NovelToon NovelToon
MY DEAR SECRETARY

MY DEAR SECRETARY

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Diam-Diam Cinta / Bad Boy
Popularitas:167.6k
Nilai: 5
Nama Author: zarin.violetta

Dia hanyalah sekretaris tak menarik dan berkacamata yang selalu terlihat sibuk dengan tugasnya.

Tapi di balik penampilannya yang polos, Cassia Manon diam-diam menyimpan rasa pada bos playboy, Maxence Kingsford.

Sayangnya, Maxence tak pernah menggodanya meskipun dia seorang playboy karena mungkin di matanya—Cassia sama sekali tak menarik.

Sampai suatu malam dalam sebuah pesta bisnis, Max dijebak dengan minuman perangsang oleh seorang wanita yang menginginkan dirinya.

Cassia Manon yang selalu bersamanya—akhirnya menyelamatkannya, tapi konsekuensinya berat, satu malam menjadi pelampiasan hasrat bosnya. Dan Cassia justru menyerahkan tubuhnya dengan sukarela.

Pagi harinya, Cassia mengira semuanya selesai. Tapi ternyata Maxence tak ingin berhenti.

Bagaimana hubungan mereka selanjutnya? Apakah tetap tanpa ikatan dan hanya sekadar pelampiasan semata? Ataukah akan ada benih-benih cinta di hati Max untuk Cassia yang semakin lama cintanya semakin besar?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon zarin.violetta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sendirian

Seorang wanita dengan gaun merah terang mendekati Cassia dan berbisik, "Anda dari agensi mana? Saya butuh model untuk kampanye berikutnya." Cassia hanya tertawa kecil dan berkata, "Saya sekretaris Tuan Max Kingsford. Maaf."

Wanita itu tampak tidak percaya. “Really? Oh my … kau bahkan paling cantik di antara wanita-wanita yang pernah dipacari Max. Kalian tidak … berhubungan?”

“T-tidak.”

“Benarkah? Tak mungkin Max melewatkanmu,” ucap wanita itu tak percaya.

“Kami bekerja dengan profesional,” jawab Cassia.

“Aku Dolores Smith, pemilik Queen Entertainment,” kata wanita itu. “Aku cukup mengenal Max, dan kami pernah bekerja sama dua tahun yang lalu. Kau sepertinya masih belum ada di sana.”

“Ya, aku baru bekerja setahun dengannya,” jawab Cassia dengan sopan meskipun masih sedikiy kikuk. “Aku permisi dulu. Aku mencari Tuan Max.”

Dolores mengambil kartu namanya dan memberikannya pada Cassia. “Jika kau berniat di bidang modeling, akting, atau hiburan, hubungi aku. Wajahmu sangat menjual di bidang ini.”

Cassia mengambil kartu nama itu sebagai sopan santun saja, meskipun dia sama sekali tak berniat untuk terjun ke dunia entertainment.

*

*

Semakin lama, Cassia semakin gugup. Ponselnya tetap tak berdering. Tidak ada pesan dari Max, tidak ada panggilan balik, tidak ada tanda-tanda hadirnya Max sama sekali.

Rencana awalnya sederhana, yaitu datang, berdiri di sebelah Max, tersenyum pada rekan-rekan bisnis, dan pulang.

Tapi tanpa Max, Cassia hanyalah seorang wanita asing yang dikurung di ruangan berisi orang asing.

Dia hampir memutuskan untuk pulang ketika seseorang menyentuh lengannya dengan pelan.

Cassia menoleh.

Seorang pria muda berdiri di sampingnya. Tingginya sekitar 180 cm, sedikit lebih pendek dari Max, dengan rambut coklat muda yang ditata rapi ke samping.

Wajahnya bersih tanpa janggut berbeda dengan Max, dan pria itu menatapnya dengan senyum yang menenangkan.

"Cassia? Benar kan?" pria itu bertanya dengan nada setengah ragu.

Cassia mengerutkan keningnya. "Aku ... maaf, apakah kita kenal?"

Pria itu tertawa kecil. "Wajar kalau kau tidak ingat. Sekitar 10 bulan lalu, aku ikut ayahku ke kantor Tua Kingsford untuk meeting. Kau sekretaris baru yang menuangkan kopi dan—" dia berhenti, seolah mengingat sesuatu, "—dan kau jatuhkan map saat berdiri. Aku bantu mengambilnya. Waktu itu kau pakai kacamata dan setelan warna krem.”

Cassia mengingatnya sekarang. Pria itu, saat itu Cassia baru saja bekerja sebagai sekretaris Max yang kaku dan belum terbiasa.

Pria itu pernah membantunya. Cassia hanya mengucapkan terima kasih dan bergegas pergi karena takut dimarahi Max. Ia tidak menyangka pria itu masih mengingatnya.

"Bryan," kata pria itu sambil mengulurkan tangan. "Bryan Jackson. Kau ... sangat berbeda, Cassia. Aku hampir tidak mengenalimu tadi."

Cassia menjabat tangannya dengan canggung. "Ya, ini hanya untuk pesta.“

"Aku lihat kau sendirian di sini," Bryan melanjutkan. "Mencari Tuan Max?"

Cassia mengangguk lega. "Kau melihatnya? Kau tahu di mana dia?"

Bryan menggeleng. "Ayahku juga mencari dia. Katanya Tuan Max seharusnya menjadi salah satu pembicara kunci malam ini, tapi sejak tadi sore dia tidak bisa dihubungi." Bryan menatap Cassia dengan tatapan kasihan. "Jadi kita dalam posisi yang sama, ditinggalkan tanpa kabar."

Cassia menggigir bibir. Kelegaan karena akhirnya ada yang mengerti dengan kekhawatiran yang dia rasakan.

"Aku tahu ini adalah pesta besar, dan pasti melelahkan untuk sendirian," kata Bryan. "Ayo, aku temani. Setidaknya kita berdua bisa bosan bersama daripada sendirian."

Cassia ragu sejenak. Ia tidak kenal Bryan. Ia tidak tahu apakah ini bagian dari etika bisnis yang benar.

Tapi di sisi lain, tenggorokannya kering, kakinya mulai pegal karena hak tinggi, dan dia sangat membutuhkan seseorang yang bisa diajak bicara.

"Baiklah," Cassia akhirnya berkata.

JANGAN LUPA KOMEN YANG BANYAAAK DOOONKK.. KAN UDAH DIKASIH CRAZY UP

1
Lina Cuang
lanjut kak
Rinduin
Wih max telah tersihir dengan mantra perawan polos nan naif wkwk
Lydia
Lanjut Author. Terima Kasih.
Lydia
Lanjut Author. Terima Kasih
Lydia
Lanjut Author. Terima Kasih.
manti
aku suka karya mbak nya ceritanya bagus bagus dan terlihat nyata. dan yg membaca terasa seperti berlakon dalam novel yang ditulis. secara tidak langsung seperti pemeran utamanya
Nonie Hlm
😕😕😕😕😕blm up hiks😕😏
Bela Viona
aw.aw..aw
Bela Viona
biasa nya aku no komen untuk visual novel mana pun.
tpi untuk visual max disini bikin aku sedikit 🤏 salting 🤭
Nonie Hlm
ayooooo uuuuppppp lagi
Shee_👚
cie max takut cia di ambil cowo lain🤣🤣
Shee_👚
karena cinta itu suka bikin buta mata dan hati max, nah contohnya cia buta mata hati ya🤣🤣
Zee²
tanpa sadar km kesel iabkalo cass sama cowo lain🤭🤣🤣
Una_awa
blom apa² udah posesif 🤭
RARA
Max 🤣🤣🤣
happy oktavia
bikin Bryan muncul.. nyari2 Cass, kak othor.. biar si Max tmbah terbakar hahahhaha
Yunita Akmalia
Max, apa kamu seberani itu untuk mengakui rasa mu pada Cassia
LANY SUSANA
wuihhh max udah mulai posesif ni ke cassia🤣🤣🤣🤣
Dewi Mashita
sukaaa.....
Maya Hendra Hais
seorang bos yang mulai bersikap posesif dan tak ingin Cass dimiliki siapapun 😂😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!