Jangan Plagiat!!
👍 Berfikirlah dengan kemampuanmu sendiri.
Tujuh tahun berlalu..
dan mereka di pertemukan kembali dan menjalin kasih sayang.
Namun sangat di sayangkan kisah cinta mereka tidak seindah yang mereka bayangkan kehadiran seseorang di masa lalu.
Membuat sang Tuan Muda dilema dan frustasi.
Apakah dia akan mempertahankan hubungannya?
Atau akan kembali dengan cinta masa kecilnya?
Ikuti kisahnya.
Season 2
Menceritakan tentang anak-anak mereka dan juga kisah cinta mereka.
Rava seorang pria tampan dan dingin juga kejam,jatuh cinta kepada gadis cantik yaitu Angel.
Setiap Angel mendapat masalah Rava selalu ada untuknya.
"Aku tidak meminta bantuanmu,"ucap Angel,memalingkan wajahnya.
"Mungkin kita berjodoh,"ucap Rava dengan entengnya.
Dan bagaimana dengan kisah Kenan yang selalu di buat kesal oleh cleaning servisnya karena selalu membuat masalah baginya.
"Prita..kau ceroboh sekali,"kesal Kenan.
"Maafkan saya Tuan,"Prita menundukkan kepalanya.
Akankah mereka saling jatuh cinta?
Begitu juga bagaimana dengan kisah cinta Aquila,Thalia dan juga Christian.
Ikuti kisahnya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon rheny, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Dimanakah Kamu?
Jangan menangis lagi," ucapnya
Seorang gadis pun mendongakkan kepalanya dan berkata.
"Jangan pergi lagi,aku mohon padamu,"
Pria itu hanya tersenyum lalu dia pergi meninggalkannya.
"Aku mohon jangan pergi....Hiks hiks hiks," isak tangisnya pun mulai pecah
"Jangan"
"jangan"
"jangan"
"JANGAN............"teriak seorang gadis
Dengan nafas terengah-engah serta keringat bercucuran di seluruh tubuhnya lalu gadis itu menoleh dan melihat jam masih malam,dia pun turun dari ranjangnya dan mengambil air minum.
Gadis itu lalu duduk sambil meminum air yang dia bawa lalu dia memijat pelipisnya karena kepalanya terasa pusing,lalu dia melihat ke arah kalung yang dia pakai lalu membuka penutupnya dan terlihat sebuah foto anak kecil yang sedang tersenyum.
Kamu dimana sebenarnya,sudah lama sekali dan baru kali ini aku bermimpi tentangnya. gumam Tresya
Gadis itu adalah Tresya sudah lama dia tidak pernah bermimpi seperti itu dan baru sekarang dia bermimpi tentang Dia.
Lalu dia pun kembali ke kamarnya untuk tidur kembali karena dia masih merasa lelah.
Kriringgg kinggggg kringg
Suara alarm pun berbunyi membangunkan gadis yang masih terlelap dia sama sekali tidak terganggu dengan suara alarm tersebut.
Dia adalah Tresya yang bangun tengah malam karena bermimpi buruk!!
---------
Pada pukul 07:30
Tresya baru bangun lalu dia melihat jam dan membulatkan matanya lalu Tresya pun bangun dan meloncat dari tempat tidurnya.
"Aaaakhhhh aku telat," Tresya melompat dari tempat tidur.
Dengan cepat Tresya memakai pakaian lalu dia segera keluar dari rumah dan dia pun tidak sempat sarapan.Di perjalanan sudah tidak terlalu padat karena sudah memasuki jam kerja.
Tresya melihat jam di pergelangan tangannya.
Astaga aku telat,habislah aku.Tresya menepuk keningnya.
Akhirnya Tresya pun berjalan mencari taxsi dan akhirnya ada taxsi yang kosong Tresya pun masuk ke dalam mobil taxsi tersebut.
------
Andra yang dari tadi bolak-balik menunggu Tresya pun belum bisa tenang karena sudah lewat beberapa menit dia belum kunjung datang.
Sementara Dairus menyuruh Andra ke ruangannya lalu dengan langkah kaki yang lemas Andra pun masuk ke ruangan Bosnya.
Tok tok tok
"Masuk," ucap Dairus dari dalam.
Andra pun masuk ke dalam dengan wajah menunduk,dan membuat Dairus merasa ada yang aneh pada Andra.
"Andra ada apa,kenapa wajahmu seperti itu?!" tanya Dairus
"Tuan,maafkan saya..."belum selesai Andra mengatakan sesuatu tiba-tiba pintu ruangan terbuka.
Brakk!!!
Host...Host....
Nafas seseorang terengah-engah dengan bahu turun naik seirama dengan tarikkan nafasnya.
"Kau, kenapa berkeringat seperti itu?" tanya Dairus
"Aku ter...." kata-katanya tertahan seolah ada yang menahan di tenggorokkannya.
Jika aku mengatakan aku terlambat bangun,habislah aku. batinya.
Dairus memicingkan matanya begitu juga dengan asisten Andra pun sama menatap dirinya dengan aneh.
Setelah dia bisa mengatur nafasnya barulah dia akan memberikan alasannya kenapa dia bisa terlambat.
Dia menatap kedua orang tersebut yang sedang menatap dirinya dan hawa dingin yang menusuk ke tulangnya.
"Aku...Ter.....lambat Tuan," ucapnya tersenyum canggung dan dia mengusap tengkuk lehernya yang terasa dingin.
Dairus pun mengeretakkan giginya dia sangat kesal dan geram pada gadis yang ada di hadapannya.
"Mata empat kenapa kau terlambat,berikan alasannya padaku!" Rayyen melipat tangannya di dada dan berjalan mendekatinya.
Mata empat lagi,namaku ini Tresya Tuan Muda sombong. batin Tresya.
"Karena di jalan macet Tuan jadi saya telat," ucap Tresya di menundukkan kepalanya.
Dairus hanya bisa menggelengkan kepalanya lalu dia mengibaskan tangannya pada Tresya.
"Kembali ke ruanganmu!" usirnya.
"Baik Tuan"
Tresya pun kembali ke ruangannya dengan mengusap keringatnya,lalu dia menaruh tasnya dan duduk fikiran Tresya pun entah kemana.
Apa arti dari mimpi semalam ya,apa dia benar-benar meninggalkanku. batin Tresya.
Andra pun ke ruangannya lalu dia memanggil nama Tresya namun yang di panggil tidak menjawabnya.
"Sya...Sya.. Sya...Syasa...." panggil Andra.
Tersya pun kaget dan menoleh ke arah suara yang memanggilnya.
"Hah...Ada di laci!" ucap Tresya tanpa sadar
Andra mengerutkan keningnya."Apa yang di laci Sya".
"Hah..Tuan Andra ada apa ya?"
Andra pun menggelengkan kepalanya karena Tresya sama sekali tidak fokus.
Apa yang di fikirkan gadis ini. batin Andra.
"Tuan Muda ingin kopi,kau buatkan!" titah Andra.
"Baik Tuan"
Tresya pun bergegas ke pantry untuk membuatkan kopi lalu dia pun mengantarkan kopi tersebut ke ruangan Rayyen.
tok tok tok
"Masuklah,"ucap Dairus.
Tresya pun masuk ke dalamnya lalu dia meletakkan kopi di meja Dairus,lalu masuklah seseorang gadis cantik dengan pakaian seksinya dia menghampiri Dairus.
"Kak Dairus," ucapnya
"Kau,untuk apa kemari hah!" ucap Dairus dengan sorot mata tajam.
Gadis itu pun mendekati Dairus dan memeluk lengan Dairus,sementara Tresya pun memalingkan wajahnya.
"Kak Dairus,aku merindukanmu!" ucapnya manja.
Dairus pun menarik tangannya dari pelukkan gadis itu.
"Enyalah kau Anggi!" usir Dairus.
"Tuan,aku akan melajutkan pekerjaanku," ucap Tresya melangkah keluar.
" Syasa", panggil Dairus.
Tresya pun menoleh."Ada apa Tuan?"
Dairus pun menghampiri Tresya dan merangkulnya Tresya,dia terkejut di perlakukan seperti itu.Dia menatap Dairus dengan tatapan tidak bisa di mengerti.
"Tuan apa yang kau lakukan," ucap Tresya gugup wajahnya memerah.
"Sst diam ikuti saja apa kataku," bisik Dairus.
Tresya pun diam saja dia mengikuti apa yang di katakan oleh Dairus,sedangkan Anggi menatap Tresya dengan tatapan tajam dan tangannya juga mengepal.
"Kau mata empat,apa yang kau lakukan dengan tunanganku,cepat lepaskan dia!" Anggi menghampiri Tresya dan akan menarik tangannya.
Tapi Anggi gagal karena Dairus menahannya.
Greb..
"Jangan pernah kau menyentuhnya,maka akan ku patahkan tanganmu!" Dairus menatap dengan sorot mata tajam dan menghempaskan tangan Anggi.
"Urusan kita belum selesai mata empat," ancam Anggi.
Setelah kepergian Anggi lalu Dairus pun melepaskan rangkulannya dan mendorong Tresya.
"Pergilah kau," ucap Dairus
Tresya menatap tajam Dairus dengan tangan mengepal lalu dia pun memanggil Dairus.
"Tuan,tunggu sebentar!" pinta Tresya
Dairus pun menoleh dan menatap Tresya lalu Tresya pun mendekatinya tanpa Dairus sadari,Tresya menatap Dairus dengan senyum liciknya.
"Ada apa,kenapa kau tersenyum seperti itu!" ucap Dairus.
Semakin lama Tresya semakin dekat dengan Dairus,laluTresya pun menginjak kaki Dairus sampai dia kesakitan.
Bugh..!!!!
"Akhhhhhh,apa yang kau lakukan mata empat" Dairus kesakitan.
Lalu Tresya pun berlari meninggalkan Dairus dia keluar ruangan dan dia menabrak seseorang.
"Akhh",Tresya hampir terjatuh.
Lau dengan sigap seseorang tersebut menarik tangan Tresya dan Tresya menatap seseorang itu.
"Terima kasih asisten Andra ," ucap Tresya.
Seseorang yang menolong Tresya adalah asisten Andra.
"Lain kali hati-hati!" ucapnya,lalu pergi meninggalkan Tresya.
------------
Setelah selesai dengan pekerjaannya akhirnya Tresya pun pulang tapi sebelum dia pulang ada hal yang penting yang harus dia cari tahu.
Tresya pun mendatangi panti asuhan yang sewaktu dia kecil dan mengingat kembali dengan seseorang yang pernah bertemu dengannya namun,dia pergi meninggalkannya.
Tresya pun menarik nafasnya sebelum dia mengetuk pintu tersebut.
"Hahh...Semangat Syasa !" ucap Tresya,lalu mengetuk pintu panti asuhan.
tok tok tok
"Tunggu sebentar," terdengar suara seseorang dari dalam.
Lalu seorang wanita paruh baya membuka pintunya dan dia pun kaget dan memeluk Tresya.
"Syasa.....Bagaimana kabarmu nak?" ucap ibu panti.
Tresya pun tersenyum kepada ibu panti.
"Syasa baik-baik saja bu?"
Lalu Tresya dan ibu panti pun masuk ke dalam rumah panti dan banyak anak-anak yang datang juga berlari-lari menghampiri Tresya.
"Kakak cantik kau datang?" ucap salah satu anak panti.
Tresya pun tersenyum."Iya sayang,kakak datang,ini kakak bawa makanan untuk kalian ambilah"
"Yeeahh..Terima kasih kakak!!"
Anak-anak panti pun tersenyum bahagia mereka pun membawa makanan tersebut untuk di makan bersama dengan teman yang lainnya.
Ibu panti merass bahagia melihat anak-anak begitu antusias terhadap Tresya,lalu ibu panti pun bertanya pada Tresya.
"Sya,ada apa nak?" tanya ibu panti.
"Aku rindu ibu Tata dan anak-anak juga ibu Milan,"ungkap Tresya.
"Ibu juga rindu padamu Sya,tapi sepertinya ada hal yang ingin kamu tanyakan pada ibu bukan?" tebak Ibu Tata.
Ibu selalu tahu apa yang ingin aku tanya. batin Tresya.
Bersambung
Semangat dan sukses selalu ❤️
semangat update ya!!!