NovelToon NovelToon
Istri Yang Kau Sebut Mandul, Kini Menjadi Ratu

Istri Yang Kau Sebut Mandul, Kini Menjadi Ratu

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Penyesalan Suami
Popularitas:2.9k
Nilai: 5
Nama Author: @Pipin

Ditinggalkan tanpa harta yang sebenarnya adalah haknya, membuat Shella tidak mempunyai apapun, tapi siapa sangka, dia malah di dekati oleh pria yang lebih berkuasa dari suami lama nya, yang sudah ditemani nya sejak NOL..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon @Pipin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Korsleting Otak Level 2

Malam merayap semakin larut ketika operasional restoran akhirnya selesai. Nia yang sudah rapi mengenakan jaketnya baru saja melangkah keluar dari area loker karyawan, bersiap untuk pulang. Namun, langkahnya terhenti saat melihat sesosok pria jangkung baru saja masuk melalui pintu belakang.

"Loh, Pak Reygan? Tumben hari Sabtu malam ke sini? Wajah Bapak juga masih kelihatan agak pucat loh. Mau saya buatkan minuman hangat dulu, Pak?" tanya Nia ramah sekaligus cemas.

Reygan hanya menggeleng pelan sebagai jawaban. Sepasang mata tajamnya langsung bergerak mengitari ruangan, hingga akhirnya terkunci pada satu sosok wanita yang sedang terduduk lesu di pojokan dekat pintu keluar dapur—Shella.

"Kalau begitu saya pamit duluan ya, Pak. Mau mampir belanja beberapa bahan masakan untuk besok pagi," pamit Nia sopan.

Sebelum melangkah pergi, Nia melirik Shella sekilas lalu berbisik pelan pada Reygan. "Tadi saya sudah mengajak Mbak Shella pulang bersama, Pak. Tapi dia sepertinya malas beranjak karena saking melelahkannya hari ini. Kasihan, dari tadi cuma bersandar di dinding sambil melamun tanpa suara. Diajak pulang bareng pun menolak."

Setelah Nia pamit dan suasana dapur menjadi sepi, Reygan melangkah mendekat. Pria itu mengembuskan napas panjang. Sebenarnya, tindakan ini sangat konyol. Dokter di rumah sakit tadi pagi sudah melarangnya keras untuk keluar rumah dan menyuruhnya istirahat total di atas kasur. Tapi entah dorongan gaib apa yang membuat kedua kakinya justru menyetir mobil sendiri dan berakhir di tempat ini.

Lebih tepatnya, berakhir di depan wanita bermutut racun yang kini sedang memejamkan mata dengan kepala bersandar di dinding semen.

Reygan berdiri tepat di hadapan Shella, mengungkung bayangan wanita itu. "Shella..."

panggil Reygan dengan suara beratnya.

"Hmmmm..." sahut Shella malas, sama sekali tidak membuka matanya.

Karena saking lelahnya setelah mencuci ribuan piring, otak Shella sedang mengalami penurunan fungsi secara drastis. Ditambah lagi, posisi duduknya yang remang-remang di dekat pintu pembuangan sampah luar membuat indranya tumpul.

Mendengar suara bariton yang memanggil namanya, Shella langsung teringat pada Bang Jaka—tukang parkir seberang jalan yang hobi menggodanya setiap kali ia keluar untuk membuang kantong sampah restoran.

"Aduh, Bang Jaka... malam ini mending Abang tiarap deh, jangan ganggu saya dulu," cerocos Shella dengan suara serak, masih setia memejamkan mata karena kelopak matanya terasa seberat beban hidup.

"Saya ini capek banget, asli! Jangan harap dapat uang tip parkir gaib dari saya malam ini ya. Dompet saya lagi kena skorsing. Pergi sana, hus! Atau saya siram pakai air sisa bilasan lemak ayam baru tahu rasa kamu!" ancam Shella sambil mengibaskan tangan di udara, mengusir sosok di depannya seolah sedang mengusir lalat hijau.

Kedua alis Reygan langsung menukik tajam sampai hampir menyatu. Matanya melotot tidak percaya. 'Bang Jaka?! Tukang parkir gaib?! Dia menyamakan pesona ketampanan tingkat internasional seorang Reygan Aliansyah dengan abang-abang tukang parkir?!' batin Reygan, harga dirinya yang setinggi langit pencakar langit langsung tersenggol hebat.

"Shella. Coba kamu buka matamu dan lihat baik-baik siapa yang sedang berdiri di depanmu sekarang," ujar Reygan kesal.

Mendengar intonasi suara yang tidak asing dan aura intimidasi yang mendadak mencekik leher, bulu kuduk Shella seketika meremang. Kesadarannya langsung kembali melesat ke angka seratus persen.

SRET!

Shella membuka matanya lebar-lebar. Fokus pandangannya yang tadinya buram perlahan mulai jernih, menangkap siluet sepatu pantofel mahal, celana kain berpotongan pas, hingga wajah tampan nan pucat yang sedang menatapnya dengan pandangan ingin menelan orang hidup-hidup.

"P-Pak Reygan?!" pekik Shella spontan, langsung menegakkan tubuhnya hingga kepalanya hampir membentur dinding.

Ia mengerjapkan mata beberapa kali, memastikan bahwa ia tidak sedang berhalusinasi melihat hantu kapitalis. "Loh? Bapak kok bisa ada di sini? Bukannya kata Dokter tadi Bapak harus bedrest karena asma Bapak nyaris menjemput ajal?"

"Kalau saya tidak ke sini, saya tidak akan pernah tahu kalau asisten dadakan saya ternyata punya hubungan gelap dan sering digoda oleh tukang parkir bernama Bang Jaka itu," sindir Reygan ketus, namun entah kenapa ada nada tidak suka yang terselip di sana.

Wajah Shella seketika memerah padam karena malu setengah mati. Aduh, bisa-bisanya mulutnya yang biasa dibilang cerdas ini salah mengira bos miliarder sebagai tukang parkir!

"Y-Ya lagian Bapak lagak-lagoknya mirip tukang parkir! Datang-datang tidak pakai suara, langsung berdiri di depan saya yang lagi koma begini! Lagian... Bapak ngapain sih ke sini? Kangen ya sama saya?"

1
Lili Inggrid
lanjut..
Pipin: mksih udh mmpir kk, siap ☺
total 1 replies
𝓮𝓵𝓯𝓪𝓷𝓪𝔂𝓪 ₳ⱤⱤ₣₳₳ 🕸🌪
semoga shella dpt yg lebih² segalanya dari reygan
Pipin: Kedepan kita liat alur nya kak 😍
total 1 replies
𝓮𝓵𝓯𝓪𝓷𝓪𝔂𝓪 ₳ⱤⱤ₣₳₳ 🕸🌪
shella shella bucin emang bikin orang bego sih
Pipin: Dmana aja sama kk 😂
total 1 replies
Adinda
semoga shella didekatin CEO ganteng biar Reagan cemburu
Pipin: kwkwkwk, apa msukin tokoh lain ya 😍
total 1 replies
Firmahadi
halo bos ku izin mampir
Pipin: hallo
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!