NovelToon NovelToon
Takdir Cinta Kita

Takdir Cinta Kita

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Cintapertama / Cintamanis / Perjodohan / Konflik Rumah Tangga-Konflik Etika
Popularitas:96.5k
Nilai: 5
Nama Author: Titislia

Bagaimana rasanya jika di hari pertunangan mu, pasanganmu justru datang bersama seorang perempuan yang ia kenalkan sebagai kekasihnya???


Risha dan Arga menjalin hubungan karena sebuah perjodohan. Mereka saling mengagumi satu sama lain dan mulai mencoba membuka hati untuk saling mencintai.

Disaat benih cinta mulai tumbuh, datanglah sosok laki-laki yang merupakan cinta pertama di masa kecil Risha. Di lain sisi, Arga terjebak dengan kondisi yang mengharuskannya bertanggungjawab atas perbuatannya dengan seorang perempuan.

Akankah Risha dan Arga tetap bersama? Bagaimana kisah cinta mereka?
Terus ikuti jalan ceritanya ya Readers❤️
Terimakasih🤗🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Titislia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mulai bucin

Risha dan Andri pulang dari salon, mereka pulang menuju rumah Risha. Bu Shani terlihat sedang duduk santai di teras bersama Pak Arwan sambil ngopi.

"Assalamualaikum ayah, ibu." salam mereka saat sampai di halaman rumah.

"Waalaikumussalam. Loh Risha?" tanya Pak Arwan sambil menunjuk ke arah Andri.

"Andri om." kata Andri memperkenalkan diri.

"Om kira teman baru Risha, habis beda dari Andri yang biasanya." kata Pak Arwan menggoda Andri.

Bu Shani sendiri awalnya terkejut dengan perubahan Andri yang lebih manis dari biasanya yang berpenampilan tomboi, namun ia sudah mengetahui itu adalah Andri sebab tadi Risha berangkat dengan Andri.

"Hehehe... cantik kan yah?" tanya Risha ke Pak Arwan.

"Cantik kayak kamu Sha." Jawab Pak Arwan.

"Kalian masuk sana, ibu sudah masak asam-asam ayam kesukaanmu Sha. Ajak Andri makan." kata Bu Shani.

"Maaf Tante, tadi kamu sudah makan di luar. Hehehe. Nanti kalau udah lapar Andri makan lagi deh." kata Andri sambil sesekali tertawa.

Baik Pak Arwan maupun Bu Shani sudah tidak heran lagi akan kelakuan Andri, mereka sudah menganggap Andri anak mereka sendiri, terlebih mereka tau akan kehidupan Andri yang kurang kasih sayang.

Risha dan Andri langsung masuk ke dalam kamar Risha. Mereka ngobrol santai di balkon kamar Risha. Saat tengah asik mengobrol, Risha teringat akan paket hadiah dari Arga. Ia lalu mengambil paket itu dan membukanya.

"Kira-kira apa ya isinya?" kata Risha bermonolog sendiri.

"Dari siapa Sha?" tanya Andri penasaran.

"Eh, ini dari Pak Arga Ndri. Kemarin belum sempat ku buka karna nggak ada nama pengirimnya." kata Risha.

"Kok kamu tau kalau dari Pak Arga?" tanya Risha semakin penasaran, ia bahkan duduk di samping Risha.

"Tadi pas di salon Pak Arga telepon aku Ndri. Nanyain suka apa enggak sama hadiahnya. Gimana aku mau jawab, buka aja belum hehehe." kata Risha sambil tertawa.

Mereka berusaha membuka paket itu, kotak paket yang cukup besar. Setelah membuka paket itu, Risha mengeluarkan sebuah boneka Teddy bear jumbo dari dalam paket. Bahkan lebih tinggi boneka Teddy bear daripada mereka.

"Wow, Pak Arga romantis juga Sha, beruntung banget kamu." kata Andri kagum.

Risha hanya tersenyum Alatas perkataan Andri. Ia tidak tau harus berkata apa. Hadiah ini bukan pertama kali Risha dapat dari laki-laki. Sudah banyak laki-laki yang memberi Risha hadiah boneka, bunga, aksesoris dan lain-lain. Laki-laki yang menjadi penggemar Risha. Namun, kali ini rasanya beda, Risha merasa sangat senang mendapat hadiah ini. Bahkan rasa senang ini berbeda dari sebelum-sebelumnya.

"Sha, aku mau pulang dulu ya. Mamaku nelpon, katanya mau pulang ke rumah." kata Andri.

Risha memang tinggal di rumah bersama ART nya, orang tuanya sering keluar untuk perjalanan bisnis, tak heran Andri selalu kesepian. Andri lebih memilih menghabiskan waktunya di luar bersama Risha.

"Iya, kamu hati-hati ya!" kata Risha. Risha lalu mengantar Andri ke luar rumahnya.

"Loh, mau kemana Ndri? kok buru-buru? nggak nginep sini aja?" tanya Bu Shani saat Andri berpamitan untuk pulang.

"Maaf Tante, tadi mama SMS katanya mau pulang. Jadi Andri harus pulang. Maaf ya." kata Andri.

"Ya sudah, kamu hati-hati ya." kata Bu Shani.

Setelah Andri benar-benar pergi, Risha kembali ke kamarnya.

Ia masih dengan perasaan senang rasa tidak percaya Arga memberinya hadiah ini.

Saat Risha larut dalam lamunannya, ponsel Risha berdering.

"Mas Arga." kata Risha saat membaca id nama pemanggil tersebut.

"Halo, mas Arga." jawab Risha di panggilan teleponnya.

"Hai Risha, sudah di rumah kah?" tanya Arga.

"Iya mas. Udah setengah jam yang lalu Risha sampai." kata Risha.

"Gimana, hadiahnya udah kamu buka belum?" tanya Arga.

"Sudah mas. Mas Arga nggak perlu repot-repot gini." kata Risha.

"Kamu suka nggak sama hadiahnya? Jujur, aku belum tau apa kesukaan kamu." kata Arga.

"Risha suka kok mas. Mas Arga berlebihan ke Risha, pakai beliin boneka sebesar ini buat Risha." kata Risha.

"Hehehe. Syukurlah kalau kamu suka. Em, Sha..." kata Arga terputus.

"Iya mas. Mas Arga mau ngomong apa?" tanya Risha.

"Em, apa ya? lupa tadi mau ngomong apa. Hehehe." kata Arga sambil tertawa.

"Kebiasaan Mas Arga lupa kalau mau ngomong." kata Risha sambil bibir setengah manyun.

"Ah, ya sudah kalau begitu. Kamu lanjut aktivitas kamu ya. Aku mau siap-siap pulang dulu." kata Arga.

"La emang Mas Arga Minggu gini masuk kantor?" tanya Risha.

"Enggak, tadi keluar sebentar sama Arlan." Jawab Arga.

"Ya sudah, hati-hati ya mas. Makasih hadiahnya ya." kata Risha.

"Iya. Sama-sama. Mas tutup ya." kata Arga.

Panggilan mereka lalu berakhir. Risha turun ke bawah menghampiri kedua orang tuanya untuk ikut ngopi.

Sementara itu, di Singapura Arga terlihat sedang mengemudi mobilnya menuju apartemennya. Auranya penuh rasa senang, ya, Arga sedang dalam mode bucin dengan Risha.

Arga memasuki apartemennya sambil bersiul dengan senyum yang terus mengembang di bibirnya. Ia kemudian menuju balkon kamarnya untuk santai sejenak.

Arlan memasuki apartemen Arga, mereka tinggal bersama selama di Singapura. Arlan mencari-cari Arga, ia heran saat melihat Arga yang senyum-senyum sendiri. Bahkan Arga tidak menyadari kehadiran Arlan.

"Kalau lagi seneng bagi-bagi dong Ga?" kata Arlan mengagetkan Arga.

"Huufft... Kayak jailangkung kamu Lan, datang nggak diundang pulang nggak dianter. Ngagetin Mulu kerjaanmu. Nggak bisa apa biarin orang lagi seneng." kata Arga, namun kali ini ia tidak marah, ia bahkan ngomong sambil tetap tersenyum.

"Makannya kalau seneng bagi-bagi. Jangan pas lagi susah aja bagi-baginya." kata Arlan menggoda Arga.

"Sorry, kali ini aku nggak bisa bagi-bagi. Ini menyangkut HATI." kata Arga sambil menekankan kata hati dalam ucapannya.

"Ye elah, kemarin yang nggak peka kalau jatuh cinta siapa ya? Sekarang udah bawa-bawa hati." kata Arlan mengolok Arga.

"Makannya, kamu cari ceweklah. Biar tau rasanya jatuh cinta. Eh, itu temen Risha boleh juga buat kamu." kata Arga kali ini gantian mengolok Arlan.

"Sialan kamu, masa iya aku ganteng kayak gini kamu pasangin sama cewek tomboi?" kata Arlan.

"Ya nggak papa lah, daripada lama-lama jomblo. Ntar kamu belok." kata Arga.

"Aku normal, normal 100%. Perjaka tulen ya Ga." kata Arlan mulai emosi karena sejak tadi jadi bahan olokan oleh Arga. Arga hanya tertawa sambil terus mengolok Arlan.

"Mentang pun baru jatuh cinta, terus aja ledek aku ya." kata Arlan sambil berlalu meninggalkan Arga yang masih terus tertawa.

"Kalau mau, nanti ku minta kenalin sama Risha deh Lan." teriak Arga saat Arlan mau menutup kamar Arga.

Arlan yang masih kesal dengan Arga memutuskan untuk turun dan masuk kamarnya. Berlama-lama dengan Arga yang sedang bucin membuatnya kesal. Ia lalu menghadap cermin dan bermonolog sendiri.

"Apa iya, aku harus cari cewek ya?" kata Arlan.

"Arlan, kamu itu ganteng. Pasti nggak ada cewek yang menolakmu." kata Arlan.

"Tapi, siapa yang mau sama aku ya?" kata Arlan mulai frustasi sambil mengusap mukanya.

Arlan lalu membersihkan diri dan berendam untuk menjernihkan pikirannya. Ia merasa telah tertular gila oleh Arga yang bucin.

Di kamarnya, Arga telah selesai membersihkan diri. Masih dengan perasaan bahagianya, ia lalu melanjutkan membaca bukunya tentang menaklukan wanita.

"Seorang wanita membutuhkan kepastian dari seorang laki-laki yang serius untuk menjalin sebuah hubungan." kata Arga membaca buku tersebut.

"Wanita lebih suka status yang jelas daripada digantung." lanjut Arga membaca, ia lalu berkomentar.

"Digantung kayak jemuran aja." kata Arga berkomentar lalu melanjutkan membaca bukunya.

"Perhatian terus menerus seorang laki-laki untuk wanita yang disukainya tidak akan berarti apa-apa tanpa adanya kejelasan status diantara mereka. Maka dari itu, perlu dilakukan pengungkapan perasaan laki-laki kepada wanita. Berikut cara pengungkapan perasaan laki-laki kepada wanita." lanjut Arga membaca.

Arga membaca buku tersebut sampai senja, ia bahkan sedang mengatur dan menimbang cara yang tepat untuk mengungkapkan perasaannya ke Risha. Sampai terdengar bunyi notifikasi email di laptopnya, segera Arga membuka email tersebut.

Email dari pengacara Arga yang memberitahukan kasusnya telah selesai ditangani. Anggota keluarga dari korban telah bersedia berdamai dengan perusahaan Ar Group. Tentunya dengan uang imbalan yang tidak sedikit.

Arga memang sengaja tidak melaporkan kasus sabotase oleh Deon, ia masih terus memantau dan menyelidiki motif Deon sambil mengumpulkan bukti-bukti yang kuat untuk menuntut Deon jika dia berulah kembali.

Arga keluar kamarnya menuju kamar Arlan.

"Lan, malam ini keluar ya. Ada beberapa barang yang mau ku beli." kata Arga di depan pintu kamar Alan.

"Iya." kata Arlan lemah dari dalam kamar terdengar seperti seorang bangun tidur.

Arlan keluar kamar berjalan gontai menuju sofa dan melanjutkan tidurnya di sofa depan TV. Sedangkan Arga sibuk membuat makanan di dapur. Arga memang tidak pandai memasak, hanya saja ia mencoba membuat spaghetti untuk mengganjal perutnya yang lapar.

1
Novie Tanjung Novie Tanjung
pasti risha hamil kn thorr....???

👍
💪 trus ya thorr...
up nya yg lma dn pnjang....
Novie Tanjung Novie Tanjung
👍 thorr...

ada bwang nya dkit...

lnjut thorr...

💪💪💪💪
Novie Tanjung Novie Tanjung
udh mlai nggak asyik ni mah thorr...

aku mau nya...?
arga sma risha...
dan
Ardi sma andri...
lnjut dech thorr...
💪💪💪
Novie Tanjung Novie Tanjung
👍👍👍
lnjut thorr...
💪💪💪
ya thorr....
Novie Tanjung Novie Tanjung
jngan smpai trjadi ya thorr...

ggal kn smua niat jhat deon tu...

ksihan aku sma Arga...

💪 trus thorr....
Novie Tanjung Novie Tanjung
knapa batin saya tdak trima
deon dn clara
ya thorr...???
lempar sja mereka berdua tu ke penjara lgi thorr...

💪💪💪 ya thorr...
Novie Tanjung Novie Tanjung
🤦‍♀️🤦‍♀️🤦‍♀️
Arga.... Arga....
kok d'ksih sich no na risha sma clara...
hbis lh risha sma clara...
hncur lh hbungan... yg bru trjali...
💪💪💪 thorr...
Novie Tanjung Novie Tanjung
Arga ttap milik risha
dan
risha milik Arga
ya thorr...
💪💪💪
Novie Tanjung Novie Tanjung
jngan smpai misi clara brhasil ya thorr...
💪💪💪
Novie Tanjung Novie Tanjung
🙏 ya thorr...
cman usul dn saran sja...
jngan ada kjahatan yg menyakitkan ya thorr...
💪💪💪
trus ya thorr...
Novie Tanjung Novie Tanjung
cerita awal na asyik dn menarik...
lma k'lmaan...
eeeh dtang pengkhianat...
kn jdi ksihan sma Resha yg nggak tau apa2 ikut2an trlibat sma s'deon...
jngan smpai resha knpa2 ya thorr...
💪💪💪💪
Amira Zahira
hai mba .ni cerita nya wpw udah tamat ya?
Follow ig : tinatina3627
mampir like dan Favorite jangan lupq ke karyaku juga tor.
Muh Yamin
mana kelanjutannya?
Amira Zahira
ini novelnya udah tamat ya?
El_Tien
maaf aku baru mampir bawa bom like untuk mu
Muh Yamin
mana updatenya
pat_pat
petrik mampir❤️
salam dari novel Topan Cahaya 🤗
~🌹eveliniq🌹~
mampir lg semangat selalu ya
Lia Rosita
Jangan-jangan, rebutan Risha nih. Salam dari Novel KUBUAT KAU MENYESAL
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!