Seorang Dokter Jenius terlahir kembali menjadi Yang Yang, seorang gadis kecil 7 tahun yang sangat lucu, Menjadi kesayangan Ayah CEO yang dingin dan Kakak yang sangat jenius. Kemampuan medis yang dimilikinya dapat menyembuhkan Keluarganya dan orang-orang disekitarnya. Yang Yang selalu menjadi kebanggaan keluarga. Sementara itu ibu tiri dan saudari tirinya yang selalu berniat jahat kepada Yang Yang selalu gagal.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rahmawati18, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 10
"Guru" ucap Dokter Arya.
"Apa aku tidak salah dengar? Dokter Arya memanggil Nona Yang Yang dengan sebutan Guru. Bagaimana mungkin Dokter Arya yang hebat ini menjadi murid Nona Yang Yang? Hebat sekali, kemampuan apa sebenarnya yang dimiliki Nona keluarga Pratama ini?" Tanya seorang wanita.
"Iya ya, Dokter Arya yang terkenal kejam bisa tunduk dan hormat begitu saja pada gadis kecil itu" lanjut wanita disebelahnya.
"Guru, aku membawakan beberapa ramuan herbal yang anda minta" Dokter Arya memperlihatkan bingkisan yang ia bawa kepada Yang Yang.
"Terima kasih Arya, ayo duduk dan makan bersama" ucap Yang Yang mempersilahkan Dokter Arya duduk.
"Baik, terima kasih Guru"
"Arya cobalah sayuran ini, rasanya sangat enak" ucap Yang Yang.
Dokter Arya tanpa berpikir panjang pun hendak mengambil sayur di piring Yang Yang dengan menggunakan sumpit. Tapi tiba-tiba saja Dimas memukul sumpitnya.
"He, enak saja makan sayurnya Yang Yang. Kalau mau, ambil saja sendiri" ucap Dimas.
"Hehehe, baik, baik Tuan" Dokter Arya mengambil sayur sendiri.
Wajah Zhuzhu semakin murung. Dia merasa sudah tidak di anggap lagi di keluarga ini. Kekesalan di wajahnya jelas sangat terlihat.
"Tuan Dimas begitu sangat memanjakan putrinya" ucap salah satu wanita bergaun hitam.
"Iya, andai aku punya anak selucu dan seimut Nona Yang Yang, pasti aku juga akan memanjakannya" sambung wanita lainnya.
"Perhatian, saya ada pengumuman penting!" ucap pengawal sombong yang tiba-tiba masuk begitu saja.
Para tamu undangan yang sedang menikmati makan malamnya pun sontak menoleh karena suara pengawal itu terdengar begitu keras.
"Waktunya tiba, ini akan menjadi tontonan menarik malam ini. Kehancuran mu tidak akan lama lagi anak kampung" batin Lu Xie.
"Wah, ini kejutan yang ibu bilang. Yang Yang lihat saja bagaimana kamu akan disingkirkan dari keluarga Pratama di depan banyak orang. Lihat saja bagaimana aku mempermalukan mu" Gumam Zhuzhu dengan wajah liciknya.
"Apa yang kamu lakukan? Lancang sekali kamu. Ini pesta penyambutan putriku, berani-beraninya kamu berbuat kekacauan" tanya Dimas pada pengawal itu.
"Tuan, anda sudah tertipu oleh anak kampung ini. Sebenarnya dia itu bukan putri kandung Tuan. Dia hanya mengada-ada saja. Dia mau memanfaatkan kekayaan keluarga Pratama. Saya punya buktinya" pengawal itu menunjukkan hasil Tes DNA.
"Tuan, sejak Nona pertama kali datang ke keluarga ini, saya mengambil sehelai rambutnya dan rambut Tuan Dimas diam-diam dan berinisiatif untuk melakukan Tes DNA, dan hasilnya terbukti" jelas Pengawal itu dengan lancang.
Dimas yang sudah merasa sangat marah pun berdiri dan menghampiri pengawal itu.
"Siapa yang memberimu inisiatif semenjijihkan ini? Lancang sekali kamu ya!" bentak Dimas dengan penuh amarah.
Nenek Sari pun berdiri dan melihat kertas hasil Tes DNA yang pengawal itu bawah. Di kertas itu jelas tertulis kalau Tidak Ada Hubungan Darah.
"Dimas, apa ini? Ibu mau kamu lakukan Tes DNA ulang. Hasil Tes DNA ini ibu tidak akui" Nenek Sari melempar kertas hasil Tes DNA itu dan kembali duduk.
"Pengawal usir orang ini" perintah Dimas.
Pengawal sombong itu pun dibawa keluar. Dimas menghampiri Yang Yang.
"Yang Yang, selama kamu benar-benar putrinya Tang Bao, kamu tetap putri Ayah" ucap Dimas lembut.
"Suamiku, kenapa kamu ingin merawat anak orang asing?" ucap Lu Xie kesal.
"Diam kamu! kalau kamu masih bicara akan kusuruh pengawal mengusir mu keluar" bentak Dimas pada Lu Xie.
Lu Xie pun terdiam.
"Hm, aku sudah menebak kalau kalian akan melakukan Tes DNA ulang. Tapi lihat saja akan ku pastikan kalau Yang Yang ini bukan Putri sah keluarga ini" batin Lu Xie.
"Toni, ambilkan mesin Tes DNA AI perusahaan sekarang juga dan lakukan Tes DNA di depan semua orang. Aku ingin melihat hasil yang lebih akurat" perintah Dimas.
"Baik Tuan" Toni bergegas mengambil sebuah Mesin Tes DNA AI milik perusahaan Pratama.
"Meskipun kamu melakukan Tes DNA berkali-kali hasilnya tetap sama. Yang Yang itu bukan putrimu, kalau pun kamu melakukan Tes DNA dengan mesin AI itu, aku pastikan hasilnya tetap akan sama juga. Aku sudah menyogok operatornya" Batin Lu Xie dengan senyum licik di wajahnya.
Toni dan tiga orang operator mesin Tes DNA AI itu pun masuk dengan mendorong sebuah mesin berukuran sedang dan meletakkannya di depan semua orang yang ada di dalam pesta itu.
"Lakukan Tes DNA nya sekarang!" perintah Dimas.
Yang Yang tadinya terdiam, tidak sengaja melihat senyum licik di wajah Lu Xie dan Zhuzhu.
"Oh, aku tahu, ini pasti perbuatan mereka lagi. Baik, rupanya kalian mau bermain-main dengan ku, tidak semudah itu. Aku Yang Yang, aku tidak akan segampang itu kalian tindas begitu saja. Lihat saja apa yang akan aku lakukan, rencana kalian akan gagal total" batin Yang Yang.
"Tunggu Ayah, Biar aku saja yang melakukan Tes DNA dengan mesin ini" Ucap Yang Yang.
"Apa? Anak ini mau menggunakan mesin secanggih ini? Apa dia bisa mengoperasikannya?" Orang-orang disana kini bertanya-tanya dan heran.
"Baik Yang Yang, silahkan" ucap Dimas.
"Tapi Tuan, ini Mesin keluaran terbaru perusahaan kita, ini adalah satu-satunya Mesin Tes DNA di Negeri ini. Perusahaan sudah menghabiskan uang miliaran untuk mesin ini. Hanya orang yang terlatih bisa mengoperasikannya. Sedangkan Nona Yang Yang masih anak-anak, bagaimana kalau dia merusak mesinnya?" ucap Toni khawatir.
"Terserah Yang Yang, mau dia membanting Mesin itu juga tidak masalah" ucap Dimas percaya pada putrinya itu.
"Suamiku! Apa kamu sudah gila? Kamu menghabiskan uang Banyak untuk Mesin ini. Kenapa dengan mudahnya membiarkan anak kampung itu mengoperasikannya?" lagi-lagi Lu Xie ikut campur.
"Lu Xie! Sekali Lagi Kamu bicara, aku bukan hanya mengusir mu dari ruangan ini, tapi aku akan mengusir mu dari keluarga Pratama" Dimas memperingatkan istri liciknya itu.
"Yang Yang, silahkan kamu lakukan Tes DNA nya sekarang" perintah Dimas, ia mencabut sehelai rambutnya dan memberikannya kepada Yang Yang. Begitu pun dengan Yang Yang, ia juga mencabut sehelai rambutnya untuk di lakukan Tes DNA.
Yang Yang maju kedepan, ia memperhatikan setiap tombol dari mesin itu.
"Mesin ini tidak jauh bedah dengan mesin yang pernah aku gunakan dulu. Hanya saja ini hanya menggunakan kecerdasan buatan untuk mempercepat prosesnya" Batin Yang Yang.
"Nona apa kamu bisa?" tanya Toni
"Paman berikan buku panduannya" ucap Yang Yang.
Toni pun segera memberikan buku panduan itu kepada Yang Yang. Ia membaca dan memperhatikan langkah-langkah nya dengan sangat teliti. Yang Yang memasukkan sampel rambutnya dan rambut Ayahnya kedalam mesin itu. Kemudian ia menekan tombol sesuai arahan di buku panduan yang diberikan.
"Lihat saja, aku jamin kamu akan benar-benar akan di usir dari keluarga ini, dasar anak kampung, tidak tahu malu" ucap Zhuzhu dalam hati.
"Selesai, hasilnya sudah keluar" Ucap Yang Yang.
***
Gimana teman-teman? Lanjut lagi nggak nih?😁
lanjut up lagi thor