NovelToon NovelToon
Di kejar om-om gila.

Di kejar om-om gila.

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Tamat
Popularitas:718.1k
Nilai: 4.9
Nama Author: Zia Lin

Naura Aurora, (18thn). Gadis SMA yang memiliki nasib menyedihkan, karena selalu diremehkan oleh ketiga kakaknya bahkan dia nyaris dijual untuk membayar hutang sang kakak.


Arnold William Maxime (35thn). Seorang pengusaha besar, tampan dan gagah yang memiliki hobi membawa racun serangga kemanapun dirinya pergi, memiliki tangan ajaib, takut ketinggian, dan hal-hal aneh yang belum pernah dia lihat.


Kira-kira, bagaimana jadinya jika mereka disatukan secara tidak sengaja dalam satu rumah? Ikuti terus kisahnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Zia Lin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 18

"Woy calon ibu-ibu berdaster dan calon bapak-bapak sarungan, silahkan kumpul di lapangan ada pengumuman penting yang mau disampaikan sama ibu guru tercinta kita," teriak Darmaji lewat mikrofon sekolah. 

"Ada apaan ya, Ca?" 

"Gue nggak tahu, ayo kesana," Calista menarik tangan Naura untuk berkumpul di lapangan. 

"Butut, nggak punya perasaan banget deh panas-panas gini disuruh kumpul di lapangan," keluh Naura mengipasi lehernya. 

"Ho'oh, mana silau lagi liat giginya yang lagi berjemur, haha," kekeh Nadia mencibir.

"Hus, ntar kedengeran butut loh. Emang lo mau ntar leher lo digigit, nanti lo berubah jadi zombie haha," timpal Naura tak kalah mencibir.

"Itu yang di belakang, bisa tolong tenang sedikit!" tegur Bu Tuti yang menunjuk ke arah Naura dan Calista.

"Maaf Bu," jawab Calista yang kembali terkekeh. 

Farel menarik rambut Naura yang terurai. "Diam, berisik lo." 

"Dih, sirik aja lo." Naura mendelikkan matanya pada Farel.

"Mohon perhatiannya ya anak-anak, disini ibu mau memberitahukan satu Minggu lagi kita akan menghadapi ujian nasional … dan sebelum kita menghadapi ujian, kita akan mengadakan class meeting terlebih dahulu yang mau ikut lomba silahkan hubungi ketua OSIS baru. Sekian pengumuman dari saya terimakasih," pungkas Bu Tuti yang memberikan mikrofonnya pada ketua OSIS yang baru. 

"Ra, Lo mau ikut?" 

"Nggak deng, gue mager," tolak Naura yang tak memiliki minat pada perlombaan apapun. 

"Hei, kalian! Kalian harus jadi tim gue … gue nggak mau denger kata penolakan ya," sambar Farel tiba-tiba. 

Naura dan Calista saling memandang satu sama lain, dan meninggalkan Farel sendirian tanpa mengatakan apapun. 

"Permisi kakak-kakak saya mau data, siapa aja yang mau ikut lomba class meeting, boleh angkat tangannya," ucap Ani — ketua OSIS baru pengganti Farel.

"Emang lombanya ada apa aja?" tanya Angel, sebenarnya dia tidak tertarik hanya penasaran saja. 

"Ada lomba olahraga, lomba memasak, lomba karaoke dan yang lainnya kak," jawab Ani.

"Gue sama kedua janda ini mau ikut lomba masak," seru Farel paling pertama. 

Semua orang menoleh pada Farel termasuk Naura dan Calista.

"Apaan sih lo, kita nggak mau ya," tolak Naura. "Sorry kita nggak ikutan," ucap Naura pada Ani.

"Jangan dengerin dia, catat aja nama gue sama para janda yang ada di depan gue ini," ujar Farel memaksa. 

"Aku juga mau ikut," timpal Angel yang menatap Farel sambil tersenyum. 

"Oke, ada lagi?" 

"Tidak!" mereka menjawab dengan kompak.

"Baiklah, lomba akan diadakan dari mulai besok sampai hari Sabtu kalau masih ada yang mau ikut daftar boleh ya ke ruangan OSIS aja," tutur Ani yang berpamitan untuk berkeliling ke ruangan kelas lain. 

Naura dan Calista langsung menghakimi Farel dengan memukulnya menggunakan buku yang di roll. 

🌸🌸🌸

Acara class meeting dibuka dengan lomba olah raga, yaitu pertandingan basket antara kelas tiga A yang merupakan kelas Naura dan kelas dua B.

Tidak perlu ditanya siapa yang mewakili, kelas Naura. Tentu saja Farel, cowok random pujaan para mahasiswi yang menyandang predikat cowok tertampan di sekolah sekaligus kapten tim basket. 

Begitu Farel memasuki lapangan dengan kaos basketnya, para siswi dari mulai kelas 2 sampai kelas tiga berteriak meneriaki Farel sebagai tanda dukungan. 

Farel melayangkan ciuman jauhnya pada para fansnya, melambaikan tangan dan berakhir dengan jari dan jempol yang dibentuk hati. Membuat penggemarnya kembali berteriak.

"Apaan sih anjir, lebay begitu kok banyak yang dukung," umpat Naura sambil menggigit kuacinya. 

"Iya, gue juga heran. Emang apa bagusnya sih si duda, geli gue liatnya," sambung Calista yang melakukan hal sama dengan Naura.

"Woy, ngobrol sih ngobrol tapi liat dong kalau buang sampah kena kepala gue nih," gerutu Darmaji karena rambut kribonya dipenuhi dengan cangkang kuaci. 

Kedua gadis itu menggaruk kepalanya yang tidak gatal kemudian kabur begitu saja sambil tertawa. 

Sebelum memulai permainan, Farel mengedarkan pandangannya mencari sosok gadis yang selalu ia ejek. Dan setelah menemukan sosok itu, dia mulai unjuk kemampuannya dalam bermain bola basket. 

"Ra, ini perasaan gue aja atau gue salah liat ya," bisik Calista pada Naura. 

"Kenapa emang?" 

"Liat tuh si Farel, kok kayak caper gitu ya sama lo." 

"Hei, jangan kepedean ya kalian … dia itu ngeliatin gue tahu," sahut Angel mengibaskan rambutnya sampai mengenai wajah Calista. 

"Dih, yang ada lo tuh yang kepedean. Sok cantik banget," cibir Calista.

"Emang gue cantik, sirik lo," dengus Angel.

"Eh, sorry ya. Nggak ada kata sirik dalam kamus hidup gue … tanpa gue berkata cantik aja seluruh alam udah tahu kali kalau gue sama Naura itu paling cantik." 

"Cih, halu lo." 

"Elo tuh yang halu." 

"Ca, udah nggak usah diladenin mending kita pindah duduk aja," ajak Naura.

Calista mengangguk, dan sebelum pergi dia menjulurkan lidahnya pada Angel yang menatapnya sebal. 

Pertandingan basket telah usai, dan Farel menjadi orang yang paling banyak mencetak poin dalam timnya. 

Kak Farel salanghae.

Kak Farel aaaaaa.

Farel lo ganteng banget sih.

Farel keringat lo bau asem.

Kak Farel sexy deh kalau keringetan.

Teriakan demi teriakan itu semakin membuat hidung Farel terbang, terutama di hadapan Naura ia terlihat begitu bangga karena banyak wanita yang memujanya. 

Farel menghampiri Naura dan merebut minuman milik Naura yang sudah diminum oleh gadis itu. "Kerenkan gue," cetus Farel meneguk minuman bekas bibir Naura sampai habis. 

Naura menatap Farel yang menghabiskan minumannya tanpa sisa. 

"Gue tau, lo pasti kehabisan kata-kata kan buat muji gue, haha ngaku lo," kekeh Farel yang terlampau percaya diri. 

Naura hanya bergidik dan meninggalkan Farel tanpa mengatakan sepatah katapun.

"Lah, dia malah pergi. Hei janda, calon janda tunggu gue." Farel mengikuti Naura sampai ke dalam kelas. 

🌸🌸🌸

Class meeting hari kedua yaitu lomba memasak.

Farel memamerkan semua bahan-bahan masakan yang sudah dia siapkan dari rumah kepada Naura dan juga Calista. 

"Rel, lo niat banget sih buat ikut lomba masak," sindir Naura yang melihat banyak bahan masakan yang dibawa oleh Farel. 

"Ya niatlah, kapan lagi kan kita bisa seru-seruan kayak gini … momen seperti ini itu sangat langka tahu, bisa jadi kenangan buat nanti kita ceritain ke anak cucu kelak," tutur Farel.

"Dih, emang lo yakin bakal punya anak dan cucu di masa depan? Lo kan duda," kekeh Calista bersamaan dengan Naura. 

"Rese lo!" ketus Farel merajuk.

"Ya udah, terus lo mau masak apa?" tanya Naura mengakhiri perdebatan antara Farel dan Calista.

"Ikan gusepi asam manis." 

"Gusepi?" Naura dan Calista mengerutkan dahinya.

"Iya, kan ikannya cuman satu … kalau ikannya banyak jadi gurame," celoteh Farel membuat kedua gadis itu kehilangan kata-kata.

"Serah lo dah, Rel," pungkas Naura menggelengkan kepalanya pelan. 

Bersambung. 

1
Herlina M. Siman
cepat tangkap orang yang jahat perusahannya arnold
Muji Lestari
Naura ini ngeyel kalo di bilangin/Grin/
Anna Khairurr
Luar biasa
Neng Alifa
lahhh Kaka lucknut
Lilik Dewi
punya anak kembar ya
Yuli Ani
thorr bisa ga jangan berbelit ceritanya
Yuli Ani
bisaga thorr jangan mnoton dong jdi sbel deh
Zia_Lin: di akhiri saja kak bacanya, jangan mempersulit sendiri🙏
total 1 replies
Yuli Ani
cape bacanya terlalu gimana gitu jadi bosen aku bacanya perasaan kpan mau bahagianya yg ada gaji Mulu
Lilik Dewi
tiga roda aja kuat ,5 roda, kasi 7 roda thor/Joyful//Joyful//Joyful/
Lilik Dewi
kaciiian deh farel
Lilik Dewi
asiiik
Ranita Rani
emang ya masa SMA masa paling uhuuuuiiii,,,, gk bisa ngerjain soal y conteklah wlau itu gk baex tp tetep ja bandel,,,
Ranita Rani: q jd keingat pas waktu ujian semua yg q tulis itu hasil dr temenq semua,,,,
total 2 replies
Ambu_Radul
kenapa Didin sih /Drowsy/
Ambu_Radul: mantan eyke itu thooor /Grievance/
total 2 replies
Elizabeth Zulfa
ini dialog sama narasi /monolognya sama za gada beda gitu
Zia_Lin: penulisannya aja yang berantakan kak🤭 aku juga baru ngeuh
total 1 replies
Meili Rahma
untung kedua istrinya jaka ngak seperti novel sebelah syukurlah
Zia_Lin: kenapa memangnya kak🤭
total 1 replies
Windakiki Lestari putri taswinhn
sakit banget perutku ketawa mulu
Zia_Lin: jangan lupa bintang limanya ya 🤭
total 1 replies
Windakiki Lestari putri taswinhn
sakit perutku thor wkwkwkwkwkwk
Windakiki Lestari putri taswinhn
wkwkwkwkwkwk, authornya gabut yah.
Windakiki Lestari putri taswinhn
sama thor aku juga ngayal dari istri Yoongi
Zia_Lin: semangat ya suaminya lagi wamil😂
total 1 replies
Windakiki Lestari putri taswinhn
wkwkwkwkwk bawang jahat, kek berasa nonton film.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!