NovelToon NovelToon
Sistem Raja Cuan Membangun Kampung Halaman

Sistem Raja Cuan Membangun Kampung Halaman

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Mengubah Takdir / Fantasi Isekai
Popularitas:13.6k
Nilai: 5
Nama Author: Nissa Safira

Lelah menjadi budak korporat di kota besar tanpa hasil dan malah dikhianati oleh orang terdekatnya, Yao Wi memutuskan menyerah dan pulang ke kota kelahirannya yang miskin dan terbelakang. Namun, siapa sangka keputusannya untuk menyerah justru menjadi titik balik hidupnya saat sebuah sistem misterius tiba-tiba aktif di kepalanya.

Ding!

​[Selamat datang, Tuan Rumah Yao Wi.]

​[Sistem ini bertujuan untuk membantu Anda mengubah kota kelahiran Anda yang tertinggal menjadi kota paling makmur di bumi.]

​[Aturan Utama Sistem: Tuan rumah akan menerima seratus ribu setiap hari dari setiap jiwa yang terdaftar resmi sebagai warga kota ini.]

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nissa Safira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 14

Prang!

Sebuah botol bir kaca hancur berkeping-keping setelah dilemparkan dengan keras ke dinding beton yang kusam.

Di dalam sebuah gudang tua yang pengap dan berasap rokok tebal, puluhan pria bertato terdiam menunduk ketakutan.

Di tengah ruangan itu, seorang pria berbadan gempal dengan bekas luka sayatan melintang di wajahnya berdiri dengan napas memburu.

Pria itu adalah Bos Naga, pemimpin absolut dari Geng Naga Hitam yang menguasai dunia bawah tanah Kota Linzhou selama satu dekade terakhir.

"Kalian bilang padaku bahwa seluruh Jalan Utama Sudirman sudah dibeli oleh satu orang pagi ini?" teriak Bos Naga dengan suara serak yang menggelegar.

"Dan kalian membiarkan tiga saudara kita dipukuli oleh kuli panggul kemarin tanpa berani membalas dendam?"

Seorang preman berbadan kurus melangkah maju dengan gemetar, mencoba memberikan penjelasan kepada bosnya yang sedang murka.

"B-bos, pemuda bernama Yao Wi itu bukan orang sembarangan, dia punya uang tunai yang sangat banyak," ucap preman kurus itu terbata-bata.

"Bahkan Walikota Sun tadi pagi ditekuk lututnya di depan markas besar mereka, kami tidak berani bergerak sembarangan."

Plak!

Bos Naga menampar wajah preman kurus itu dengan punggung tangannya hingga preman itu tersungkur ke lantai dengan hidung berdarah.

"Persetan dengan Walikota Sun, babi gemuk itu memang pengecut yang hanya berani memakan uang pajak," ludah Bos Naga penuh amarah.

"Jalan Utama Sudirman adalah sumber pemasukan utama kita dari uang keamanan bulanan."

Bos Naga mencabut sebilah parang panjang dari sarung kulit di pinggangnya, memantulkan cahaya lampu bohlam yang remang-remang.

"Jika jalanan itu dikuasai olehnya, seluruh anggota geng kita akan kelaparan bulan depan," geram Bos Naga sambil menatap anak buahnya satu per satu.

"Siapkan semua mobil pikap dan kumpulkan seluruh anggota kita, bawa semua senjata tajam yang kalian punya."

Bos Naga menyeringai sadis, membayangkan darah segar yang akan ia tumpahkan hari ini.

"Kita akan mendatangi jalanan itu sekarang juga dan memotong-motong pemuda sombong itu menjadi makanan anjing."

Suasana gudang yang tadinya tegang kini berubah menjadi riuh oleh sorakan buas dari puluhan preman yang haus darah.

Sementara itu, di bawah terik matahari siang yang menyengat, suasana di Jalan Utama Sudirman terlihat sangat berbeda dari biasanya.

Jalanan yang biasanya ramai oleh pedagang kaki lima dan pertokoan kumuh itu kini terlihat sangat lengang dan sepi.

Semua pemilik ruko sudah memindahkan barang-barang mereka sejak pagi setelah menerima transferan uang tunai dalam jumlah gila dari Shen Yue.

Di tengah jalanan yang kosong itu, Yao Wi berjalan santai dengan payung hitam besar yang dipegangi oleh asisten pribadinya dari belakang.

"Tuan Bos, total ada lima puluh ruko dan tiga lahan kosong yang sudah resmi berpindah nama ke Linzhou Corp," lapor Shen Yue sambil membaca data di tabletnya.

"Sangat efisien, Shen Yue," puji Yao Wi tanpa menoleh.

"Malam ini, aku akan menyuruh tim konstruksiku untuk meratakan semua bangunan kumuh ini dan membangun pusat perbelanjaan modern."

Shen Yue mengangguk paham, ia sudah tidak lagi mempertanyakan dari mana bosnya mendapatkan tim konstruksi super cepat tersebut.

Baginya, selama Yao Wi memiliki uang untuk membayarnya, keajaiban apa pun bisa terjadi di kota mati ini.

Ngiung! Ngiung!

Tiba-tiba, suara klakson mobil yang sangat bising dan agresif memecah kesunyian jalanan tersebut.

Dari ujung jalan raya, lima buah mobil pikap hitam melaju dengan kecepatan tinggi ke arah mereka.

Di bak belakang setiap mobil pikap itu, berdiri belasan pria bertampang preman yang mengacung-acungkan parang dan pipa besi ke udara.

Ciiiit!

Mobil-mobil itu mengerem mendadak, mengepung posisi Yao Wi dan Shen Yue dari dua arah sekaligus.

Asap tebal dari gesekan ban mobil dengan aspal mengepul di udara, membawa bau karet terbakar yang menyengat hidung.

Shen Yue secara refleks langsung melangkah maju, memposisikan tubuh langsingnya untuk melindungi Yao Wi dari depan.

Meskipun wajahnya sedikit pucat melihat puluhan preman bersenjata tajam, tidak ada sedikit pun niat darinya untuk lari meninggalkan bosnya.

Yao Wi tersenyum tipis melihat kesetiaan asistennya itu, lalu menepuk pundak Shen Yue pelan dan menariknya kembali ke belakang.

"Seorang CEO tidak seharusnya berdiri di garis depan menghadapi anjing liar, biarkan aku yang mengurus sampah-sampah ini," ucap Yao Wi dengan sangat tenang.

Pintu mobil pikap paling depan terbuka, dan Bos Naga melangkah turun dengan parang panjang di bahunya.

Ia meludah ke aspal lalu berjalan mendekati Yao Wi dengan langkah angkuh, diikuti oleh lima puluh anak buahnya yang menyebar menutup jalan pelarian.

"Jadi kau yang bernama Yao Wi? Bocah kemarin sore yang berani mengusik wilayah kekuasaan Geng Naga Hitam?" sapa Bos Naga dengan nada merendahkan.

Yao Wi melipat tangannya di dada, menatap puluhan preman itu dengan tatapan datar yang sama sekali tidak memancarkan ketakutan.

"Wilayah kekuasaan? Setahuku, seluruh tanah yang kau injak saat ini adalah milik pribadiku secara sah," balas Yao Wi dengan suara dingin.

"Aku justru sedang berpikir bagaimana cara membersihkan jalananku ini dari hama yang menjijikkan seperti kalian."

Mata Bos Naga membelalak marah mendengar keberanian pemuda yang sedang dikepung ini.

"Mulutmu besar sekali, Nak, kau pikir uangmu bisa melindungimu dari tebasan parangku hari ini?" tawa Bos Naga dengan suara serak.

"Di jalanan ini, hukum uang tidak berlaku, yang berlaku hanyalah hukum siapa yang paling kuat meneteskan darah."

Bos Naga mengangkat tangannya, memberikan isyarat kepada puluhan anak buahnya untuk bersiap menyerang kapan saja.

Shen Yue meremas ujung jasnya dengan panik, ia sadar bahwa bosnya sangat kaya, tapi kekayaan tidak bisa menangkis benda tajam secara fisik.

Namun, di saat krisis yang mengancam nyawa itu, Yao Wi justru tersenyum sangat lebar hingga memperlihatkan deretan giginya.

Ding!

Sebuah suara mekanis berdenting di dalam kepala Yao Wi, memunculkan layar biru transparan yang hanya bisa dilihat olehnya.

[Mendeteksi ancaman fisik tingkat tinggi terhadap keselamatan Tuan Rumah.]

[Fitur Layanan Keamanan Elit Terbuka. Tuan Rumah dapat menyewa satuan pengawal pribadi dari dimensi bayangan.]

[Biaya sewa untuk satu peleton pasukan elit bersenjata lengkap adalah Rp. 5.000.000.000,- untuk kontrak seumur hidup di dalam batas kota.]

Yao Wi tidak berpikir dua kali saat melihat nominal yang diminta oleh sistem tersebut.

Lima miliar mungkin terdengar besar, tapi itu sama persis dengan jatah uang hariannya yang belum ia sentuh sama sekali hari ini.

"Beli sekarang, panggil mereka ke sini dan pastikan mereka tidak meninggalkan satu pun tulang yang utuh dari hama-hama ini," perintah Yao Wi dalam hati tanpa keraguan.

Ding!

[Pembayaran sebesar lima miliar rupiah berhasil dipotong dari saldo Tuan Rumah.]

[Pasukan Bayangan tingkat satu sedang dikerahkan ke koordinat Anda dalam waktu lima detik.]

Bos Naga yang tidak tahu apa yang sedang terjadi, mengira senyuman Yao Wi adalah bentuk penghinaan terakhir kepadanya.

"Habisi dia! Cincang tubuhnya tapi biarkan wajahnya utuh agar aku bisa mengirimkannya ke Walikota Sun!" teriak Bos Naga memberikan perintah eksekusi.

Lima puluh preman itu mengaum buas dan berlari serentak ke arah Yao Wi dan Shen Yue dengan senjata tajam terangkat tinggi.

Satu...

Dua...

Tiga...

Empat...

Lima.

Sruuush!

Tepat saat parang pertama hampir menyentuh dahi Yao Wi, suhu udara di jalanan itu mendadak turun drastis menjadi sangat dingin.

Sebuah bayangan hitam pekat tiba-tiba melesat jatuh dari langit-langit ruko di atas mereka dengan kecepatan yang mustahil dilihat mata manusia.

Bugh! Krrrak!

Sebuah tendangan memutar yang luar biasa keras menghantam dada preman terdepan itu.

Suara tulang rusuk yang patah terdengar sangat jelas dan mengerikan saat tubuh preman itu terpental ke belakang belasan meter layaknya boneka kain.

Semua preman menghentikan langkah mereka secara tiba-tiba, mata mereka terbelalak menatap sosok baru yang kini berdiri berlutut di depan Yao Wi.

1
Fajar Fathur rizky
aturan mentri zhou di bantai
Hadi Hadi
mantap🤭
Hadi Hadi
sikat💪
Hadi Hadi
up up
Kirigaya Haruto
tinggi gedungnya 5 kali burj khalifah
Kirigaya Haruto
alur ceritanya bagus dan gak berbelit-belit walaupun aku gak tau uangnya dari mana bisa ngeluarin uang sebanyak itu
Fajar Fathur rizky
hahahaha mampus kau
Kirigaya Haruto
linzhou itu kota di China gimana bisa di linzhou ada jalan sudirman yang lekat sama kota2 di Indonesia
Kirigaya Haruto
kan harusnya jumlah uangnya itu 4.348.550.000 kenapa dia bisa ngeluarin 5m hari ini kan uangnya seharusnya gak cukup
Kirigaya Haruto: aku sebagai pembaca veteran selalu menemukan pola yang sama jumlah uang yang keluar sama jumlah uang yang masuk itu gak seimbang banyakan uang keluar dari pada uang yang masuk
total 2 replies
Hadi Hadi
up💪
Nissa Safira: terima kasih kaka hadi🥰🙏
total 1 replies
Hadi Hadi
up up up💪
Hadi Hadi
lanjut💪
Hadi Hadi
good😍
Hadi Hadi
semangat💪
Hadi Hadi
mantap😍😍💪
Hadi Hadi
semangat💪
Hadi Hadi
bantai💪
Hadi Hadi
mantap
Hadi Hadi
sikat
Hadi Hadi
lanjut💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!