NovelToon NovelToon
Ketika Cinta Harus Memilih

Ketika Cinta Harus Memilih

Status: tamat
Genre:Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Tamat
Popularitas:38.1k
Nilai: 5
Nama Author: dianshen

7 tahun bukanlah waktu yang singkat untuk pasangan suami isteri Mia dan Shendy membina rumah tangga, dan kebersamaan mereka selama ini kurang lengkap karena belum hadirnya buat hati di tengah-tengah kehidupan mereka


Shendy memang tidak mempermasalahkan hal itu, bisa hidup bahagia bersama sang isteri sudah cukup baginya namun berbeda dengan Mia, wanita itu selalu merasa kesepian dan sedih kerap kali membayangkan adanya kehadiran anak di rumah mereka


Bahkan Sendy kerap kali harus menghibur sang isteri setiap kali mendengar kabar berita kehamilan para sahabatnya


Shendy merupakan sosok yang penyabar dan sangat mencintai isterinya tapi rasa cintanya di uji ketika sang isteri mengungkapkan keinginan konyolnya pada Shendy hingga membuat pria tersebut marah besar dan terjadilah pertengkaran hebat diantara keduanya


Apakah keinginan konyol sang isteri hingga membuat Shendy yang penyabar itu marah besar?

Simak terus cerita selanjutnya!"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon dianshen, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 14

Sinar Matahari pagi masuk melalui celah-celah jendela yang kini sudah terbuka, suara kicauan burung pun terdengar indah saling bersahut-sahutan

Mia menggeliat ketika matanya tersapu oleh sinar mentari pagi yang menyapanya

" Euhhh...." wanita itu merenggangkan otot-ototnya yang terasa kaku

Tangan Mia terulur meraba-raba sisi kasur yang biasa ditempati suaminya, namun ternyata kosong, sontak Mia membuka kedua bola matanya dan benar saja suaminya sudah tidak ada disampingnya

Mia pun bergegas bangun dan terkejut ketika melihat jam yang bertengger di dinding kamarnya sudah menunjukkan pukul 8 pagi

" Ya ampun aku kesiangan" gumamnya lalu beranjak dari tempat tidur

Mia pun langsung menuju kamar mandi untuk bersih-bersih, setelah selesai dan rapih ia pun turun ke lantai bawah menuju dapur

" Harum banget, tumben si bibi masak apa gara-gara aku bangun kesiangan ya mungkin mas Sendy yang menyuruhnya untuk masak hari ini" gumam Mia sambil menuruni anak tangga satu persatu

Setelah sampai di dapur sungguh pemandangan yang cukup mengejutkan untuk Mia

" Loh mas kamu sedang apa?" tanya Mia yang terkejut melihat keberadaan suaminya yang ternyata sedang sibuk di dapur

" Aku sedang membuat sarapan sayang" Sendy menoleh sekilas lalu kembali melanjutkan masaknya

" Kamu emangnya enggak pergi ke kantor mas?" Mia berjalan pelan mendekati Sendy yang sibuk dengan spatulanya

Sendy tersenyum " Aku ambil cuti untuk beberapa hari" jawab Sendy dengan santainya

" Apa, kamu cuti mas?" tanya Mia yang lagi-lagi dibuat terkejut oleh pernyataan suaminya karena tidak biasanya Sendy mau mengambil cuti jika tidak ada acara-acara penting dan mendesak

" Kenapa kamu ambil cuti mas?" tanya Mia yang cukup penasaran

" Azka yang menyuruh ku ambil cuti untuk beberapa hari ke depan, karena kurangnya konsentrasi akhir-akhir ini aku sudah banyak melakukan kesalahan dalam pekerjaan ku dan hal itu membuat aku harus mengerjakan pekerjaan ku ulang" jawab Sendy dengan jujur

Mia mendesah dan merasa bersalah karena apa yang dialami suaminya tidak lepas dari sikapnya

" Maafkan aku mas" lirih Mia merasa bersalah

Sendy berjalan ke arah meja makan sambil membawa mangkuk berisi hasil masakannya lalu meletakkan diatas meja tersebut

" Duduklah!" Seru Sendy menarik satu kursi untuk Mia

Mia mendudukkan dirinya di kursi yang sudah disediakan oleh Sendy

" Mas kita perlu bicara" ucap Mia

Sendy tersenyum lalu berjalan kembali ke dapur untuk mengambil hasil masakannya yang lain

Di atas meja makan kini sudah tertata beberapa makanan hasil masakan Sendy yang nampak menggugah selera

" Jangan membicarakan apapun ketika makan, masih banyak waktu untuk kita bicara" ucap Sendy seraya mendudukkan dirinya di depan Mia

Mia langsung membungkam mulutnya dan tidak berani lagi bicara

Keduanya menikmati sarapan mereka dengan khidmat, tidak ada yang mengeluarkan kata satu sama lain

Usai sarapan Sendy menyuruh Mia untuk menunggunya di ruang kerjanya sementara dirinya akan membereskan piring kotor bekas mereka

" Biar aku aja mas!" ucap Mia ingin membantu suaminya

" Tidak usah, kamu sebaiknya tunggu mas di ruang kerja mas aja"

Sendy pun dengan cekatan membereskan piring-piring kotor yang ada di atas meja makan lalu mencucinya

Ceklek

Sendy membuka pintu menyusul Mia yang sudah lebih dulu berada di ruang kerjanya

" Mas!" Mia menoleh kearah pintu ketika mendengar suara pintu dibuka dari luar

" Apa yang mau kamu bicarakan sama mas?" tanya Sendy yang kini sudah duduk di sofa dan berhadapan dengan Mia

Mia menundukkan wajahnya merasa berat untuk mengatakannya

" Ada apa? kenapa diam?" Tanya Sendy yang merasa tidak sabar melihat isterinya malah diam saja

" Jangan bilang walaupun kamu sudah mengetahui siapa sebenarnya Marisa, kamu masih tetap ingin aku menikahi wanita itu?"

Glek

Mia mendongak dan melihat tatapan mata Sendy yang begitu tajam

" Mas a..aku...?" Mia bingung harus mengatakan apa

Sebelum Sendy masuk ke dalam ruangan itu sebenarnya Mia ingin meminta maaf kepada Sendy dan berniat untuk membatalkan rencana bodohnya itu tapi setelah ia mengubungi Siska dan banyak bercerita pada Siska hal yang terjadi justru sebaliknya, Siska malah mengatakan Mia bodoh hanya karena masalah sekecil itu saja menyerah padahal seharusnya ia bersyukur dengan begitu suaminya akan dengan mudah mendapatkan keturunan jika dilakukan dengan wanita yang pernah hadir dalam hidupnya

Entah dengan mantra apa Mia bisa dengan mudah menuruti ucapan Siska begitu saja padahal ia sebenarnya sudah bertekad tidak akan mungkin membiarkan suaminya kembali menjalin hubungan dengan mantan kekasihnya itu

Apalagi setelah mendapat pesan dari Marisa yang juga memohon kepadanya agar Mia tetap meneruskan rencananya, dia berjanji hanya ingin memberikan Sendy keturunan setelah itu ia akan pergi jauh, Mia yang bodoh dan naif begitu mudahnya percaya dengan ucapan Siska dan Marisa

" Apa sebenarnya yang ada di isi otak kepala mu itu hah?" marah Sendy setelah Mia mengatakan apa yang ingin dibicarakannya

" Kamu ini bodoh atau apa sih?" ejek Sendy yang sudah tidak tahu harus bicara apalagi dengan isterinya itu

" Mas!" lirih Mia dengan air mata yang sudah mengalir dengan derasnya

" Jika kamu tetap kekeh ingin mas menikah dengan wanita itu, baiklah mas akan menikahinya hari ini juga!" Sentak Sendy dan langsung keluar dari ruang kerjanya seraya membanting pintu cukup keras

Brughhh

Mia tersentak kaget dengan kemarahan Sendy yang membanting pintu dengan kasar

Mia terisak di dalam ruangan tersebut sementara Sendy sudah pergi meninggalkan rumah dalam keadaan marah

1
Lilik Juhariah
bagus ceritanya Thor kereeeen GK bs konent
Lilik Juhariah
aduuuh nyesek
Lilik Juhariah
sedih banget, nyesek
Lilik Juhariah
kereeen ceritanya , gk belibet gk banyak drama trs penyusunan katanya luar biasa
Lilik Juhariah
bagus lho ceritamu Thor, tapi blm ada yg notif hingga sedikit yg baca, penulisannya , alur tata bahasa keren lho ,
Lilik Juhariah
ahirnyaaa ada pelangi setelah hhujan
Lilik Juhariah
simalakama , lbh baik bercerai tapi menikah gk dianggap , dan gk mungkin gk ada iri dlm poligami,
Lilik Juhariah
bknnyz membujuk Mia ,malah kabur sebulan gk pulang, cinta modelan apa
Dhiana Wiyanshena
Terima kasih kakak🙏🤗
Lilik Juhariah
bagus lho ceritanya , alurnya juga mengena gk belibet banyak drama, kereee thor
Lilik Juhariah
aduuuh bacanya sport jantung sedih bangeeet
Dian mamah Rafa
terus semangat kk....terus berkarya.....lanjutkn kisah"yg lain yg blm tamat juga....
Dian mamah Rafa
kk knp yg chesy sama amar ko gak d lanjut lg ..
Dian mamah Rafa
selamat buat mia dan sendy...akhirny d beri kesempatan hamil....dlm penantian panjang ......
Anis Rohayati
serru bgt akhir nya mia selamat ka dan hamil pula 😍😍😍😍
Dian mamah Rafa
yg meninggal siapa kk..melati atau mia....semoga saja melati...yg d nyatakan hamil mia...
Anis Rohayati
jadi ga semangat buat lanjut ka karna mia meninggal ka
Anis Rohayati
mudah2han si jalang melati aja yg meninggal ka enak bgt bahgaia si jalang melati
Anis Rohayati
sumpah kaga seru klu mia meninggal ka
Desi Aja
☺️☺️
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!