emelli adalah gadis tomboy yang cantik karna perjodohan yang di lakukan orang tua nya ia harus menikah dengan seorang mafia,sebenar nya mafia tersebut di suruh untuk memilih antara emelli dan amella sang kembaran nya tapi mafia itu memilih emelli,amella marah karna yang di pilih bukan dia melain kan emelli kembaran nya ia sangat mengidolakan mafia itu ia juga ingin menikah dengan nya karna cemburu dan iri ia balas dendam dengan trik trik yang menghancur kan hubungan emelli dan rian(mafia).
emelli berubah drastis alasan nya karna ia sudah jatuh cinta kepada rian tapi hati nya hancur kala mendengar dari cinta pertama rian kalo dia sedang mengandung anak rian.
benar benar hancur ia merasa cinta nya bertepuk sebelah tangan dan orang yang mengaku hamil anak rian itu meminta nya untuk meninggal kan rian demi anak nya dan rian. emelli yang tidak bisa berfikir jernih lagi dan juga ia tidak bisa egois demi bayi yang belum lahir dalam kandungan wanita itu. ia dengan sedih dan hati yang hancur pergi sejauh jauh nya tanpa sepengetahuan rian.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon hantari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode ke empatbelas
"sayang beri aku waktu sebentar membuat keputusan ku mohon aku tak ingin kau meninggal kan ku"ucap rian memohon.
"baik lah satu minggu itu adalah waktu mu untuk membuat keputusan"kata jesi tegas.
"oke"
di apertemen"kamu naik motor tadi pagi dengan seorang pria benar"tanya rian yang sedang santai di ruangan tengah sambil menyeduh kopi nya dan berkutat dengan laptop nya.
"bukan urusan lho"kata emelli cuek dan berjalan cepat cepat menuju kamar dan menutup pintu kamar dengan kencang.
"berani sekali kau"gumam rian emosi.
dan berjalan masuk ke kamar emelli .
20 menit kemudian emelli keluar dari kamar mandi menggunakan handuk kecil yang melilit tubuh nya yang menampakan paha mulus nya denagan rambut panjang nya yang basah layak nya sehabis keramas.
"aaaakh!!!ngapain lho di kamar gue"teriak emelli sambil menutupi bagian dada nya yang sedikit terbuka.
rian yang dari tadi memandangi tubuh emelli yang begitu indah langsung tersadar ini adalah ke dua kali nya ia melihat emelli seperti itu.
ini kan apertemen milik gue jadi terserah dong"ucap rian santai menutupi ke kaguman nya.
"gimana kalo tadi gue telanjang"tanya emelli dengan polos nya sambil terus menutupi bagian dada nya.
ingin rasa nya rian tertawa mendengar pertanyaan konyol tetapi dengan wajah polos emelli.
"ya gk pa pa lho kan istri gue"ucap rian menahan tawa nya karna melihat wajah emelli yang merasa geli dan merona dengan jawaban nya.
emelli langsung berlari ke lemari baju dan memakai baju tidur nya ia terkejut melihat seseorang yang bergelumut di balik selimut nya.
"ngapain lho masih di sini keluar"teriak emelli sambil menarik selimut tapi di tarik balik.
"ase di kamar gue mati lampu nya juga rusak jadi gue nginap di sini satu malam nunggu besok"ucap rian dan kembali menyelimuti tubuh nya.
"ya udah kamu tidur di sofa sana"ucap emelli melipat kedua tangan nya.
"gue gk bisa tidur di sofa"ucap rian tetapi masih dengan mata tertutup.
"enak banget lho ngomong gk bisa gue juga gk bisa tidur di sofa kemarin tapi lho maksa gue"ucap emelli kesal tapi tidak di gubris rian.
emelli menarik nafas panjang
"gue orang waras jadi harus ngalah sama orang gila"ucap emelli mengambil bantal dan beranjak ke sofa tapi tangan nya langsung di tarik rian akibat nya ia jatuh ke atas tubuh rian dan bibir kecil nya mendarat di bibir rian mata nya langsung membulat berbeda dengan rian ia malah menikmati nya dan mel*mat nya dengan mesra.
dag dig dug jantung emelli rasa nya tak mau berhenti
"manis"gumam rian sambil terus mel**at bibir kecil emelli
"astaga ciuman pertama gue"gumam emelli dengan wajah yang semerah tomat.
ia langsung bergerak dan melepas kan ciuman rian dan berusaha lepas.
"lepasin gue lho udah rebut ciuman pertama gue"teriak emelli berusaha melepas kan diri tapi apalah daya nya tenaga rian jauh lebih kuat dari nya.
rian terseyum lembut"aku lah yang merebut ciuman pertama mu ya"
"seperti nya kau juga menikmati nya"goda rian dengan senyumam lembut nya
"tidur lah di sini"ucap rian mengelus rambut panjang emelli dengan lembut dan melepas pelukan nya.
dag dig dug"oh ya ampun kenapa jantung ku ini tidak bisa berhenti dan kenapa dia bersifat lembut seperti ini"wajah nya terasa panas.
emelli langsung berdiri dan tidur di samping rian tapi ia tidak lupa membuat bantal guling sebagai pembatas.dan tidur membelakangi rian.
rian terus terjaga ia tidak bisa tidur entah apa yang yang ia pikirkan,emelli yang tidur nya memang lasak melewati pembatas dan menghadap rian.
rian memperhatikan setaip inci wajah emelli yang mulus dan cantik tetapi air liur terus saja banjir membasahi pipi nya dengam mulut yang ssedikit terbuka.
rian tersenyum melihat wajah emelli yang seperti bayi yang tertidur pulas dan tidak tau apa apa ia mengambil tisu yang di dekat nya dan melap nya seketika emelli tersenyum tapi dengan mata tertutup.
emelli yang tidak pernah terseyum di depan nya rian,wajah emelli semakin terlihat begitu sangat imut dan sangat cantik rian mencubit pipi emelli yang sedikit tembem dan mecium bibir emelli sekilas.
sekarang ia merasa tagih dengan bibir emelli tapi ia merasa sedih
"setidak nya aku pernah membahagiakan mu dan bersama mu meski hanya sebentar saja"batin rian tersenyum getir dan memeluk tubuh mungil emelli dan tertidur lelap.
di kampus emelli terseyum senyum sendiri mengingat ke jadian semalam belum lagi rian yang memasak pagi ini untuk nya dan mengantar kan nya ke kampus dan juga sikap rian yang begitu lembut.
emelli begitu bahagia dengan perlakuan rian pada nya tapi ia tidak tau bahwa sekarang ia menyukai rian
tring...hand phone berbunyi tanda pesan masuk emelli membuka pesan wa nya saat membuka pesan itu ternyata itu adalah sebuah vidio dari nomor tak di kenal ia memutar vidio itu air mata emelli yang sangat langka keluar kini keluar kembali.
emelli menghapus setiap tetesan air yang jatuh dari mata nya yang seperti tak pernah ber henti sambil terus menonton vidio yang baru saja di kirim itu saat vidio selesai ia menutup handphone nya dan menghapus air mata nya dan berlari menghampiri teman teman nya yang berada di parkiran motor.
"gue mau ikut balapan"kata emelli yang tiba tiba saja muncul dan membuat teman teman nya terkejut akan kehadiran nya.
"ngagetin aja lho li"ucap adin yang memang jantung nya sedikit bermasalah.
"bilang ke geng drank kita adakan balapan nya malam ini"ucap emelli dingin dan berjalan meninggal kan teman teman nya yang sedang khawatir dengan emelli, sikap emelli sering seperti itu saat ia sedang marah atau ada hal yang sesuatu.