NovelToon NovelToon
Suami Dinginku

Suami Dinginku

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Patahhati / Tamat
Popularitas:371.7k
Nilai: 4.9
Nama Author: Ansifa

Disarankan untuk membaca "Cold Woman Itu Istriku" terlebih dahulu sebelum membaca ini.


Sebuah kisah dari Daniel Nandra Sharman pria dingin nan tampan pemegang dua perusahaan besar sekaligus dengan dua jabatan berbeda harus menikah dengan wanita yang mengaku telah mengandung anaknya padahal ia sama sekali tidak pernah melecehkan atau menyentuh wanita manapun. Termasuk wanita tersebut, ia mengenalnya saja tidak.


Khanza Adelia Dinata, perempuan cantik yang berasal dari keluarga kurang mampun. Ia merupakan tulang punggung bagi keluarganya. Orang tuanya yang sudah berumur memaksa dirinya untuk bekerja keras tapi dua kali ia harus dipecat gara-gara seseorang. Ia memiliki dua adik laki-laki, adik bungsunya menderita sakit ASMA membuatnya harus ekstra kerja keras untuk adiknya. Suatu ketika sakit adiknya kambuh dan dia sedang tidak memegang uang sama sekali begitu juga dengan kedua orang tuanya.

Ide gila nan kotor muncul di kepalanya begitu saja, dengan cara kotor ia menjebak seorang pria yang telah membuatnya kehilangan pekerjaan menikahinya maka kemungkinan dengan begitu perekonomian keluarganya terjamin dan adiknya tidak akan kesusahan menerima pengobatan.

Apakah harapannya itu akan sesuai dengan apa yang ia perkirakan sebelumnya..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ansifa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

16

Daniel akan membuka pintu kamarnya tapi niatnya terhenti, karena Khanza yang masih mengikutinya bahkan berdiri di belakangnya saat ini. Dia menoleh ke belakang melihat Khanza datar.

"Apa yang kau lakukan?" ucapnya.

"Aku juga akan masuk ke kamarmu" jawab Khanza menatap yakin Daniel.

"Kenapa?"

"Ya mau tidurlah," ucap Khanza dan akan masuk kedalam kamar Daniel terlebih dahulu.

"Kau perempuan sinting ya, pergi" ucap Daniel menahan Khanza yang akan masuk dan dia segera menghempas Khanza membuat perempuan itu terdorong kebelakang.

"Kenapa kau mau masuk kedalam kamarku, jangan main-main denganku mengerti" ucap pria itu penuh penekanan.

"Aku tidak main-main, ini perintah Papamu. Dia yang menyuruhku tidur di sini" ucap Khanza pada Daniel yang tampak terdiam namun pandangannya yang dingin semakin mendingin.

"Pria itu kenapa selalu membuat hidup anaknya menderita" erang Daniel kesal.

"Dia Papamu bukan orang itu, yang sopan dengan orang tua. Mamamu apa tidak mengajarinya?" ucap Khanza

Daniel yang tadinya tidak memperdulikan Khanza dan akan masuk begitu saja ke kamarnya terhenti karena mendengar ucapan perempuan itu.

Tangannya mengepal, dan wajahnya memerah seakan mendidih, matanya menatap tajam Khanza.

"Kau tahu apa tentang Mamaku hah,." Daniel mencengkram kuat leher Khanza dan mendorongnya ke pinggir tangga seakan akan mendorong jatuh perempuan itu.

"A..apa yang kau lakukan, lepaskan tanganmu" ucap Khanza yang ketakutan saat ini dia melirik ke bawah melihat lantai bawah yang begitu mengerikan dilihat dari atas sekarang.

"Jangan pernah sok tahu dengan Mamaku mengerti. Rasanya aku ingin membunuhmu sekarang,"

"Daniel aku mohon, le..lepaskan tanganku, aku mohon" ucap Khanza hampir menangis saat Daniel akan menjatuhkan Khanza.

"Tolong lepaskan, aku. Aku minta maaf jika salah, aku mohon" ucap Khanza terus menangis takut. Takut kalau dia benar-benar akan di jatuhkan Daniel dari atas saat ini. Kalau dia tiada bagaimana dengan keluarganya.

Daniel menarik kuat Khanza dan melepaskan cengkraman dileher perempuan itu.

"Ku peringatkan padamu, jangan sok tahu tentang Mamaku mengerti. " pungkas Daniel dan dia langsung pergi masuk kedalam kamarnya menutupnya begitu keras.

Khanza yang menangis sambil terengah-engah menatap kamar Daniel yang sudah tertutup.

"Apa aku salah berkata begitu, kenapa dia begitu marah saat aku bilang tentang Mamanya" ucapnya bingung saat Daniel yang marah tadi.

………………

Marco duduk di ruang tengah rumahnya sendiri dia tampak sedang menunggu seseorang. Derap langkah kaki pun berjalan mendekat membuat Marco langsung menatap kearah ruang tamu.

"Darimana saja kamu Reyhan, kenapa kau selalu mengikuti kakakmu itu?" ucap Marco berdiri melihat Reyhan yang tadinya santai kini menatap serius sang Papa.

"Kenapa?" ucapnya dengan tangan yang masuk ke saku jaketnya saat ini.

"Kamu yang kenapa? sikap perhatianmu pada kakakmu itu sangat berlebihan dia sudah dewasa Reyhan jangan terlalu berada di sisinya dan jangan terlalu membela Daniel. Kalau dia terus kau dukung maka dia tidak akan pernah dewasa, sebentar lagi dia punya anak" tegas Marco pada putra bungsunya tersebut.

"Apa salahku yang mendukung dia, dia kakakku. Dan Papa bilang selama ini dia ada pendukungnya siapa yang mendukungnya Pa? kau yang mendukung dia.?jelas tidak mungkin. Dia dulu hanya kak Dena yang mendukungnya. Tapi itu masih kurang bagi kakakku Pa, di sungguh kurang dukungan" mengatakan itu semua membuat Reyhan menjadi emosional sendiri.

"Bagaimana bisa kurang, dukungan dirinya datang dari kakek dan nenekmu kan. Tiga orang yang selalu ada untuknya kenapa masih kurang hah"

"Iya kakek dan Nenek mendukung kak Daniel dulu tapi apa itu merupakan rasa bersalah mereka karena telah membunuh Mama Monica , kak Daniel merasa mereka yang ia percaya tidak tulus padanya. Dan ditambah Kak Dena yang Papa nikahkan paksa membuat kak Dena sibuk dengan pernikahannya sehingga membuat kak Daniel merasa sendiri Pa, apa Papa tahu itu. Dia yang kecilnya kurang kasih sayang dan setelah dewasa tetap kurang apa bisa membuatnya baik-baik saja dia menderita pa! dia butuh dukungan mengerti" ucap Reyhan.

"Kenapa kau seolah tahu kalau dia membutuhkan dukungan?"

"Asal Papa tahu kak Daniel,.Kak Daniel selalu mendatangi seorang psikiater mengerti." ucap Reyhan terhenti karena merasa sedih tidak bisa mengucapkan lagi. Padahal dia mencoba untuk merahasiakan ini tapi karena Papanya yang menyebalkan terus membuatnya kesal

"Kenapa dia harus ke Psikiater dia normal-normal saja dan darimana kau mengetahuinya"

"Iya fisiknya normal Pa, Papa tidak tahu batinnya bagaimana. Sudahlah percuma aku bicara dengan Papa yang tidak mengerti apa-apa" ucap Reyhan dan langsung pergi dari hadapan Marco.

"Reyhan bilang pada Papa, kau tahu darimana" seru Marco saat Reyhan sudah pergi menuju kamarnya.

………………

Di dalam kamarnya Reyhan duduk merenung dia kembali mengingat dimana dia membuntuti Kakaknya dan kedua sahabat kakaknya, Agam dan Tirta yang pergi ke sebuah tempat praktek seorang Psikiater.

FLASHBACK ON

Kembali pada saat ulang tahun Dena dan juga ulang tahun Daniel yang di lakukan di Panti dimana Mamanya menjadi Donatur dulu.

Disitu Reyhan melihat Daniel yang dipegangi kedua temannya untuk memaksa pria dingin itu masuk kedalam mobil. Sungguh melihat itu membuat Reyhan begitu penasaran, sebenarnya kenapa kakaknya harus dipaksa masuk kedalam mobil.

Alhasil itu membuat Reyhan berlari menuju mobilnya dan mengikuti ketiga orang itu yang akan pergi kemana entah dia tidak tahu.

………………

Reyhan yang mengikuti ketiga orang itu terpaku didalam mobil saat ini saat melihat tulisan besar yang melekat di sebuah gedung.

"Tempat Praktek Psikiater" gumamnya saat melihat tulisan tersebut.

Reyhan turun dari dalam mobil saat Daniel dan kedua temannya turun.

"Daniel jangan bodoh deh, sudah berapa kali kita bilang kau tidak sendiri. Masuk,." ucap Agam memaksa Daniel masuk kedalam gedung tersebut.

"Sudahlah kenapa kalian membawaku kesini, aku sudah sering kesini lebih baik kita pulang. Aku sudah tidak memikirkannya lagi" ucap Daniel.

"Masuk Daniel" ucap Tirta.

"Ya," jawab Daniel dengan kesal.

"Bagus masuk dan konsultasi lagi dengan om ku mengerti" ucap Agam. Mereka bertiga akhirnya berjalan masuk dengan Danil yang berjalan ditengah-tengah mereka bertiga.

"Kenapa sebenarnya dengan kak Daniel?" ucap Reyhan penasaran. Dengan langkah cepat dia menyusul mereka bertiga masuk kedalam.

…………………

"Maaf kami tidak bisa memberikan data atau informasi pasien pada orang asing" ucap Psikiater tersebut pada Reyhan yang duduk di ruangan itu.

Reyhan memang telah masuk keruang konsultasi Daniel tadi setelah mereka bertiga pergi dari sini.

"Aku mohon pak, dia kakakku jadi aku perlu tahu ada apa dengannya"

"Jadi Daniel kakakmu?"

"Iya dia kakakku. Jadi aku mohon beritahu aku dia kenapa?"

"Baiklah kamu aku beritahu, sepertinya kamu sayang sekali dengan kakakmu."

"Daniel memiliki Depresi berat, dia seakan tidak memiliki siapapun yang menyayanginya. Dan dia begitu merasa sendiri, bukan itu saja kadang dia berpikiran untuk membuatnya dirinya sendiri celaka. Tapi itu semua dia bisa mengontrolnya, karena dia memiliki seorang kakak yang harus ia jaga. Jadi dia sebisa mungkin mengendalikan dirinya sendiri untuk tidak melakukan itu demi kakaknya"

"Apa? Pak kau serius kakakku memiliki Depresi jangan bercanda?" ucap Daniel tidak percaya.

"Iya aku serius, diriku tidak bohong. Karena aku menangani Daniel dari dia masih SMP, keponakanku Agam yang mengenalkan Daniel padaku. Waktu itu Agam dan Tirta serta orang tua Agam mengantarkan Daniel ke sini mereka bilang Daniel memukul-mukul kan tangannya sendiri karena kesal mengingat Papanya yang tidak perduli dengannya atau kakaknya saat itu" jelas sang Psikiater.

Reyhan terdiam mendengar hal tersebut benarkah hal itu. Berarti kalau itu benar dia juga ikut andil disini, dia yang mengakibatkan kedua kakaknya kurang kasih sayang.

"Aku terus membuatnya yakin dan memberikan obat untuknya agar tenang dan dia juga berusaha untuk menahan dirinya agar tidak menyakiti dirinya sendiri. Ku coba untuk mengingatkan Daniel soal kakaknya yang sayang dengannya. Dan dia sudah tidak begitu lagi, tapi hari ini dia di ajak paksa oleh Agam dan Tirta yang takut Daniel kenapa-kenapa karena memukulkan tangan terus-terusan ke batu."

"Kenapa kakakku begitu? apa yang memicunya melakukan hal itu lagi?"

"Dia tadi konsultasi denganku, bilang dia sudah tidak ada yang menyayanginya. Kakaknya sudah menikah dan tengah mengandung jadi dia merasa kakaknya itu tidak menyayanginya saat ini. Dia merasa tidak ada yang perduli atau sayang dengannya lagi, dan dia merasa sudah tidak ada yang perlu dia lindungi lagi. Tapi aku salut dengan Daniel dia terus mengendalikan dirinya sendiri bahkan kini sudah ada perkembangan soal masalah dirinya itu. Dia sudah tidak meminum obat lagi dia sudah setengah sembuh saat ini"

Sungguh ini semua begitu mengagetkan Reyhan. Ternyata kakaknya yang pendiam serta dingin itu mengalami depresi berat sampai harus ke psikiater. Pasti kakaknya Dena belum tahu soal ini lalu apa yang harus dia katakan.

"Aku akan selalu mendukungmu kak Daniel, tenang ada aku adikmu. Bukan hanya aku tapi ada semua keluarga yang menyayangimu kak, aku akan membuat kamu tahu kalau kau tidak hanya sendiri" batin Reyhan yakin.

FLASHBACK END

1
Rini Andriani
up
Clarazeeraa
bagus ceritanya
Uviek Ku
sdh bertahun, masih ngarep novel ini ada kelanjutannya😢🥺🥰😍
FUZEIN
Nah..tak tahu diri juga khanza ni😂😂😂
FUZEIN
Gilaaa.....nak kasihan ke tak... Sama2 gila...aishhh...jalan pintas yang meresahkan
Herta Siahaan
buktikan pada Daniel kalau khanza susah dan muntah biar Daniel mikir cara buat khanza minum tanpa harus membentak. kasihan perkembangan janin nya
Herta Siahaan
ya Ampun Daniel wanita hamil itu sensitif dan rada manja.... jdi belajar donk memahami
Herta Siahaan
sekali sekali buat khanza pingsan krna dibentak terus biar Daniel jg sadar wanita hamil sensitif dan mempengaruhi janinnya kalau dibentak terus. dan Khanza jg jgn nampak kali terlalu cinta biar Daniel lebih menghargai wanita
Yanti Santi
ceritany bagus
Oh Dewi
Mampir ah...
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya (Siapa) Aku Tanpamu, searchnya pakek tanda kurung biar gak melenceng yaa
lovely
cewek gatel kpedean miskin ga tau malu c kanza ngerendahin kaum cewek nih isi novel meski tar ujungnya c authournya buat c Daniel Bucin tapi ttezap aja mnjijikan cara c kanza🥵
lovely
s kanza malu2in kaum miskin aja gak punya harga diri ngapain ngemis2 kpedean pula realnya pasti ga bakalan ada cowok baik2 k perempuan macam c kanza yang ga tau maluu🥵
lovely
dasar cewek stupid s kanza klo gue mendingan jangan mau ma s Daniel diakan tujuannya cari duit cukup minta duit tiap bulan untuk kbutuhan dia ma byinya beres ga usah menderita lebayyyy😜
Uviek Ku
sayang sekali tidak dilanjutkan 😢
Meylin
benerr s kanza ko jadi agresif ga tau malu gtu da di hina2 ma kudanil 🥴
Meylin
buatlah kanza tinggi harga diri thour jangan mau diinjak harga diri truss biar kudanil yg ngejar2 kanza
Meylin
baru kli ini gue gasuka ma tokoh ceweknya licikkk caranya ga terpuji sykurin Lo mnderita mnding pergi jauh daripada kudanil bikin Lo termehek2🥵
Meylin
klo ku jadi kanza ngapain nikah sgla🥵
Meylin
kanza salah caranya ko smpai jebakan segala😡
Meylin
terallu banyak beragumen jadi ngos2an bacanya 🤔
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!