NovelToon NovelToon
Istri Rahasia Tuan Arjuna

Istri Rahasia Tuan Arjuna

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Nikah Kontrak / CEO
Popularitas:4.1k
Nilai: 5
Nama Author: e_Saftri

"Saya akan berikan kamu satu milyar, jika kamu bisa melahirkan anak laki-laki untuk saya!"

Demi kesembuhan sang ibu, malam itu Aluna mengambil keputusan yang begitu besar dalam hidupnya

Arjuna Bimantara, pengusaha ternama yang ingin mencari seorang wanita untuk melahirkan penerus bagi Bimantara sebab istrinya yang super model menolak memberikan anak

Akankah kesepakatan Arjuna dan gadis muda itu menghadirkan cinta? Atau selamanya Aluna hanya akan menjadi istri rahasia pria bernama Arjuna?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon e_Saftri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

TIGA BELAS

"Tuan"

"Hmm" Arjuna membalas dengan gumaman. Saat ini Aluna tengah bersandar di dadanya

Sebenarnya berada diposisi seperti ini, membuat jantung Aluna tidak karuan. Ia tak pernah duduk begitu dekat dengan seorang pria

"Jika mereka semuanya laki-laki, artinya saya dapat dua milyar?"

Arjuna menurunkan wajahnya, tatapannya bertemu dengan mata bulat nan menggemaskan milik sang istri

"Maksud kamu?"

"Ya kan perjanjiannya, saya lahirkan bayi laki-laki dan mendapatkan satu milyar sebagai bayarannya, sekarang saya mengandung dua bayi, kalau dua-duanya laki-laki artinya saya dapat dua milyar"

Arjuna terkekeh, apa dikepala istrinya ini hanya ada uang saja? Aluna bahkan begitu antusias jika bicara perihal uang

"Jika mereka laki-laki, maka kamu akan dapatkan dua milyar itu" Jawab Arjuna membuat wanita itu menarik diri

Aluna duduk dan menatap wajah tampan suaminya "Tuan serius kan? Astaga, saya gak bisa bayangin sebanyak apa dua milyar"

Terlihat sekali jika wanita ini sangat bahagia. Arjuna senang melihat senyum nya hingga tanpa sadar ikut menarik sudut bibirnya

"Tuan tersenyum?" Aluna tampak kagum melihat wajah suaminya yang untuk pertama kalinya tersenyum

"Itu bagus, tuan harus sering tersenyum. Belajarlah untuk dicintai bukan ditakuti"

"Maksud kamu?"

"Tuan lihat orang-orang itu? Mereka tidak menghargai tuan, tapi takut" Maksud Aluna adalah para pelayan dirumah ini

"Itu bagus, saya tidak suka orang-orang menganggap saya lemah karena bersikap lembut, kamu juga harus seperti itu"

"Saya tidak mau, saya suka berteman sama semua orang. Jika mereka takut, mereka tidak akan merasa sedih saat saya sakit tapi malah sebaliknya"

Arjuna diam, berpikir. Gadis kecil ini ada benarnya "Saya tahu tuan merasa kesepian, itu karena tuan tidak ingin dekat dengan semua orang"

"Kamu sok tahu" Arjuna hendak menarik lagi istrinya

"Tuan mau tidur disini?" Tanya Aluna, karena biasanya Arjuna akan pergi setelah menuntaskan hasratnya

"Memangnya saya harus tidur dimana?"

"Tuan kan punya kamar sendiri"

"Saya ingin bersama istri saya, sudahlah ayo tidur!" Aluna kembali berbaring diatas dada bidang suaminya

"Saya mau mandi dulu! Badan saya rasanya lengket" Keluh Aluna

"Besok saja!"

"Tapi.."

"Kamu tidur sekarang, atau mau saya tiduri?" Arjuna mengancam

Takut, wanita hamil itu segera menutup matanya. Terlihat sekali jika wanita itu belum tidur

Arjuna mengeratkan pelukannya, mungkinkah ini kehidupan yang selama ini ia inginkan

Ia seperti berada saat dimana sang ibu masih ada, Aluna membuatnya banyak bicara dan ia suka

Pagi yang membuat Aluna begitu bahagia, rasanya sudah sangat lama. Ia ingin segera memeluk wanita yang telah melahirkannya itu

"Aluna" Tetangga samping rumah menegur saat Aluan keluar dari mobil mewah suaminya

"Bu Erni, selamat pagi" Sapa Aluna dengan ramah

"Selamat pagi, udah lama banget loh kamu gak keliatan"

"Iya, Aluna kerja Bu"

"Ohh, ini siapa?" Tanya wanita paruh baya itu pada pria yang berdiri tegap disamping Aluna

"Ini majikannya Aluna" Ucapnya berbohong, lagi pula tidak mungkin mengatakan siapa pria ini sebenarnya

"Ganteng banget majikan kamu Lun" Wanita paruh baya itu terkikik

"Ah ibu bisa saja! Luna masuk dulu yaa Bu" Aluna masuk bersama suaminya, Arjuna setia dengan wajah dinginnya

Jika tahu akan ketempat seperti ini, lebih baik ia perintahkan saja Joseph untuk menemani Aluna

"Aluna"

"Ibu" Aluna memeluk wanita yang telah melahirkannya itu, berbulan-bulan tidak bertemu membuatnya sangat rindu

"Kamu apa kabar nak? Kamu kok gak pernah telepon? HP kamu juga mati" Ujar Diah, sambil mengusap pipi putrinya

"Maaf ya Bu, Luna emang jarang pegang HP kalau lagi kerja" Bohongnya

"Iya, ibu ngerti. Maaf yaa"

Aluna menggeleng, kembali ia peluk wanita paruh baya itu

Suara deheman Arjuna membuyarkan kehangatan itu, Aluna merasa tidak enak karena telah mengabaikan suaminya

"Bu, kenalin ini tuan Arjuna! Dia majikannya Luna" Diah mengangguk, tak berani mengulurkan tangan, takut pria yang terlihat berkelas ini tidak nyaman

"Bukannya waktu dirumah sakit bukan yang ini?"

Aluna ingat, saat dirumah sakit yang menjemputnya adalah Joseph

"Itu tuan Joseph, dia asistennya tuan Arjuna"

Diah mengangguk mengerti, orang kaya memang seperti itu, pasti memiliki asisten

"Ibu mau aku disini terus? Luna kangen sama masakannya ibu" Aluna sengaja memasang wajah cemberut

"Astaga maaf, ibu lupa. Ayo masuk, mari tuan!"

Diah mempersilahkan, Arjuna diam saja namun tetap melangkah masuk

"Silahkan duduk tuan! Maaf karena rumahnya seperti ini"

"Tidak masalah Bu, terima kasih"

"Sebentar ya nak, ibu ambilkan minum dulu! Adikmu masih disekolah soalnya" Diah masuk hendak membuat minuman, ia tak tahu apa yang harus dipersiapkan untuk pria seperti Arjuna ini

"Maaf yaa kalau tuan gak nyaman disini! Harusnya tadi minta sama Joseph saja buat nganterin" Ucap Aluna tidak enak hati

"Kamu lebih suka jalan sama Joseph?" Tanya Arjuna penuh selidik

"Bukan gitu, aduuh gimana yaa ngomongnya" Rasanya Aluna salah bicara saat ini

"Kamu tidak usah bicara apapun, saya tahu semuanya"

Aluna tidak lagi menjawab, terlebih sang ibu sudah datang dengan membawa nampan berisi tiga gelas teh hangat serta beberapa toples cemilan

"Ini berlebihan Bu"

"Maaf yaa tuan, saya hanya bisa menyiapkan ini. Aluna tidak mengabari jika mau datang, makanya saya tidak sempat belanja" Diah benar-benar tidak enak pada Arjuna

Pria dihadapannya ini jelas tidak terbiasa dengan makanan sederhana seperti ini, terlebih melihat penampilannya, semua yang melekat ditubuhnya terlihat mahal

Belum lagi pria bernama Arjuna ini tidak bicara, tidak ada yang bisa membaca raut wajahnya karena tidak pernah tersenyum

"Tidak masalah Bu, ini sudah cukup" Arjuna meraih gelas lalu menyesap teh nya

"Oh iya tuan, terima kasih karena berkat kebaikan tuan Arjuna saya masih bisa hidup sampai hari ini"

"Anak ibu sudah membayarnya" Arjuna berdehem "Maksud saya Aluna sudah mulai mencicil pembayaran nya"

Diah tersenyum "Aluna ini selalu memikirkan kebaikan orang lain, dia tidak peduli sama dirinya sendiri"

Arjuna tersenyum, ia pandangi sang istri yang duduk disampingnya

Aluna memang sangat lembut, bahkan pada para pelayan. Wanita seperti ini jelas tidak akan cocok bila menjadi pendamping seorang seperti Arjuna yang tidak menggunakan hati

1
Oma Gavin
aluna yg sabar ya ... kebahagiaan mu juga pasti akan datang meskipun bukan dgn arjuna biarkan ayah anak mu menikmati kebahagiaan palsu nya semoga jodoh aluna kedepannya bener" mencintai dan menerima aluna apa adanya
sunaryati jarum
Arjuna jangan buat istrimu yang hamil stres karena merindukanmu,nanti kamu yang rugi.Jujur sama kakekmu jika Zoya selingkuh dengan ayahmu itu penyebab ibumu meninggal ,dan kamu sudah beristri yang telah hamil anak kembar.
Lisa
Arjuna harus berani melindungi Aluna..klo g Aluna lari aj bersama Dokter Samuel yg jelas lebih baik drpd Arjuna.
sunaryati jarum
Jangan sampai ada yang menyentuh Aluna, Thoor.Arjuna terlalu pengecut seharusnya perselingkuhan mereka segera dibongkar.
sunaryati jarum
Kamu harus lindungi Aluna,posisimu seharusnya lebih kuat dari William ,dia hanya menantu.Pura- pura baik pada William dan membantu kampanye namun masukkan orangmu untuk jadi mata-mata merekam semua kecurangan William.Dan berikan pada saingannya.
sunaryati jarum
Kenapa belum ,pasang kamera di kamarmu bersama Zoya,Kau akan menemukan banyak bukti yang membuatnya bertekuk lutut.Pokoknya emak tidak ingin Aluna diketahui William, dan celaka.Jika itu terjadi emak berhenti mengikuti kisahmu .
sunaryati jarum
Cerita bagus
sunaryati jarum
Terlalu Arjuna membuat bumil selalu kelelahan,tapi itu juga menguntungkan Aluna,besok agar persalinan lancar tanpa Cesar.
sunaryati jarum
Jangan sampai keberadaan Aluna diketahui William dan Zoya.Mereka tenggelam dalam urusan kampanye pemilihan wakil walikota.
sunaryati jarum
Nah istri kecilnya telah melelehkan es kutub Utara,Arjuna. Semoga kau candu dan tumbuh benih cinta pada Aluna.Biarkan Zoya bebas bersama ayah brengsekmu.
sunaryati jarum
Makanya lemes dikit jangan seperti kanebo kering dan robot
sunaryati jarum
Yakin mau membebaskan Aluna, Arjuna.Bebaskan saja Zoya.Agar tidak hanya William yang dilayani.
sunaryati jarum
Sedikit berkurang kakunya Tuan Arjuna
sunaryati jarum
Semoga Aluna bisa melunakkan sikap kaku dan kejam Arjuna
Oma Gavin
akhirnya zoya ngga bisa bohong lagi udah di skak sama arjuna makanya jadi perempuan jgn gatel mertua sendiri diembat memang zoya dan william cocok lucknut mereka
Oma Gavin
demi kebaikan aluna terpaksa arjuna harus kejam jgn sampai aluna jadi sasaran william dan zoya
sunaryati jarum
Sungguh besar pengorbanan kamu demi ibumu
sunaryati jarum
Baru mampir
Eva Safitri: Makasih yaa udah mampir 😍
total 1 replies
Oma Gavin
makanya arjuna itu muka jgn jutek melulu kayak kulkas 8 pintu serem banget ngga salah dong aluna jujur apa adanya semoga twins nya cowo semua biar aluna dpt uang 2 ember dan saat lahiran tiba yg ada arjuna ngga bakalan melepas aluna
umi nur azizah
kka up lbh bnyak
Eva Safitri: Terimakasih udah mampir
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!