NovelToon NovelToon
BALAS DENDAM ISTRI YANG TERSAKITI

BALAS DENDAM ISTRI YANG TERSAKITI

Status: sedang berlangsung
Genre:Janda / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Fantasi Wanita
Popularitas:23.4k
Nilai: 5
Nama Author: Kinly Secret

"Aku tampan dan memiliki banyak harta. Semua wanita akan sangat tertarik pada pria seperti ku. Sebaiknya kamu jangan terlalu curiga dan mengekang ku Adara. Cukup jadi wanita penurut dan tak banyak menuntut!" Ucap Arkan dengan penuh kesombongan. Ia yang tak terima dengan pertanyaan dari sang istri yang meminta kejelasan hubungannya bersama sang sekretaris sekaligus sepupu yang dulu merupakan mantan kekasihnya,mencoba berdalih agar wanita itu diam dan tak lagi bertanya. Namun satu hal yang tak ia sadari,bahwa perkataan nya itu justru menjadi sebuah motivasi bagi Adara untuk kembali bangkit menjadi wanita yang cerdas serta kembali terjun ke dunia bisnis. Adara diam-diam menyusun rencana untuk membalas dendam pada Arkan sang suami yang selama ini selalu mempermainkannya.

Karya ini sangat menarik,bagi readers yang menginginkan hiburan yang tak membosankan,silahkan simak cerita ini hingga selesai. Terima kasih and happy reading 🤗🌹

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kinly Secret, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 12 Kejutan Untuk Suami

   "Mas,semalam aku hubungi nggak di angkat ? Mas udah tidur ya ?" Meskipun tahu bahwa Arkan tampak malas,Kely tetap bertanya. Saat ini keduanya sedang berada dalam mobil menuju kantor. Sebuah rutinitas yang setiap hari dilakukan Arkan tanpa sepengetahuan Adara. Bahkan kely menjadi Asisten pribadinya masih belum diketahui oleh sang istri.

   "Iya." Hanya itu jawaban Arkan sambil mengemudikan mobil. Hari ini dirinya benar-benar tak mood karena kejadian semalam. Hingga pagi tadi terbangun,ia masih mendapati dirinya terbaring di atas ranjang tanpa adanya Adara. Istrinya itu benar-benar tak membujuknya seperti biasa.

   Tak hilang akal,Kely terus mencoba untuk membuat Arkan kembali tersenyum seperti biasa.

   "Mas,udah sarapan ? Kalau belum aku traktir ya ? Aku belum sarapan loh." Ujar Kely sambil memanyunkan bibirnya.

   "Kok belum ?" Tanya Arkan tiba-tiba. Kely tersenyum senang saat mendengar pria di sampingnya kembali terlihat antusias.

   "Belum Mas. Aku tadi bangun langsung membersihkan barang-barang kotor di dapur." jawaban Kely terdengar sedikit kesal hingga membuat Arkan merasa simpati.

   "kenapa kamu yang bersihkan ? ART di rumah pada ke mana ?"

   "Katanya Bibi Suri sedang sakit. Dan memang dari kemarin udah nggak datang orangnya." Keluh Kely sambil menarik nafas panjang.

   "Ya udah. Ayuk kita sarapan sebentar di sini. Aku juga belum makan." Ucap Arkan dan langsung membelokkan mobilnya di sebuah warung makan.

   "Hah ?! Mas juga belum sarapan ? Emangnya Mbak Adara nggak masak ?" Akhirnya kely berusaha menggunakan celah yang kini ada di hadapannya.

   "Ya,nggak ada sarapan." jawab Arkan terlihat kesal. Dan Kely diam-diam tersenyum senang dalam hati.

   "Astaga .... Kasihan Mas kalau kayak gini setiap hari. Ya udah,besok-besok Mas sarapan aja di rumah. Biar aku siapin. Lagipula tiap hari aku yang siapin sarapan. Hari ini saja nggak karena terlalu sibuk sama barang kotor." Kely berbicara panjang lebar dan hanya anggukkan kepala oleh Arkan.

   Kely dan Arkan segera memesan sarapan sederhana untuk keduanya karena waktu masuk kantor sudah sangat mepet. Tak ada lagi perbincangan serius. Keduanya kini fokus untuk segera tiba di kantor.

   Sementara itu di rumah,Adara merasa kecewa karena sarapan yang ia siapkan sama sekali tak di sentuh oleh suaminya. Padahal dirinya sudah bangun pagi-pagi demi membuat kan sarapan tersebut. Meskipun sedang bertengkar,ia tak pernah meninggalkan kewajibannya sebagai istri untuk menyiapkan sarapan dan pakaian yang digunakan Arkan untuk bekerja.

   "Padahal aku sudah membuatkan sarapan kesukaannya hari ini." Gumam Adara dengan rasa kecewa. Tak ingin berprasangka buruk,ia pun bertanya pada Bibi Ani.

   "Bi,apa tadi Mas Arkan sempat ke sini ?" Tanya Adara pada Bibi Ani yang sedang sibuk di dapur.

   "Kayaknya nggak Bu. Aku tadi liat bapak langsung pergi saat keluar dari kamar."

   "Oiya Bi. Makasih." Jawab Adara dan kembali di meja makan untuk menikmati sarapannya.

   " Sepertinya Mas Arkan terlambat bangun hingga tak sempat ke meja makan. Ya sudah,lebih baik aku ke kantornya saja dan memberikan makanan ini sebagai menu makan siangnya nanti. Itung-itung sebagai ungkapan perdamaian karena semalam sudah bertengkar. " Ucap Adara dalam hati.

   Adara pun menyelesaikan sarapannya dan kembali ke kamar. Ia mengecek sebentar handponenya dan mendapati sebuah undangan dari Asisten Jordi untuk mengikuti rapat yang akan di adakan Minggu depan dan meminta Adara untuk mempersiapkan beberapa desain yang akan dipresentasikan. Adara segera membalas pesan tersebut bahwa ia akan mempersiapkan diri dengan baik sesuai dengan pesan Jordi yang memintanya untuk benar-benar mempersiapkan diri karena akan berhadapan langsung dengan pemilik perusahaan Luxury dan beberapa orang penting lainnya.

   Suasana hati Adara sangat baik saat ini. Oleh karena itu dirinya mentekad kan diri untuk kembali memperbaiki hubungannya bersama sang suami. Ia akan membawa makan siang pada pria yang masih dicintainya itu. Sengaja dirinya tak menghubungi dan memilih untuk membuat kejutan.

   Adara membersihkan diri sebentar dan mulai merias diri. Dirinya kini sudah bisa mengaplikasikan make up di wajahnya berkat tutorial make up yang ia ikuti dari sebuah video di YouTube. Dan hasilnya membuat dirinya sangat kagum.

   "wow,ternyata aku sangat cantik." puji Adara pada dirinya sendiri sambil memandangi wajahnya yang telah ia rias dengan make up tipis namun memberikan hasil yang sangat memukau. Wajahnya yang memang cantik,terlihat semakin berseri berkat make up tipis yang digunakannya.

   "Dan sekarang,waktunya untuk memilih baju yang tepat." Ucap Adara pada dirinya sendiri dan mulai memilih salah satu dress santai dari dalam lemari.

   Sebuah dress dengan panjang selutut dan memiliki potongan lengan yang pendek,semakin membuat tubuh Adara yang ramping terlihat semakin bagus. Apalagi warna dress yang kontras. Hijau olive,semakin membuat kulit Adara yang putih lebih cerah,segar dan elegan. Tak lupa sepatu hak tebal memberikan sedikit tinggi melengkapi penampilan dari seorang Adara. Sebuah penampilan yang belum pernah ia tunjukkan pada sang suami setelah sekian lama sibuk menjadi IRT.

   Penuh percaya diri, Adara melangkahkan kaki menuju kantor pria yang dicintainya. Beberapa karyawan yang berpapasan dengannya melemparkan senyum karena memang telah mengetahui Adara sebagai istri sah dari seorang Arkan.

Tiba di depan pintu di mana ruangan sang suami berada,Adara mengetuk sebentar. Meskipun ia bebas untuk masuk,namun tetap saja ia merasa perlu untuk berlaku sopan karena saat ini sedang berada di perusahaan.

"Masuk!" Suara dengan nada perintah terdengar menyahut dari dalam ruangan. Adara segera membuka pintu.

Pemandangan pertama yang ia lihat adalah Kely yang sedang sibuk menatap layar laptop dihadapannya. Sedangkan Arkan sedang memeriksa beberapa berkas. Untuk beberapa saat Adara merasa sangat terkejut. Dirinya tak pernah menyangka bahwa Arkan akan berada dalam satu ruangan bersama wanita yang selama ini menjadi penyebab renggangnya hubungannya bersama sang suami.

Adara diam terpaku di tempat. Mencoba menetralisir perasaan marah di hati saat mendapati kenyataan tak menyenangkan di depan mata. Sebagai seorang istri, intuisinya mengatakan bahwa bahaya sudah semakin mendekat. Dan dirinya selama ini terlalu menganggap remeh seorang lawan.

"Mbak ?" Sapa Kely yang pertama kali menyadari kehadiran Adara. Barulah kemudian Arkan mengangkat wajahnya dan sangat terkejut melihat sang istri.

"Sayang,kamu ke sini kok nggak bilang ?" Tanya Arkan dan langsung bangkit dari tempat duduknya dan berjalan menghampiri Adara. Adara bisa melihat bahwa suaminya tersebut sangat terkejut dan wajahnya terlihat pucat seperti orang yang tertangkap basah melakukan kesalahan.

Adara tak bergeming mendengar perkataan suaminya. Ia hanya menatap Kely dan Arkan secara bergantian. Kedua orang tersebut terlihat salah tingkah serta bingung harus berbuat apa. Padahal mereka tak sedang ketahuan sedang melakukan sesuatu hal yang salah secara langsung.

1
Sunaryati
Menyesal pun tidak ada gunanya lagi, Arkan.
Kok lama tidak up Thoor, jangan berhenti, sayang ceritanya bagus, jika diputus di tengah jalan
Sunaryati
Semoga Devan dan Acara berjodoh
Nurlela Nurlela
pulang?
mrk tinggal serumah Kan?
kinly secret: maksud ku,kembali ke kamar 😁
total 1 replies
Nurlela Nurlela
relai >>> lerai
kinly secret: oke say
total 1 replies
Nurlela Nurlela
melemparkan tersenyum >>> melemparkan senyum
kinly secret: oke say ...
total 1 replies
Sunaryati
Besan ikut anak yang masih menumpang di rumah mertua, akan timbul banyak masalah, apalagi orang seperti Bu Ratih dia tidak akan rela hasil kerja putranya dinikmati orang lain, dulu sama Adara gaji Arkan dia yang memegang
Sunaryati
Namun ekspetasi kamu tak akan jadi kenyataan, dengan kedatangan ibumu, malah memperburuk keadaan.
S
bagus
Sunaryati
Semangat Adara, emak berharap segera lihat kehancuran Arkan, Kelly dan mantan ibu mertuamu. Bagaimana kabar ayah mertuamu ya. 💪💪💪 upnya Thoot jangan terlalu lama, entar lupa alurnya
kinly secret: siap Say ... mksih atas suportnya 😇
total 1 replies
S
heran aja ama kelly lakinya orang itu selain pas pasan juga pelit di belain sampe menghilangkan 2 nyawa meski smua gagal tp.yg di tuju(obsesinya) g sebanding lah dg usaha yg cukup rumit dan beresiko besar🤭
kinly secret: makasih sudah mampir .... semoga selalu suka dengan karya ini 😇
total 1 replies
S
suka devan dan jodi yg peka dg keselamatan Andara
Sunaryati
Ya namanya menginginkan sesuatu ya berusaha walau dengan sikap manipulatif, setelah keinginan tercapai ya kembali ke aslinya Nyonya
S
sifat arkan ternyata turunan dr mamanya .suka meremehkan orang dan menilai sesuatu dr materi
S
smoga papa Andre baik baik sj dan buat menyesal anak dan ibu yg tolol itu.kurang ajar banget anaknya klo di nasehati kayak nantang gitu
S
wanita yg cerdas ada berubahan dg suami dia langsung peka dan bersikap tenang.bertindak dan berencana.Smuanya jelas dia tahu akan ke mana akhirnya hubungan ini yg ia rasa sdh mulai retak.
S
wanita pintarr g usah lemah ngadepin laki sialan spt iru.hancur klo gak tegas dan kuat.
𝑸𝒖𝒊𝒏𝒂
baru nyadar mpok smua itu hy kamuflase & sekrg kelihatan asli'y
𝑸𝒖𝒊𝒏𝒂
syokorrr makan tuh bangga²in😏
Sunaryati
Syukurin kamu kan yang terobsesi menjadi istri sampai melakukan hal licik untuk menyingkirkan Adara, sejak menikah hanya pertengkaran yang kalian dan kau tidak akan disentuh, sudah bukan gadis to🤭
Sunaryati
Berarti salah satu dari kalian harus siap keluar dari pekerjaan karena secara tidak sengaja dibongkar sendiri, asyiik ini yang emak tunggu, pengkhianat mendapatkan karmanya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!