NovelToon NovelToon
Jangan Pergi Dariku

Jangan Pergi Dariku

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Balas Dendam / CEO
Popularitas:167
Nilai: 5
Nama Author: as2357zzjdj

Sebuah kisah menarik....☺☺👍👍

Rajab Ambarawa tidak bisa melupakan masa lalu yang ia cintai yaitu Sofia yang sudah tiada meninggalkan nya. dua tahun berlalu kehidupan Rajab harus berjalan lanjut yaitu menikah dengan Luna seorang model terkenal di kotanya. Keinginan Oma yang harus Rajab turuti.
Kemudian sang adik Sofia kembali ke keluarga nya dimana dirinya akan membalas kan dendam kematian kakaknya yang sudah tiada. tindakan Vendra mendekati Luna Calon istri Rajab untuk mencari tahu kebenaran yang ada untuk minta keadilan.
Pertemuan mereka akan memulai hal menarik saling selisih antara saudara dan pertemanan saling salah paham terutama pada Vendra, Elisa dan Kasih tiga wanita memiliki sifat Antagonis merebutkan keinginan dari Rajab dan Luna...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon as2357zzjdj, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 17 CEWEK NYEBELIN

"Luna! Pernah kah kamu mencoba mengmbil hati seseorang? ". Tanya Johan pada anak perempuannya.

    Luna yang sedang sarapan pagi duduk depan meja saat sang ayah bertanya yang bikin Luna heran.

" Tidak! kenapa? ". Jawabnya melihat wajah sang ayah.

    Saat ini mereka sedang sarapan pagi di meja makan bersama sebelum berangkat kerja.

"Ayah tidak bermaksud, menyarankan kamu untuk sesuatu hal lain. jadi ayah hanya mau bilang. Apa salahnya kamu coba mendekat pada Rajab bisa dibilang berusaha mendapatkan hati nya dengan cara yang baik, seperti kamu perhatian atau mengoda sedikit". Ujar johan

    Luna terdiam berfikir lalu menghela nafas ringan.

"Aku tidak bisa melakukan itu. aku bukan wanita yang bisa mengambil hati seseorang. Ayah... aku paham. ayah ingin aku berusaha. tapi... sulit bagiku melakukan itu". Ucap Luna pada sang ayah

   Johan menghela nafas berat, dirinya bingung harus bagaimana, sebentar lagi akan terjadi tunangan, dirinya tidak ingin salah langkah yang akan menyakiti hati anaknya sendiri. Tapi di sisi lain menghargai keinginan Oma nya Rajab, menolak keinginan dari Oma tidak enak hati.

    Melihat ekpresi wajah sang ayah yang lagi berfikir keras membuat Luna mengerti khawatiran padanya.

"ayah.. ". Luna menyentuh tangan ayahnya. " jangan di pikirkan. aku baik-baik saja. aku dan Rajab akan menjalani saja. ok. kalau urusan perasaan nanti akan menemukan nya sendiri ". Mencoba meyakinkan sang ayah untuk berhenti berfikir menghawatirkan dirinya

   Johan mengangguk kepala dengan lapang dada.

*****

*****

    Di sebuah hotel ruang tamu tampaknya Vendra tertidur lelap di sofa dengan mulut mengaga suara nada mendengkur ringan, telapak tangan kanan sudah ada ponsel terletak yang masih menyala. Sepertinya semalam Vendra ketiduran sampai-sampai tidak menutup telepon dari Luna.

Tok

Tok

Tok

   Vendra terbangun mendengar suara ketok kan pintu, tangan kirinya mengusap air liur di mulut nya. Lalu lihat layar ponsel melihat jam, sudah jam 7 pagi. Vendra bangkit

Tok

Tok

"iya sebentar! ". Ucap Vendra melangkah lemas ke arah pintu

   Vendra buka pintu dan___

" Pagi.... ". Sahut Denis dengan ekpresi wajah pers seperti tidak memiliki beban hidup.

" uuuh aaa ". Tangan kanan menutup mulut saat dirinya menguap yang masih mengantuk di depan Denis.

" Astaga! baru bangun? ". tanya Denis

" hmmm! ". Jawab Vendra mempersilahkan Denis masuk kedalam.

   Denis melangkah masuk. Vendra menutup pintu melangkah jalan mengikuti Denis. Denis duduk di sofa begitu juga dengan Vendra di depan Denis dengan merebahkan tubuh nya yang masih lemas.

"Mau sarapan tidak? ". Tanya Denis pada Vendra

" Tidak! ". jawabnya sembari melihat langit-langit atas lampu dengan tubuh terbaring merebahkan

" Kenapa ". tanya Denis

" Males ".

    Denis pun menempel kan tubuh punggung di sofa yang ia duduki untuk bersantai.

   Lama terdiam memikirkan sesuatu.

(suara hati). " gimana caranya bisa lebih dekat lagi, setidaknya sebagai teman dekat ". Vendra berfikir mencari cara. Kemudian bangkit dengan posisi duduk di sofa melihat Denis yang sedang bersantai

" Denis! ". Panggil Vendra pada Denis

" apa! ". Jawabnya

" gimana caranya agar bisa dekat? setidaknya menjadi teman dekat ". Tanya Vendra berharap teman laki-laki nya bisa kasih saran.

" aku tidak tahu". Jawabnya datar

   Ekpresi Vendra langsung berubah cemberut bete, dirinya kecewa jawaban dari Denis tidak ada saran sama sekali untuk nya.

"Sudah lah.. ". Ucap Vendra bangkit melangkah jalan untuk ganti bajunya.

    Tidak lama kemudian kini mereka berdua melangkah jalan di pinggir jalan, Vendra berubah pikiran untuk sarapan dan sekarang Vendra dan Denis mencari sebuah restoran atau warteg untuk makan sarapan pagi.

Tiiiddd

   Suara ke lakson mobil begitu keras membuat mereka berdua terkejut langsung melihat ke arah mobil samping mereka di jalan.

   Kaca mobil turun dengan berlahan. melihat mobil hitam itu seperti tidak asing, kayak pernah melihat. Vendra penasaran siapa yang di dalam mobil.

"Hallo! Cewek Rese". Sahutnya

   Vendra terkejut ternyata yang di dalam mobil itu, si cewek sombong Antagonis yaitu Elisa. kini Vendra bertemu kembali dengan sapaan yang menyebalkan lagi.

" Ohh!! KAMU LAGI!! MAU APA! ". Tanya Vendra Seperti ingin menantang wanita sombong itu yang di dalam mobil dengan ekpresi sombong

   Senyum menyebalkan di wajah Elisa

" Cari apa? mana mobilnya, ko jalan kaki". Ucap Elisa pada mereka berdua

   Seketika Vendra kesel dari ucapan wanita itu. Lagi-lagi dia bicara yang tidak enak ke hati Vendra. Tampang wajah Vendra mulai panas

   Kaca mobil berlahan menutup Elisa sadar kalau wanita tomboy yang ia sindir kini makin marah melihat wajah nya itu. Langsung ia jalan pergi begitu saja meninggalkan mereka berdua.

"UUUUUHHHH! DASAR CEWEK STRESS!! ". Serentak Vendra sembari melihat mobil wanita sombong itu dengan kesel.

" Siapa dia? ". Tanya Denis yang dari tadi sangat bingung dan tidak mengerti masalah mereka barusan.

   Vendra menoleh melihat wajah Denis dan berkata____

" Dia itu cewek sombong, beberapa hari lalu aku ketemu dengan dia. dia itu menyebalkan, belaga sok kaya dan suka merendahkan tampilan ku dan sekarang, Lagi-lagi ledek aku". Ujar Vendra ekpresi kesel yang tak tertahan kan

"oohh! Enggak kenalan gitu, kalian berdua? ". Tanya Denis dengan polosnya bicara

Tok

" Aduhh! Sakit ". Tangan kanan langsung pegang kepala yang sakit setelah di jitak oleh Vendra. " kenapa jitak aku? ". Tanya Denis tidak mengerti

" KAU INI BODOH YA? MENTANG-MENTANG DIA SEXY CANTIK! AKU TIDAK AKAN PERNAH MAU KENALAN ORANG YANG BIKIN AKU TERSINGGUNG, OGAH!! ". Sentak Vendra merasa teman laki-laki nya hanya ingin tahu nama.

"Ia wajar saja, kan cantik". Ujar Denis senyum senang sembari satu kiri alis mata bergerak naik dengan ekpresi tengil.

" Lama-lama aku tusuk mata mu". Tangan kanan Vendra langsung tunjuk ke arah wajah Denis. Seketika Denis menghindar pelan. Vendra langsung melangkah jalan pergi meninggalkan Denis begitu saja

   Denis pun langsung mengikuti langkah Vendra dari belakang.

   Kemudian sampai lah mereka di sebuah warteg biasa, setelah berjalan jauh mencari makan. mereka melangkah masuk ke dalam

"Silahkan". Seorang pelayan menyodorkan piring yang sudah ada nasi di atasnya sudah ada sayur kuah dan ikan pada Vendra.

    Vendra mengambil piring dari tangan pelayan itu, lalu meletakkan di atas meja, begitu juga dengan Denis. Mereka mulai makan dengan hangat.

"Kedua orang tau mu tidak menelepon? ". tanya Denis melihat wajah Vendra lalu satu sendok makan ia makan mengunyah.

" Selama mereka tidak bertanya, akan aman". Jawabnya sembari menyatukan nasi sama sayuran nya.

"Kalau kedua orang tuamu bertanya nanti. apa jawab mu? ". Tanya Denis

" Aku akan menjawab, tenang saja ibu aku baik-baik saja, jangan khawatir ". Ucap nya

" hemmm!! aku hanya kasian sama kedua orang tua mu! mereka merasa di bohongi sama anak mereka sendiri ". Ucap Denis menyetil perasaan Vendra

"Aku tahu, aku salah tapi ini juga buat. mereka agar tenang nanti". Jawabnya

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!