NovelToon NovelToon
Pencuri Kepala

Pencuri Kepala

Status: sedang berlangsung
Genre:Horor / Iblis / Misteri
Popularitas:50.9k
Nilai: 5
Nama Author: novita jungkook

"Huaaaaaa kenapa kepala suami ku hilang? "

Jeritan melengking di sebuah rumah karena ia telah kehilangan sosok suami tercinta, kapan itu terjadi diri nya sama sekali tidak tau

Kampung menjadi heboh karena mereka sama sekali tidak menyangka bahwa kepala manusia bisa hilang dari tubuh nya dan tidak tau kemana.

Siapa pelaku itu?
kenapa ia mencuri kepala di setiap malam bulan purnama?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon novita jungkook, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 24. kepala sumbing

Anita memperhatikan bentuk dari luka yang ada pada leher Taufik karena dia telah diberi perintah oleh ratu ular untuk meneliti, mereka harus tahu terlebih dahulu iblis pencuri kepala itu menggunakan senjata apa ketika memotong leher korban, entah dia langsung menggunakan tangan atau menggunakan senjata karena saat ini bernama masih belum mengetahui secara pasti.

Member ratu ular yang ada di dalam lembah kematian itu begitu lihat bila untuk menyelidiki tentang senjata pemenggal sehingga dia bisa melihat senjata apa saja yang telah dipakai oleh lawan, sebab Purnama tidak bisa mengetahui bila tidak mendapat bantuan dari Anita itu sendiri sehingga dia memutuskan untuk membawa Taufik pulang ke agensi.

Taufik sendiri sudah takut bukan main karena dia merasa cemas bila nanti malah akan kena hajar oleh Ratu Ular itu, sebab sebelumnya sudah mendapat bantingan maut ketika ada di perjalanan sehingga untuk saat ini Taufik harus menjaga sikap agar dia tidak pernah marah atau kena banting kembali.

Entah ke mana saja Ratu Ular itu membawa dia namun yang jelas dirinya merasa yakin bahwa dia akan mendapat pertolongan dari ratu ular tersebut, tidak peduli meski nanti harus melewati segala macam bahaya yang bisa membuat dirinya musnah tapi Taufik yakin bahwa dia pasti bisa menemukan kepala yang telah hilang dari tubuh.

Purnama sendiri juga tidak mungkin mencelakai Taufik begitu saja tanpa melihat situasi yang telah terjadi, bahkan sekarang dia telah memberi perintah kepada para member untuk mencari arwah Auzar juga agar mereka bisa mengumpulkan dan nanti akan mengurus satu persatu ketika sudah mengetahui tentang pelaku yang sedang berkeliaran itu.

''Ini potongan nya sangat rata dan aku rasa ini langsung dicabut.'' ujar Anita setelah meneliti luka itu.

''Jadi langsung main tarik begitu saja seperti kuyang?'' Purnama agak kaget juga.

''Eh jangan-jangan pelaku itu adalah kuyang.'' Nana baru kepikiran.

''Kau jangan semakin gila seperti itu ya, nanti kuyang tidak terima kau fitnah karena sampai saat ini tidak pernah ada Kuyang yang mencari kepala manusia seperti ini.'' Maharani menatap kucing hitam itu.

''Oh kuyang tidak mencari kepala orang lain ya?'' Nana tersenyum malu.

''Dasar kucing edan!'' maki Maharani.

''Ya kan siapa tahu saja itu kuyang sedang mencari teman sehingga mengambil kepala orang lain.'' Nana berusaha untuk memberikan alasan.

''Aku merasa dia menggunakan kekuatan tangan dan langsung mencabut tapi juga membuat gerakan patah.'' Anita menjelaskan sembari menunjuk pada bagian leher Taufik.

''Oh jadi ini bukan kuyang?!'' Nana masih saja ikut campur.

Wuuuutt.

Braaaaaak.

''Aaaaaaghhh!''

''Sayang!'' Samuel berteriak kaget karena tubuh sang kekasih sudah menghantam tanah.

Purnama tak kuasa menahan emosi karena sejak tadi Nana terus saja ikut campur dan berbicara tidak jelas seperti itu sehingga dia tanpa pikir panjang langsung membuat gerakan singkat, tidak ada kata ampun lagi sehingga tubuh kucing hitam itu langsung menghantam tanah dan bantingan maut harus dia terima.

Anita tertawa kecil karena sejak tadi dia juga merasa risih dengan kucing hitam yang memiliki sifat tengil luar biasa itu, kalau sudah kena banting seperti ini maka dia baru diam dan tidak akan pernah berbicara lagi karena pasti merajuk dan tidak akan pernah mau bergabung dengan yang lain untuk beberapa waktu.

''Dari tadi sibuk saja kuyang!'' Purnama berkacak pinggang karena sangat kesal.

''Ha rasakan lah itu, salah sendiri tidak mau diam.'' ejek Anita.

''Jelaskan lagi tentang potongan leher itu.'' Purnama memberi perintah pada Anita.

''Ini, bagian sini sama sekali tidak rata karena dia pasti membuat gerakan patah.'' tunjuk Anita.

''Oh dia menarik ke atas dan kemudian mematahkan begitu ya.'' Purnama mengangguk paham.

''Benar, meski ini potongan tidak rata tapi memang dia tidak menggunakan senjata seperti gergaji atau mesin ini.'' Anita menunjukkan senjata milik dia.

''Kau juga saat kehilangan kepala langsung brol begitu saja kan?'' Maharani bertanya kepada Taufik.

''Iya.'' jawab Taufik.

''Dia tidak punya kepala seperti itu apa dia berbicara menggunakan kepala yang bawah?'' Nilam datang mendekat.

''Sialan!'' Purnama membuang muka karena dia rasa ingin tertawa.

''Tapi benar juga ya, kan dia tidak punya kepala untuk berbicara jadi Apa benar kau berbicara dari yang ini?'' Sukma lebih gila lagi dan langsung menyentuh menggunakan ujung kaki.

''Ah!'' Taufik mundur karena kaget.

''Hahaaaaa dia bicara menggunakan kepala yang sumbing itu!'' Nilam tertawa kencang.

Taufik terdiam karena tidak tahu harus menjawab apalagi dan baru sekarang dia menghadapi situasi yang sangat berbalik, biasanya banyak para lelaki yang merendahkan wanita tapi kali ini berbeda karena para member justru yang sangat frontal adalah kaum wanita. terlebih lagi congor Nilam bila sudah beraksi, dapat di pastikan bahwa siapa saja pasti akan kena mental.

''Harap tenang!'' Purnama menatap para member yang semua tertawa.

''Kau menahan ketawa sampai muka merah seperti itu? tertawa saja kan saat ini Zidan tidak ada!'' Nilam tahu bahwa Purnama berusaha tetap cool.

Purnama melipat Bibir dia karena sebenarnya memang sejak tadi berusaha menahan tawa, sebab dia tidak mau citra sebagai ratu ular yang memiliki kekejaman hilang begitu saja hanya karena mentertawakan kepala sumbing yang ada pada diri Taufik itu, sudah pasti akan terasa begitu malu sekali.

''Kalian bicara seperti itu sangat kurang ajar!'' Samuel memarahi mereka.

''Lah kan kami cuma tanya saja, wajar kan kami tanya karena dia tidak ada mulut!'' jelas Nilam.

''Ya kan tidak usah langsung pada itu!'' Samuel juga merasa malu sambil mengelus pinggang sang kekasih.

''Udah kau urus saja kucing mu yang bakal sakit pinggang itu.'' ejek Sukma.

''Gila kalian semua.'' Samuel geleng geleng kepala di buat nya.

''Aku bicara dari pusat!'' Taufik menjawab agar mereka berhenti berdebat.

Nilam yang mendengar hal itu tentu saja langsung memperhatikan lebih jauh apakah memang suara itu berasal dari sana atau dari tempat yang lain, Sebab mereka memang tidak pernah bertemu dengan arwah tanpa kepala seperti ini sehingga wajar saja bila rasa penasaran menyelimuti diri mereka semua.

''Oke lah, kau bisa lanjut jawab kalau begitu!'' Nilam tidak penasaran lagi.

''Dari pusat pula dia bisa ngomong, agak lain ya.'' Anita juga agak heran.

''Kau bayangkan saja kalau kepala sumbing itu yang ngomong!'' Nilam tertawa cekikikan.

Anita juga tidak bisa menahan tawa sama sekali karena otak mereka langsung travelling membayangkan bagaimana bila benda itu berbicara, memang kalau sudah kumpul seperti ini maka kegilaan akan terus terjadi saat sudah mengurus tentang kepala sumbing itu.

Selamat sore, telat up besti karena othor nya main dulu😁

1
putri wahyu
siang jg Bess...
ada yg sama ga ya,yg judul sebelah kok di aku ilang ya,yg pembunuh bayaran itu Zora/zena🤔
teman2 gimana?
Yeyet Rohaeti
siang' juga , baru buka hp thor 😄
vania larasati
lanjut kak
Ass Yfa
cinta Xavier...bertepuk sebelah tangan dong...kasihan dia..ntar patah hati,jadi jahat lagi...
Ela Jutek
widih cinta
Apriyanti
lanjut thor 🙏
ismi
yg sebelah kok dihapus thhor
༶•┈┈⛧┈♛ 𝑅𝑖𝑠𝑘𝑎𝑎𝑎 ♛┈⛧┈┈•༶
selamat siang juga kak thor, panas sekali kak siang ini 🤣🤣
Ayuk Witanto
punya malu juga
Ayuk Witanto
bukanya tadi aksara sama jalak ya
Ayuk Witanto
emang minta di bantai nih pur
Ayuk Witanto
emang kau siapa nyuruh purnama stay disitu...lagian dari kemarin kan kau tak percaya 😒
Ayuk Witanto
biar tau rasa si iis
Nurr Tika
lanjut
Ayuk Witanto
kok jadi curiga ya sama Iis...kayak Melda kemarin.sok sok an gak percaya setan ternyata dia punya andk setan
Ayuk Witanto
waduh mana aksara pula kena fitnah
Ayuk Witanto
siapa ya
Fiyan Ayu
tolong mba Pur..banting lah si iis tuh..kesel q..🤣🤣
Wiwit
ii SMA Melda, jgn2.....
Kinnaaa
banting ajala itu iis
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!