!" jawabku.

"Egy!!" panggil Pak Slamet.

"Iya!!" sahut kak Egy.

"Lempar kan bola yang ada di dekatmu!!" teriak Pak Slamet.

"Iya!!" sahut Pak Slamet.

Bola lalu ditendang Kak Egy. Bola itu langsung ditangkap oleh Pak Slamet "Oke, ayo kita mulai, Ivan!!" seru Pak Slamet.

Pak Slamet lalu meletakkan bola tepat di hadapanku, lalu ia mengambil sebuah tong seperti tong sampah "Dengar, kamu tendang bolanya sampai masuk ke dalam tong itu. Paham!!" seru Pak Slamet.

"Emang bisa ya?!" celetuk Kak Egy.

"Pasti nggak!!" sahut Kak Alfian.

"Semangat, Van!!" seru Andika.

"Iya," sahut Azzam.

"Huh..." aku menghela napas.

"Ini... Ini... Ini latihan ala Mesut Ozil, atau Ricardo Kakà. Tapi, aku harus bisa!!' batinku.

Aku lalu mulai mengambil ancang-ancang. Dan, dengan sekuat tenaga aku berlari lalu menendang bola itu.

"Dus!!" suaraku menendang bola.

Apa bola itu akan masuk, atau akan meleset?!

Bersambung...

1
Protocetus
wkwk 🤣
Protocetus
Euy kapan update lagi?
Protocetus: Ya udah mampir ya bang ke novel baru Remontada. Bab 3 sama 4 belum selesai revisi
total 4 replies
PORGALIARG 77
Gokillll
Protocetus: Gk update2 nih novel padahal dah tak tunggu
total 1 replies
Crimson
wkwkw/Grin/
Crimson
woa jancok baru baca kalimat paragraf pertama langsung ada karakter toxik. kwkwk
IRAWAN: Author lagi emosi pas nulis /Joyful/
total 1 replies
Crimson
lama banget up nya min, emang nya akhir2 ini ngapain?
Crimson: yoi./Facepalm/
total 4 replies
Crimson
udah up aja nih/Chuckle/
IRAWAN: Wah, ternyata di pentengin terus nih /Shy/
total 1 replies
Anul Pendekar
mantap thor
IRAWAN: Makasih bro😭😭
total 1 replies
IRAWAN
Makasih broo/Sob//Sob//Sob/
Crimson
semangat bro
Crimson: santai bro wkwkwk
total 6 replies
IRAWAN
Buat kalian yang mau kasih masukan ke novel ini, boleh banget kok. Kalian bisa comment di bawah ya 👇👇
Khunaiv Mumtaz
masih sama, Pak Slamet tegas
Ira Wan
Bagus, akhirnya nemu novel bola yang nggak gitu-gitu aja ceritanya
PORGALIARG 77: lah inikan akun sendiri
total 1 replies
Khunaiv Mumtaz
Kasian Ivan, sampai pingsan. Pak Slamet tegas banget
IRAWAN
Sabtu
Protocetus
kapan min kejuaraannya?
aurel
hai Thor aku sudah mampir, yuk mampir juga di karya aku " istriku adalah kakak ipar ku"
Protocetus
min up spesial Agustus 😁
IRAWAN: Ehm... Iya, tamat chapter 1 di bab 20 nanti. Chapter 2 menunggu
total 5 replies
IRAWAN
Maaf bang, masih sibuk ngurusin proker
Protocetus
min up
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!