NovelToon NovelToon
Takdir Cinta Lyra, Antara Cinta Dan Hidayah

Takdir Cinta Lyra, Antara Cinta Dan Hidayah

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Tamat
Popularitas:2M
Nilai: 4.9
Nama Author: Bubu.id

PROSES REVISI PUEBI YAA❤❤

Keadaan telah memaksa Lyra hidup jauh dari keluarganya..
Keadaan pula yang telah membuat ia kehilangan cinta pertamanya..
Dan disaat hidayah itu datang..
Lagi-lagi Ia harus melepaskan Cinta kedua dalam hidupnya..
Ia memilih menggenggam Cinta ROBBNYA dibanding Cinta manusia yang semu..

Akankah bahagia menyapa Lyra?
Bagaimana jika orang-orang dalam masa lalunya kembali hadir?
Siapakah yang kelak berani menghalalkan Lyra?
Dan bagaimana kehidupan pernikahan Lyra kelak?

Novelku ini ber*Alur Mundur baru kemudian Maju...
Semoga karya pertamaku mampu diterima dan dinikmati..
Mohon komentar dan dukungan selalu untuk karyaku😉🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bubu.id, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Panggil Aku Mas

"Untuk hari ini Stage bagian belakang, inspector, packing 6 orang dari kalian akan lembur. Tolong persiapkan dan tetap semangat untuk hari ini!!."

"Oya untuk Fida hari ini sakit tidak bisa masuk, jadi akan ada orang pengganti di posisinya. Lyra tolong kmu perhatikan orang penggati nanti karna ia 1 bagian denganmu stage inspector," tambah mbak Dewi menutup meeting pagi ini.

Setelah meeting kami segera kembali ke posisi kami masing-masing, bersih-bersih dan mempersiapkan jig /apa bantu yang kami perlukan dalam pekerjaan kami.

"Lembur? dipastikan hari ini akan sangat melelahkan, di tambah Ka' Fida gak ada" lirihku.

Pak Dimas perlahan mendekati line kami.

Seperti biasa ia akan mengecek pekerjaan orang pengganti yang kini menggantikan posisi Kak Fida di sebelahku.

Aku berusaha tenang di sampingnya.

Karna menyadari pekerjaan bagianku tidaklah sembarang. Aku melakukan pengecekan akhir. tidak boleh ada kesalahan. Aku berusaha untuk tidak bertatap/menoleh ke arah dimana Pak Dimas berdiri, agar panik dan grogi ku gak muncul.

Tak ada komunikasi antaraku dan Pak Dimas saat itu. Cukup antara kami mengetahui kehadiran kami satu sama lain.

****Bel istirahat berbunyi****

Beberapa dari kami ada yang langsung menuju kantin dan ada pula yang memilih menjalankan ibadah zuhur dulu ke Masjid di bagian PT ini baru kemudian makan siang di kantin.

Aku memilih melangkahkan kakiku ke kantin karna perutku tak mampu menunggu lagi. Karna tadi pagi hampir saja aku kesiangan, terburu-buru dan tak sempat sarapan.

Tiba-tiba seseorang menepuk pundakku.

"Hay," sapa Pak Dimas yang ikut bergerak menyatukan langkahnya dengan langkahku menuju kantin.

"Pak Dimas?" lirihku kaget.

"Bareng yuk!" ujarnya sambil menatapku.

Dalam hati sangat malu beriringan dengannya. Aku hanya operator, sedang dia seorang enginering tentunya kehadiranku akan membuat banyak spekulasi orang yg melihat. Segera kupercepat langkahku. Mengabaikannya.

Lega rasanya sosok Pak Dimas sudah tak terlihat, batinku

Setelah nampan berisi nasi dan lauk kuperoleh. Segera kucari tempat duduk.

Meja di sudut tepat di samping jendela menjadi pilihanku. Hingga tak berselang lama, seseorang ikut duduk bersebelahan denganku.

"Ohh, Pak Dimas. Bagaimana Ia tau aku disini?" lirihku.

Telihat senyuman kecil dari bibirnya mendengar celotehku.

ku melahap makananku tanpa menghiraukannya, jantung lagi-lagi berdetak tak karuan menyadari sosok tersebut memperhatikanku.

"Kamu kayaknya laper banget ya?" Pak Dimas membuka obrolan padaku.

"I-ya Pak," ujarku sambil tersenyum malu padanya.

"Jangan panggil aku Bapak! kayaknya aku belum terlalu tua deh," ujarnya dengan tatapan yang tak membuang sedikitpun wajahku.

"Bapak kan atasan saya dan lebih tua."

"Panggil saya Mas saja jika tidak ada yg lain oke!!" ujarnya sambil mulai melahap makanannya.

"Bapak, eh Mas. Kenapa duduk disini? saya gak enak kalau ada yang melihat. Saya hanya operator produksi Pak. Eh Mas, nanti takut jadi omongan yang lain," ujarku sambil berpura tak melihatnya.

"Ohh, jadi tadi kamu menghilang takut dibicarakan orang ya berjalan bareng saya?"

Dia memperhatikan wajahku dengan seksama dan sangat dalam. Aku yang menyadari segera kupalingkan wajahku menghindari tatapannya.

"Jangan lihat saya seperti itu Pak, eh Mas!!"

"Lo bukannya kamu kemarin berusaha melihat saya?"

"Oh, yang kmarin. Iya, eh Maaf Pak."

"Stop panggil saya Pak, oke!!!" ujarnya memberi penekanan pada kalimatnya.

"Iya, oke Mas, maaf."

"Oya, aku belum tau siapa namamu??"

"Sayaa ....

Kulihat Jam sudah Pukul 12.30 saat ini sedang aku belum melaksanakan ibadah Zuhurku.

"Maaf Mas, saya duluan ya. Saya belum sholat takut nanti terlambat ke line," lirihku mencoba membiasakan panggilan baruku. Seketika kuangkat nampanku yang sudah kosong dan berlalu meninggalkannya.

●●●●

#Happy reading😍

1
eMakPetiR
saling dukung 🥰
eMakPetiR
Baru kali ini aq menjejak dari kisah di Bandung.. rekomnya kak Sera..
Zaki Mubarok
apakah terjadi sesuatu dgn firgie hingga ia tdk datang hari itu? Apakah firgie kecelakaan?
Zaki Mubarok
sudah kuduga
Zaki Mubarok
apakah firgie?
violet
aku suka karakter firgie, wajahnya juga cakep banget
violet
good job ly
violet
jahat banget kamu Dimas. Klo emang sdh mau menikah dan sdh menerima perjodohan, apapun alasannya, tidak seharusnya kamu memberi harapan pada orang lain, Krn itu akan sangat menyakitkan.... Lebih baik hanya sebatas teman atau bahkan tidak saling kenal, daripada diberi harapan, diberi perhatian tapi akhirnya dijatuhkan...
Bun cie
ceritanya bagus..mengajarkan tentang cinta sejati..keikhlasan..kesabaran.layak banget untuk dibaca👍😍
Hurry Rohmaniyyah
@beautifully painfull one of best novel di NT. gegara baca ini ku JD kangen sama one of the best novel di NT ini. Om Dimas dan Mayra... ku balik baca lagi deh..... 🤭
sukses terus buat bubu.id. Kutunggu lagi next novel nya 😘
Uli Purwanti
ini Mayra yang ketemu Cakra di rumah bandung gak sih?
Rinnie Erawaty
aku baca ini karena ada Cakra nih walau sepintas😄😄😄
Rinnie Erawaty
pasti si Cakra alias Agamnya Anjaaaa
Bundanya Pandu Pharamadina
Dimas Lyra
😭😭😭😭
Bundanya Pandu Pharamadina
Dimas yg terpaksa demi ortunya
😢😢
Bundanya Pandu Pharamadina
mba Susi🤔
Bundanya Pandu Pharamadina
nunggu berbuka puasa baca Lyra
❤❤
Bundanya Pandu Pharamadina
aku favorit dulu👍❤
EndRu
lhah.. mencurigakan nih Mb Susi
EndRu
baru mampir
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!