NovelToon NovelToon
Bukan Istri Pilihan Mu

Bukan Istri Pilihan Mu

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Perjodohan / Pelakor / Tamat
Popularitas:573.8k
Nilai: 4.9
Nama Author: Leni Anita

Kania Maharani, harus menerima kenyataan pahit saat sang suami lebih memilih untuk kembali pada sang mantan kekasih setelah satu tahun usia pernikahan mereka.

Dulu mereka di jodoh kan saat Erlan Hadi Wijaya di tinggal kan oleh kekasih nya, demi pria lain.

Setelah sang kekasih berpisah dari laki - laki pilihan nya, dia ingin kembali pada Erlan. Erlan yang masih mencintai Wina, menerima wanita itu kembali tanpa perduli perasaan Kania.

Apakah Kania tetap bertahan dan menerima diri nya di madu, atau memilih mundur karena dia bukan lah istri pilihan suami nya?.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Leni Anita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 10

Kania menyeret koper nya di tepi jalan, dia ingin membeli minuman sebentar sebelum pergi ke terminal.Tadi taksi yang di tumpangi nya mogok, sehingga Kania harus turun. Kania akan pulang ke pesantren, tempat di mana dia di besarkan.

Suara derit roda koper Kania begitu menyayat hati, seolah- olah ikut bersedih atas nasib yang menimpa Kania. Kania berjalan menuju ke sebuah mini market, dia berencana ingin membeli minuman dulu.

Tapi sebelum dia mencapai pintu minimarket, tiba- tiba dari arah depan muncul pengendara motor yang ugal - ugalan. Pengendara itu menyerempet seorang ibu dari arah yang berlawanan.

"Awas,,,!" Pekik Kania lantang.

Tapi terlambat, ibu itu jatuh ke aspal sedang kan pengemudi sepeda motor itu langsung tancap gas begitu saja, dia tidak perduli dengan wanita yang terjatuh tadi.

Kania langsung melepaskan koper nya, dan dia berlari membantu wanita itu berdiri. Kaki nya terluka dan mengeluarkan darah segar, Kania segera membantu wanita itu bangun.

"Ya Allah bu, kaki ibu terluka. Ayo bu kita obati!" Kania menuntun wanita itu ke tepi jalan.

"Terima kasih nak!" Ujar Wanita itu.

"Kaki ibu terluka cukup parah, ini harus segera di obati!" Kania berkata sambil membersihkan luka di kaki wanita itu.

Pada saat yang bersamaan, Kani mendongak dan tanpa sengaja menatap mata wanita itu. Begitu pun wanita itu, dia tampak terkejut setelah menatap mata Kania. Entah kenapa pandangan mata itu begitu berbeda di mata Kania, seperti pandangan seorang ibu yang menahan kerinduan selama bertahun- tahun.

"Kita harus segera ke pusat kesehatan terdekat bu, takut nya nanti luka nya infeksi!" Ujar Kania.

Kania lalu segera menghentikan sebuah taksi yang melintas, dia lalu membantu ibu itu berdiri dan masuk ke dalam mobil. Setelah itu Kania langsung mengambil koper nya yang tadi dia tinggal kan di tepi jalan.

"Ke klinik terdekat pak!" Kania berkata pada supir taksi itu.

"Baik bu!" Jawab Supir taksi itu sambil mengangguk kan kepala nya.

"Siapa nama mu nak?" Tanya Wanita itu.

"Nama saya Kania, tante!" Jawab Kania sopan.

"Nama saya Sarah, kamu bisa panggil tante Sarah!" Wanita itu memperkenalkan diri nya.

"Oh, tante Sarah kita harus segera mengobati luka di kaki tante!" Kania berkata pada tante Sarah.

Tante Sarah adalah wanita yang sangat cantik, sekalipun dia sudah berumur. Tapi bukan itu yang membuat Kania terpaku, tapi kalung yang melingkar di leher tante Sarah. Kalung dengan liontin berbentuk kupu - kupu, sama persis dengan kalung yang di miliki oleh Kania.

"Kita sudah sampai bu!" Sopir taksi itu berkata setelah menghentikan mobil nya di depan sebuah klinik terdekat.

Tapi Kania tidak mendengar ucapan supir taksi itu, dia terlalu fokus pada kalung yang di kenakan oleh tante Sarah.

"Kania, kita sudah sampai dan bisa kah kau bantu tante turun!" Suara tante Sarah membuyarkan lamunan Kania.

"Maaf tante, saya melamun!" Kania lalu segera membantu tante Sarah turun dari dalam mobil itu.

Kania lalu segera membayar ongkos taksi sesuai dengan yang di tunjuk kan oleh argo, dia dengan cekatan membantu tante masuk ke dalam.

"Sus, tolong sus, kaki ibu ini terluka karena terserempet motor tadi!" Kania meminta bantuan dari seorang suster yang berjaga.

Seorang suster dengan cekatan mendorong sebuah kursi roda, lalu membantu Tante Sarah duduk di atas nya. Setelah itu dia langsung membawa tante Sarah ke dalam ruangan khusus. Di sana, luka yang ada di kaki tante Sarah langsung di bersihkan dan di obati oleh suster dan juga dokter.

Tidak terasa, hari sudah beranjak malam dan Kania masih berada di sini.

"Sudah selesai, hanya luka kecil!" Suara suster itu membuyarkan lamunan Kania.

"Terima kasih banyak sus!" Jawab Kania sambil tersenyum.

"Tante mau pulang ke mana? Biar saya yang antarkan!" Kania bertanya pada tante Sarah.

"Saya sudah kirim pesan sama suami saya, sebentar lagi dia datang!" Tante Sarah berkata pada Kania.

"Oh, ya udah tante, saya akan temani tante hingga suami nya datang!" Kania berkata sambil tersenyum.

"Kania, boleh tante bertanya sama kamu?" Tanya Tante Sarah dengan hati - hati, takut nya Kania tersinggung.

"Tanyakan saja tante!" Jawab Kania sambil tersenyum.

"Tadi tante lihat kamu bawa koper, kamu mau pergi ke mana nak?" Tanya Tante Sarah.

"Oh itu, saya mau pulang ke puncak, ke rumah orang tua saya tante!" Jawab Kania.

"Oh begitu, ini sudah malam nak. Malam ini kamu ikut tante pulang ya nak. Besok baru pergi!" Tante Sarah berkata sambil memegang tangan Kania.

"Tapi tante,,,!" Kania ingin menolak nya.

"Tolong jangan menolak nya Nak, tante mohon!" Ujar tante Sarah.

Kania mempertimbangkan sejenak, mungkin lebih baik dia menerima tawaran tante Sarah. Jika dia tetap nekat untuk ke terminal sekarang, mungkin bis malam ini sudah berangkat, karena ini sudah malam.

"Baik lah tante, saya akan ikut bersama tante!" Jawab Kania.

Tante Sarah sangat bahagia mendengar nya, entah kenapa dia ingin berlama - lama dekat dengan Kania. Tante Sarah merasakan ikatan batin yang kuat antara diri nya dan juga Kania, begitu pun dengan Kania. Dia merasa nyaman berada di dekat tante Sarah, nyaman seperti saat bersama ibu kandung nya.

Seorang laki - laki paruh baya datang, dia adalah suami nya tante Sarah. Dia bergegas menghampiri tante Sarah dan Kania, dia terlihat mengkhawatirkan istrinya.

"Ma, bagai mana keadaan Mama?" Tanya suami nya tante Sarah.

"Mama baik - baik saja Pa, oh ya ini Kania. Dia yang sudah menolong Mama dan membawa Mama kesini!" Tante Sarah memperkenalkan Kania pada suami nya.

"Oh ya, terima kasih banyak karena sudah membantu istri saya, saya Rama, suami nya Sarah!" Suami nya tante Sarah memperkenalkan diri nya.

Laki - laki yang bernama Rama itu mengulurkan tangan nya, tapi Kania hanya mematung dan dia tidak menyambut uluran tangan Pak Rama sama Sekali. Melihat wajah Rama, Kania merasa tidak asing dengan wajah ini, entah kenapa dia merasa dekat dengan orang ini.

"Saya Kania, Om!" Kania menangkup kan kedua tangan nya di depan dada nya.

"Pa, malam ini biar Kania ikut dengan kita. Dia mau pulang ke Bogor, tapi ini sudah malam. Mama khawatir tidak ada lagi bis berangkat ke sana malam ini, jadi Mama minta berangkat besok pagi saja!" Tante Sarah berkata pada suami nya.

"Benar sekali itu, Ma. Besok biar supir yang mengantarkan nya ke Bogor!" Om Rama setuju dengan apa yang di katakan oleh suami nya.

Kania akhir nya setuju malam ini ikut pulang ke kediaman Tante Sarah dan Om Rama, entah kenapa Kania merasa ada yang berbeda saat dekat dengan mereka. Kania merasa seperti sedang bersama orang tua kandung nya sendiri.

1
Inooy
roman2 nya nih om Rama lebih kaya dr papa Beni,,makin suka aq 🥰
Inooy
fix,,tante Sarah ibu nya Kania yg lg mencari keberadaan anak nya....
ternyata masih ada harapan klo Kania anak orang kaya,,,daaan bisa membalaskan sakit hati yg d berikan Erlan..smoga dugaan ku benar ada nyaaa 🤭
Inooy
dasar laki2 g ada otak nyaaa,,udh d kasih istri spek bidadari..masih aj ngejar cinta yg pernah nyakitin kamu sedalam lautan..ingat Erlaaaan, kamu udh d butakan cinta yg belum jelas ketulusan nya..kamu dengan enteng nya menceraikan Kania tanpa rasa bersalah,,,ingat!!! cinta yg tulus g akan pernah menyakiti pasangan nya, sampe rela memilih cinta yg lain 😤

mulai emosi aq 🤯
Inooy
kamu benar2 udh d butakan oleh cinta palsu nya Wina..tunggu aj d saat cinta palsu nya Wina terbuka kebenaran nyaa,,d saat itu istri mu yg TIDAK kamu cintai dn TIDAK kamu anggap udh pergi menjauuuhh!!!!
Inooy
dan cintamu itu PALSUUU,,kamu kembali lg Erlan hanya mengejar materi dn status..aq yakin ituuu!!! 😤
Aghitsna Agis
erlan minra nalikan karena tahu pewarus perusahaan raksasa makanya minta balikan tapi kalau ttp anak panti blm tentu minta bal8kan
Evi Anggorowati
lagian ih bisa2nya dl si erlan depresi ampe mo bundir cm krn perempuan spt Wina.. apa g rugi dia kl ampe bundir gt amit2 dah
martiana. tya
perusahaan kali ya🙏🙏
Inooy
definisi wanita g tau malu,,udh pernah menghancurkan Erlan sedemikian rupa..skarang datang kembali setelah rumah tangga nya porak poranda,,,,
jangan2 hanya alasan aj suami kamu kdrt, Wiiin?
Inooy
maaf kaa, ada typo..bukan Lisa tp Alia 🙏
Inooy
emg yaa lebih sakit klo liat suami dekat lg dengan masa lalu nya, d bandingkan qta d perlakukan dingin oleh sikap suami qta....

ini ni yg d sebut suami g mo mensyukuri apa yg udh Allah berikan, punya istri sholeha tp d perlakukan kaya orang asing...giliran nanti pergi, baaru ngerasain apa itu arti kehilangaaan 😬
Inooy
udh 2 bab mulai menarik nih cerita nyaaa..
Ayla Anindiyafarisa
ngapain bingung Vina kan masih ada cinta katanya saling cinta kan bisa tu belia apapun pake cinta😅😅
Ayla Anindiyafarisa
ini contoh laki laki bodoh
martiana. tya
erlan sungguh bego
Yunita Asep
laah.. inimah pasti bakal kembali am Erlan.. kania, bodoh Erlan dah bekas Wina ih.. ngesellin..!!
vania Shasha
Gemes sama si erlan minta di jitak
Imam Mahdi
nyabelin banget si wina
Reni Setia
makasih untuk novelnya ya
Yunita Asep
Kania mah emang agak bego
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!