NovelToon NovelToon
Terikat Janji dengan Mantan Mesum

Terikat Janji dengan Mantan Mesum

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / CEO / Percintaan Konglomerat / Dark Romance / Mantan / Romansa
Popularitas:1k
Nilai: 5
Nama Author: Ladies_kocak

Di bawah nama besar Marga Vareksa—keluarga yang dikenal memiliki kekuasaan tak terbatas, koneksi ke segala penjuru, dan hati yang sekeras batu—Areksa Vareksa kini berdiri di puncak kekuasaan sebagai CEO termuda dalam sejarah perusahaan. Dingin, tajam, tak segan menyingkirkan siapa saja yang berani mengganggu jalannya. Bagi dunia luar, ia adalah sosok yang menakutkan; kejamnya mewarisi setiap tetes darah keluarganya, tak ada ruang untuk belas kasih—apalagi cinta.

Namun takdir punya cara paling kejam untuk membalas masa lalu.

Ia dijodohkan dengan putri dari keluarga konglomerat sekelas Vareksa. Dan saat wajah gadis itu terlihat jelas, dunia Areksa seakan berhenti berputar: Zevanna. Mantan kekasihnya—yang pernah ia sakiti, yang pernah ia tinggalkan tanpa kata, yang masih menyimpan luka mendalam akibat sifatnya yang liar dan tak terkendali.

Zevanna juga sama terkejutnya atas perjodohan itu dengan Areksa, si mantan mesum. Salah satu yang Zevanna benci. Akankah mereka bersatu kembali?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ladies_kocak, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 3: Pengorbanan di Atas Meja Aliansi

Ketegangan di dalam ruang keluarga utama kediaman Valerius mencapai puncaknya malam itu, beberapa jam sebelum mereka melangkah keluar menuju acara makan malam akbar yang sudah dijadwalkan.

Tuan Danuel Valerius, pria tua yang memegang kendali penuh atas seluruh kekayaan dan dinasti bisnis keluarga, duduk tenang di kursi kebesarannya. Meskipun usianya sudah lanjut dan ia harus bertumpu pada tongkat kayu berkepala perak, aura kepemimpinannya sama sekali tidak pudar. Sinar matanya masih sangat tajam, sanggup membuat siapa saja berpikir dua kali sebelum berani membantah ucapannya.

Di samping kanannya, Zevanna duduk santai. Jari-jari lenturnya dengan telaten memijat lembut tangan sang kakek yang mulai keriput, mencoba memberikan ketenangan di tengah dinginnya atmosfer ruangan. Sementara di seberang mereka, Paman Bram, Bibi Melinda, dan Valerie duduk dengan posisi tubuh kaku. Valerie melipat kedua tangannya di dada dengan bibir cemberut.

Matanya tak henti-henti melemparkan tatapan sinis dan penuh rasa tidak suka ke arah Zevanna.

"Pertemuan dengan keluarga Vareksa malam ini sangat penting buat masa depan dinasti kita," suara berat Tuan Danuel memecah keheningan ruangan. Setiap kata yang diucapkannya terdengar pelan, namun tegas tanpa ragu. "Aliansi ini bukan cuma soal bisnis saham atau penguasaan pelabuhan. Ini soal menjaga posisi Valerius agar tetap berada di puncak. Dan sesuai dengan kesepakatan lama, perjodohan ini harus tetap berjalan demi menyatukan kedua keluarga."

Mendengar hal itu, Valerie langsung menegakkan posisi duduknya. Senyum tipis yang angkuh mulai terukir di bibirnya yang dipulas lipstik merah terang. Sejak ia masih kecil, ibunya selalu membisikkan bahwa dialah yang kelak akan menjadi pendamping Areksa Vareksa. Menjadi istri dari pria paling sukses, tampan, dan disegani di dunia bisnis adalah impian terbesarnya untuk mengukuhkan posisi di kalangan sosialita atas.

"Tentu saja, Kakek," sahut Valerie dengan nada suara yang dibuat manis dan penuh percaya diri. "Aku sudah bersiap dari jauh-jauh hari untuk malam ini. Aku janji tidak akan membuat Kakek malu atau memalukan nama keluarga di depan keluarga Vareksa."

Namun, Tuan Danuel tidak membalas senyuman itu. Pria tua itu hanya menghela napas pendek, menatap Valerie sejenak, lalu beralih melihat Zevanna di sampingnya dengan pandangan lembut yang sarat akan rasa penyesalan atas masa lalu.

"Tapi setelah Kakek pikir-pikir lagi dan mempertimbangkan banyak hal..." lanjut Tuan Danuel tenang. "Kakek memutuskan kalau Zevanna yang akan maju untuk perjodohan ini, menggantikan Valerie."

Seketika, ruangan besar itu menjadi sangat hening sebelum akhirnya pecah oleh kepanikan.

"Apa?!" seru Valerie kaget. Ia langsung berdiri spontan dari sofanya tanpa peduli lagi pada etika sopan santun. Wajah cantiknya berubah merah padam dalam sekejap. "Kakek! Ini tidak adil! Dari kecil kan aku yang disiapkan buat Areksa! Aku yang belajar semua hal soal mereka, aku yang kenal dia dari dulu! Kenapa tiba-tiba anak ini yang ditunjuk?!"

"Valerie! Jaga sikap dan bahasamu!" tegur Tuan Danuel tegas sambil menepuk pelan lengan kursinya hingga menimbulkan suara ketukan nyaring. "Zevanna itu cucu Kakek juga, anak dari putri bungsu Kakek. Keputusan Kakek sudah bulat dan tidak bisa diganggu gugat. Keluarga Vareksa menginginkan aliansi dari garis keturunan utama, dan Kakek memilih Zevanna untuk mewakili nama Valerius!"

Bibi Melinda yang tidak terima melihat masa depan putrinya terancam runtuh langsung menyenggol lengan suaminya agar ikut angkat bicara.

"Ayah, tolong dipikirkan baik-baik lagi," kata Paman Bram coba menengahi dengan nada berpura-pura cemas. "Areksa Vareksa itu dikenal sebagai pria yang sangat dingin, tegas, dan tidak punya ampun dalam dunia bisnis. Zevanna kan baru saja kembali ke rumah ini dan belum terbiasa dengan gaya hidup lingkungan kita. Bagaimana kalau dia malah canggung atau salah sikap di sana?"

"Iya, benar kata Mas Bram, Ayah," tambah Bibi Melinda cepat dengan raut muka dibuat prihatin. "Zevanna juga cuma lulusan universitas lokal sederhana, beda sama Valerie yang lulusan luar negeri. Kita cuma takut kalau nanti keluarga Vareksa merasa kurang berkenan atau malah tersinggung disodori menantu yang... yah, asal-usulnya agak berbeda."

Mendengar sindiran halus yang dilemparkan bertubi-tubi itu, Zevanna tidak tampak sedih atau berkecil hati sedikit pun. Ia pelan-pelan menghentikan pijatannya pada tangan sang kakek, lalu mengangkat kepala dan menatap paman serta bibinya dengan sangat tenang, sebuah tatapan santai namun dingin yang justru membuat Paman Bram dan Bibi Melinda makin salah tingkah.

Di dalam benaknya, Zevanna mulai menimbang-nimbang situasi dengan cepat.

Menikah dengan pria asing bernama Areksa dari keluarga Vareksa yang katanya sangat dingin dan tak tersentuh memang terdengar cukup berisiko. Namun, jika ia harus terus tinggal di dalam rumah ini bersama paman, bibi, dan sepupunya yang selalu mencari cara untuk menjatuhkannya setiap hari, hidupnya tidak akan pernah tenang. Kakeknya juga sudah makin tua dan sakit-sakitan; beliau tidak akan bisa terus-terusan menjadi perisai untuk melindunginya dari intrik keluarga ini.

Pindah ke keluarga Vareksa melalui pernikahan bisnis justru bisa menjadi jalan keluar terbaik yang masuk akal. Selain memberinya posisi dan status yang aman secara hukum, ia bisa melangkah keluar dengan kepala tegak dari rumah Valerius yang penuh kepalsuan ini.

"Kakek," panggil Zevanna lembut namun mantap, memotong perdebatan yang mulai memanas di antara para tetua.

Tuan Danuel beralih menatap cucunya dengan binar mata yang hangat. "Iya, sayang? Ada yang mau kamu sampaikan?"

"Kalau ini memang keputusan terbaik buat kebaikan keluarga kita, dan buat menjaga nama baik almarhumah Ibu... aku bersedia," jawab Zevanna tanpa ada keraguan dalam suaranya. Ia menatap Valerie lurus-lurus, membiarkan sepupunya itu melihat keteguhan yang tak tergoyahkan di matanya. "Aku siap menerima perjodohan ini dan menikah dengan Areksa."

Tuan Danuel menghembuskan napas lega, senyum bahagianya terkembang sempurna. Ia mengusap pelan punggung tangan Zevanna dengan penuh rasa sayang. "Anak pintar. Kamu benar-benar mirip dengan ibumu, selalu berani dan punya pendirian. Kakek sangat bangga sama kamu."

Sementara itu di seberang sana, Valerie mengepalkan kedua tangannya kuat-kuat hingga buku-buku jarinya memutih. Matanya yang memerah menatap Zevanna penuh rasa benci dan dendam yang mendalam.

"Lihat saja nanti, Zevanna," batin Valerie dengan amarah yang membakar dada. "Kamu pikir kamu bisa menang dan tertawa dengan mudah? Areksa itu milikku dari dulu, dan kamu tidak akan pernah betah berurusan dengan pria sekeras dia!"

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!