NovelToon NovelToon
SILA DAN SAILA

SILA DAN SAILA

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Cintamanis / Patahhati / Konflik Rumah Tangga-Konflik Etika / Tamat
Popularitas:7.3M
Nilai: 4.9
Nama Author: Dewi Mutia

SILA DAN SAILA adalah dua gadis kembar yang berbeda karakter, namun sama - sama memiliki hati yang baik. Mereka diuji saat mereka mencintai satu pria yang sama.

Bermula dari Sila yang meninggalkan kekasihnya bernama Leon, membuat Leon ingin balas dendam pada Sila, sampai Saila menjadi korban salah sasaran dari Leon.

Leon memperkosa Saila sampai gadis itu hamil anaknya.

Penasaran....Ikuti kisahnya ya yang bikin kalian baper dan senyum senyum sendiri.

IG: dewimutiawitular922

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dewi Mutia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Canggung

Pukul 7:00 pagi.

Saila membuka matanya secara perlahan – lahan di atas tempat tidurnya. Ia mengangkat kedua tangannya sambil bangun dari tempat tidurnya itu. Ia menurunkan kedua kakinya di bawah tempat tidur sambil menguap dengan matanya yang masih mengantuk, akibat pesta pernikahannya tadi malam.

Ia berjalan santai menuju kamar mandinya tanpa mencari keberadaan Leon. Ia tidak sadar kalau ia sekarang sudah menikah dan tengah satu kamar dengan Leon, suaminya. Bahkan ia tidak sadar kalau ia sekarang berada di sebuah kamar hotel mewah.

Saila membuka pintu kamar mandinya dengan langkah santainya itu tanpa tahu kalau ada Leon yang tengah mandi di dalam kamar mandinya. Saila memang tidak mendengar kalau ada suara air di dalam kamar mandinya, karena kebetulan Leon baru saja selesai mandi.

Dan saat Saila membuka pintu kamar mandinya, ia tanpa sengaja melihat tubuh telanjang Leon yang membuatnya berteriak keras.

“Aaaaaaaaaaaa!!” Teriaknya dengan suara yang keras melihat tubuh telanjang suaminya.

“Saila ... .” Dan Leon ikut terkejut melihat Saila membuka pintu kamar mandinya, apalagi ketika Saila berteriak melihat tubuhnya yang telanjang. Ia dengan cepat memakai baju mandinya di sana, menutupi semua badan Six Packnya itu.

Sedangkan Saila langsung menutup kembali pintu kamar mandinya setelah ia berteriak melihat Leon. Ia menutup pintu kamar mandinya sambil menutup matanya dengan kedua tangannya.

“Ya tuhan ... kenapa aku tidak sadar kalau aku satu kamar dengan Mas Leon. Aku malu sekali?” Gumamnya. Ia berjalan cepat menjauhi kamar mandinya dengan perasaan malunya itu dengan kejadian tadi.

“Aku malu sekali. Aku harus mengatakan apa kalau dia keluar nanti. Kenapa aku bisa sebodoh itu sih. Saila ... kamu gadis bodoh. Kenapa kamu tidak sadar kalau kamu sekarang sudah menikah dan satu kamar pula dengannya. Ya tuhan ... bagaimana ini?” Gumamnya sambil mondar – mandir di samping tempat tidurnya. Ia sangat canggung dan malu dengan Leon, apalagi ia melihat semua badan telanjang suaminya tadi.

Meskipun Leon adalah suaminya, namun mereka menikah hanya karena janin yang ia kandung. Tentu saja ia merasa sangat canggung. Ia belum mengenal Leon dengan baik. Dan meskipun ia dan Leon saling mengenal, tentu akan ada rasa canggung di antara mereka, karena mereka tidak saling mencintai.

Tak lama kemudian, Leon pun keluar dari kamar mandinya dengan baju mandi yang sudah menempel di tubuhnya.

Ia berdiri sejenak menatap Saila yang berdiri di samping tempat tidurnya begitu pun dengan Saila. Mereka berdua sama – sama canggung, tidak ada yang mau bertatapan langsung. Mereka hanya memalingkan wajahnya masing – masing ke samping.

“Eghem!” Suara Leon yang sengaja mengusir rasa canggungnya itu.

Sementara Saila hanya menggaruk belakang lehernya, karena canggung melihat Leon apalagi kalau sampai bertatapan muka dengan suaminya.

Untuk mengusir rasa canggungnya pada istrinya, Leon pun kembali menatap Saila, bicara pada istrinya itu. “Apa kau melihat semuanya tadi?” tanya Leon.

“Apa?” Saat itu, Saila kaget mendengar pertanyaan Leon padanya.

Leon ikut kaget menyadari pertanyaannya sendiri pada Saila yang membuatnya kembali canggung. Bukannya ia ingin mengusir rasa canggungnya, ia malah salah bicara pada Saila, menambah rasa canggung mereka.

“Leon, kau bodoh sekali. Kenapa kau malah menanyakan hal itu padanya?” Dalam hati Leon.

Ia tak sengaja bertanya seperti itu pada Saila. Tadinya, ia hanya ingin mencairkan suasananya tadi, namun malah membuat Saila salah tangkap maksud ucapannya.

“Maaf ... aku tidak tahu kalau Mas Leon ada di kamar mandi. Aku benar – benar tidak sengaja tadi.” Saila dengan cepat meminta maaf pada Leon dengan wajah malunya melihat suaminya. Rasanya ia ingin sekali menghilang di sana, karena rasa malunya itu di depan Leon.

Leon dengan sigap, menaikkan kedua tangannya ketika gadis mungil itu meminta maaf padanya. “Eh ... bukan itu maksudku, Saila.”

"Aku benar - benar minta maaf. Aku tidak sengaja tadi. Aku kira tidak ada orang di dalam," ucap Saila yang kembali meminta maaf pada Leon.

Leon ingin menjelaskan pada Saila kalau bukan itu maksudnya, namun gadis itu sudah terlanjur salah paham padanya. Dan ia berpikir, kenapa juga Saila harus malu melihat tubuhnya?

Dan kenapa juga kalau Saila tanpa sengaja melihat tubuh telanjangnya? Toh ... mereka sudah menikah, dan sudah sah menjadi suami istri. Baginya tidak masalah, bukan.

Leon kemudian menghela nafasnya, tak seharusnya Saila malu dan canggung dengannya. Ia pun berjalan menghampiri Saila yang berdiri di sana, kemudian langsung menarik tubuh Saila mendekap dirinya ketika ia sudah berdiri di depan Saila.

Saila begitu kaget ketika tubuhnya, tiba – tiba saja di tarik Leon. Matanya sampai melotot melihat wajah Leon yang sangat dekat dengannya. Ia menahan tubuhnya dengan kedua tangannya di dada Leon agar tubuhnya tidak terlalu dekat dengan Leon.

"Mas Leon, apa yang kau lakukan?" tanya Saila dengan wajahnya yang ketakutan.

Ia pikir kalau Leon akan melakukan sesuatu lagi padanya. Ia berusaha menggerakkan tubuhnya untuk bisa lepas dari genggaman Leon, namun Leon semakin mempererat genggaman tangannya di pinggang Saila.

“Saila ... kenapa wajahmu malu begitu. Kita kan sudah menikah. Tidak masalah kalau kau melihat semuanya. Kau tidak perlu semalu itu, seperti tadi, sampai kau meminta maaf padaku?” Godanya sambil tersenyum melihat Saila.

“Apa?” Saila kembali kaget. “A-aku tidak malu tadi. Cuman kaget saja,” ucap Saila dengan suaranya yang terdengar terbata – bata, di tambah kedua pipinya terlihat memerah. Itu karena ia malu melihat wajah Leon. Jantungnya sampai berdetak saat wajah mereka berdekatan.

Tanpa sengaja, Leon melihat bagian bawah baju sexi Saila yang memperlihatkan dada atasnya. Dengan cepat, Leon melepaskan tangannya dari tubuh Saila, kemudian memalingkan wajahnya ke samping. Tadinya ia  hanya mau menggoda Saila sekaligus mengusir rasa canggungnya pada Saila, namun ia malah membuat dirinya semakin canggung.

“Sudah lah ... aku mau pakai baju dulu. Kalau kau mau mandi, mandi lah cepat. Baru kita keluar cari makan!” ucap Leon tersenyum menatap Saila.

“Iya ....” Balas Saila dengan malu – malu.

Leon pun membalikkan badannya menuju ruang ganti kamar hotelnya untuk berpakaian, sedangkan Saila langsung menghela nafasnya saat Leon sudah tidak terlihat dari pandangannya.

Ia memegang dadanya, merasakan jantungnya berdetak sangat kencang.

Dag ... dig ... dug ....

Terasa jantungnya berdetak cepat, bahkan seluruh tubuhnya dingin, karena rasa canggungnya pada Leon. Apa karena ia baru pertama kali di perlakukan seperti itu oleh lelaki, sampai membuat ia menjadi seperti itu?

Ia duduk di tepi tempat tidurnya, menenangkan rasa canggungnya di sana sambil menghela nafasnya dengan perlahan - lahan.

“Kenapa aku bisa seperti ini. Ya tuhan, Saila ... kamu itu benar – benar kampungan?” Gumamnya mengelus lembut dadanya sambil memejamkan matanya di sana.

Ia kembali berdiri dari tempat duduknya, kemudian berjalan menuju kamar mandinya untuk membersihkan seluruh tubuhnya di sana sesaat setelah ia bergumam sendiri.

Sementara Leon sudah selesai berpakaian rapi, kemudian keluar dari Ruang Gantinya dengan kemeja putih dan celana hitam yang ia pakai. Rencananya, ia akan mengajak Saila untuk sarapan pagi di Restoran yang ada di lantai bawah kamar hotelnya. Ia tinggal menunggu Saila selesai mandi dan berpakaian.

Beberapa saat kemudian, Saila baru saja selesai mandi. Leon pun mengajak Saila untuk turun ke bawah. Pada saat itu, Saila dengan cepat berjalan ke Ruang Gantinya untuk berpakaian rapi, lalu turun sarapan di bawah bersama suaminya.

Mereka berdua pun turun ke bawah untuk sarapan pagi yang memang sudah di sediakan pelayan di bawah, atas perintah Leon tadi.

.

.

.

.

1
A&R
ok
𝐵💞𝓇𝒶𝒽𝒶𝑒🎀
mampir:)!
Ira Wati
Luar biasa
Sastri Dalila
👍👍👍
Day
suka visualnya
Sella Darwin
Luar biasa
Welda Arsy❤
bagus karya mu thorrt,,aq sangat menyukai jalan cerita nya.
Maz Andy'ne Yulixah
Wih baru baca awal udah bagus dan penasaran kak,,baru mampir karena baca di awal cerita nya bagus😊
Sandisalbiah
ini siapa yg punya rwncana buat mengerjai pasangan eehh.. siapa yg malah di kejai pasangan...
Sandisalbiah
kalau David masih teropsesi dgn Sila itu artinya Sila masih dlm bahaya dog.. mengingat David yg pernah menjual Sila artinya dia tipe org yg suka nekat demi tujuanya...
Sandisalbiah
Alexa emang biang rusuh...
Sandisalbiah
haiss.. ini yg sitakutkan tuan Bima murka pd Leon.. dan Alexa harus mendapatkan ganjarannya...
Sandisalbiah
obat paling ampuh utk melupakan org yg kita sayang adalah menggantinya dgn org baru... msmbuka hati utk sosok baru tp bukan menjadikanya sebagai pelarian, melainka belajar utk menerimanya dan menyesuaikan diri dgnnya...
Sandisalbiah
jika Saula yg begini udah buat ayah Bima marah.. apa kabarnya nanti seandainya kebenaran tentang pernikahan Leon dan Saila krn perkosaan.. wah bakal semurka apa ayah Bima nantinya...
Sandisalbiah
teman harusnya mendukung apapun yg membuat temannya bahagia selama tdk menyalahi aturan, teman harusnya selalu mengingatkan dlm kebaikan dan bukan menebarkan kebencian.. dan Alexa... berteman dgn Leon kr mengharapkan lebih dr sekedar pertemanan... dan berbuat buruk pd org terkasih Leon... jd dia pantas buat di hempaskan..
Sandisalbiah
Leon harus bertindak tegas terhadap Alexa.. agar dia tdk besar kepala..
Sandisalbiah
wah.. alexa si biang kerok muncul nih.. bakak ada keributan. .. kakau Saika sendiri jd hawatir rp untungnya ada Sila jd ada yg bakal melawan Alexa..
Sandisalbiah
terharu dgn sikap Sila dan Saila.. yg saling menjaga perasaan saudaranya.. saling menguatkan dan memberi dukungan.. bahkan mengalah demi kebahagiaan saudaranya..
Sandisalbiah
Leon menang banyak.. memanfaatkan kepolosan istri... 🤦‍♀🤦‍♀
Sandisalbiah
kasih sayang saudara nyatanya bisa mengalakan ego... apa lagi saudara kembar seperti Sila dan Saila...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!