“Aku mencintai Kak Zaky.” Ucap Naya pada sosok laki-laki yang berstatus sebagai kakaknya.
Air mata Naya tidak bisa ditahan lagi dan keluar begitu saja saat mengetahui kenyataan bahwa hari ini adalah hari pertunangan Zaky, yang tak lain adalah kakaknya. Atau lebih tepatnya kakak angkat.
“Kamu ini sedang mengigau ya, Nay? Kakak baru saja bertunangan. Lagipula kita ini bersaudara.” Ucap Zaky sambil meperlihatkan jari manisnya yang sudah tersemat cincin pertunangan.
“Aku berkata jujur, Kak. Dan tidak sedang mengigau. Apakah salah kalau aku mencintai Kak Zaky? Kita bahkan tidak ada ikatan darah sama sekali.” Tekan Naya sambil mengusap air matanya, lalu pergi meninggalkan Zaky yang masih diam membisu.
Yuk simak awal mula dan kelanjutan kisah cinta mereka🤗🤗
Happy Reading!😄
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dee_K, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Eps 18 ~ Backstreet
Kini Naya sudah duduk di samping Zaky. namun posisi mereka sangat dekat. Tangan Zaky masih merengkuh tubuh Naya dengan posesif.
Naya masih belum percaya sepenuhnya dengan ungkapan perasaan kakaknya. Atau lebih tepatnya perasaan cinta. Dan itu artinya perasaannya terbalaskan.
“Kenapa diam, hem?” tanya Zaky sambil menatap mata Naya.
“Ehm, apa benar yang Kak Zaky ucapkan barusan?” tanya Naya memastikan.
“Apa kamu melihat ada kebohongan di mataku, Nay? Aku juga tidak tahu sejak kapan perasaanku ke kamu ini berubah menjadi perasaan cinta namun bukan untuk kakak pada adiknya. Namun yang pasti hatiku tidak rela saat kamu dekat dengan laki-laki lain.” Tutur Zaky panjang lebar.
Naya mengulas senyum manisnya. Dia sangat bahagia akhirnya cintanya tidak bertepuk sebelah tangan. Dia juga siap menghadapi semua badai yang akan menerpa hubungannya nanti.
“Apa kamu siap menghadapi semua kemungkinan buruk yang akan terjadi, Nay? Kita sudah tahu pasti kalau Mama dan Papa akan murka jika mengetahui hubungan terlarang kita ini.” tanya Zaky serius.
“Aku siap, Kak. Lagipula sah-sah saja kita menjalani hubungan ini. karena memang kita tidak ada ikatan darah sama sekali. Mungkin Mama dan Papa akan terkejut karena selama ini kita dibesarkan sebagai saudara. Yang menjadi masalah adalah hubungan Kak Zaky dengan Kak Reva. Apalagi Kakak baru saja bertunangan.”
Entah kenapa Naya mendadak sedih kembali mengingat kalau status kakaknya sudah bertunangan dengan Reva. Bagaimana mungkin Zaky bisa mengungkapkan perasaan cintanya, tapi semalam laki-laki itu bahkan sudah mengikat kekasihnya.
“Nay, tolong dengarkan penjelasan Kakak!” ucap Zaky dengan meraih kepala Naya agar menghadap padanya.
Mata Naya kembali berkaca-kaca. Zaky segera menghapusnya. Setelah itu menjelaskan pada Naya mengenai perasaannya pada Reva selama ini. Zaky mengatakan kalau selama ini ia tidak mencintai Reva. Meskipun sudah lama keduanya dekat, namun tidak bisa dipungkiri kalau dirinya memang tidak bisa mencintai Reva.
Reva adalah gadis manja. Sama seperti Naya. Mungkin karena itulah dia memilih menjalin hubungan dengan Reva, karena alasan pelampiasan perasaannya yang tidak mungkin bisa memiliki Naya, adiknya.
Lalu pertunangannya semalam juga alasannya demi mencegah perasaannya yang semakin dalam terhadap Naya. Walau akhirnya Naya lah yang lebih dulu mengungkapkan perasaannya.
“Apa kamu mau memperjuangkan hubungan kita ini? berjuang mendapatkan restu dari Mama dan Papa.” Tanya Zaky.
“Aku mau, Kak. Dan aku siap berjuang. Lalu bagaimana dengan Kak Reva?”
“Apa kamu akan bersabar menunggu, Nay? Karena memang ini tidak mudah dan butuh waktu untuk aku bisa mengakhiri hubunganku dengan Reva. Percayalah kalau aku tidak pernah mencintai Reva.”
“Tidak mencintai tapi Kak Zaky sangat menikmati ciuman itu.” ucap Naya dengan kesal saat teringat Zaky sedang berciuman dengan Reva di ruang kerjanya.
“Maaf. Maafkan aku. semua itu karena dia yang memulai, Nay. Jujur setelah kamu mengetahuinya, aku merasa sangat bersalah padamu. Tapi aku bingung untuk mengatakannya.”
Naya melihat kejujuran dari mata Zaky. akhirnya ia mencoba untuk tidak mengingat lagi kejadian menyebalkan itu. mungkin dengan mencoba saling percaya di awal hubungan itu akan lebih baik daripada terus mengingat kejadian masa lalu.
Zaky kembali menarik tubuh Naya ke dalam pelukannya. Hatinya benar-benar bahagia saat ini. terlebih setelah ungkapan perasaaannya pada Naya.
“Aku mencintaimu, Kanaya!” ucap Zaky menatap dalam netra Naya.
“Aku juga.” jawab Naya tersipu malu dengan wajah merona.
“Juga apa? Katakan yang jelas!” pinta Zaky dengan senyum tipis di bibirnya.
“Aku juga mencintai Kak Zaky.” jawab Naya akhirnya.
Cup
Mata Naya terbelalak saat tiba-tiba Zaky mengecup sekilas bibirnya. namun setelah itu dia tersenyum hangat sambil menatap Zaky.
“Kak Zaaky mencuri ciuman pertamaku.” Keluh naya dengan nada manja.
“Eh, itu bukan ciuman. Tapi kecupan. Kalau ciuman itu seperti ini.”
Zaky dengan cepat membungkam mulut Naya dengan bibirnya. ia langsung menyapu lembut bibir manis Naya. Meskipun tidak mendapat balasan dari Naya, namun ia sangat bahagia karena dirinya lah yang pertama mengambil ciuman pertama Naya.
Naya masih terdiam dengan bibir yang masih basah setelah Zaky melepas ciumannya. Dan hal itu membuat Zaky terkekeh geli.
“Kenapa diam? apa kamu mau mengulanginya lagi?” tanya Zaky dengan mencondongkan wajahnya ke wajah Naya.
“Dasar mesyuum!!” ucap Naya dan segera bangkit dari duduknya.
Tak lama kemudian Zaky mengajak Naya pergi dari Villa. Mereka berdua berpamitan pada Bi Mila dan suaminya. tak lupa Zaky meninggalkan beberapa lembar uang untuk belanja keperluan Bi Mila.
Zaky dan Naya sama sekali tidak mengira kalau Bi Mila mendengar pembicaraannya. Mereka tetap berperan sebagai kakak adik seperti biasanya.
Kini Zaky mengajak Naya jalan-jalan di kawasan tempat wisata tak jauh dari Villa. Naya sangat bahagia bisa menikmati waktu bersama dengan Zaky dan dengan status yang berbeda.
Zaky meminta Naya kalau selama ia membutuhkan waktu untuk mengakhiri hubungannya dengan Reva, Naya tetap menganggapnya kakak seperti biasanya. Dan Naya pun setuju. Jadi istilahnya saat ini mereka berdua sedang menjalani sebuah hubungan backstreet.
Mereka berdua menghabiskan waktu cukup lama. Hingga sore hari Zaky memutuskan untuk pulang. Naya juga merasa sangat capek dan ingin segera beristirahat di kasurnya yang empuk.
Setibanya di rumah, Zaky dan Naya sudah sepakat untuk tidak mengatakan perihal kemana mereka baru saja pergi. Naya akan mengatakan pada Mamanya kalau tadi ia minta dijemput oleh kakaknya di apartemen Milka.
Zaky dan Naya keluar mobil bersamaan. Mereka berdua belum menyadari kalau ada mobil lain yang terparkir di halaman rumah.
“Sayang!! Kamu kemana saja sih sejak tadi ponselnya tidak aktif?” todong seorang perempuan yang tiba-tiba berhambur ke pelukan Zaky. siapa lagi kalau bukan Reva.
Naya yang berdiri di belakang Zaky sangat tidak suka melihat dua orang di hadapannya itu. padahal tadi sudah berjanji pada Zaky untuk tetap percaya padanya. Namun kenapa hatinya sakit saat melihat itu. akhirnya tanpa berucap sesuatu, Naya melangkah masuk dan membiarkan Zaky bersama Reva.
.
.
.
*TBC
Pastikan jantung kalian tetap aman selama mereka backstreet😂😂✌️✌️
Happy Reading‼️