Biyanna Loralie Avacyn adalah gadis remaja yang tidak suka diatur. Anna, orang sering memangilnya itu. Anna memiliki satu orang sahabat yakni Ellerose Naselin Jasney yang sama sama suka kebebasan.
Namun tak disangka tak diduga tiba tiba orang tua kedua gadis itu menjodohkan mereka dengan anak sahabat mereka karena sudah tak sanggup lagi untuk menjaga kedua anaknya yang suka kabur kaburan.
Mereka adalah Xiaotian Charis Livian dan Albiru Sky Geovander yang ternyata musuh bebuyutan dua sahabat itu.
Gimana kehidupan mereka kedepannya?
kita saksikan kisah ceritanya di "Menikahi Musuhku".
Selamat membaca, , ,
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mella Flowers, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 15
...~•Happy Reading•~...
......................
Negara sakura, itulah julukan negara China.
Saat ini negara itu sedang dalam musim dingin, salju turun lebat pada malam hari membuat siapapun tak berniat keluar rumah, mereka memilih tinggal di rumah dengan penghangat ruangan yang menyala.
Tak tak tak
Suara langkah kaki terdengar menuruni anak tangga. Seorang pemuda tampan turun dengan wajah tanpa ekspresi, sebenernya pemuda itu habis mengomel kesal karena disuruh pulang tapi tak ada orang di rumah.
CEKLEK
Pintu utama terbuka membuat pemuda itu menatap ke arah suara. Saat melihat siapa yang datang, pemuda itu menatap dengan tatapan merajuk.
"Baby boy".
Wanita cantik berlari saat melihat sang anak berdiri tegak menatap mereka, tapi dari tatapannya sudah bisa menebak bahwa bayi kecilnya itu sedang kesal.
"utututu mommy kangen".
Tanpa menjawab tanpa membalas pelukan sang mommy, Xiaotian tetap diam seperti patung.
"Kamu gak kangen mommy boy??". Tanya wanita itu menatap wajah sang anak.
Bibir Xiaotian mengerucut. "Kangen apaan, Tian di paksa pulang tapi nyampe rumah gak ada siapa-siapa". Omel Tian merajuk.
"Maaf boy jalanan macet karena salju".
".....". Tian tak menjawab.
"Merajuk?".
Kepala Xiaotian mengangguk membuat wanita itu gemes. Anaknya sudah besar, anaknya selalu dingin jika di luar tapi baginya dia tetap bayi kecilnya yang lucu.
"Mommy bawain kamu cake kesukaan kamu, ayo". Menarik Xiaotian ke arah sofa.
"Mommy menyogok Tian?". Ujar Xiaotian memberhentikan langkah kakinya.
"Kamu tidak mau?".
Tian diam sejenak. "Tentu mau". Jawabnya membuat mereka berdua tertawa.
Sedangkan disamping mereka terlihat kepala keluarga Livian hanya diam menyaksikan adegan hangat antara ibu dan anak yang tidak bisa terlewatkan.
Lucifer Almorgatta Livian dan Naresha Assavella Zoena adalah orang tua Xiaotian. Lucifer yang memiliki sifat dingin berbeda dengan istrinya yang pecicilan dan periang, begitulah mereka yang saling melengkapi. keluarga Livian adalah keluarga berpengaruh nomer 1 di Asia tenggara dalam bidang apapun, bahkan dunia bawah pun mereka kuasai.
Jika di benua Asia tenggara dipegang keluarga Livian tapi benua Eropa dipegang keluarga Avacyn. Bukan hanya benua Eropa tapi di seluruh dunia mengenal keluarga Avacyn, namun keluarga itu tidak tahu kenapa tidak pernah menginjakkan kekuasaannya di belahan Asia tenggara. seperti yang di rumorkan jika dua keluarga itu saling terikat.
Prang
Sebuah nampan berisi makanan berhamburan di lantai.
"Anna kenapa infusnya di copot". Pekik Rose panik membuat nampan yang dia pegang jauh.
Niat awal membawa makanan untuk sahabatnya jika sudah bangun nanti malah dikagetkan dengan ulahnya yang sudah duduk santai bermain ponsel dengan infus menggantung ke lantai.
"Apa sih lebay".
BUGH
Rose memukul pinggang Anna yang terbungkus selimut. "Lo masih lemes Biyanna kenapa dilepas".
"lah, gue yang ngerasain gimana tubuh gue malah Lo yang panik". Seru Anna santai padahal sahabatnya itu sedang panik.
"Suara apa tadi?".
Arra dan Rachel datang dengan tergesa-gesa saat melihat suara benda jatuh dari kamar anaknya. Pintu kamar Anna memang sengaja dibuka membuat suara apapun dari kamar itu bisa terdengar keluar, apalagi suara benda jatuh itu.
Dua wanita cantik itu menatap lantai yang berantakan dengan pecahan kaca.
"Maaf Tante, rose panik liat infus Anna dilepas makanya nampaknya jatuh". Seru Rose mengerucutkan bibirnya.
"Lain kali hati hati Rose". Rachel memperingati sedangkan Nayarra memangil maid untuk membersihkan kekacauan di lantai itu serta meminta Dr Felix untuk datang.
"Anna kenapa infusnya di lepas?".
"Anna udah gak papa mommy".
Dr Felix datang sebelum mommy Arra mengomel.
"Periksa dok, kalau belum pulih juga suntik obat tidur sekalian biar gak bangun bangun dulu". Pekik mommy Arra kesal.
...~•Bersambung•~...