NovelToon NovelToon
Rahasia Si Gadis Culun

Rahasia Si Gadis Culun

Status: tamat
Genre:Mafia / Balas Dendam / Cinta Seiring Waktu / Identitas Tersembunyi / Romansa / Tamat
Popularitas:948.5k
Nilai: 4.7
Nama Author: UQies

Menceritakan tentang seorang gadis bernama Rachelia Edward yang harus hidup dengan menyembunyikan identitasnya karena sebuah perselisihan yang dapat mengancam nyawanya.

Ketika ia berusia 19 tahun, terungkap fakta mengejutkan mengenai kematian orang tuanya. Dengan berbekal kemampuan IT yang ia miliki, Michel mulai menjalankan rencana balas dendamnya. Namun, di tengah rencana, Michel justru di pertemukan dengan Calvin Archer, pria yang berhasil mencuri hatinya, namun memiliki rahasia yang berhubungan dengan misi balas dendam Michel.

Lalu manakah yang akan di pilih Michel, cinta atau misi balas dendam?

Yuk baca cerita lengkapnya.

Sebelum baca jangan lupa subscribe/favorite, dan tinggalkan jejak like dan koment yah agar Authornya semangat 🥰

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon UQies, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 14 Data Center

Di DA Group

"Selamat datang Rena, Michel, Alena, dan Franz, di DA Group, kalian dinyatakan lulus di perusahaan ini dengan nilai yang paling tinggi. Jadi kalian berempat akan berada di divisi yang berbeda sesuai dengan kemampuan kalian masing-masing," terang Sutomo selaku bagian HRD.

"Michel, Franz berada di divisi IT, dan Rena, Alena berada di divisi pemasaran. Sekarang kalian boleh mulai bekerja, jika ada yang tidak kalian pahami, silahkan tanyakan pada atasan kalian," ujar Sutomo lalu pergi.

"Baik pak!" sahut mereka berempat.

"Hai Alena, tidak ku sangka lulusan SMA seperti dia bisa lulus di perusahaan ini, masuk di divisi IT lagi," sindir Rena pada Michel.

"Oh yah?" tanya Alena memastikan.

"Iya, lihat aja mukanya, muka-muka orang putus kuliah," sinis Rena kembali memandang remeh Michel lalu pergi bersama Alena ke ruangannya.

"Hufth" Michel menghembuskan nafas kasar merasa kesal dengan Rena.

"Udah Michel, kamu nggak usah dengarin mereka, kamu lulus disini aja sudah bisa ditebak kalau kamu memiliki kualifikasi yang baik," tutur Franz membuat Michel sedikit tenang.

"Makasih Franz," ucap Michel tersenyum.

"Iya sama-sama, ayo kite ke ruangan kita," ajak Franz dan diangguki Michel.

Michel memulai pekerjaannya, dimulai dari atasan yang menjelaskan job desk mereka. Michel memperhatikan arahan atasan dengan teliti. Hanya dengan satu kali penjelasan, Michel langsung dapat memahami semua yang telah dijelaskan. Namun berbeda dengan yang ia tampilkan diluar, Michel justru terlihat sering mengalami kesulitan setiap kali atasan memberikan penjelasan. Bahkan para atasan dibuat kewalahan oleh Michel yang selalu bertanya kembali tentang semua yang telah dijelaskan sebelumnya. Tentu itu semua memiliki tujuan tertentu bagi Michel.

Kini jam telah menunjukkan waktu makan siang. Michel dengan penampilannya yang nampak culun berjalan seorang diri menyusuri jalan menuju kantin perusahaan. Sepanjang perjalanan, banyak pasang mata yang melihatnya dengan tatapan aneh.

"Kenapa gadis seperti dia bisa lulus masuk disini yah?"

"Apa jangan-jangan dia punya koneksi lagi?"

"Dia mungkin membayar orang dalam agar dia bisa lulus"

Telinga Michel benar-benar dibuat panas oleh aksi bisik-bisik mereka yang menggunjinganya. Namun Michel bisa apa, ia bukan manusia hero yang bisa membungkam para manusia seribu bibir itu. Hanya orang yang melakukan interview dan menerima Michel masuk ke perusahaan ini, yang tahu bagaimana kualitas Michel sesungguhnya. Yang lain, hanya bisa bersuara tanpa mengetahui fakta.

Michel berjalan dengan tenang, meski risih, ia berusaha tetap terlihat santai dalam menghadapi tatapan aneh orang-orang.

Di sisi lain, Rena yang dari awal sudah terlihat membenci Michel tengah tersenyum puas melihat Michel yang dipandang aneh oleh semua orang. Melihat Michel berjalan sambil membawa makanan, muncullah ide liciknya untuk mempermalukan Michel.

"Al, lihat! itu si gadis culun," tunjuk Rena memperlihatkan Michel kepada Alena. "Lihat apa yang akan aku lakukan padanya," lanjut Rena percaya diri.

Rena kini berjalan berlawanan arah dengan Michel yang masih berjalan mencari tempat duduk. Rena berencana untuk menghadang kaki Michel hingga terjatuh. Dan..

Prank..

Benar saja, itu adalah suara piring makanan Michel yang terjatuh, namun sampai detik ini, Michel masih dalam keadaan berdiri tegak. Yang jatuh dengan makanan yang tumpah diatas pakaiannya justru adalah Rena.

Bukan Michel namanya jika ia lengah dalam mengawasi lingkungan sekitarnya. Gerak-gerik Rena pun dengan cepat mampu ditangkap oleh Michel.

*Flashback*

Rena semakin mendekati Michel, kaki Rena mulai berayun ingin menghadang kaki Michel, namun Michel justru menghindar dengan gesit sehingga Rena terpeleset dengan tangan yang refleks berpegangan pada piring yang dibawa Michel. Rena pun akhirnya terjatuh dengan makanan yang kini tumpah diatas pakaiannya.

*Flashback off*

"Oops" ucap singkat Michel lalu pergi meninggalkan Rena yang saat ini sedang menahan marah dan malu sekaligus.

"Ah.. si*l!! Lihat saja apa yang nanti aku lakukan padamu. ," pekik Rena dalam hati.

Berkat sambutan dari Rena di kantin tadi, selera makan Michel hilang seketika. Untuk menjaga perutnya agar tidak keroncongan saat bekerja nanti, Michel memutuskan untuk memakan roti yang selalu ia sediakan di dalam tasnya.

Beberapa jam sudah Michel menghabiskan waktu di depan komputernya. Dan tidak terasa jam kerja hari ini pun berakhir. Semua orang satu persatu kini telah pulang, kecuali Michel.

Melihat tinggal dirinyalah yang masih berada diruangan itu, Michel memutuskan untuk melihat-lihat lokasi ruang data center.

Data center ini adalah target Michel untuk memperoleh data penting dan rahasia dari Darold Archer, seorang CEO DA Group.

Mengingat data center ini memiliki tingkat keamanan yang tinggi, maka untuk saat ini Michel hanya berjalan-jalan mengamati kondisi sekitar ruang data center.

"Wah, banyak sekali kameranya," gumam Michel sembari menghitung jumlah kamera CCTV yang ada disekitar ruang data center tersebut..

Perhatian Michel kini tertuju pada pintu masuk ruang data center tersebut.

"Wah seperti di film-film, akses masuknya hanya menggunakan sidik jari, berarti hanya orang tertentu saja yang bisa masuk," gumam Michel lalu kembali mengamati seluruh penjuru ruangan disekitarnya, namun netranya tidak sengaja menangkap seseorang yang juga sedang mengamati kondisi tempat itu.

"Franz?" lirih Michel saat menyadari bahwa orang tersebut adalah Franz.

"Apa yang dia lakukan? apa dia ingin masuk juga ke dalam ruang data center? apa dia ingin mengambil data perusahaan? apakah dia juga musuh Darold Archer?" batin Michel yang kini dipenuhi dengan banyak pertanyaan.

Sebelum Franz menyadari kehadirannya, Michel memutuskan untuk pulang segera. Namun, baru hendak berbalik, suara bass Franz mengagetkannya.

"Michel!"

Mendapat panggilan dari Franz, Michel segera berbalik dengan senyuman tanpa dosanya.

"Apa yang kamu lakukan disini?" tanya Franz yang kini menghampiri Michel.

"Aku hanya melihat-lihat ruangan saja kok," elak Michel berbohong.

"Apa kamu juga mau masuk ke dalam ruang data center itu?" selidik Franz menunjuk ruangan dengan tingkat keamanan yang tinggi itu.

"Kamu sendiri gimana?" Michel malah kembali bertanya.

"Aku.. hmm..."

-Bersambung-

Note: Data center atau pusat data ini merupakan sebuah infrastruktur teknologi yang menjadi pusat penyimpanan data dalam skala besar. Biasanya, data center juga digunakan sebagai tempat instalasi komputer server tingkat enterprise yang berisi database untuk website atau aplikasi (dewaweb.com).

Yuk dukung karya ini, dengan like, koment, gift dan vote. Terima kasih.

1
christin novip
Setting cerita awal di indonesia kan ya ?
Jarak tempuh indonesia ke washington dc itu setau saya sekitar 23jam. Apa iya, indonesia washington cuma 14jam ? hanya koreksi aja sih ..maaf ya 🙏
Shee_👚
jangan pelit² suara morgan tar di tikung orang lagi😂😂😂
Shee_👚
pada hal q mendukung sama abang morgan
Shee_👚
Frans anak Damon ini
Shee_👚
jangan² si franz anaknya Donald
Omah Tien
bihung ya anak nya baik bapak nya jahat
Omah Tien
harus nya semua di kasi belajar menebak pedang ini dr kecil cuma belajar gitu aja 4 orang aja hampir g bisa payah cumatau iti aja
Omah Tien
bdoh nya ko semua orang di ks tau umur nua bego
Omah Tien
jd malas baca nya
Omah Tien
serem ketemu anak musuh g enak kalau pacaran sm anak musuh
Toko Arezky cianjur
seru nih
Eskael Evol
apakah Marie seorang mafia
Eskael Evol
syukur lah penantian Calvin berubah manis
Eskael Evol
wah! papa Edward kocak juga
Eskael Evol
syukur lah ahirnya runtuh juga tembok penghalang
Eskael Evol
keren thor good job👍🙏❤💪
Eskael Evol
sabar ya babang Morgan
Eskael Evol
Calvin selalu di garda terdepan
Eskael Evol
waduh kabur penjahatnya
Eskael Evol
mampukah Calvin mengambil hati Edward
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!