NovelToon NovelToon
Pemakan Manusia

Pemakan Manusia

Status: sedang berlangsung
Genre:Iblis / Misteri / Horor
Popularitas:58.1k
Nilai: 5
Nama Author: novita jungkook

"Jangan dekat rawa itu!"

semenjak banyak yang meninggal karena memasang jebakan ikan di malam hari, rawa kecil itu di jauhi oleh banyak orang karena sudah banyak yang meninggal dunia.

Apa yang sudah terjadi?
Siapa penghuni rawa kecil itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon novita jungkook, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 18. Menemukan Lena

Semakin dalam Arya berenang masuk ke dalam Rawa itu maka semakin dia menyadari bahwa yang ada di bagian dalam sana penuh dengan perangkap mematikan, ini bukan hanya kecurigaan saja tapi sudah terbukti bahwa Rawa ini memang menyimpan sesuatu yang tidak biasa sehingga dia harus bergerak untuk menyelidiki apa yang telah terjadi.

Arya sebenarnya mulai kehabisan nafas karena dia tidak bisa bila terlalu lama di dalam air seperti itu. namun mata duda ini menangkap sesuatu yang tidak biasa sehingga dia memilih untuk lebih lanjut lagi masuk ke dalam air, sebab dia takut bila nanti muncul dulu ke permukaan maka barang bukti tersebut bisa hilang dari dalam sini.

''Tengkorak anak kecil.'' Arya membatin di dalam hati ketika dia telah menyentuh barang bukti itu.

Dan ternyata memang benar bahwa sesuatu telah terkumpul di dalam Rawa tersebut sehingga dia tidak bisa bila hanya diam saja seperti ini, kecurigaan Arya semakin besar karena ini bisa saja adalah tengkorak kepala milik Nasya ketika dia menghilang sebulan yang lalu.

Maka Arya segera mengambil tengkorak tersebut dan membawa naik ke permukaan sebagai barang bukti untuk dia tunjukkan kepada seluruh warga yang ada di sana, barangkali saja itu nanti bisa menjadi obat kesedihan atas Bu Apri yang sampai sekarang masih berduka atas kehilangan sang anak.

''Ini aku menemukan tengkorak di dalam Rawa sana.'' Arya kembali muncul dan memberitahu kepada seluruh para warga.

''Ya allah tengkorak itu kecil sekali jadi pasti itu milik Nasya.'' pekik warga yang melihat tengkorak kecil di tangan Arya.

''Anak ku, jadi hanya ini yang bisa aku temui di sepenggal tubuh milik anakku itu.'' Bu Apri terduduk lemas karena dia sama sekali tidak menyangka bahwa Nasya akan ketemu dengan keadaan seperti itu.

''Dengan bukti ini maka kita bisa menyimpulkan bahwa Rawa ini memang telah menelan banyak korban dan kemungkinan Lena juga ada di dalam sana.'' Pak RT menyimpulkan apa yang telah terjadi.

"Jangan sampai ada yang mendekati Rawa ini lagi karena ini adalah hal yang sangat berbahaya!" Pak Lurah memberi arahan kepada mereka semua.

''Jadi kita harus bagaimana untuk menghentikan Kejadian ini?'' tanya para warga karena mereka juga resah bila Rawa itu tetap dibiarkan begitu saja tanpa ada penanganan.

Pak Lurah tentu saja harus mengambil keputusan yang tepat agar tidak terjadi masalah lebih lanjut lagi dalam hal ini, bila dibiarkan begitu saja maka nanti yang ada akan semakin banyak mangsa berjatuhan dan itu tentu akan merugikan banyak warga juga, di sini mereka harus bekerja keras agar semua masalah bisa segera selesai.

''Bang, apa ada sesuatu yang kau cium dari dalam Rawa itu?'' Nolan bertanya dengan serius.

''Kok pertanyaan kau ini goblok sekali sih! Aku saja tidak bisa bernapas di dalam air malah kau tanya bisa mencium atau tidak.'' Arya jadi bertambah kesal.

''Eh iya, aku lupa kalau kau tidak bisa bernafas di dalam air.'' Nolan tersenyum malu dan dia sekarang bergantian untuk masuk ke dalam Rawa itu.

''Jadi Bagaimana ini Mas Arya?'' Pak Lurah bertanya karena dia harus menyimpulkan sesuatu juga.

''Untuk saat ini jangan sampai ada warga yang mendekati Rawa kecil itu karena nanti akan semakin banyak yang menjadi.'' jawab Arya dengan sangat tegas.

''Kalian bisa dengar semua kan apa yang telah dikatakan oleh Mas Arya? Jangan sampai ada yang memasang perangkap ikan terlebih dahulu di Rawa ini.'' Pak Lurah berkata keras agar para warga bisa mendengar.

''Mas, apa tidak ada sedikit saja penggalan tubuh suami saya?'' istri Paimin datang mendekat karena dia juga penasaran.

Arya menggelengkan kepala karena dia memang belum menemukan barang bukti lain di dalam Rawa itu, ini hanya menemukan kerangka kecil yang tidak lain adalah milik Nasya dan itu tentu saja menjadi sebuah berita besar untuk mereka semua, Lena juga masih belum dapat di temukan karena dia mungkin saja sekarang sedang ditawan oleh iblis itu.

''Aku belum bisa menemukan yang lain untuk sementara ini, tolong sabar dulu ya.'' Arya berkata dengan lembut.

''Tolong temukan tulang suami saya ya, Mas.'' pinta istri Paimin dengan air mata berderai.

''Semua akan saya usahakan nanti, tapi tolong sabar dulu.'' ujar Arya.

Pyaaaaaak.

Pyaaaaaak.

''Nolan!'' Arya kaget karena air di Rawa itu mendadak saja menjadi bergejolak dan dia tadi juga menyadari bahwa Nolan masuk ke dalam air itu.

''Kenapa mendadak saja air itu terus bergejolak seperti itu mas?!'' Pak Lurah panik dan juga ketakutan melihat hal tersebut.

Arya tidak sempat menjawab lagi dan dia segera masuk ke dalam air itu untuk melihat apakah Nolan tengah di kepung oleh sesuatu atau dia sedang melakukan pertengkaran, karena tadi air terlihat begitu tenang namun mendadak saja sekarang bergejolak seolah sesuatu yang ada di dalam air ini tidak terima saat Nolan masuk ke dalam sana.

''Nolan!'' Arya berteriak keras agar ular bungsu itu bisa mendengar suara. Arya berteriak keras agar ular bungsu itu bisa mendengar suara dia.

Namun sama sekali tidak ada jawaban dari Nolan sehingga Arya bertambah panik dan dia segera menyusup ke dalam air lebih jauh lagi, dari sini dia menyadari air yang ada di sini berubah menjadi lendir dan ini semua berbau ular seperti aroma dirinya saat sedang berubah menjadi pangeran ular.

''Bang!'' Nolan berteriak di dalam air karena dia berhasil menemukan Lena.

''Hah!'' Arya yang kaget sesaat terbengong namun dia segera mendekat untuk melihat apakah Lena masih bernyawa.

''Dia sudah meninggal dunia karena telah dimakan pada bagian hati, Ayo kita segera keluar dari tempat ini sekarang!'' Nolan memikul tubuh Lena.

''Dia memakan jeroan dan bahkan cara mengoyak tubuh mangsa hampir mirip dengan Purnama.'' Arya tadi sempat kaget ketika pertama kali melihat luka di tubuh Lena.

''Apa memang Jalak akan membuat ulah dan dia akan memfitnah Purnama seperti ini?'' batin Arya di dalam hati sehingga rasa curiga dia semakin menyala.

''Ayo buruan, Kenapa kau malah termenung di dalam sini?!'' Nolan tidak sabar karena Arya malah terdiam tenggelam dalam pikiran dia.

''Em iya, Ayo kita naik dan bawa tubuh Lena sekarang!'' Arya tersentak kaget dan dia segera membantu Nolan.

Ini adalah penemuan yang sangat menghebohkan untuk para warga karena Lena baru hilang tadi malam dan Sekarang sudah ditemukan dalam keadaan jeroan menghilang seperti itu, Ani adalah orang yang paling berduka ketika nanti melihat Bagaimana keadaan tubuh sahabat dia sudah rusak seperti itu.

Selamat siang, jangan lupa like dan komentar kalian semua buat cerita autor Novita Jungkook ya.

1
ismi
jiahhhh benerkan andini palsu ,,yg asli masih didalam rawa
Betri Betmawati
hebat sekali tipu muslihat nya, kmna lagi Andini disembunyikan
Betri Betmawati
Melda itu kenapa coba ngk suka aja SMA orang
aneh betul dia
Betri Betmawati
ketua nya sembunyi dimna belum keluar?
naferia curiga SMA siapa ya🤔🤔
Yeyet Rohaeti
semangat thor bikin cerita baru nya,aku selalu menunggu karya ² baru mu.
Betri Betmawati
bikin penasaran aja ketuanya siapa?
Nana jg kok bisa masuk lumpur bukan nya td menghajar melda🤔🤔
Yeyet Rohaeti
kasian Nana kecebur di rawa.
putri wahyu
ketipu lg🥺 iblisnya bener2 licik😒
Yeyet Rohaeti
penasaran sekali aku ini, siapa sih iblis nya, pinter kali bikin gaduh agensi nya mba pur 😄😄
Apriyanti
kata nya Melda memang sekutu nya iblis berduri,,terimakasih Thor Uda bikin cerita baru lg,semoga tambah suksest trus karya² kak author 🙏🙏🥰
Apriyanti
siang jg thor,,apa munkin yg Kiara lihat pun Bagaskara yg palsu biar Kiara membenci si panglima tersebut
neni nuraeni
hadeeh si Melda jgn" kamu nyugih lgi abisnya sombongnya minta ampun,,, 👌 Mak siap tak baca yg ngono😁
istrinya_kimseokjin
aisss melda dri awal aku dh curiga ma kmu, emng kmu lh y yg mmbwa iblis itu
putri wahyu
ok siaap meluncuurr...
Eli Rahma
wis lah pasti melda ada sangkut pautnya dgn iblis rawa...
Eli Rahma
mlipiirrr...ahhh
Nurr Tika
jangan" melda penyembah iblis berduri itu
Nurr Tika
lanjut thor
Tri Lestari
siap meluncurkan dan meramaikan
human
jadi inget purnama sebelum insaf suka makan jeroan orng
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!