NovelToon NovelToon
Transmigrasi Ceo

Transmigrasi Ceo

Status: tamat
Genre:Transmigrasi / Balas Dendam / Tamat
Popularitas:5.9k
Nilai: 5
Nama Author: Bagus Dwi

Dikhianati hingga tewas di dunia modern, Anya, seorang CEO jenius ahli strategi investasi, bertransmigrasi ke tubuh Permaisuri Xian—seorang istri kaisar yang lemah, miskin, dan ditindas oleh para selir di istana belakang.
Namun, si licik salah memilih lawan. Jiwa yang baru ini tidak mengenal kata menyerah. Menggunakan ilmu ekonomi modern, Anya mengobrak-abrik Paviliun Logistik, menyikat habis menteri korup, dan membalikkan keadaan hingga para musuhnya gemetar ketakutan!
Di tengah aksi balas dendamnya yang badass, Kaisar Liang yang dingin dan berwibawa justru mulai mendekat, terpikat oleh kepakan sayap sang Ratu yang baru.
"Kau sangat menarik, Xian. Katakan padaku... apa yang sebenarnya terjadi padamu?"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bagus Dwi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 10 MENGGUNCANG SIDANG PARIPURNA

Fajar belum sepenuhnya menyingsing ketika kompleks Istana Naga Emas telah diselimuti oleh kabut tebal yang dingin. Di dalam aula utama tempat sidang paripurna diadakan, ratusan pejabat tinggi kekaisaran berpakaian jubah resmi bordir sutra yang megah sudah berdiri berbaris sesuai dengan pangkat mereka. Suasana pagi itu terasa sangat berat. Kasak-kusuk mengenai insiden pengepungan Istana Phoenix oleh pasukan Menteri Cui semalam telah menyebar di antara para menteri, menciptakan ketegangan yang tidak kasat mata.

Di atas singgasana tertinggi, Kaisar Liang duduk dengan postur tubuh yang tegak dan agung. Wajahnya yang tampan tampak sangat tenang, tersembunyi di balik untaian manik-manik giok dari mahkota kekaisarannya. Sepasang mata elangnya menatap dingin ke arah kerumunan pejabat di bawahnya. Di barisan paling depan, Menteri Cui berdiri dengan ekspresi wajah yang mengeras, janggut lebatnya bergerak-gerak menahan amarah yang terpendam.

Menteri Keuangan baru saja hendak melangkah maju untuk membacakan laporan pajak wilayah barat ketika tiba-tiba, sebuah suara dentuman keras memecah keheningan aula suci tersebut.

Gebyar!

Pintu gerbang kayu raksasa berlapis perunggu di ujung aula dibuka paksa dari luar oleh dua kasim senior. Suara ketukan tongkat kayu Phoenix berkepala emas murni bergema nyaring, memotong jalannya persidangan seketika. Ratusan pasang mata pejabat menoleh serentak ke arah pintu masuk dengan pandangan syok, tidak percaya, dan dipenuhi kemarahan atas pelanggaran protokol yang begitu berani ini.

Anya melangkah masuk ke dalam aula dengan keanggunan yang luar biasa dominan. Dia mengenakan pakaian kebesaran Permaisuri yang paling megah: gaun sutra berlapis sembilan berwarna merah darah, di mana sepanjang bagian belakang gaunnya dihiasi sulaman benang emas murni berbentuk burung Phoenix yang sedang membentangkan sayapnya dengan gagah. Rambut hitam pekatnya disanggul tinggi, ditopang oleh mahkota Phoenix emas yang berkilau tajam di bawah pendar lampu minyak aula. Setiap langkah kakinya yang teratur menciptakan suara desiran kain yang tegas di atas lantai batu pualam yang berkilau.

"Permaisuri Xian! Apa yang Anda lakukan di sini?! Ini adalah aula sidang luar, tempat suci pemerintahan! Wanita dilarang keras menginjakkan kaki di sini!" teriak salah seorang menteri dari faksi klan Cui, wajahnya memerah karena merasa otoritas kaum pria telah dilecehkan.

Anya bahkan tidak menolehkan kepalanya ke arah menteri tersebut. Dia terus berjalan maju dengan pandangan lurus ke depan, melintasi barisan pejabat yang membeku seolah-olah mereka hanyalah deretan patung pajangan di ruang pameran. Pembawaan dirinya begitu tenang dan penuh wibawa, memancarkan aura seorang pimpinan tertinggi korporasi yang berjalan masuk ke dalam ruang rapat pemegang saham untuk mengambil alih kendali.

Anya menghentikan langkah kakinya tepat di tengah aula, beberapa meter di depan tangga menuju singgasana Kaisar. Dia membungkukkan tubuhnya sedikit sebagai bentuk penghormatan formal, namun matanya tetap menatap lurus, sejajar dengan pandangan mata Kaisar Liang yang kini berkilat penuh kepuasan tersembunyi di balik untaian mahkotanya.

"Hamba, Permaisuri Xian, datang ke forum suci ini untuk menyerahkan sebuah laporan mendesak yang menyangkut keamanan finansial dan kedaulatan Kekaisaran Han yang agung," suara Anya bergema dengan sangat jelas, jernih, dan penuh penekanan di setiap suku katanya, membungkam seluruh kasak-kusuk di dalam ruangan tersebut.

Menteri Cui langsung melangkah maju dari barisannya dengan wajah yang dipenuhi kilatan membunuh. "Baginda Kaisar yang agung! Tindakan Permaisuri Xian malam tadi dan pagi ini telah melanggar seluruh hukum adat leluhur yang sah! Dia telah mencampuri urusan pemerintahan luar dan menahan pejabat logistik tanpa alasan. Hamba menuntut agar Permaisuri segera dihukum berat dengan pencopotan gelar dan pengasingan ke kuil tua!"

Anya membalikkan tubuh fisiknya secara perlahan, menghadap langsung ke arah Menteri Cui. Sudut bibirnya terangkat membentuk senyuman tipis yang sangat dingin. "Hukum adat leluhur yang mana yang kau maksud, Menteri Cui? Apakah hukum adat yang kau gunakan untuk menutupi tindakan korupsi dana militer sebesar lima puluh ribu tian perak yang kau lakukan setiap bulannya selama lima tahun terakhir ini?"

Mendengar kalimat yang keluar dari mulut Anya, seluruh aula seketika menjadi sunyi senyap seolah-olah udara telah dihisap keluar dari ruangan tersebut. Wajah Menteri Cui yang awalnya merah padam karena marah kini mendadak memucat, sepasang matanya melebar menatap tidak percaya ke arah wanita yang dulunya selalu dia remehkan itu.

1
evi carolin
sat set libas semua ,basmi abis ampe keturunan dan nol ga punya harta jabatan dan gelar 😱
💜 ≛⃝⃕|ℙ$°INTAN@RM¥°HI@TUS🇮🇩
awal langsung panas... semangat
💜 ≛⃝⃕|ℙ$°INTAN@RM¥°HI@TUS🇮🇩: suka kok tapi klo bisa Jangan terus sebut dunia ku... biar ngga bocor klo Permaisuri nya bukan asli kak
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!