NovelToon NovelToon
Ternyata Bukan Aku Yang Mandul

Ternyata Bukan Aku Yang Mandul

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / Menikah dengan Kerabat Mantan / Identitas Tersembunyi
Popularitas:22.7k
Nilai: 5
Nama Author: Mama Mia

Selama tiga tahun menjadi istri Arga Pratama, Rania selalu merasa tertekan karena dianggap gagal memberikan keturunan.
Arga mencintainya, tapi tak sanggup menahan tekanan ibunya yang mengancam akan mengakhiri hidup jika Arga tidak mau menikah lagi dan bercerai dengan Rania.

Akhirnya, Rania meninggalkan rumah tangganya dengan hati yang hancur.

Di sisi lain, Alvino Pratama, saudara sepupu Arga yang jauh lebih kaya dan berkuasa, ternyata sudah lama menyimpan perasaan pada Rania.

Rania pun menerima lamaran dari Alvino karena orang tua Alvino mengatakan Alvino juga tidak bisa memiliki keturunan. Rania berharap setidaknya ia bisa mendapatkan ketenangan karena tak lagi dikejar masalah anak.

Namun baru tiga bulan menikah, Rania dinyatakan hamil. Rania bahagia, tapi juga cemas. Bagaimana kalau kehamilannya dicurigai? Karena itu Rania menyembunyikan kehamilannya. Namun, tanpa sengaja Alvino mengetahui kehamilan Rania.

Lalu, apakah Alvino bisa menerima kehamilan Rania?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mama Mia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

21

.

Waktu telah menunjukkan pukul 16.30. Suara kursi yang bergeser dan langkah kaki para karyawan yang mulai beranjak pulang terdengar memenuhi lantai kantor Mahendra Grup.

“Ah akhirnya… waktunya pulang juga,” bisik salah satu staf sambil menarik tasnya dari rak bawah meja.

Rania yang baru saja merapikan beberapa berkas di mejanya menghembuskan nafas pelan. Hari ini cukup melelahkan, tapi juga merasa lega karena setidaknya ia telah berhasil menyelesaikan pekerjaannya dengan baik. Wanita itu memasukkan ponselnya ke dalam tas, lalu berjalan menuju lift bersama beberapa karyawan lain.

“Mbak Rania mau langsung pulang ya?” ucap salah satu temannya di lift.

“Ya lah… capek banget hari ini,” jawab Rania dengan senyum lemah.

“Mau gabung sama kita-kita nge-mall dulu nggak Mbak?" tawar salah seorang teman.

"Eng… gimana ya enaknya…?”

Begitu mereka sampai di lobi, langkah Rania terhenti karena satu suara memanggilnya.

“Rania!”

Suara itu jelas sekali terdengar di tengah keramaian. Wanita itu menoleh ke belakang dan terkejut.

“Bu Soraya?”

Tak jauh di belakangnya, Bu Soraya tampak mengejar langkahnya sambil tersenyum hangat kepadanya. Bukan hanya Rania yang terkejut. Beberapa karyawan yang tadinya berjalan bersama dengan Rania, juga spontan menghentikan langkah mereka. Mereka saling bertanya karena Ibu dari pemilik perusahaan memanggil Rania.

“Ibu mencari saya?” tanyanya gugup, tangan sudah tidak tahu harus ditempatkan dimana.

“Tentu saja. Ayo, pulang bersama Ibu,” ajak Bu Soraya dengan nada hangat.

“Apa?” Rania langsung menjadi salah tingkah. Belakangan ini saja gosip tentang kedekatannya dengan Pak Alvino sudah semakin ramai. Kalau sampai ada yang melihat dirinya pulang bersama Bu Soraya, besok mungkin seluruh perusahaan akan membicarakannya.

“Itu, maaf. Tidak usah, Bu. Saya membawa sepeda motor.” Rania menolak dengan halus.

Namun, Bu Soraya tersenyum. Sorot matanya tampak tak menerima penolakan.

“Tenang saja, motor itu tidak akan hilang. Tempat parkir perusahaan kita aman. Kamu bisa mengambilnya besok.”

“Tapi, Bu…”

“Sebenarnya, Ibu ada sesuatu yang ingin dibicarakan,” ujarnya sambil menatap menatap wajah Rania penuh permohonan membuat Rania semakin bingung.

Melihat Rania yang masih terlihat ragu, Bu Soraya langsung menggandeng tangannya.

“Sudah, ayo. Ibu masih ada urusan lagi setelah ini.”

Tak enak hati, akhirnya Rania mengangguk pelan.

“Baik, Bu.”

Beberapa pasang mata langsung mengikuti mereka sampai keluar gedung.

“Ya Tuhan… Mbak Rania benar-benar dekat dengan keluarga Mahendra.”

“Jangan-jangan ada hubungannya sama Pak Alvino ya?”

“Mantan suaminya Mbak Rania itu kan memang saudara sepupunya Pak Alvino?”

Rania hanya bisa menundukkan kepala menahan rasa malu. “Semoga saja tidak ada yang salah paham,” gumamnya dalam hati.

Di dalam mobil mewah itu, Rania duduk dengan sangat canggung, badan hampir menyentuh pintu sisi kanan. Bu Soraya justru terlihat santai sambil sesekali tersenyum sendiri.

“Ke Restoran Imperial ya, Pak,” perintah Bu Soraya pada sopir.

“Baik, Nyonya,” jawab sopir sambil mulai menjalankan mobil.

“Bu, sebenarnya ada apa?” tanya Rania pelan, suara sedikit bergetar.

“Kita bicara nanti kalau sampai di restoran saja ya. Rasanya tidak enak kalau ibu bicara di sini,” jawab Bu Soraya sambil menepuk lututnya.

Mendengar jawaban itu, jantung Rania justru berdegup lebih cepat. Tak lama kemudian, mobil berhenti di depan restoran mewah. Lampu hias di depan pintu membuatnya semakin tertegun.

“Ayo kita turun, Nak,” ajak Bu Soraya yang sudah membuka pintu mobil.

Rania mengikuti langkah Bu Soraya dengan kebingungan. Dan Bu Soraya langsung membawa Rania masuk ke sebuah ruang privat. Dan saat pintu dibuka…

Rania membeku.

“Tuan Aksara?”

Pria paruh baya itu tersenyum ramah sambil mengangkat tangan.

“Hai, kalian sudah datang? Sudah lama menunggu kamu,” ucapnya.

Rania semakin bingung. Kenapa kedua orang tua Pak Alvino mengajaknya makan bersama seperti ini? Ia duduk dengan posisi sangat tegak, seperti sedang menghadapi ujian penting.

Setelah selesai makan bersama, suasana mendadak menjadi hening. Bu Soraya dan Tuan Aksara saling berpandangan, seolah sedang sepakat tentang sesuatu. Rania yang sedari tadi diam mulai merasa gugup, keringat dingin muncul di pelipisnya.

“Kamu tidak suka sama menunya ya Nak?” tanya Tuan Aksara melihat piringnya yang masih banyak sisanya.

“Tidak. Bukan begitu, Tuan, makanan nya sangat enak. Cuma saya sedikit gugup saja,” jawab Rania dengan jujur.

Bu Soraya menghela napas panjang.

“Rania.”

“Ya, Bu?”

“Ibu akan bicara langsung ke intinya saja ya,” ucapnya dengan nada yang semakin serius. Wanita paruh baya itu menggenggam tangan Rania dengan lembut. “Ibu ingin melamarmu… untuk menjadi istri Alvino.”

Deg!

“Apa?” suara nya terdengar sedikit melengking. Benar-benar terkejut dengan apa yang diucapkan oleh Bu Soraya.

“Ibu serius,” tegas Bu Soraya.

Rania langsung menggelengkan kepalanya. “Maaf, Bu… saya tidak bisa!” tolaknya saat itu juga.

“Kenapa?” tanya Bu Soraya dengan tatapan penuh perhatian.

“Karena saya tidak pantas. Saya hanya karyawan biasa saja,” jawab Rania sambil menggelengkan kepala. Seketika ingatan wanita itu terlempar ke masa beberapa bulan yang lalu saat dirinya masih menjadi istri Arga. Orang tua Arga saja sering merendahkan dirinya, apalagi dengan keluarga Mahendra yang statusnya berada jauh di atas keluarga Pratama. Dia tidak ingin jatuh ke dalam luka yang sama.

“Kenapa bicara seperti itu? Keluarga Mahendra tidak pernah memandang status.”

“Bukan hanya soal itu, Bu. Saya seorang janda. Selain itu ibu juga tahu sendiri bahwa saya …” suara Rania melemah, “Saya tidak bisa memberikan keturunan.”

Bu Soraya dan Tuan Aksara saling berpandangan. Ternyata benar seperti yang mereka duga sebelumnya, Rania langsung menolak. Bu Soraya mengusap pelipisnya, sedang berpikir keras. Bagaimana caranya meyakinkan gadis keras kepala ini?

Hingga tiba-tiba… Mata wanita itu membesar seolah mendapat ide besar. Wajahnya perlahan berubah sedih.

“Rania…”

“Iya, Bu?”

“Sebenarnya… ada sesuatu yang selama ini kami sembunyikan,” ucapnya dengan nada yang semakin pelan.

“Apa itu, Bu?” Rania menatapnya dengan penuh rasa ingin tahu.

Bu Soraya menundukkan wajahnya. “Alvino juga mandul.”

“Apa Bu?” Rania terbelalak, tidak percaya mendengarnya.

“Karena itulah sampai usia tiga puluh tahun dia tidak pernah berani menikah.”

Tuan Aksara baru saja hendak minum seketika tersedak.

“Apa, Ma? Mandul?”

Pria itu memandang istrinya dengan mata membelalak. Karena dia bahkan tidak tahu kalau putranya mandul.

Di bawah meja, Bu Soraya langsung mencubit pinggang suaminya keras. Kepalanya tertunduk terlihat sedih, tidak ada yang tahu kalau di wanita itu sedang menggeram tertahan dengan gigi-gigi yang saling beradu.

Bersambung…

1
dewi rofiqoh
Semoga kedepannya kehidupan rania menjadi lebih baik
Muft Smoker
akhirny mereka bersatu jugaa ,, tinggal menunggu kebenaran terungkap saja sypa yg mandul ,, 😒😒😒😒



mak semangat truus menulis ny ,, sehat2 trus mamak ku ,, 🫰🫰🫰🫰
Patrick Khan
legaaaa udah sahhhh😍
Ummee
setau q ijab qobul cuma ada di islam, mohon koreksi kalo salah🙏
Ummee: baik kak, terimakasih kembali🤗
total 2 replies
vania larasati
lanjut
sunaryati jarum
Ikut lega Rania dan Alvino sah suami istri
Felycia Fernandez
kk Thor,tolong lebih di perhatikan..
nonis tidak ada pakai ijab kabul ya.kita adanya pemberkatan di gereja.
tidak harus ada orang tua yang jadi wali jabat tangan dengan mempelai pria...
pemberkatan di lakukan oleh pendeta atau pastor,diantara dua pengantin.
mohon di perhatikan lagi kk Thor
✍️⃞⃟𝑹𝑨 Mama Mia: sepertinya ada kesalahan penulisan. akan saya koreksi. terima kasih udah diingatkan
total 2 replies
sunaryati jarum
Pak Aksara pasti cari wali hakim😭Rania dan Alvino tetep menikah
sunaryati jarum
Tidak diberi uang banyak
Nar Sih
ada akad nikah ada peberkatan nikah jdi bingung kak ,atau mingkin lgi slh tulis ,tpi ttep semagat kak💪
✍️⃞⃟𝑹𝑨 Mama Mia: sudah aku revisi. makasih udah diigetin
total 1 replies
Noor hidayati
apakah nonis pake wali juga,maaf aku ga tahu soalnya,setahuku cuma umat muslim aja yang butuh wali nikah,terus kok sekarang mau ijab kabul,apa agamanya rania ganti lagi🙏🙏
✍️⃞⃟𝑹𝑨 Mama Mia: ada kesalahan penulisan dan sudah saya koreksi. makasih ya. dan jangan bosan untuk mengingatkan jika ada kesalahan lagi
total 3 replies
Hary Nengsih
agama nya apa si katanya gereja tapi ada akad
✍️⃞⃟𝑹𝑨 Mama Mia: ada kesalahan tadi dan sudah di revisi. makasih udah diingetin 🙏
total 1 replies
imel
sejak kapan menikah di gereja pake akad nikah? pake wali hakim pula?
setau saya nikah di gereja itu namanya pemberkatan nikah oleh Pendeta.
tolong lebih diperluas referensinya. karena ketika kita membaca maka yang diharapkan ada bertambahnya pengetahuan bukan makin keliru.
✍️⃞⃟𝑹𝑨 Mama Mia: ada kesalahan penulisan dan sudah saya koreksi. terima kasih sudah diingatkan 🙏
total 2 replies
Aditya hp/ bunda Lia
mau ngapain kamu Arga? ...
Ilfa Yarni
alhamdulillah proses akdnya selesai jg walaupun ada drama sebelumnya tp bersyukur sih klo Rani bukan ank kandung orangtua matre itu jd dia ga bisa meminta harta kpd rania wg ternyata Arga dtgelihat and nikah rania gmn rasanya arga
Yulya Muzwar
ketika nikah sama arga di gereja kecil, lalu nikah sama alvino pake ijab kabul sama penghulu.. 🙄🤔
✍️⃞⃟𝑹𝑨 Mama Mia: iya, salah nulis tadi. makasih udah diingetin. jangan bosan untuk mengingatkan jika ada kesalahan lagi ya
total 2 replies
Oma Gavin
akhirnya sah rania jadi istri alvino dan sebentar lagi hamil biar arga dan ibunya syok dan tau kalau yg mandul anak kesayangan nya
lyla lafiya
👍
Lucy
parah ya org tua kayak bgtu knpa GK dr awal bongkar kenyataan nya ,knpa harus pas waktu akad brlangsung,GPP Rania pakai wali hakim aja lalu tinggalkan kluarga toxic itu👍🤣🤣
Muft Smoker
oke mak ,, aq msh belum paham ,,
tp dtggu penjellasan ny di bab berikut ny ,, 😁😁😁😁😁
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!