NovelToon NovelToon
Bukan Kontrak Pernikahan (Buku 2)

Bukan Kontrak Pernikahan (Buku 2)

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Nikah Kontrak / Percintaan Konglomerat / Obsesi / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:9.6M
Nilai: 5
Nama Author: Adinasya mahila

(Ngakaklah sebelum ngakak dilarang)

Buku lanjutan Bukan Kontrak Pernikahan (silahkan baca buku pertama lebih dulu)

Kehidupan Skala dan Bianca berlanjut, setelah terungkapnya dementor yang menyebabkan kecelakaan kedua orang tua Skala. Keduanya masih mencari kebenaran di balik meninggalnya Kiran, ibunda Bianca.

Kekonyolan dan keromantisan duo Amazon berlanjut disini.

_
_
_

Note :
JANGAN PLAGIAT ATAU TAMBAL SULAM!
INGAT AZAB
Carilah Rezeki yang halal dengan mencari ide sendiri.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Adinasya mahila, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

S2 : Percakapan

"Maaf Ska, aku janji tidak akan membawa pekerjaan pulang ke rumah lagi," bisik Bianca.

Skala sadar, apapun permintaannya pasti akan dikabulkan oleh sang istri, tapi tentu tidak yang satu itu.

Luluh, begitu yang Skala rasakan saat melihat wajah Bianca yang bimbang. Sebagai seorang Suami yang sangat mencintai istrinya, jelas Skala merasa bersalah, tak seharusnya dia memberikan pilihan yang sulit bagi belahan jiwanya. Laki-laki itu menarik napasnya, menghembuskannya lembut sambil merapikan rambut Bianca yang berbaring di sampingnya.

"Maaf, aku hanya terbawa emosi! aku tidak ingin kita berselisih paham hanya soal ini."

Diciumnya bibir Bianca lembut, sang empunya pun hanya bisa memejamkan mata, merasakan perasaan hangat yang mengisi hatinya.

"Kemarikan laptopmu! aku akan membantu mereview artikel itu."

"Ya ... " Bianca terkejut mendengar permintaan Skala.

"Produk itu kan ideku Ca! kamu jelas terinspirasi dari permintaanku. Kemarikan! atau aku akan menuntut royalti," ancam Skala.

Bianca pun bergegas turun dari ranjang, mengambil laptopnya dari atas meja lalu memberikannya ke Skala yang sudah memposisikan diri duduk bersandar pada kepala ranjang.

"Mari kita lihat artikel yang dikirimkan si berondong jagung manis," oceh Skala.

Bianca tertawa mendengar ucapan Skala. Duduk bersisian, gadis itu menyandarkan kepala ke lengan suaminya.

"Aku kurang suka dengan kalimat yang ini." tunjuk Bianca ke tulisan di layar laptopnya.

"Aku bantu mengoreksi, setelahnya kamu harus membayarnya, Oke!"

Skala menatap Bianca yang mendongakkan kepalanya, wajah istrinya terheran-heran mendengar ucapannya. "Tadi katanya mau bantu, kok minta bayaran!"

"Hei ... Hei, apa kamu lupa? aku CEO, melakukan hal seperti ini jelas aku harus dibayar mahal," kelakar Skala.

"Baiklah, aku akan membayar mahal untuk ini, aku akan menuliskan sebuah cek untukmu, berapa? satu miliar? dua miliar?" Sombong Bianca.

Skala membenturkan kepalanya lembut ke kening sang istri, membuat gadis itu mengaduh kesakitan.

"Sombong," cibir Skala.

Bianca tertawa dan semakin beringsut ke arah suaminya. "Sombong adalah kunci menghadapi sultan Skala!" elaknya.

***

Pagi yang cerah. Secerah hati cucu kesayangan Prawira yang masih betah memeluk tubuh polos istrinya di bawah selimut. Tawaran cek satu miliar dari Bianca tidak lebih menggiurkan dibanding dengan kehangatan di atas ranjang yang diberikan ibu dari calon anaknya itu semalam. Berkali-kali, sungguh memabukkan.

Menaikkan selimut, Skala tak ingin istrinya kedinginan dengan terpaan pendingin ruangan. Ia menyambar ponselnya di atas nakas. Biarlah! sudah pasti akan terlambat pergi bekerja, laki-laki itu masih ingin menikmati waktu berduaan dengan Bianca. Sampai sebuah pesan masuk ke dalam aplikasi chat miliknya.

Pak Hamish

[ Sebentar lagi malam jumat, kira-kira apa siasat yang akan diluncurkan para Marimar?]

Skala mengernyitkan dahi membaca pesan pak Hamish, memilih menyimak karena belum sepenuhnya mengerti.

Pak Rhoma

[ Malam jumat kemarin mereka sepertinya memakai siasat berpura-pura menjadi kupu-kupu malam ]

Pak Hamish

[ Bukannya yang itu sudah dua minggu yang lalu? ]

Papa little peanut semakin terheran-heran dan akhirnya memilih bertanya langsung dengan membalas percakapan di grup itu.

^^^Skala^^^

^^^[ Maaf, tapi bapak-bapak sedang membahas apa? ]^^^

Pak Rhoma

[ Membahas aye aye hokya hokya ]

^^^Skala^^^

^^^[ Oh lele masuk empang, pisang masuk jurang? Nglepasin kecebong? ]^^^

Pak Dewan

[ Lho kok kamu tahu? ]

^^^Skala^^^

^^^[ Gimana Saya ga tahu kalau istri-istri bapak yang mengajari istri saya sampai ahli ]^^^

Pak Hamish

[ Ayo sekali-sekali kita kerjain para Marimar, masa kita terus yang dikerjai sama mereka]

Ajakan suami Bu Eli itu sedikit membuat Skala bergidik ngeri, cukuplah Ia dimarahi sang istri setelah memancing dan menonton dangdut beberapa hari yang lalu. Ia tidak ingin markasnya menjadi area pertempuran berdarah-darah. Namun, Skala adalah manusia normal, rasa penasaran membuat ia kembali bertanya.

^^^Skala^^^

^^^[ Dikerjai? ]^^^

Pak Dewan

[ Dasar anak baru, kamu pasti ga tahu kan? terkadang para marimar itu bertaruh siapa yang mendapat hadiah paling besar setelah hokya hokya , yang menang harus mentraktir seluruh anggota ]

Pak Rhoma

[ istrimu pernah menang tuh, pas dapat mobil dari kamu ]

Skala terperanga, menatap Bianca yang masih memejamkan mata tak percaya.

^^^Skala^^^

^^^[ Tapi tetap saya ga mau ikut-ikutan ya Pak ]^^^

Pak Rhoma

[ Tapi jangan bocorin ke istrimu, kalau kita punya rencana]

Skala yang hampir membalas pesan itu memilih langsung mengunci layar ponselnya saat Bianca mengerjapkan matanya. Menyimpan benda pipih miliknya itu ke atas nakas.

"Kenapa Ska?" tanya Bianca dengan suara sedikit malas.

"Ti-dak, Ti-dak ada apa-apa," Jawab Skala menutupi rasa kegetnya.

PRHH : lagi-lagi di skip itunya

Otor : 🤧

Reader Cidaha :

...LIKE...

...KOMEN...

...VOTE...

...makasih ya kayaknya yang Cidaha udah berkurang kok, tapi demen aja aku ngledek kalian wkwkwkw...

1
Evi Nopianti
baca ulang cerita mu thor ngakak Mulu /Kiss//Kiss//Kiss/
jumirah slavina
dasar Aki² Sultan 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
jumirah slavina
habislah Kauuu Tamiyaaaaaa

🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
jumirah slavina
banting aja Ca... banting...
tindih yg kuat....

🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
jumirah slavina
Aku gak gitu...
malah Suami Aku yg gitu...
klo Aku orang'y malas bahas masalalu,..

🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
jumirah slavina
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
jumirah slavina
lha... langsung mau... 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
jumirah slavina
klo para Suami² dunia nyata gini juga gak ya
Nurul Badriyah
aaadikk ipaarkku sayaang🤭
Nurul Badriyah
kebiasaan gak mau kunci pintu🤭
Indahokt
luar biasa
Indahokt
Buruk
jumirah slavina
dia cenayang 🤣🤣🤣
jumirah slavina
siap² d'hukum ena² km Ca🤣🤣🤣🤣🤣
jumirah slavina
kunciiiii wwoooiii....
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣

Bayu : mataku ternoda

🤣🤣🤣🤣🤣🤣
jumirah slavina
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
jumirah slavina
ish... kerennnnn....
jumirah slavina
aacciieeeee Saketek sm Fargoy tiuman🤣🤣🤣🤣🤣🤣🏃🏃🏃🏃🏃
jumirah slavina
pengen neriakin s' Bianca deh...
itu cerita kamuuuuuu dodol🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
jumirah slavina
ya ampunnnnn Akiiii jatuh cintrong pada pandangan pertama 🤦🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!