NovelToon NovelToon
Hadiah Cinta

Hadiah Cinta

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Percintaan Konglomerat / Crazy Rich/Konglomerat
Popularitas:7.6k
Nilai: 5
Nama Author: EgaSri

Axel adalah cinta masa kecil Erika. Cinta, dan semua rasa yang ada dalam diri Erika tercurah untuk Axel.

Dulu mereka saling menyayangi satu sama lain. Tapi semenjak Axel masuk kuliah, dia berubah. Axel selalu menorehkan luka untuk Erika, yang Erika sendiri tidak tahu kenapa Axel bisa seperti itu.

Erika mencintai Axel melebihi dirinya sendiri, tapi dia tidak mendapatkan balasan atas rasanya yang semu. Erika hanya mendapatkan kesakitan yang terus membuatnya menangis karena perkataan dan perlakuan Axel.

Saat Erika lelah dengan semua sikap Axel padanya, akhirnya dia memilih untuk pergi, meninggalkan kepingan luka yang sangat menyakitkan untuk diingat.

Tapi, saat Erika kembali, sesuatu terjadi, membuat Erika terjatuh dalam jurang luka yang paling menyakitkan.

Lalu, mampukah Axel menyembuhkan luka itu, atau dia malah semakin membuat luka Erika menganga?

Apakah Tuhan mau berbaik hati pada Erika, dan memberi hadiah atas semua penderitaannya selama ini?

*
Follow IG penulis; @mylihu_

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon EgaSri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Lelah

Erika duduk diam di depan meja kerja Axel, wanita cantik yang terlihat pucat itu hanya diam saja saat Axel beberapa kali menayainya. Baik itu untuk makan atau sesuatu yang diinginkannya. Bahkan sarapan tadi saja belum Erika makan, dan membiarkannya dingin begitu saja.

“Sayang, kamu mau makan sekarang?” Axel sudah beberapa kali menayai Erika, tapi gadis itu hanya diam saja, membisu, tidak mau bicara sedikitpun padanya. Axel kini tahu, untuk membuat Erika tetap ada dalam kondisi yang baik, tentu saja butuh waktu yang sangat lama.

Saat Erika sedang duduk diam dengan menatap lurus ke depan, ponselnya yang ada di dalam tas berdering, dia segera melihat siapa orang yang sudah menghubunginya itu. Dan ternyata adalah Rian.

“Ya, Om?” tanya Erika saat panggilan itu sudah dia angkat. Mendengar Erika menyebutkan kata Om, Axel segera memasang telinganya dengan sangat baik.

“Apa kamu baik-baik saja, Rika?” tanya Rian saat dia mendengar suara Erika yang lemah.

Erika tersenyum kecil, walaupun kini dirinya sudah menikah dengan Axel, tapi perhatian dari laki-laki yang bernama Rian itu ternyata masih sama dengan biasanya. Entah kenapa perasaan Eri kini terasa lebih nyaman, apa mungkin karena kebaikan Rian?

Axel diam saja saat melihat senyuman Erika yang mengembang, dia sendiri tidak tahu apa yang dibicarakan oleh kedua orang itu.

“Aku baik-baik saja, kok. Om tenang saja,” lagi-lagi Erika mengembangkan senyuman saat mendengar suara Rian yang menggerutu karena dia memanggil pria matang dengan semua pesonanya itu dengan sebutan om. Padahal Rian sudah mewanti-wanti Erika dari dulu, kalau dirinya tidak suka di panggil om, terlebih Erika masih sangat muda, dan dia mencintai gadis itu.

“Hahaha, oke, aku gak akan panggil om lagi, jangan sensi begitu dong,” Axel membulatkan matanya saat melihat Erika yang tertawa, semudah itu Rian membuat Erika tertawa, tapi kenapa saat dengan Axel itu terasa mahal sekali.

Axel mengerjakan pekerjaanya dengan perasaan kesal, ia masih melihat Erika yang berbincang dengan Rian, dan kini Axel sudah tidak peduli lagi.

Axel bangkit dari duduknya, dia kemudian keluar dari dalam ruangan itu dan berjalan ke arah staf sekretarisnya . Kemudian Axel memerintahkan staf sekretarisnya itu untuk menyuruh menager keuangan untuk menemui dia ke dalam ruangannya.

Sebenarnya bisa saja tadi Axel menyuruh lewat panggilan interkom yang ada di atas meja kerjanya, hanya saja dia ingin melakukan ini, dan ya, dia ingin menyambut wanita itu.

Pintu lift terbuka, seorang wanita dengan pakaian yang cukup ketat keluar dari sana, dan berjalan dengan langkah cepat ke arah Axel.

“Kenapa, Boss?” wanita yang bernama Monica itu bertanya pada Axel, ya, dia adalah wanita yang diakui oleh Axel pada Erika sebagai kekasihnya.

“Dia ada di dalam, kita mulai!”

Mendengar perkataan Axel wanita itu langsung memasang wajah tegap. Kemudian dia tertawa kecil, “Saya gak akan di tampar sama di jambak lagi, kan, Boss?” tentu saja wanita itu masih ingat dengan apa yang Erika lakukan ketika di mal waktu itu, dan wanita yang bernama Monica itu hanya berpura-pura lupa saja saat di reuni kemarin.

“Tidak akan,” jawab Axel dengan suara kecil, kemudia dia ikut tertawa setelah mengatakan hal itu.

Kedua orang yang menjadi partner untuk berakting di depan Erika itu kemudian berjalan menjauh dari sana. Monica tidak menyakan kenapa Axel melakukan ini lagi, padahal tadi Monica mendengar kalau Axel datang ke kantor ini bersama dengan gadis itu.

Axel membuka pintu ruangannya, laki-laki yang tidak memiliki komitmen yang tegas itu melangkahkan kakinya sejajar dengan Monika, sedaangkan saat ini Erika yang ternyata sudah selesai berbicara dengan Rian lewat telepon, dia terdiam kaku dengan memandang Axel dan juga Monica yang kini sedang berbincang dengan wajah bahagia di dekat meja kerja laki-laki itu.

Dalam hati, Erika merasa bodoh saat tadi dia mengiyakan perkataan Rian untuk tidak bersikap dingin lagi terhadap suaminya itu. Hati Erika terasa di remas oleh sesuatu yang tidak kasat mata, kemudian dia berusaha untuk menetralkan deru napasnya yang terasa sesak.

Erika bangkit, kemudian dia berjalan meninggalkan ruangan itu tanpa mengatakan apa-apa, ternyata Erika masih menjadi seorang wanita yang bodoh. Memulai kepercayaan untuk Axel, ternyata dirinya sendiri masih saja di buat sakit setelah perlakuan laki-laki itu yang memberikan dia harapan.

Sepeninggal Erika, Monica bertanya pada laki-laki yang dia sebut sebagai boss itu. Menanyakan bagaimana kelanjutannya.

“Gimana ini, Boss. Lo itu sudah terlalu kejam sama dia, apa sih, sebenarnya yang membuat lo jadi kayak gini, dari jaman kita kuliah, kayaknya lo itu anti banget sama dia.” Monica bertanya pada teman semasa kuliah dan juga atasannya itu. Dia berkata dengan raut wajah yang penasaran. Bukan kali ini saja dia dan Axel melakukan hal semacam tadi.

Axel diam, dia tidak menjawab perkataan Monica, tapi kini pikirannya tertuju pada sang istri. Bagaimana keadaan Erika saat ini, apakah gadis yang sudah menjadi istrinya itu baik-baik saja atau tidak? Entah kenapa kini Axel menjadi merasa bersalah terhadap Erika.

Tanpa mengatakan apa-apa, Axel meninggalkan Monica yang saat ini melongo tidak percaya. Wanita yang seusia Axel itu hanya menatap kepergian laki-laki tersebut dengan raut wajah kesal. Selalu saja, selalu seperti ini di saat dia dan Axel melakukan hal tadi, maka laki-laki tampan itu akan melakukan hal seperti ini. Dia akan di tinggalkan dan Axel memilih untuk mengejar Erika, gadis yang merusak segala impian Monica untuk mendapatkan Axel.

Axel keluar dari dalam lift, di menanyai setiap orang yang lewat di loby, apakah mereka melihat Erika atau tidak. Tapi gelengan dari mereka membut Axel menghela napas.

Axel teringat dengan ponselnya, dia lalu menghubungi nomor telepon Erika, tapi sayang sekali istrinya itu tidak menjawab panggilan telponnya.

Di tempat lain, lebih tepatnya di sebuah taman yang tidak jauh dari kantor Axel tadi, Erika menatap nanar pada orang-orang yang berlalu lalang di dekat jalan raya. Erika tersenyum pedih dengan semua kesialan yang menimpa hidupnya. Bahkan sampai saat ini saja Erika masih belum tahu dimana letak kesalahannya, sampai Axel bisa begitu membencinya, bahkan setelah laki-laki itu memberikannya harapan. Erika merasa menjadi seorang wanita yang sangat bodoh. Rian yang saat ini masih merasa patah hati saja bisa begitu besar hati menasihati Erika untuk tidak bersikap dingin pada suaminya itu.

“Apa yang sebenarnya sedang Tuhan rencanakan untukku, kenapa dia begitu jahat, sampai membuat aku merasakan sakit hingga seperti ini? Aku bahkan kini merasa menjadi orang yang paling tidak berdaya, ya Tuhan. Apa kau benci aku? Apa sebenarnya kau ingin aku pergi dari dunia ini, supaya tidak membuatmu repot lagi? Baiklah, kalau itu yang kau inginkan!”

***

Happy reading.

1
Renni Karlina Boreg
bagus
Inarawi Sambolempan Silo
bagus dan sangat menarik untuk dibaca,,,tapi bikin penasaran,, di update dong bab 22 nya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!