NovelToon NovelToon
Can I Stay? | By Shea

Can I Stay? | By Shea

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Perjodohan / Cintapertama / Ketos
Popularitas:1k
Nilai: 5
Nama Author: Shea Alicia

Michelle kembali ke Indonesia setelah enam tahun menetap di luar negeri untuk menemui calon tunangannya, Alvin. Namun, ia tak pernah menyangka bahwa begitu banyak hal telah berubah, termasuk pria yang pernah berjanji akan menunggunya. Waktu dan jarak telah mengubah Alvin hingga Michelle merasa tak lagi mengenali sosok yang dulu begitu dicintainya.

Kenyataan yang paling menghancurkan hatinya adalah Alvin kini telah memiliki seorang kekasih yang begitu dicintai. Tempat yang dulu menjadi milik Michelle, kini telah diisi oleh orang lain.

Benarkah waktu mampu menghapus cinta yang pernah begitu dalam? Ataukah masih ada secercah rasa yang tersisa di hati Alvin untuk Michelle? Saat takdir kembali mempertemukan mereka, apakah mereka akan menemukan jalan pulang... atau justru menyadari bahwa beberapa cinta memang ditakdirkan untuk menjadi kenangan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Shea Alicia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 24

Michelle turun dari motor Alvin dengan perlahan, badannya terasa lemas hari ini. Kemarin ia sempat demam namun tidak memberitahu Rita maupun Jordan karena sudah malam, untungnya tadi pagi demamnya sudah turun.

​"Makasih ya, Kak," ucap Michelle dengan senyuman tipis, lalu berbalik.

​"Chel."

​Michelle terkejut saat Alvin menahan lengannya, cowok itu turun dari motor dan berpindah ke hadapan Michelle.

​"Lo sakit? Pucet banget," tanya Alvin.

​Jantung Michelle sukses dibuat tidak karuan sepagi ini hanya karena pertanyaan itu, rasanya campur aduk padahal Alvin...

​Michelle menggeleng pelan. "Nggak apa-apa, mungkin karena lagi dapet aja Kak, makasih ya udah nanya," jawab cewek itu.

​Alvin hanya diam menatapnya, Michelle tidak tahu arti tatapan itu karena ia tidak pernah bisa menebak pikiran Alvin dari ekspresi cowok itu. Tangan Alvin terulur memeriksa suhu di dahi cewek itu.

​"Anget."

​Michelle sampai harus menahan napas karena Alvin sangat dekat.

​"Ayo gue anter sampai kelas."

​Michelle reflek membulatkan matanya yang terasa sedikit panas, untung saja badannya tidak mendukung untuk bereaksi over. Kalau saja Michelle sedang fit dan mode sehat seperti biasa, bisa-bisa ia jingkrak-jingkrak kesenangan.

​"Iya, Kak, ayo,"

​.

.

.

.

.

​Pergerakan Michelle terhenti, tangannya yang memegang tusuk bambu dengan cilok di ujungnya mengambang di udara tepat satu senti sebelum menyentuh bibir.

​Kening Michelle berkerut melihat sekotak susu cokelat dan roti yang tiba-tiba berada di atas mejanya, cewek itu menegakkan wajahnya.

​"Katanya lo lagi nggak enak badan."

​Uhuk!

​Michelle gelagapan, ia langsung mencari botol minum yang selalu ia letakkan di dalam laci.

​"Minum ini aja, Chel."

​Tangan besar itu menyodorkan sekotak susu dengan sedotan yang sudah berada di posisinya, siap minum. Michelle merampasnya tanpa banyak berpikir, tenggorokannya panas karena tersedak cilok yang kebetulan sedikit pedas.

​"Kalau makan pelan-pelan, keselek cilok pedes itu siksaan dunia."

​Michelle menghela napas, tenggorokannya merasa lebih baik. Ia langsung menegakkan kepala menatap cowok yang duduk di bangku depannya, menghadap ke belakang.

​"Kata siapa?" tanya Michelle.

​Cowok itu menaikkan alisnya. "Apanya yang kata siapa?"

​Michelle mengedikkan dagu pada makanan yang cowok itu bawa. "Ini apa? Buat gue?"

​"Iya, katanya lo sakit," angguk cowok itu.

​"Siapa yang bilang?"

​"Meyra."

​Mendengar jawaban itu membuat Michelle langsung melirik si pemilik nama, orang yang sedang dibicarakan tampak langsung menunduk dalam, bersembunyi di balik buku yang sedang ia berdirikan di atas meja, seolah sedang membaca.

​Michelle menghela napas. "Makasih, Raf, tapi gue nggak sakit."

​Michelle mendorong roti cokelat itu ke hadapan Raffa, berniat mengembalikannya. Ia juga hampir mendorong kotak susu cokelat itu namun urung karena tadi ia sudah meminumnya.

​"Kenapa?"

​"Cuma nggak mau ngerepotin aja, nanti susu yang udah gue minum ini bakal gue ganti."

​Michelle mengatakannya dengan hati-hati, takut Raffa tersinggung karena pemberiannya ditolak. Tapi yang terjadi tidak sesuai dugaan, Raffa malah tersenyum.

​"Kalau ngerasa nggak enak badan, entar ke UKS aja," ujar cowok itu. "Lain kali kalau keluar apalagi malam, jangan lupa bawa jaket biar nggak masuk angin, oke?"

​Michelle mengerjap saat Raffa mengatakan itu. Cowok itu beranjak, dan untuk kesekian kali membuat Michelle terdiam membeku karena perlakuannya.

​Raffa mengulurkan tangannya menyentuh puncak kepala Michelle, lalu mengusapnya pelan, masih mempertahankan senyumnya.

​"Jangan sakit, tetep ceria. Kelas ini sepi kalau lo diem aja, biasanya aja rame nge gosip sama Meyra."

​"Lo cantik kalau lagi ceria."

​Raffa terkekeh, lalu meninggalkan bangku itu. Sementara Michelle tetap terdiam, sampai sebuah tangan melambai cepat di depan wajahnya.

​"Gila banget langsung kaku begini, si Raffa bilang apaan?" tanya Meyra kepo.

​Tatapan Michelle masih setengah kosong, ia menggeleng pelan. "Ayo nge gosip, Mey," ajak Michelle ngelantur.

​Meyra mengerutkan keningnya. "Emang kalau nge gosip, lo bakal langsung sembuh?"

​Michelle menggeleng. "Ayo nge gosip dan bikin rame biar gue kelihatan cantik."

1
ᥫ᭡Baby
astaghfirullah, pikiranku
ᥫ᭡Baby
meyra cegil
ᥫ᭡Baby
njirr, bawa-bawa manusia ini /Sweat/
ᥫ᭡Baby
padahal Michelle duluan
ᥫ᭡Baby
kasihan di cuekin
Alzen
typo lagi yang
Alzen: ini aja po dulu 2 tahun 😓
total 3 replies
Alzen
cepat updateee
ᥫ᭡ׅ꯱hׁׅ֮ꫀׁׅܻ݊ɑׁׅ: iyaaaaa
total 1 replies
Alzen
ceroboh banget/Shame/
Alzen
padahal yang kemarin juga bagus novelnya
ᥫ᭡ׅ꯱hׁׅ֮ꫀׁׅܻ݊ɑׁׅ: eh iyaa 😓
total 3 replies
🥑⃟Hati Yang Kau Sakiti●⑅⃝ᷟ◌ͩ
selamat berkarya 🙏
ᥫ᭡Baby
Devis aja /Grin//Grin/
ᥫ᭡ׅ꯱hׁׅ֮ꫀׁׅܻ݊ɑׁׅ: 2in /Bye-Bye/
total 1 replies
ᥫ᭡Baby
jadi Michelle kasian, jadi Alvin kasian, jadi Nara kasian, jadi pembaca sekarat /Curse/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!